Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Tingkatkan Kapasitas SDM di Desa, Kemendes PDTT Gunakan Platform Digital Akademi Desa 4.0

Tingkatkan Kapasitas SDM di Desa, Kemendes PDTT Gunakan Platform Digital Akademi Desa 4.0

JAKARTA, BERNAS.ID - Sekjen Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) Anwar Sanusi mengatakan percepatan peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di desa menuju ‘Indonesia Maju’ paling tepat menggunakan platform digital Akademi Desa 4.0. Namun dalam pengembangannya membutuhkan ekosistem untuk menyediakan bahan pelatihan, pelatihan bersama, dan penyusunan sertifikat pelatihan.

Oleh karena itu, kata Anwar Sanusi lagi, dalam rapat koordinasi ini selain dihadiri jajaran dari Kemendes PDTT, juga dihadiri perwakilan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Badan Pusat Statistik (BPS), Perpustakaan Nasional, dan beberapa starup.

Dalam Rapar Koordinasi Program Akademi Desa 4.0 yang digelar di kantor Kemendes PDTT, Jakarta, Anwar menyampaikan platform Akademi Desa 4.0 menjadi salah satu jawaban untuk memenuhi kebutuhan pengetahun dan keterampilan warga desa. Platform ini akan mudah dijangkau oleh 96 persen desa-desa yang penduduknya sudah terbiasa dengan aplikasi digital.

Terdapat sembilan kurikulum dasar pelatihan, yakni materi mengenai Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades), BUMDes, Perencanaan dan Musyawarah Desa, Good Village Government, Keuangan dan Akuntasi Desa, Kepemimpian Desa, Kewirausahaan Desa, Strategi Pertumbuhan Usaha Desa, dan Teknologi Tepat Guna Desa.

“Sebagai platform dalam ranah Revolusi Industri 4.0 berbasiskan teknologi dital, maka pengembangan dan keberlanjutan Akademi Desa 4.0 membutuhkan ekosistem yang subur. Pada titik inilah dibutuhkan kolaborasi antar pihak, semata-mata untuk mempercepat peningkatan kapasitas SDM di desa dalam rangkan membangun Indonesia Maju,” tuturnya.

Lanjutnya, setelah pembangunan fisik dan ekonomi desa yang masif sejak dilaksanakannya UU Nomor 6 Tahun 2014 tentang Desa, dirasakan kebutuhan yang kuat untuk membangun SDM desa. Tujuannya agar perencanaan pembangunan desa lebih kuat berdasarkan data setempat, pelaksanaan pembangunan bersifat partisipatif, dan memberikan hasil yang berdaya guna serta berhasil guna.

“Pengembangan kapasitas desa juga harus ditingkatkan. Tujuannya, agar warga dengan cepat mampu memanfaatkan hasil-hasil pembangunan untuk mempercepat perolehan pendapatan, menjaga gotong royong, serta menjaga kemandirian,” jelas Anwar Sanusi.

Selama periode 2015-2018, kata Anwar, pembangunan desa sebenarnya lebih banyak dimanfaatkan golongan menengah dan miskin. Sekitar 45 juta golongagn bawah desa memperoleh peningkatan pendapatan 3 persen per tahun.

Adapun golongan menengah sebanyak 45 juta jiwa mengalami peningkatan lebih tinggi, hingga 6 persen per tahun. Golongan atas justru mengalami penurunan hingga lebih dari 8 persen sepanjang tahun 2015-2018.

“Inilah yang menjaga indeks gini ratio perdesaan bertahan pada 0,32. Artinya, cenderung tetap merata,” ungkapnya.

Pembangunan desa yang masif terus berlangsung, bahkan dengan rencana nilai dana desa Rp400 triliun, yang lebih tinggi daripada Rp257 triliun sepanjang 2015-2019. Artinya, pemanfaatan hasil pembangunan desa akan lebih besar lagi.

“Ini menunjukkan peningkatan kapasitas SDM desa berpeluang menambahkan manfaat bagi penghidupan warga,” imbuhnya. (sbh)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja


Lebih Lengkap

Trending

Melek Literasi Keuangan Pasar Modal melalui Pengenalan Capital Market

Melek Literasi Keuangan Pasar Modal melalui Pengenalan Capital Market


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja

Rumah Minimalis Mewah Diskon 20 Juta di Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru di Jogja


Investasi Tanah Terbaik di Jonggol Rp 60 Juta Bisa Diangsur 12 Kali

Investasi Tanah Terbaik di Jonggol Rp 60 Juta Bisa Diangsur 12 Kali


Tanah Kavling 100 m2 Murah di Bogor Hanya 60 Juta Gratis Pondasi

Tanah Kavling 100 m2 Murah di Bogor Hanya 60 Juta Gratis Pondasi


Rumah di Jogja Murah Angsuran Cukup 1 Jutaan

Rumah di Jogja Murah Angsuran Cukup 1 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru