Menyikapi Wacana Penghapusan Pelajaran Agama


06 Juli 2019

H. Sukamta, PhD, Anggota DPR RI, Dapil DIY, Sekretaris Fraksi PKS (Istimewa)

WACANA penghapusan pelajaran agama kembali mencuat. Hal ini terus berulang muncul. Kali ini wacana tersebut muncul dari SD Darmono, seorang pengusaha yang merupakan Dirut Jababeka, pegiat budaya, dan pendiri President University. 

Tahun 2017 viral hoax bahwa tokoh perempuan Musdah Mulia lewat laman facebooknya pernah menyatakan wacana penghapusan mata pelajaran agama di sekolah. Pada tahun yang sama juga viral hoax bahwa Menteri Pendidikan Muhajir Effendi akan menghapus pelajaran agama di sekolah. Maret 2019 belum lama ini juga viral video ibu-ibu yang menyatakan jika Jokowi memenangi Pilpres 2019 maka pelajaran agama akan dihapus, dan ini juga dinyatakan fitnah. Itu semua dianggap menyebarkan hoax. 

Tapi hari ini kita secara jelas dan gamblang, bukan hoax lagi, ada seorang tokoh yang merupakan Dirut Jababeka, pendiri President University, tokoh yang bergelut di bidang budaya dan sosial, SD Darmono,  mewacanakan dan mengusulkan kepada pemerintah agar pelajaran agama di sekolah dihapus. Sebenarnya ada apa di balik ini semua? Wacana-wacana penghapusan mata pelajaran agama di sekolah terus muncul, meskipun yang sebelumnya dinyatakan hoax. Jika kita pandang secara sekilas, wacana-wacana seperti ini mengindikasikan masih ada pihak-pihak di republik ini yang memiliki pola pikir sekularisme dan pluralisme yang menganggap agama sebagai faktor pemicu radikalisme dan disintegrasi serta penyebab keterbelakangan suatu bangsa. Akhirnya mereka menginginkan penghapusan mata pelajaran agama. 

Wacana ini bertentangan dengan amanah konstitusi kita. Pancasila sila ke-1 menegaskan Indonesia negara yang berketuhanan, mengakui agama-agama dan menolak paham anti agama. UU No. 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Pasal 3 menegaskan bahwa tujuan pendidikan nasional adalah mengembangkan potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.

Wacana ini juga dinilai usang dan tidak sesuai dengan kemajuan zaman. Sekarang dalam dunia pendidikan umum sudah dikenal kecerdasan religius sebagai faktor terpenting dalam mengukur kesuksesan anak manusia. Kecerdasan ini mulai diterapkan dan dimasukkan dalam kurikulum-kurikulum di Barat sejak awal tahun 2000an. Kalau Indonesia di negara yang menganut paham Pancasila menghapus pendidikan agama artinya pendidikan kita akan mundur 50 tahun. Jangan-jangan pengusul penghapusan pendidikan agama tidak paham soal pendidikan dan bias pandangan terhadap nilai-nilai dan ajaran agama. 

Oleh karena itu, pendidikan agama baik di pendidikan nonformal maupun formal sangat penting dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional tadi. Kalau dihapus salah satunya, misalnya di pendidikan formal, maka tak ada jaminan anak-anak kita mendapat pendidikan agama di pendidikan nonformal. Sebetulnya pendidikan agama yang paling utama adalah di keluarga, tapi ini juga tidak bisa disamaratakan semua keluarga memiliki pemahaman dan ilmu agama yang mumpuni. Di dalam Islam misalnya, agama bukan hanya saja soal iman dan akhlaq. Tapi lengkap dan lebih kompleks, ada ilmu-ilmu lain wajib diketahui oleh seorang Muslim, seperti fiqih ibadah, muamalah, munakahat, ilmu waris, memandikan jenazah, dan seterusnya. Tidak semua keluarga memiliki penguasaan ilmu-ilmu ini kan? Ini contoh kecil saja, kalau tidak di pendidikan formal di mana lagi anak-anak kita akan mendapat pelajaran agama yang pokok dan detail seperti itu? Ilmu-ilmu agama seperti inilah yang kita ajarkan. Hal ini sekaligus menjawab kekhawatiran pendidikan agama menjadi sumber rekrutmen radikalisme. Kita setuju dengan pemahaman agama yang moderat, pertengahan, toleran dan adil serta tidak setuju dengan ekstremisme (sikap melampaui batas) dalam beragama. Justeru dengan pendidikan agama di sekolah formal inilah kita bisa membentengi anak-anak didik dengan pendidikan agama yang benar seperti penanaman nilai-nilai kejujuran, tanggung jawab, pengorbanan, saling menghargai, dan seterusnya, agar tidak mudah terpapar dengan pemahaman agama yang melampaui batas, baik yang dikatakan radikalisme maupun liberalisme. 

Selain itu, lebih jauh, pendidikan agama juga sangat penting karena terkait dengan kebahagiaan seseorang. Martin Seligman, seorang tokoh yang bergelut dalam dunia psikologi di Amerika Serikat, menyatakan bahwa salah satu faktor kebahagiaan adalah agama dan religiusitas.
 
Pernyataan Seligman ini sedikit banyak terkonfirmasi oleh beberapa survei. Di antaranya Gallup tahun 2019 yang mensurvei 150 ribu responden dari 140 negara menyimpulkan bahwa orang Indonesia menjadi orang paling bahagia ke-5 di dunia. 

Lebih spesifik lagi, anak muda di Indonesia juga termasuk yang paling bahagia di dunia, menurut survei lain yang dilakukan organisasi Inggris Varkey Foundation selama September-Oktober 2016 dengan responden anak-anak muda yang lahir pada periode 1995-2001 (Generation Z) di 20 negara yaitu Nigeria, Israel, India, Argentina, Amerika Serikat, Cina, Rusia, Kanada, Brasil, Afrika Selatan, Jerman, Italia, Inggris, Prancis, Australia, Selandia Baru, Turki, Korea Selatan, dan Jepang. 

Survei Varkey menyimpulkan bahwa anak-anak muda di Indonesia mencatat level tertinggi untuk kebahagiaan dengan skor bersih 90% disusul kemudian oleh Nigeria, Israel, dan India. Menurut tim Varkey, ini mungkin menunjukkan bahwa tinggal di negara yang relatif makmur dan maju secara ekonomi tak serta merta menjamin kebahagiaan. Untuk Indonesia, komitmen terhadap agama adalah penyebab utama kebahagiaan. 

Dalam pembangunan, aspek kebahagiaan inilah yang sebetulnya paling penting. Tapi bukan berarti menafikan aspek ekonomi dan kesejahteraan. Untuk apa maju perekonomian suatu bangsa tapi warga negaranya tidak bahagia. Mindset seperti inilah yang mulai dianut oleh sebagian pihak. Di negara Bhutan saja yang dipakai untuk mengukur pembangunan adalah National Happiness Index. Indikator pembangunan yang selama ini dipakai di dunia adalah pertumbuhan ekonomi / GDP (growth) yang cenderung melihat segala sesuatunya dari angka, sehingga manusia dilihat sebagai mesin ekonomi. Tapi belakangan ini sudah ada indikator alternatif yang merupakan pelengkap dari GDP yaitu Human Development Index (HDI) yang mementingkan aspek kualitas hidup manusia dilihat dari aspek pendidikan, kesehatan dan daya beli. Indonesia termasuk negara yang menggunakan HDI ini dalam perencanaan pembangunan. Mulai beberapa tahun belakangan ini pemerintah bersama DPR menggunakan indikator HDI ini selain GDP dalam perencanaan pembangunan lewat RAPBN. Jadi aspek manusia harusnya lebih diperhatikan bukan hanya sebatas sebagai mesin ekonomi. Dari sini harusnya mindset yang terbangun dalam mengelola negara ini adalah menumbuhkan kesadaran beragama demi mewujudkan kebahagiaan nasional. Menghapus pendidikan agama sama saja memustahilkan kebahagiaan nasional terwujud. 

Seharusnya dengan mindset pembangunan seperti itu, justeru porsi pendidikan agama semakin ditambah, bukan malah dihapus. Bahkan perlu digagas upaya mengintegrasikan nilai-nilai agama dalam berbagai mata pelajaran. Maka adanya gagasan RUU Pesantren dan Pendidikan Agama perlu kita dukung bersama untuk menguatkan pendidikan agama pada 3 pilar pendidikan; pemerintah, sekolah/pesantren, dan keluarga.

Lalu bagaimana bila penghapusan pelajaran agama ini benar-benar terjadi? Situasi sangat berbahaya akan mengancam, Indonesia akan mengalami krisis multi dimensional yang bisa menjadi sebab hancurnya bangsa. Bahkan yang paling parah, Arnold Toynbee dalam buku A Study Of History menegaskan bahwa melemahnya visi spiritual suatu peradaban akan memunculkan disintegrasi peradaban tersebut. Kita semua tidak ingin ini terjadi kan? 

Jadi menurut hemat kami, setop wacana-wacana penghapusan pelajaran agama, dan jangan sekali-sekali berpikiran atau bahkan melakukan upaya-upaya untuk mengurangi, menjauhkan atau menghilangkan nilai-nilai agama dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara kita. Wacana ini tidak perlu diteruskan. Kami percaya pemerintah masih waras untuk tidak menyetujui wacana ini, karena itu sama saja pemerintah mengkhianati amanah konstitusi dan jati diri bangsa sendiri. Kami seluruh bangsa Indonesia menolak wacana penghapusan pelajaran agama.

(H. Sukamta, PhD, Anggota DPR RI, Dapil Daerah Istimewa Yogyakarta,  Sekretaris Fraksi PKS)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Ekonomi

Kurangi Backlog, Presiden Jokowi Diskusi dengan Asosiasi Profesi Pengembang Perumahan

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menggelar pertemuan dengan pengurus dan anggota Real Estate Indonesia (REI), Asosiasi Pengembang Perumahan dan Permukiman Seluruh Indonesia (Apersi), dan Himpunan Pengembang Permukiman dan ...

Lingkungan

Gubernur Diminta Evaluasi Penyerapan Anggaran di Dinas Perumahan DKI Jakarta

JAKARTA, BERNAS.ID - Memiliki Rumah merupakan kebutuhan mendasar bagi semua orang. Namun, tidak semua kalangan mampu membeli, dan memilikinya. Terlebih di kota Jakarta dengan harga yang sudah selangit ini menjadi salah satu permasalahan unt ...

Politik

Mantab Jadi Calon Walikota, Putri Ma'ruf Amin Sambangi Kediaman Bachtiar Chamsyah

TANGSEL, BERNAS.ID - Putri Wakil Presiden (Wapres) terpilih 2019-2024 KH. Ma'ruf Amin, Siti Nur Azizah dengan ditemani Ketua Umum Relawan Jokowi (ReJO) HM Darmizal menggelar silaturrahmi dengan tokoh nasional asal Minang, Buya Dr. ...

Politik

Presiden Jokowi : Saya Tidak Pernah Ragukan Pimpinan KPK

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan bahwa dirinya tidak pernah meragukan kiprah dan kinerja para pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Jokowi juga menilai bahwa kinerja lembaga antirasuah tersebut sudah sang ...

Politik

Spanduk Putih Misterius Nampang di Depan Kantor Golkar DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Sebuah spanduk kain putih dipasang di Kantor DPD Partai Golkar DIY Jalan Jenderal Sudirman Yogyakarta, Senin (16/9/2019) dini hari. Di spanduk yang terdapat di pagar kantor terdapat tulisan yang dibuat menggunakan cat sem ...

Hukum dan Kriminal

Ribut RUU KPK, Mahfud MD Sarankan Presiden Jokowi Ini

JOGJA, BERNAS.ID- Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Agus Rahardjo menyerahkan mandat KPK ke Presiden Joko Widodo (Jokowi). Pertanyaannya, apakah benar dari sisi hukum? Ahli hukum tata negara, Mahfud MD  menegaskan secara yur ...

Hukum dan Kriminal

Pembuat Keributan di Alun-alun Selatan Diamankan

YOGYA, BERNAS.ID-Polsek Kraton mengamankan seorang pelaku yang mengancam akan membuat kerusuhan di kawasan parkir Kandang Gajah, Alun-alun Kidul, Kecamatan Kraton, Minggu (15/9) dini hari. Pelaku mengancam juru parkir menggunakan senjata ta ...

Pendidikan

Akademisi UGM Tuntut DPR Hentikan Pembahasan RUU KPK

SLEMAN, BERNAS.ID- Akademisi UGM yang terdiri para Guru Besar, Dosen dan Mahasiswa menuntut DPR dan Pemerintah untuk menghentikan pembahasan RUU KPK. Alasannnya, pengajuan RUU KPK dianggap tidak mengikuti prosedur legislasi, lalu proses pem ...

Budaya

Perayaan Zhong Qiu Jie 2019 di Kelenteng Tjen Ling Kiong

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongk ...

Budaya

Pertama Kalinya, FKUB Yogyakarta Siap Gelar Pentas Seni Budaya untuk Perkuat Kerukunan

YOGYA, BERNAS.ID - Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Kota Yogyakarta akan menggelar pentas seni dan budaya melibatkan pemeluk enam agama yang diakui di Indonesia sebagai upaya untuk terus memupuk toleransi sekaligus memperkuat kerukunan ...

Olahraga

Timnas dan 5 Tim IBL Bakal Meriahkan Piala Raja-Jogja Istimewa 2019

YOGYA, BERNAS.ID - Turnamen basket pra musim bertajuk Piala Raja -Jogja Istimewa Cup bakal digelar kembali 1-6 Oktober 2019 di GOR Amongraga Yogyakarta. Timnas proyeksi Sea Games 2019 dan lima tim IBL dipastikan ikut serta dalam turnamen ya ...

Hukum dan Kriminal

Tembakau Gorilla dan Sabu-sabu Masih Beredar di Condongcatur Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Peredaran narkotika jenis sabu-sabu dan obat-obatan terlarang seperti tembakau gorilla dan pil trihexyphenidy tak ada habisnya di wilayah Yogyakarta. Penjualannya pun mengikuti perkembangan teknologi melalui media sosial ...

Politik

Puluhan Mahasiswa Jogja Demo Tolak Revisi RUU KPK

YOGYA, BERNAS.ID - Puluhan mahasiswa dari beberapa kampus yang tergabung dalam Gerakan Anti Korupsi Yogyakarta melakukan unjuk rasa di kantor DPRD DIY, Kamis (12/9/2019) siang. Massa aksi menolak dengan tegas Rancangan Revisi Undang-undang ...

Budaya

Zhong Qiu Jie 2019 Bakal Digelar di Kelenteng Poncowinatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan Tiong Ciu atau Zhong Qiu Jie yang dalam bahasa Indonesia akrab dengan sebutan Festival Kue Bulan, serta juga dikenal dengan Mid Autumn Festival adalah salah satu perayaan yang di tunggu-tunggu warga Tiongkok ...

Politik

Indonesia Berduka, BJ Habibie Wafat

JAKARTA,BERNAS.ID - Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un. Indonesia berduka telah kehilangan putra terbaiknya. Mantan Presiden Bacharuddin Jusuf Habibie  menghembuskan nafas terakhirny, pada pukul 18.05 WIB, Rabu ( ...

DIY

Jokowi Dikirimi Nota Keberatan dari Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Santer kabar revisi UU KPK (Komisi Pemberantasan Korupsi) di DPR RI dianggap banyak pihak melemahkan pemberantasan korupsi yang dilakukan KPK. Untuk itu, jejaring pusat kajian hukum dan antikorupsi perguruan tinggi seluru ...

Ekonomi

Bayar PBB di DIY Kini Bisa Lewat GoPay

YOGYA, BERNAS.ID - Pelayanan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di DIY kini bisa dilakukan lewat e-wallet GoPay. Ini usai dilakukan Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) antara PT Bank BPD DIY dengan PT Tokopedia, dan PT Dompet Anak Bangsa (GoP ...

DIY

Tahun 2020, Masyarakat Diajak Sensus Penduduk Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Menyikapi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 39 Tahun 2019 tentang Satu Data Indonesia, Kementerian Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dan Badan Pusat Statistik (BPS) melaksanakan Rapat Teknis Nasional untu ...

Lifestyle

Promosikan Pameran KriyaNusa 2019, Kominfo Ajak Netizen

JAKARTA, BERNAS.ID -  Guna mempromosikan gelaran Pameran KriyaNusa 2019 yang akan berlangsung pada tanggal 11 sampai dengan 15 September 2019 di Balai Kartini Jakarta, Kementerian Komunikasi dan Informatika menyelenggarakan Temu Netize ...

Ekonomi

Mengenal Produk Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur yang Programnya Pakai Danais

YOGYA, BERNAS.ID - Global Gotong Royong (G2R) Tetrapreneur merupakan program ekonomi pertama di DIY yang memakai dana keistimewaan (Danais). Program ini merupakan bentuk usaha Pemda DIY dalam mengentaskan kemiskinan dan ketimpangan sosial d ...

DIY

Kapolda DIY Menari Tarian Sajojo Bersama Pelajar Papua

SLEMAN, BERNAS.ID- Sejumlah siswa Papua menari Tarian Sajojo bersama Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri di perayaan Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Selasa ...

DIY

Hari Polwan ke-71, Polda DIY Sajikan Cerita Kolosal Cikal Bakal Polwan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peringatan HUT Polisi Wanita (Polwan) ke-71 berlangsung meriah di halaman Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Peringatan HUT Polwan kali ini mengangkat tema, "Dengan Semangat Promoter Pengabdian Polwan untuk Ma ...

Ekonomi

Fesyen Ramah Lingkungan, Potensial Dikembangkan di Jogja

JOGJA, BERNAS.ID- Kesadaran penggunaan bahan-bahan yang ramah terhadap lingkungan (environmental friendly) mulai banyak digaungkan di berbagai belahan dunia. Untuk itu, serat viscose (rayon) menjadi pilihan yang tepat untuk menjadi bahan ba ...

Politik

Sukamta : Revisi PP PSTE Berpotensi Mengancam Digital Sovereignty

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah berencana merevisi PP No. 82 tahun 2012 tentang Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik (PP PSTE) yang tidak mewajibkan data center terkait data swasta ditempatkan di dalam negeri.  Anggota ...

Hukum dan Kriminal

Untuk Bayar Karaoke dan Hutang, Nekat Gelapkan Mobil Rental

SLEMAN, BERNAS.ID- Pura-pura menyewa mobil pada sebuah rentalan di daerah Pangukan Tridadi Sleman, dua pemuda bernama Abdi (25), warga Temanggung, dan Mamat (22) warga Kebumen harus berurusan dengan kepolisian karena menggadaikan mobil sewa ...

Pendidikan

STMIK Mahakarya Menggelar PKKMB

 JAKARTA, BERNAS.ID - Dalam memperkenalkan Mahasiswa dan Mahasiswinya kepada lingkungan Kampus, Sekolah Tinggi Ilmu Manajemen Informatika dan Komputer (STMIK) Mahakarya, Program Studi Informatika dan Sistem Informasi, mewajibkan seluru ...

Pendidikan

Pertama Kali, Sekolah Air Hujan Dibuka di Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID- Unik, nantinya, para siswanya tidak akan belajar tentang pelajaran-pelajaran yang biasa didapatkan di bangku sekolah, tapi di Sekolah Air Hujan ini nanti akan belajar tentang bagaimana memanen air hujan untuk memperoleh a ...

DIY

Rumah Data Sebagai Intervensi Pembangunan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Keberadaan Rumah Data Kependudukan seharusnya benar-benar menjadi sumber data yang valid. Karena dengan data yang akurat itulah diharapkan akan mampu memberikan arah kebijakan pemerintah dalam melakukan intervensi pe ...

DIY

Festival TIK Digelar di Yogyakarta untuk Angkat Potensi Industri Kreatif

YOGYA, BERNAS.ID – Festival Teknologi Infomatika dan Komunikasi (TIK) digelar pada tanggal 7-12 September di Loop Station Telkom Yogyakarta. Ini adalah acara yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Daerah Istimewa Y ...

Pendidikan

Diskusi Fisipol UGM, Persoalan Papua Tak Sederhana, Banyak Kerepotan

SLEMAN, BERNAS.ID- Persoalan di Papua nyatanya tidak mudah untuk disederhanakan karena memiliki banyak kerepotannya tersendiri. Mulai dari urusan listrik, indeks kemajuan manusia yang rendah, tingginya kematian anak, dan penduduk asli yang ...

Budaya

Pertukaran Edukasi Musik Asia Tenggara Digelar di SEAMEX 2019

YOGYA, BERNAS.ID – Southeast Asia Music EducatIon Exchange (SEAMEX) yang ketiga, hari ini Jumat (6/9/2019) memulai kegiatannya di Jogja National Museum, Wirobrajan, Yogyakarta. Ini adalah kegiatan pertukaran edukasi musik kelas A ...

DIY

Di Jogja, Ibu Negara Bertanya Ini Kepada Para Taruna AAU

SLEMAN, BERNAS.ID- Jumat pagi (6/9), Ibu Negara Iriana Joko Widodo mengunjungi Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan ke Kota Gudeg ini untuk melakukan sosialisasi bahaya narkoba, hoaks, bullying, dan pornografi kepada taruna akademi TNI/Po ...

DIY

Ibu Negara Iriana Jokowi Pilih Kaos di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Ibu Negara Iriana Joko Widodo, beserta istri Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mufidah Jusuf Kalla, menyambangi Pasar Beringharjo, Yogyakarta, Jumat (6/9/2019) pagi. Dengan berjalan kaki dari Kompleks Gedung Agung Yogyakarta ...

Daerah

Pangdam I/BB Sambut Purna Tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC

BELAWAN, BERNAS.ID - Pangdam I/BB, Mayjen TNI MS Fadhilah memimpin upacara penyambutan purna tugas Satgas Pamtas RI-PNG Yonif 126/KC di Dermaga Pelabuhan Pelindo I Belawan, Jalan Serma Hanafiah Belawan, Kamis (5/9/2019). Acara penyambuta ...

Hukum dan Kriminal

Modal Slip Transfer Palsu, Sukses Tipu 107 Juta

SLEMAN, BERNAS.ID- Bermodal slip transfer bank palsu, tiga teman sekampung, seluruhnya warga Bojong, Jawa Barat sukses menipu korbannya yang bernama Ho Min Lol (65), laki-laki, pemilik CV Karya Utama di Kasihan, Bantul hingga ratusan juta r ...

Pendidikan

Mahfud MD Tegaskan Disertasi Syahrur, Mahasiswa S3 UIN Meresahkan

SLEMAN, BERNAS.ID- Mahfud MD menganggap disertasi mahasiswa S2 UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta yang bertajuk “Konsep Milk al-Yamin Muhammad Syahrur sebagai Keabsahan Hubungan Seksual Nonmarital" tidak memiliki nilai moral dan meres ...

Pendidikan

Sri Sultan Hamengkubuwono X Dianugerahi Doktor Honoris Causa oleh UNY

SLEMAN, BERNAS.ID- Setelah satu setengah tahun persiapan, hari ini Kamis pagi (5/9), Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) menganugerahan gelar Doktor Honoris Causa pada Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam bidang Pendidikan Karakter di Auditori ...

Pendidikan

Industri Kuliner Penopang Terbesar Ekonomi Kreatif Indonesia

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak dipungkiri, industri kuliner di Indonesia terus berkembang dengan bukti kontribusinya yang besar terhadap PDB ekenomi kreatif. Subsektor kuliner nyatanya telah memberikan kontribusi sebesar 41 persen dari total pendap ...

DIY

Hari Pelanggan Nasional, Adisutjipto Fasilitasi Penumpang dengan Lukis Karikatur

SLEMAN, BERNAS.ID- Ada yang berbeda di ruang Keberangkatan Bandara Internasional Adisutjipto. Beberapa penumpang tampak memadati stand yang hanya ada khususnya hari ini, Rabu 4 September 2019 dalam rangka Hari Pelanggan Nasional bertema, &q ...

Budaya

SEAMEX 2019 Digelar di Jogja Sebentar Lagi. Catat Tanggalnya!

YOGYA, BERNAS.ID - SEAMEX (Southeast Asia Music Education Exchange) kembali digelar untuk yang ketiga kalinya. Setelah di Malaysia dan Thailand pada tahun sebelumnya, kini giliran Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah. Event tahunan yang m ...

Hukum dan Kriminal

Tanah Rampasan Rp 19,95 M Diberikan KPK ke Pemda DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan barang rampasan negara pada Pemda DIY Rabu (4/9/2019). Dua bidang tanah dan bangunan di Langenastran dan Patehan Kraton Yogyakarta sitaan dari terpidana kasus Simulator SIM Ma ...

DIY

Sri Sultan Akan Dianugerahi Doktor Honoris Causa

SLEMAN, BERNAS.ID- Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) akan menganugerahan gelar Doktor Honoris Causa pada Sri Sultan Hamengkubuwono X dalam bidang pendidikan karakter. Pemberian gelar Doktor Honoris Causa ini akan digelar di Auditorium UNY ...

DIY

Warga Binaan Nikmati Konser Dangdut di Lapas Pakem

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam rangka memperingati HUT Kemerdekaan RI ke-74, Lapas Khusus Narkotika (Lapasustik) Kelas II A Pakem Sleman menggelar konser dangdut bersama warga binaan di lapangan upacara Lapas, Selasa siang 3 September 2019. Se ...

Politik

Sukamta : Wacana Sanksi Sri Mulyani, Tidak Tepat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menanggapi wacana sanksi dari Kemenkeu Sri Mulyani bagi peserta BPJS Kesehatan tidak bisa melakukan perpanjangan SIM maupun pendaftaran sekolah untuk anaknya, Anggota Banggar DPR RI Sukamta menganggap usulan ini tida ...

DIY

Korem 072 Yogyakarta Serahterima 8 Jabatan Baru

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 072 Pamungkas Daerah Istimewa Yogyakarta melaksanakan serah terima jabatan di Aula Korem. Ada delapan serah terima jabatan yang dilaksanakan di jajaran Korem 072, Selasa pagi 3 September 2019. Komandan Korem 072 P ...

Politik

Nuryadi Dari PDIP Ketua Sementara DPRD DIY 2019-2024

YOGYA, BERNAS.ID - Nuryadi dari PDI Perjuangan dan Huda Tri Yudiana dari PKS ditetapkan sebagai ketua dan wakil ketua sementara DPRD DIY periode 2019-2024. Beberapa tugas langsung menjadi tanggung jawabnya diantaranya memimpin rapat, mengin ...

Politik

55 Anggota DPRD DIY Dilantik, Tanpa Anggaran Jas Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Sebanyak 55 orang anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY periode 2019-2023 dilantik Senin (2/9/2019) pagi. Mereka dilantik tidak memperoleh seragam Pakaian Sipil Lengkap (PSL) berupa jas baru, karena Sekreta ...

DIY

Penambang Pasir, Warga Temanggung Tewas Tertimbun di Pakem

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib tragis dialami seseorang pekerja tambang pasir Jumarno (70), warga Ngadisepi, Kalipahing Temanggung, Jawa Tengah karena harus meregang nyawa dalam galian tambangnya di Kali Boyong, Dusun Kalireso, Candibinangun, Pak ...

Olahraga

Lari Halang Rintang Lanud Adisutjipto Diikuti Ribuan Pelari

SLEMAN, BERNAS.ID-Untuk yang kedua kalinya, Lanud Adisutjipto kembali menggelar lari halang rintang, Adisutjipto Urban Obstacle Run (AUOR) 2019 dengan total pelari sebanyak 2357 orang, Minggu pagi 1 September 2019. Mengusung tema "Go G ...

Budaya

Bawakan Lagu-lagu Queen, Westlife Tampil Maksimal di Borobudur

MAGELANG, BERNAS.ID -  Westlife Tampil maksimal dalam rangkaian tur konser dunia bertajuk "The Twenty Tour Westlife" di Candi Borobudur, Sabtu (31/8/2019) malam. Yang membuat Westlife tampil memikat salah satunya adalah karen ...