PBTY Ke-15 Akan Digelar Mulai 2 Februari 2020

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam rangka merayakan Tahun Baru Imlek 2571,  Jogja Chinese Art & Culture Centre (JCACC) bekerjasama dengan Pemerintah Daerah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dan Pemerintahan Kota Yogyakarta kembali menyelenggarakan acara Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta (PBTY) ke-15 yang akan digelar mulai tanggal 2 hingga 8 Februari 2020 di Kampoeng Ketandan kawasan Malioboro Yogyakarta.

Dikatakan Ketua Panitia PBTY 2020, Tri Kirana Muslidatun, Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta adalah sebuah acara tahunan yang memungkinkan masyarakat untuk lebih mengenal Alkulturasi seni budaya Tionghoa dan Indonesia.

"Tahun ini, PBTY akan diselenggarakan selama 7 hari yaitu mulai tanggal 2 hingga 8 Februari 2020, berlokasi di Kampoeng Ketandan sekitar Malioboro Yogyakarta," katanya, Selasa (14/1/2020) saat Launching PBTY di Kampoeng Ketandan.

Ditambahkan Ana Haryadi, PBTY kali ini mengusung tema "The Cultural Colors of Wonderful Indonesia” yang maksudnya adalah Warna Warni Budaya dalam Keindahan Indonesia.

Sedangkan untuk pengampu acara tersebut ada 3 paguyuban dari JCACC, yaitu Bhakti Putera, Hin An Hwee Koan, dan PSMTI DIY.

Diawal akan digelar Karnaval PBTY “Malioboro Imlek Carnival” sebagai pembukaan PBTY XV 2020, pada hari Minggu, 2 Februari 2020, di sepanjang Malioboro sampai dengan Titik Nol Kilometer. Mulai pukul 18.00-22.30 WIB, sebelumnya juga ada Jogja Dragon Festival Ke-9 (Lomba Permainan Naga), di hari Sabtu, 1 Februari 2020, pukul 15.00-22.00 WIB, di Atrium Sleman City Hall.

"Ada sekitar 20 grup peserta lomba, dan kebanyakan dari luar kota seperti Semarang, Solo, Salatiga, Jakarta, dll (selain dari Jogja sendiri). Pemenang akan memperebutkan Piala Raja Hamengku Buwono X, 3 pemenang akan tampil dalam Karnaval PBTY," terangnya.

Lalu, di Panggung Utama PBTY akan menampilkan berbagai Seni dan Budaya, dari Sekolah (SD, SMP, SMA), Sanggar, dan Perorangan selama 7 hari berturut-turut, mulai tanggal 2 sampai 8 Februari 2020, dari pukul 17.00-22.00 WIB. "Panggung Hiburan yang berada di belakang Hotel Melia Purosani Yogyakarta ini bakal menampilkan berbagai hiburan seperti dangdut mandarin, band indie, fashionshow, selama 7 hari berturut-turut, mulai tanggal 2 hingga 8 Februari 2020," kata dia.

Yang tidak kalah serunya adalah Pertunjukan Wayang Potehi selama 7 hari berturut-turut, serta stand/bazaar yang menampilkan lebih dari 140 stand di PBTY XV 2020 Kali ini dengan berbagai suguhan makanan, mulai dari Indonesian Food, Chinese Food, Korean food, Japanese Food.

"Yang rutin juga diadakan setiap tahunnya adalah Lomba Budaya Mandarin Chinese Costume Competition akan dilaksanakan di tanggal 5 februari 2020, Mandarin Vocabulary Dictation Competition pada 6 februari 2020, Mandarin Song Vocal Group Competition di tanggal 7 februari 2020," sambungnya.

Serta Lomba Karaoke Mandarin di tanggal 3 dan 4 Februari 2020 memperebutkan juara Kategori Remaja (Putra/Putti), Dewasa Putri, dan Dewasa Putra, dan yang tidak kalah hebohnya juga akan ada pemilihan Koko Cici Jogja 2020 yang sudah diselenggarakan ke-6 kalinya.

"Talent Show Finalis Koko Cici, 6 Februari 2020, pukul 18.30-22.00 WIB di Atrium Sleman City Hall, Grand Final Koko Cici 2020, 7 Februari 2020, pukul 18.30-22.30 WIB di Panggung Utama PBTY Ketandan," kata dia.

Akan ada juga Pameran Rumah Budaya, setiap Hari selama 7 hari, di “Rumah Kapten Tan Djing Sing” yang akan menampilkan barang barang rumah Peranakan Tionghoa Indonesia Ramal Ba’Zi dan Ramal Pa’Ce. Serta Coocking Class, masakan masakan Tionghoa, dan Musik Classic Chinese. (cdr)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up