Alexa Certify
close
  • Bernas.id

5 Sektor Bisnis yang Akan Meroket saat New Normal Datang

5 Sektor Bisnis yang Akan Meroket saat New Normal Datang

Bernas.id – Pandemi covid-19 belum bisa diperkirakan kapan akan usai tapi pola hidup masyarakat dunia, termasuk Indonesia diprediksi mengalami perubahan dalam kurun waktu panjang. Kondisi ekonomi bahkan berpotensi tak akan kembali normal dalam beberapa waktu ke depan. 

Kebiasaan-kebiasaan baru masyarakat yang tetap bertahan setelah masa pandemi akan menggeser bisnis lama dan menghasilkan peluang bisnis baru. Perubahan perilaku masyarakat atau perilaku konsumen ini  akan memunculkan sektor bisnis yang akan meroket saat era new normal datang.

Berikut lima sektor bisnis yang dianggap akan meroket  saat new normal:

1.E-Commerce

Pandemi yang disebabkan oleh virus korona memaksa masyarakat untuk melakuakn segala aktivitas di dalam rumah dalam kurun waktu hingga beberapa bulan. Kondisi itu membuat semua orang terpaksa beradaptasi memenuhi kebutuhan, baik primer, sekunder, maupun tersier melalui transaksi online.

Tak heran, bisnis online semakin bersinar di masa new normal mendatang. Permintaan barang-barang ritel melalui platform e-commerce akan melonjak. Para pengusaha pun mulai mempersiapkan diri dan membekali diri dengan pengetahuan seputar teknologi bertransaksi online. 

2.Layanan Pengiriman Barang 

Banyaknya kebutuhan yang dibeli secara online otomatis membutuhkan jasa pengiriman barang. Selain barang yang dibeli dari e-commerce, kebutuhan seperti makanan dan minuman siap santap pun membutuhkan jasa antar. Konsumen tidak lagi menikmati menu di restoran favorit mereka secara dine in. Mereka memesan lewat delivery service atau menggunakan layanan ojek online.

Pada akhirnya, bisnis layanan pengiriman barang mengalami peningkatan permintaan. Semakin banyak pembelian barang melalui perdagangan online, maka layanan pengiriman barang tentu akan semakin dibutuhkan produsen dan konsumen.

3.Layanan dan Produk Kesehatan

Bidang kesehatan memang menjadi sektor yang paling terdampak pandemi cobid-19 ini. Di sisi lain, masyarakat juga menjadi lebih memperhatikan isu kesehatan. Mereka kemudian melakukan Pola Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) dengan hidup lebih higienis, dan steril demi menghindari risiko terpapar virus atau penyakit.

Selain itu, masyarakat juga mulai rutin mengkonsumsi produk yang baik untuk kesehatan, dari makanan sehat hingga vitamin. Masyarakat juga rela mengalokasikan pengeluaran untuk berbagai layanan pendukung kesehatan. Misalnya, layanan konsultasi kesehatan berbasis online karena menerapkan physical distancing dan social distancing.

4. Aplikasi Hiburan dan Edukasi Online 

Manusia adalah mahluk sosial yang butuh hiburan dan belajar. Mencari hiburang ke luar rumah jelas tidak mungkin. Pilihannya, masyarakat menggunakan berbagai aplikasi hiburan, seperti aplikasi games, layanan film berlangganan, layanan musik berlangganan, layanan video bebas, atau media sosial untuk mendapatkan hiburan.

Selain untuk hiburan, masyarakat juga belajar memakai platform edukasi berbasis online, seperti aplikasi belajar atau kursus, aplikasi belajar bahasa asing, webinar terkait entrepreneur, talkshow virtual terkait tips menjadi pengusaha, dan sebagainya. Pada akhirnya, konsumen akan terbiasa dengan berbagai aplikasi hiburan dan edukasi online bahkan usai pandemi berakhir atau pada fase new normal ke depan.

5. Software Pendukung Kerja Berbasis Cloud

Kebijakan bekerja di rumah atau work from home (WFH) yang berlangsung dalam beberapa bulan terakhir telah menyadarkan perusahaan akan pentingnya penggunaan software online berbasis cloud untuk mendukung aktivitas kerja. Hal itu menyebabkan software pendukung kerja berbasis komputasi awal atau cloud  diprediksi akan meroket saat new normal.

Dengan penggunaan software online berbasis cloud, karyawan tak perlu kesulitan membuat laporan atau menyelesaikan pekerjaan. Karyawan dan pemilik perusahaan pun dipaksa untuk belajar mengaplikasikan berbagai software demi kelancaran bekerja dari rumah.

Itulah 5 sektor bisnis yang diprediksi akan meroket saat new normal datang. Bahkan, banyak ahli memperkirakan bahwa kebiasaan baru tersebut akan terus bertahan hingga bertahun-tahun mendatang. Buat kamu yang selama ini belum mempelajari dunia online secara mendalam, ada baiknya menggunakan moment ini untuk belajar. Sebagai permulaan,  kamu bisa mempelajari startegi pemasaran online lewat internet. Salah satunya, kamu bisa belajar tentang digital marketing di https://bernas.info/MentoringDigitalMarketing. (sn)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Melek Literasi Keuangan Pasar Modal melalui Pengenalan Capital Market

Melek Literasi Keuangan Pasar Modal melalui Pengenalan Capital Market


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru