Membangun Desa Anti Politik Uang: Sebuah Ikhtiar


01 Oktober 2019

M Abdul Karim Mustofa, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman (foto: istimewa)

SEANDAINYA masyarakat kita tanya perihal Pemilu atau Pilkada dan penegakan hukum pemilu di Indonesia, apakah bagus, sedang atau malah buruk. Bisa jadi mereka secara berjamaah akan menjawab atau justru balik mengembalikan pertanyaan kita, bagaimana dengan politik uang, apakah sudah tertangani dan ditindaklanjuti atau belum. Kalau politik uang tidak ada, maka pemilu di Indonesia dianggaplah sukses dan demokratis.

Harapan masyarakat di atas saya pikir ada benarnya, bahwa indikator pemilu sukses di antaranya adalah minimnya pelanggaran pidana pemilu di masyarakat, entah dilakukan oleh kontestan peserta pemilu ataupun publik yang melaksanakan pemilu sekaligus juga penyelenggara pemilunya. Satu di antara harapan mereka adalah pelanggaran pemilu berupa politik uang yang sudah menggurita bahkan membudaya ini harus hilang dulu sebagai prasyarat pemilu kita berjalan baik dan demokratis. Selama masih ada “sedekah politik” ini niscaya penyelenggaraan pemilu sampai kapanpun ya tidak akan bergeser pada paradigma pembodohan masyarakat terutama dalam pendidikan politik.

Politik uang, kalau kita kaji, merupakan satu penyakit akut, ibarat kanker sudah memasuki stadium empat, yang terus menghampiri setiap penyelenggaraan pemilu. Bagaimana tidak, definisi teoritisnya politik uang adalah suatu bentuk pemberian janji atau janji menyuap seseorang supaya orang itu tidak menjalankan haknya untuk memilih maupun supaya ia menjalankan haknya dengan cara tertentu pada saat pemilu. Definisi bebasnya adalah pertukaran uang dengan sebuah kebijakan atau keputusan politik yang mengatasnamakan kepentingan rakyat, tetapi sesungguhnya membawa pada kepentingan partai/kelompok/komunitas maupun pribadinya. Kaitannya dengan bentuk politik uang ini pun bermacam-macam bisa uang (cash money), fasilitas umum, pemberian fasilitas lain yang dilarang dan sebagainya.

Menilik pengalaman dari pemilu satu ke pemilu lainnya, praktek politik uang baik berupa pemberian janji-janji maupun materi uang/barang kepada pemilih biasanya terjadi di kalangan masyarakat grassroot yang memang rentan terhadap praktek ini, bisa per individu, kelompok masyarakat, dusun, desa, dan sebagainya. Mereka menjadi bahan komoditi pasar yang bisa dijualbelikan sesuai dengan modal-kapital dari kontestan. Mereka yang biasa berpolitik uang maka bisa mendapatkan uang pangkal satu caleg, dua caleg atau bahkan akumulasi beberapa caleg biasa disebut sebagai makelar politik uang.

Dampak Politik Uang

Politik uang dalam segala bentuknya mempunyai dampak destruksi untuk tatanan demokrasi di Indonesia. Banyak kalangan menyebut setidaknya ada empat (4) poin yang bisa menyebabkan demokratisasi di Indonesia tidak bisa berjalan sebagaimana mestinya. Pertama, politik uang bisa merendahkan martabat rakyat, bagaimana tidak hakikatnya hak politik, hak menentukan pilihan mereka harus tergadaikan dengan kepentingan sesaat, uang recehan, sembako murahan dsb. Kedua, Politik uang berimplikasi pada ketidakjujuran dan berujung pada nalar dan mental korupsi. Seperti kita tahu bersama, politik uang akan menjadi embrio bagi tumbuh kembangnya persoalan korupsi di Indonesia. Ketiga, politik uang menyebabkan kaderisasi politik terhenti, bahwa caleg-caleg yang jadi dan terlantik adalah mereka yang mampu meyakinkan rakyatnya dengan cara disuap, disogok, dan diming-imingi berbagai jawaban kebutuhan mereka. Dan rata-rata mereka yang berbuat demikian adalah caleg-caleg baru yang baru saja merambah dunia perpolitikan, sehingga bila ingin dikenal di masyarakat secara instant, salah satunya menggunakan perangkat ini. Keempat, politik uang menimbulkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap para pemimpin dan wakil rakyat. Sudah menjadi pembicaraan umum bila kemudian, caleg atau pemimpin yang terpilih bagaimana caranya bisa menunaikan janji-janjinya saat kampanye, dan bila tidak tertunaikan janjinya, sudah jelas dia akan ditinggalkan masyarakat mengingat janjinya hanya omong kosong.

Mengapa Politik Uang Masih Terjadi

Ada sebuah guyonan yang mafhum di masyarakat tentang politik uang ini, diibaratkan dengan orang yang kentut dan baunya menyebar kemana-mana tapi siapa yang kentut tidak ada yang tahu atau malah terkadang saling tuduh siapa yang kentut. Guyonan tersebut sebenarnya bisa menggambarkan persoalan ini sudah banyak didengar di masyarakat, namun lagi-lagi proses penegakan hukum yang sering terkendala terkait keterpenuhan unsur-unsurnya, entah pelakunya, alat buktinya atau unsur lainnya.

Pertanyaan mendasar kita, mengapa politik uang masih terjadi di masyarakat dan semakin massif saja bila mendekati hari pemungutan suara. Adakah persoalan mental pada diri kandidat yang cenderung berlaku praktis pragmatis asal jadi ataukah sebab masih adanya pasal-pasal karet dalam regulasi pemilu kita sehingga menjadi celah politik uang terus dilakukan, ataukah juga budaya masyarakat yang paradigmatik menerima politik uang karena ewuh pekewuh, ora ilok kalau tidak menerima, pemberian (baca: politik uang) adalah bagian dari sedekah dan sebagainya. Dan yang paling memperihatinkan kalau politik uang adalah sistemik, transaksi ekonomi antara kandidat dan masyarakat atau sebaliknya di mana berlaku supply and demand di antara mereka.

Selain sebab di atas soal politik uang ini bisa dianalisis dengan sudut pandang yang lain bahwa ada faktor sistem pemilu kita mendorong adanya politik uang sehingga masih terjadi, meski alasan ini bukan angka mati sebab politik uang. Sistem proporsional terbuka yang diterapkan dalam Pemilu umum kita mengharuskan seorang kandidat calon anggota legislatif (caleg) ataupun perseorangan berkompetisi tidak hanya dengan caleg dari parpol lain tetapi juga caleg dari parpol sendiri. Kompetisi yang intens di antara banyaknya kandidat juga berarti bahwa mereka hanya memerlukan sedikit suara agar bisa menjadi anggota legislatif.

Desa Anti Politik Uang, Sebuah Ikhtiar

Melihat dampak yang disebabkan oleh adanya politik uang, ketidakpercayaan terhadap pemimpin yang terus bertambah di masyarakat, keterwakilan yang sia-sia karena janji palsu dan sebagainya, sepertinya butuh sebuah ikhtiar bersama untuk mencegah, menolak, dan melawan politik uang. Sudah saatnya masyarakat diajak terlibat secara langsung untuk melek politik, melek bahaya politik uang, sadar diri bahwa mereka bukanlah obyek komoditas yang bisa dijualbelikan seharga lima puluh ribu rupiah, paling banter seratus ribu rupiah dalam 1 jam untuk kurun waktu lima tahun, tidak masuk akal bukan.

Pelibatan masyarakat secara aktif untuk turut mengawasi pemilu harus dimaksimalkan. Salah satu bentuk yang bisa jadikan gerakan sosial masyarakat adalah gerakan Desa Anti Politik Uang atau Desa APU, sebuah istilah bagi desa yang mampu meneguhkan dirinya menjadi kawasan yang akan menolak politik uang dan melawan segala praktik politik uang dalam pemilu ataupun pilkada, dengan cara mengorganisasikan Sumber Daya Manusia (SDM) dan Sumber Daya Alam (SDA) yang ada dan membanguan niatan mulia secara berjamaah bahwa politik uang sejatinya adalah perbuatan hina dan merusak tatanan demokrasi dan kemasyarakatan yang ada.

Desa Anti Politik Uang (Desa APU) yang sudah digagas dan diinisiasi oleh Bawaslu DIY bersama dengan Bawaslu Kabupaten/kota serta didukung penuh oleh beberapa desa di DIY pada saat Pemilu 2019 yang lalu harus dilanjutkan. Paling tidak, ikhtiar ini menjadi bagian dari amal mulia, mengajak kepada kebaikan secara bersama-sama menolak dan melawan politik uang yang terjadi di lingkungan sekitar kita. Pada Pemilu 2019 yang lalu tercatat setidaknya terdapat 38 desa se-DIY yang sudah dan akan terus menggelorakan serta melanjutkan komitmen pencegahan terhadap politik uang sekaligus menjadi pendidikan politik dasar masyarakat. Desa/Kelurahan yang merupakan entitas terkecil dari pemerintahan diyakini akan berjalan efektif menggerakkan masyarakat ke arah demokratisasi yang lebih baik. 38 Desa percontohan/pilot project sebagai Desa Anti Politik Uang (APU) terbagi di Sleman dengan jumlah 2 desa APU, Bantul dengan jumlah 11 desa APU, Kota Yogyakarta dengan jumlah 1 desa APU, Kulonprogo dengan jumlah 6 desa APU, dan Gunungkidul dengan jumlah 18 desa APU.

Demokratisasi kita saat ini sedang berjalan ke arah kemapanan (establish democracy), tentu kita tidak berharap jalan ini tidak terciderai oleh kualitas pemilu yang buruk disebabkan adanya masifitas praktek politik uang di masyarakat. Itulah ikhtiar yang harus dijalankan bersama-sama antara Bawaslu sebagai lembaga pengawas struktural Pemilu dan Pilkada dengan diback up penuh oleh kesadaran masyarakat untuk setia memberangus penyakit akut bernama politik uang ini sampai ke akar-akarnya, semoga.

(M Abdul Karim Mustofa, Ketua Bawaslu Kabupaten Sleman)



Hi guyss..
Terimakasih sudah berkunjung ke BERNAS.id yaa..

Sekarang, BERNAS Group sedang membangun #ViralTeam di seluruh desa di
Indonesia melalui program #ViralDesa

Ingin Produk dan Jasa di desamu terkenal?
Kumpulkanlah 20 Orang untuk dilatih langsung Praktek ilmu #DigitalViralMarketing sekaligus,

Buat kalian bisa mendapatkan #RezekiDigital lewat #GotongRoyongDigital ya Guysss...
Mari menjemput #RezekiDigital, Menjadi 10-20 orang yang kami latih di BERNAS Group, untuk menjadi pengusaha Digital 2020
#ViralDesa
#Viralincome
#ViralKomisi
https://bernas.info/ViralDesa


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Ekonomi

Buka Usaha Franchise Bonus Mentoring Bisnis Gratis

Bernas.id – Membuka usaha baru saat suasana pandemi seperti saat ini memanglah sangat riskan. Selain dampak berbagai kebijakan pemerintah dalam pencegahan semakin menyebarnya virus corona juga disebabkan oleh menurunnya daya beli masy ...

DIY

Dua Hari Berturut-turut DIY Laporkan 0 Kasus Positif Covid-19, Netizen: Alhamdulillah!

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta melaporkan tidak ada tambahan kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19, Selasa (26/5/2020). Dengan de ...

Ekonomi

7 Langkah Sederhana Memindahkan Bisnis Offline ke Online

BERNAS.ID - Bisnis offline kini semakin tertekan karena adanya perubahan tren belanja yang beralih ke dunia online. Transaksi digital yang terus berkembang semakin memudahkan konsumen untuk mendapatkan barang yang diinginkan tanpa harus rep ...

Pendidikan

Teknik Industri: Ketika Teknik Bertemu Manajemen

Teknik Industri adalah program studi yang relatif baru di Indonesia dibandingkan dengan kebanyakan prodi teknik lainnya. Meskipun relatif baru, program studi ini sama sekali tidak sepi peminat. Justru, dari tahun ke tahun, pendaftarnya maki ...

Pendidikan

Berbagai Jenis Beasiswa yang Ada di Kampus, Simak Persyaratannya

  Bernas.id – Ada kemudahan finansial yang bisa kamu dapatkan saat kuliah. Tentu saja kemudahan dan bantuan ini diperuntukkan bagi mahasiswa yang membutuhkan. Bantuan tersebut dikenal dengan istilah beasiswa. Beasiswa adala ...

DIY

Kabar Baik! Tak Ada Tambahan Pasien Positif Covid-19 dan Meninggal di DIY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ada kabar baik di Hari Raya Idul Fitri kedua tidak ada penambahan kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang meninggal dunia di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin (25/5/2020). Berdasarka ...

Ekonomi

Tips Memulai Usaha Kuliner Khusus Delivery Service

BERNAS.ID - Berjualan secara online tidak akan ada batasnya, mulai dari produk fashion, peralatan elektronik, peralatan rumah tangga, kendaraan, hingga makanan. Saat ini produk jenis makanan atau usaha kuliner juga bisa menggunakan toko onl ...

Lifestyle

Tak Bisa Hidup Normal Seperti Dulu, Achmad Yuri: Harus Lakukan Kebiasaan Baru

BERNAS.ID - Pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum normal. Apalagi kasus baru pasien yang positif terinfeksi virus corona masih terus bertambah dan belum melandai. Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Cov ...

Kesehatan

Pasien Positif Covid-19 di Indonesia Tembus Angka 22 Ribu, DIY Bertambah 1 Kasus

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penularan virus corona masih terjadi di tengah masyarakat Indonesia. Kasus Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta bertambah 1 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19. Melansir dari Instagram resmi Humas Pemda ...

Lifestyle

4 Tips untuk Mahasiswa Kos, Bebas Homesick karena Enggak Mudik

  Bernas.id – Lebaran kali ini terasa berbeda dan luar biasa bagi sebagian besar orang. Merayakan lebaran di tengah pandemi membuat banyak ritual dan aktivitas tidak bisa dilakukan seperti tahun-tahun sebelumnya. Mudik atau pu ...

Lifestyle

6 Tips untuk Mahasiswa Saat Lebaran di Rumah Aja

    Bernas.id – Nampaknya kuliah online masih akan berjalan cukup lama. Hal ini dapat dilihat dari perkembangan berita bahwa penyebarang virus corona penyebab penyakit covid-19 belum kunjung usai. Hal ini menyebabkan b ...

Ekonomi

7 Tips Jitu Memenangkan Persaingan Bisnis Online

BERNAS.ID - Dunia digital yang semakin berkembang membuat orang bisa melakukan apapun dengan mudah, termasuk berbisnis. Itu mengapa kini bisnis online semakin menjamur baik itu yang berskala kecil maupun besar. Pangsa pasar besar, modal yan ...

Lifestyle

Video Call, Jokowi dan Ma'ruf Saling Bersilaturahmi Virtual Saat Idul Fitri

BERNAS.ID - Presiden RI Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin turut bersilaturahmi pada Hari Raya Idul Fitri pada Minggu (24/5/2020). Namun, Idul Fitri tahun ini, masyarakat tak boleh saling berkunjung dari rumah ke rumah lantaran ...

Lifestyle

Lebaran Tetap Asyik Meski di Tengah Pandemi

Bernas.id - Ramadan telah berlalu. Waktu seakan berlari dengan kencangnya, baru juga kemarin sedikit sedih karena tidak dibolehkannya acara buka puasa bersama alias bukber karena social distancing, tak terasa kini sudah sampai pada hari ray ...

DIY

Jelang Idul Fitri Ada Tambahan 5 Pasien Positif Covid-19 di DIY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sehari menjelang Hari Raya Idul Fitri 1441 H, ada tambahan 5 orang pasien positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta. Penambahan kasus Covid-19 di DIY didominasi oleh klaster keluarga karyawan Indogrosir. Kini, j ...

Kesehatan

Sebelum Makan Hidangan Lebaran, Ini Tips Agar Tetap Menyehatkan

BERNAS.ID - Hari Raya Idul Fitri jatuh pada 24 Mei 2020, meski masih ada pandemi virus corona (Covid-19) tentu saja urusan masak hidangan khas tetap dilakukan. Ada beragam makanan khas saat Lebaran seperti ketupat, opor, olahan daging, dan ...

Pendidikan

Jangan Tunda Bergabung Di UNMAHA, Beasiswanya Membuka Peluang Emas Masa Depan!

Bernas.id - Berasal dari keluarga kurang mampu bukan hal yang dapat dipilih oleh seorang anak ketika ia dilahirkan. Mampu membiayai kuliah anaknya sampai jenjang yang tinggi adalah harapan setiap orang tua. Namun kebutuhan hidup dan penghas ...

DIY

220 Pasien Positif Covid-19 di DIY, Tambahan dari Klaster Indogrosir

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta masih terus bertambah terutama dari klaster Indogrosir. Berdasarkan hasil laporan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid- ...

Kesehatan

Jelang Idul Fitri, Task Force Covid-19 MPC PP Jaksel Bagi-bagi Sembako dan Lakukan Penyemprotan Disinfektan

JAKARTA, BERNAS.ID - Jelang hari Raya Idul Fitri 1441 H, warga di dua kecamatan di Jakarta Selatan, yakni Kecamatan Cilandak dan Kecamatan Kebayoran Baru mendapat bantuan sembako dari Taks Force Covid-19 Majelis Pengurus Cabang Pemuda ...

Pendidikan

9 Istilah Teknologi Informasi Ini Ada Padan Katanya dalam Bahasa Indonesia, lho!

  Bernas.id – Era teknologi informasi menyebabkan munculnya istilah-istilah baru yang dengan cepat terdengar familiar di telinga masyarakat. Istilah tersebut dapat segera diterima karena sangat sering dipakai dan diucapkan dal ...

Pendidikan

5 Tips Nulis CV Agar Lolos Seleksi Beasiswa

  Bernas.id – Menulis dan membuat Curriculum Vitae atau yang lebih dikenal dengan CV tidak bisa sembarangan. CV adalah salah satu persyaratan yang penting ketika kamu mengajukan lamaran, mulai dari lamaran kerja, lamaran magan ...

Lingkungan

Menteri Siti : Pertama Kalinya Indonesia Menerima Pembayaran Hasil Penurunan Emisi GRK

JAKARTA,BERNAS.ID - Keberhasilan Indonesia menekan laju deforestasi dan degradasi hutan, serta berbagai konsistensi kebijakan pendukung lainnya di bawah pemerintahan Presiden Joko Widodo, telah berhasil menurunkan emisi Gas Rumah ...

Kesehatan

Pertama Kalinya, Tambahan Pasien Positif Covid-19 Nyaris 1.000 Dalam 24 Jam

BERNAS.ID - Kabar mengejutkan penambahan kasus positif Covid-19 di Indonesia pertam kalinya memecahkan rekor harian. Terjadi penambahan kasus baru pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 sebanyak 973 orang, per Kamis (21/5/2020).&nb ...

Pendidikan

Asyiknya Program Studi Manajemen

Kata “manajemen” sudah pasti tidak asing lagi di telingamu begitu juga bagi kebanyakan orang di luar sana. Program studi ini tergolong sebagai program studi yang cukup fleksibel dalam hal prospek karir. Selain itu, banyak orang ...

DIY

Tambahan Klaster Jamaah Tablig dan Indogrosir, Pasien Positif Covid-19 di DIY 206 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah 6 orang, Selasa (19/5/2020). Jumlah pasien positif Covid-19 di DIY kini mencapai 206 orang. Berdasarkan hasil laporan Dinas Kes ...

DIY

Pasien Positif Covid-19 di DIY 200 Orang, Ini Pesan Sri Sultan untuk Anak Muda

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Berdasarkan hasil laporan Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di wilayah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hingga Senin (18/5/2020) pasien yang terkonfirmasi positif virus cor ...

Kesehatan

Tagar Indonesia Terserah Dimata Pakar Komunikasi Politik Emrus Sihombing

JAKARTA,BERNAS.ID - Tagar Indonesia menjadi viral di media sosial yang banyak dicuitkan pengguna Twitter dan diunggah di Instagram beberapa hari ini #IndonesiaTerserah dianggap bentuk kekecewaan dari tim medis yang tengah berjuang men ...

Kesehatan

Doni Monardo Tanggapi #IndonesiaTerserah, Jumlah Pasien Positif Covid-19 Tembus 18 Ribu

BERNAS.ID - Tagar #IndonesiaTerserah masih bertahan menjadi salah satu trending topic Twitter. tagar tersebut merupakan salah satu bentuk protes tenaga medis. Hal ini karenan banyak masyarakat yang nekat bepergian, mudik, bahkan masih ...

Pendidikan

Peringatan Hari Buku Nasional, Ini Pandangan Buku Di Mata MenteriLHK Siti Nurbaya

JAKARTA,BERNAS.ID - Hari Buku Nasional guna memperingati pentingnya budaya membaca. Peringatan Hari Buku Nasional (Harbuknas) telah dimulai sejak 2002, dicetuskan saat masa Menteri Pendidikan, Abdul Malik Fadjar. Penetapan Harbuknas d ...

Lifestyle

Ini Pondasi Dasar Dalam Berbisnis Bagi Entrepreneur

BERNAS.ID - Seorang Entrepreneur harus memiliki pondasi dasar yang kuat sebelum melangkah lebih jauh dalam berkecimpung di dunia bisnis. Berikut pondasi dasar yang harus dimiliki seorang pengusaha :  Mindset/Pola Pikir Berbicara te ...

Lifestyle

Tips Jitu Memilih Influencer yang Tepat untuk Bisnis Kamu

  Bernas.id - Hadirnya berbagai macam platform social media seperti Instagram, Facebook, Twitter, Line, Youtube, dan sebagainya dimanfaatkan oleh perusahaan untuk mempromosikan bisnis mereka. Perusahaan tidak lagi men ...

Lifestyle

Berikut Menu Buka Puasa yang Tak Menguras Kantong

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Momen buka puasa merupakan sesuatu hal yang ditunggu-tunggu setelah seharian menahan nafsu, lapar dan dahaga. Tak perlu makanan mahal, yang murah meriah saja sudah bikin hati senang. Anda bisa menyiapkan menu spes ...

Ekonomi

Tips Menyediakan Layanan Food Delivery untuk Bisnis Kuliner Anda

BERNAS.ID - Adanya layanan delivery makanan atau food delivery di rumah makan Anda akan menjadi nilai positif bagi bisnis Anda. Menurut beberapa survey, pendapatan yang dihasilkan restoran dari layanan delivery makanan cukup banyak.  ...

Ekonomi

5 Manfaat Pembayaran Non Tunai atau Digital Payment untuk UMKM

BERNAS.ID - Dewasa ini, UMKM sudah mulai beralih ke metode pembayaran digital. Hal ini ditandai dengan tingginya pengguna digital payment di Indonesia. Jumlah UMKM yang sudah go-digital mencapai 3,57 orang pada tahun 2019. Jumlah tersebut m ...

Pendidikan

9 Keunggulan Kuliah di Kampus Swasta Yang Bisa Kamu Dapatkan

  Bernas.id – Jangan minder jika kamu harus kuliah di kampus swasta. Banyak keunggulan dan keuntungan yang bisa kamu dapatkan dengan kuliah di kampus swasta. 1. Persaingan Tidak Terlalu Ketat Daya tampung mahasiswa di ka ...

Ekonomi

Oreo Supreme Bukti Jual Brand Bukan Lagi Isu

Bernas.id - Biskuit tiga keping dibrandrol seharga 600 ribuan? Gila. Mungkin demikian yang terlintas di benak orang awam. Jangankan terpikir membeli biskuit harga selangit, untuk membeli beras sepuluh ribu rupiah saja masih harus peras otak ...

DIY

Kemenag Kanwil DIY Hasilkan 7 Maklumat Bersama Pelaksanaan Rangkaian Ibadah Idul Fitri

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Agama RI Kanwil Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar musyawarah yang diikuti berbagai instansi dan lembaga keagamaan DIY. Hal ini dalam rangka untuk mendukung pencegahan Covid-19 supaya berjalan efe ...

Pendidikan

Biaya Kuliah Terlalu Berat di Tengah Pandemi? Bagaimana Solusinya?

Bernas.id – Jika dunia tidak dilanda wabah corona, sekarang adalah saatnya mempersiapkan masuk universitas. Siswa SMA yang telah lulus ujian disibukkan dengan hal yang berhubungan untuk menjadi mahasiswa. Namun, karena pandemi corona ...

Pendidikan

5 Alasan Kamu Harus Lanjut Kuliah Setelah Lulus SMA

  Bernas.id – Kuliah atau tidak? Mungkin itu keraguan yang menggangu remaja milenial jelang lulus SMA. Berbagai fenomena yang terjadi di masyarakat seolah membagi dunia ini menjadi 2 pendapat yang berseberangan. Dia tidak kuli ...

Inspirasi

8 Tips Membuat Logo yang Menarik dan Profesional untuk Brand Bisnis Anda

BERNAS.ID - Membuat logo brand untuk bisnis merupakan hal yang penting untuk para entrepreneur. Seperti yang kita ketahui, manusia cenderung lebih mengingat sesuatu secara visual. Desain logo dapat berpengaruh terhadap branding suatu pro ...

Lifestyle

Kelakuan Warga +62 Ada Surat Keterangan Bebas Covid-19 Palsu, #StopAkaliMudik!

BERNAS.ID - Masyarakat digegerkan dengan adanya surat keterangan sehat sebagai syarat bisa bepergian tetapi palsu. Rupanya ada penjual surat keterangan bebas Covid-19 palsu. Polisi telah menangkap dua kelompok penjual surat k ...

Ekonomi

Tips Membuat Website untuk UMKM yang Mampu Menaikkan Omset

BERNAS.ID - Seiring berkembangnya teknologi hampir segala aspek di kehidupan beralih ke online. Bagi Anda pemilik UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah) pasti ingin memperluas pasar demi mengembangkan bisnis yang sedang Anda jalani. Setiap us ...

Ekonomi

8 Tips Membuat Desain Kemasan Produk yang Menarik

BERNAS.ID - Desain kemasan produk merupakan salah satu faktor penting yang dapat menguatkan branding bisnis dalam persaingan yang semakin ketat. Desain kemasan yang menarik dan berkualitas menjadi pembeda antara brand Anda dengan kompetitor ...

DIY

Angka Kesembuhan Meningkat, Wakil Gubernur DIY Tetap Ajak Masyarakat Wajib Pakai Masker

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta bertambah 3 orang sehingga kini totalnya menjadi 188 orang per Jumat (15/5/2020). Tambahan kasus baru ini merupakan klaster Indogrosir dan ...

Ekonomi

Peluang Bisnis Tanaman Hidroponik Kian Menjanjikan, Begini Analisisnya

BERNAS.ID - Seiring berkurangnya lahan pertanian, banyak orang yang mulai mengubah cara bertanam menjadi sistem hidroponik. Siapa sangka, bisnis tanaman hidroponik juga bisa menjadi salah satu andalan yang menguntungkan. Bisnis tanaman h ...

Ekonomi

Tanpa Beli Rumah Bisa Dapat Komisi? Simak Tutorial Menjadi Viral Team Property Berikut!

Bernas.id – Ketika berbicara bisnis properti, mungkin yang terbayang di pikiran kita adalah perkara jual beli perumahan atau tanah kavling dan sebagainya. Dari penjualan itulah kita akan mendapatkan komisi. Adakah yang masih berpikir ...

Budaya

Pameran Amal Covid-19, Eksebisi Seni Rupa Virtual untuk Kemanusiaan

YOGYA, BERNAS.ID - Pandemi Covid-19 memang berdampak terhadap seluruh sendi kehidupan, termasuk di bidang kesenian. Suasana prihatin ini rupanya turut memantik seniman untuk bergandengan tangan, bergotong royong membantu sesama yang membutu ...

Pendidikan

Tidak Perlu Belajar Keras, Cukup Belajar Cerdas

Belajar menjadi suatu kegiatan yang berkesan dan berharga apabila kita bisa mengingat semua yang kita pelajari sehingga kita menerapkannya saat kita membutuhkannya. Salah satu kebiasaan yang diajarkan pada kita adalah belajar dengan terus m ...

Pendidikan

6 Strategi Kuliah Lancar Omset Bisnis Maksimal

  Bernas.id – Banyak tokoh terkenal yang dapat menginspirasimu menjalani kuliah sambil bisnis. di tingkat internasional tentu kamu tahu Mark Zuckerberg, kan? Zuckerberg memulai bisnisnya saat masih kuliah. Ia sukses menjalanin ...

DIY

Sri Sultan Minta Rapid Test Acak Agar Klaster Indogrosir Tak Terulang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pasien yang tekonfirmasi positif terinfeksi virus corona (Covid-19) di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tercatat 185 orang hingga Jumat (16/5/2020) pagi. Informasi tersebut berdasarkan laporan Dinas Kes ...