close

Akulturasi Budaya Peranakan Tionghoa-Jawa, Wayang Potehi Hadir di PBTY XV

Akulturasi Budaya Peranakan Tionghoa-Jawa, Wayang Potehi Hadir di PBTY XV

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wayang Potehi juga ditampilkan dalam Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta tahun ini. Letak panggung wayang khas negeri Tiongkok ini berada di belakang Hotel Melia Purosani Yogyakarta, atau tepatnya di sisi Timur Panggung Utama PBTY XV, Kampoeng Ketandan Yogyakarta.

Potehi sendiri menurut Humas PBTY XV, Subekti, berasal dari bahasa Tiongkok yang artinya wayang kantong kain. Wayang ini dimainkan menggunakan jari-jari dan didukung oleh alat musik etnis Tionghoa di balik layarnya. Wayang ini menceritakan kisah-kisah tradisional Tionghoa. Cukup banyak anak-anak yang tertarik dengan pertunjukan wayang ini.

"Wayang Potehi merupakan kesenian klasik yang berasal dari negeri Tiongkok bagian Selatan. Kesenian wayang potehi sendiri telah ada sejak zaman kekaisaran Cina, tepatnya sejak masa Dinasti Jin pada tahun 265 hingga 420 Masehi. Menurut asal katanya, potehi berasal dari kata pou yang berarti kain, te yang berarti kantong, dan hi yang berarti wayang. Jadi potehi adalah wayang yang terbuat dari boneka kain atau wayang kantong," ujarnya, Kamis (6/2/2020).

Wayang potehi merupakan seni pertunjukkan hasil budaya peranakan Tionghoa–Jawa. Terbuat dari kayu waru atau kayu mahoni lunak dan dibalut aneka kostum khas Negeri Tirai Bambu, wayang potehi menjadi salah satu pertunjukan seni yang paling ditunggu saat Imlek tiba, begitu juga pada event PBTY XV kali ini.

"Pentas kesenian wayang ini rutin diselenggarakan oleh panitia Pekan Budaya Tionghoa Yogyakarta sebagai wahana untuk memeriahkan perayaan Tahun baru Imlek di kampung pecinan Ketandan. Kehadiran wayang potehi dalam kesempatan ini menjadi warna tersendiri di tengah hiruk-pikuk bazar dan riuh suasana jual beli jajanan pasar malam yang dijajakan warga," kata Bekti.

Berdasarkan catatan sejarah, masuknya kesenian wayang potehi ke nusantara dibawa oleh perantau Tionghoa. Kemudian lambat laun kesenian wayang potehi melebur dengan budaya masyarakat setempat. Kini, wayang potehi telah berakulturasi menjadi sebuah kesenian lokal mewakili satu di antara keberagaman identitas bangsa Indonesia. (cdr)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru