Menyoroti Kinerja OJK Dari Kacamata Akademisi


03 Juli 2020

Menyoroti Kinerja OJK (FOTO : Tina)


JAKARTA,BERNAS.ID - Kinerja Otoritas Jasa Keuangan (OJK) kembali diperbincangkan. Kali ini dari kacamata para Akademisi dan pengamat.

Para akademisi menyoroti tugas dari OJK dalam melakukan pengawasan terhadap segala macam jasa keuangan yang ada di  Indonesia. Setidaknya itu adalah salah satu hal yang dikritisi para akademisi kepada OJK dalam webinar yang diselenggarakan Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta.

Dalam Pasal 6 UU No.21 Tahun 2011 tentang OJK sudah tertulis bahwa tugas utamanya adalah melalukan pengaturan dan pengawasan terhadap: (a) Kegiatan jasa keuangan di sektor perbankan; (b) Kegiatan jasa keuangan di sektor pasar modal; (c) Kegiatan jasa keuangan di sektor perasuransian dan lembaga jasa keuangan lainnya.

Diketahui bahwa pada tahun 2019 yang lalu OJK menarik uang sebesar 5,99 Triliun dari perbankan dan lembaga keuangan dan perasuransian. Tapi hasil dalam pelaksanaan tugas pengawasan tidak maksimal.

Akibat dari teledornya OJK yang kita ketahui sampai saat ini antara, kasus Asuransi Jiwasraya gagal bayar dengan total yang diperkirakan mencapai Rp 13,7 Triliun, Asuransi Bumiputera gagal bayar juga sekitar Rp 9,6 Triliun. PT Asabri (Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia merugi hingga di atas Rp 10 Triliun, Bank Bukopin pun bermasalah karena ada nasabah yang susah menarik dana.

Ada beberapa opsi yang patut diterapkan kepada OJK, yaitu Revisi UU OJK, Reformasi OJK, Pembubaran OJK, dan Omnibus Law Industri Keuangan

Revisi UU OJK dilakukan dengan cara menambahkan Dewan Pengawas untuk mengawasi OJK. Sedangkan Reformasi OJK adalah dengan cara menghapus pungutan iuran OJK, Perbankan dan Pasar Modal kembali diawasi BI dan Kemenkeu RI, Edukasi dan Perlindungan Konsumen ke Asosiasi, dan Reformasi IKNB / Asuransi.

Opsi paling ekstrim adalah opsi pembubaran OJK. Opsi ini terlontar dari Anggota Komisi III DPR RI, Supriansa dalam kasus Bukopin yang mengatakan sebaiknya OJK dibubarkan karena tidak berfungsi secara baik dan transparan dalam menjalankan perintah UU No. 21 Tahun 2011 tentang OJK.

Sedangkan opsi terakhir, yang disuarakan oleh para akademisi, yaitu Omnibus Law Industri Keuangan. Yaitu dengan cara merubah arau mencabut UU No. 3 tahun 2004 tentang Bank Indonesia, UU No.21 tahun 2011 tentang OJK, UU No. 9 tahun 2016 tentang Pencegahan dan Penangan Krisis Sistem Keuangan, UU No. 40 tahun 2014 tentang amanat pembentukan Lembaga Penjamin Polis.

Sementara, Dosen dan peneliti Universitas Sahid Jakarta Laksanto Utomo membeberkan, dirinya bersama para akadenisi lainnya, sebelum Covid-19, telah menyoal dan membahas kinerja OJK.

"Begitu banyaj konflik kepentingan, begtu bnyak persoalan. Tetapi mengapa bisa tetap beroperasi hingga saat ini, yang pada akhirnya OJK memperlihatkan bhwa kinerja sekarang ini," jelas Laksanto.

Ia mengungkapkan beberapa catatan yang bukan dari asumsi  bahwa OJK dalam kinerja mrngatur dan mengawasi jasa keuangan ternyata kebobolan 

Beberapa kasus besar yang diketahui, dan sedang ditangani Kejaksaan Agung yaitu Jiwasraya, ASABRI.

"Apakah fungsi OJK masih mampu," tanya Laks.

Ketua Program Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta, Prof. Dr. Faisal Santiago, menambahkan,, tidak menutup kemungkinan lembaga yang bisa saja dibubarkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) beberapa waktu lalu, itu adalah Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

"Ini menandakan bahwa pidatonya Presiden beberapa waktu lalu yang membuat sejagat ini tercengang, adalah kita bubarkan lembaga-lembaga yang tidak?. Itu jelas statement-nya Pak Presiden kalau kita berandai-andai ya. Yang bisa membaca Indera keenamnya Pak Jokowi, mungkin salah satu yang disebut-sebut itu OJK," tegas Faisal.

Faisal mengungkapkan, UU Nomor 21 Tahun 2011 tentang OJK yang menjadikan dasar dibentukannya OJK. Namun, hingga sekitar 10 tahun berdiri, OJK banyak masalah, baik soal asuransi, perbankan, dan nonperbankan.

"Padahal OJK itu jelas untuk melakukan pengaturan, pengawasan yang terintegrasi terhadap keseluruhan di sektor jasa keuangan, baik perbankan, pasar modal, dan jasa keuangan nonbank, seperti asuransi, lembaga dana pensisun," ujarnya.

Menurut Faisal, OJK tidak melakukan pengawasan. Ini menimbulkan pertanyaan, apakah tidak melakukan pengawasan karena terlalu banyak yang harus diawasi, sehingga tidak fokus, atau ada kepentingan-kepetingan sehinga pekerjaan itu tidak terselesaikan.

"Tadi ada sekitar 400 miliar uang yang digunakan untuk menyewa gedung [Wisma Mulia], tapi gedung tidak dipakai. Bagaimana cara berpikirnya. Disewa tapi tidak diguakan," ujarnya.

"Bahanya seklai kalau itu yang dilakukan OJK. Artinya, di dalam tubuh OJK ini tidak mempunyai orang-orang profesioal yang bisa menilai bagaimana menjalakan organisasi. Sikap dasar manajemen saja sudah jelas POAC," ujarnya.

Artinya, lanjut Faisal, kalau menyewa itu harusnya sudah ada perencanaan yang matang. "Kalau dipakai biayanya lebih besar, gimana ini orang-orang top OJK kalau tidak bisa melakuka POAC, belum bicara faktor-faktor hukum," katanya.

Sesuai Pasal 4 UU Nomor 21 Tahun 2011, OJK dibentuk dengan tujuan. Dalam dunia hukum untuk membuat UU itu ada tujuannya. Tujuannya untuk masyarakat. OJK dibentuk agar kegiatan di sektor jasa keuangan itu dikendalikan OJK.

"Kan punya otoritas tinggi, dibentuk dan mejalankan. Lain dengan orang minta izin untuk mendirikan perbankan, minta izinnya ke OJK dan OJK mengendalikan," katanya.

Menurut Faisal, OJK mempunyai otoritas tetapi tidak bisa menjalankan otoritas yang diamanahkan.? Padahal, pada akhirnya, semua undang-undang itu untuk kepentingan masyarkat.

"Kalau masyarakat nabung di bank, investasi di dana rekasa, investasi di premi asuransi tetapi tidak ada garansi," tandasnya.

OJK tidak bisa berdalih tidak melakukan perlindungan karena ada UU Perlindungan Konsumen. OJK harus melakukan perlindungan kepada seluruh warga masyarakat Indonesia yang berhubungan dengan lembaga keuangan perbankan dan nonperbankan.

"Ini jelas, OJK dibentuk dengan tujuannya itu. UU dibuat untuk menyejahteraka masyarkat, bukan menyengsarakan masyarakat," katanya.

Faisal menilai bahwa OJK layak dibubarkan karena tidak melakuka pengawasan sehingga terjadi berbagai kasus di perbankan, asuransi, dan pasar modal yang merugikan nasabah atau masyarakat.

"Apa yang terjadi kemarin dengan Bank Bukopin? Satu nasabah 74 miliar tidak bisa dicairkan. Uangnya dia, bukan hasil kejahatan, uang yang ditabung dan diinvestasikan dari hasil usahanya. Di mana letaknya OJK?" paparnya.

Banyaknya kasus karena OJK tidak melakukan sesuai yang diamanatkan UU OJK, di antaranya melakukan pengawasan. Tindakan ini mencederai UU tersebut serta UUD 1945.  "Tanpa basa-basi kinerja OJK tidak baik," tandasnya.

Padahal, lanjut Faisal, sesuai Pasal 6 UU OJK, OJK mempunyai tugas utama. Artinya, kalau tugs utamanya belum dijalankan, tidak boleh menjalankan yang lain. Tugas utama OJK adalah melakukan pengawasan jasa keuangan di sektor perbankan, pasar modal, asuransi, dana pensisun, lembaga pembiayaan, dan lembaga jasa keuangan lainnya.

"Pengawasan itu harus sampai ke dalam, termasuk uang masyarakat yang investasi. Bagaimana dia meyalurkan kreditnya apakah sudah sesuai, pengembangan banknya apakah sudah sesuai. Harusya seperti itu, bukan melihat kulitnya saja, lihat dalamnya, siapa direksinya, siapa pemegang sahamnya, itu namanya pengawasan. Kalau tidak melakukan pengawasan seperti itu, buat apa ada OJK," tambah Santiago.

"Kalau saya, kinerja OJK itu harus dipertanyakan, apakah dipertahankan atau dibubarkan. Kalau dipertahankan tentu ?harus dirombak. Karena saya melihat orang-orang OJK itu oportunis," ujarnya.

"Orang-orang yang sifatnya easy come easy go. Tdak ada rasa memilikinya untuk membangun OJK itu lebih baik, sehingga masyarakat kita menjadi sejahtera, tidak tidak tersakiti, tidak tercedari, sehingga kalau mereka investasi di perbankan, dana resksa, pasar modal merasa nyaman karena ada OJK yang awasi,"pungkasnya.

Sementara itu, Pengamat Asuransi Irvan Raharjo mengatakan, jika berbagai persoalan di sektor perbankan, asuransi, pasar modal, dan nonperbankan tidak segera diselesikan akan merobohkan kepercayaan masyarakat terhadap investasi di sektor ini. 

"Dampak tidak diselesaikan masalah gagar bayar, investasi bodong, dan lain-lain, ini menyebabkan robohnya kepercayaan masyarakat kepada industri nonbank, berlanjut pada industri perbankan, asuransi, pembiayaan. Dana pensiun itu menempatkan dananya sebagian besar di perbankan dan pasar modal," katanya.

Dengan banyaknya masalah asuransi, seperti gagal bayar PT Asuransi Jiwasraya dan Bumi Putra yang tidak dicegah dan diatasi OJK, lanjut dia, dalam acara gelaran Universitas Borobudur Jakarta tersebut, ini bisa berdampak sistemik.

"Dengan banyaknya masalah yang tidak diselesaikan, banyak nasabah yang akan menebus polis. Sangat bisa terjadi dampak sistemik itu terjadi pada industri nonbank, berupa penarikan dana di bank atau asuransi,"tutupnya.(fir)

 


SPP Mulai 200rb! Jadilah Bagian dari Kisah Suksesnya! Sejuta Sarjana Pengusaha Untuk Merah Putih
https://bernas.info/SejutaPengusahaSarjana

WA Group 34 Propinsi #ViralDesa https://bernas.info/WAgroup34propinsi


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Warga Jogja Diimbau Tak Gelar Malam Tirakatan di Hari Kemerdekaan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta meminta warga setempat untuk tahun ini tidak menggelar acara malam tirakatan sebagai wujud syukur pada peringatanHari Kemerdekaan Republik Indonesia. Ini untuk mencegah penularan Covid-19. ...

DIY

Sultan Ingatkan Wisatawan Berhati-hati di Pantai Selatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Peristiwa tujuh wisatawan yang terseret arus di Pantai Goa Cemara Kamis (6/8/2020) membuat Gubernur DIY, Sri Sultan HB X, mengingatkan wisatawan baik dari dalam maupun luar Jogja agar berhati-hati. Terutama saat ...

DIY

DIY: Pasien Sembuh Capai 497 Orang, Kasus Konfirmasi 819

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kasus konfirmasi Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bertambah 18 orang. Sehingga total pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjadi 819 kasus per Kamis (6/8/2020).  "Hasil pemeriksaa ...

DIY

Sejumlah Persoalan Mengemuka dalam Kunjungan DPD RI di Cangkringan Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Dewan Perwakilan Daerah (DPD RI) melakukan sosialisasi lembaga dan penyerapan aspirasi sebagai masukan pada pemerintah pusat di Desa Glagaharjo, Kecamatan Cangkringan pada Kamis (6/8/2020). Rombongan anggota DPD RI dipim ...

DIY

Mobil Dinas Bekas Walikota Jogja HZ Tak Laku Dilelang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Mobil dinas bekas jabatan yang pernah digunakan Walikota Yogyakarta Herry Zudianto (HZ) kembali tidak laku saat lelang kendaraan dinas pada tahun anggaran 2020 meski nilai limit untuk kendaraan tersebut sudah diturun ...

DIY

Menteri Teten: Keju Sleman Tidak Kalah dengan Keju Impor

SLEMAN, BERNAS. ID - Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki melakukan kunjungan ke Kecamatan Cangkringan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kamis (6/8/2020). Kegiatan ini merupakan rangkaian acara kunjungan Menteri Koperasi dan UKM ...

Ekonomi

Pelaku Usaha Mikro Bakal Dapat Bantuan Modal Rp 2,4 Juta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID-Pemerintah Pusat tengah menyiapkan program pemulihan ekonomi berupa bantuan sosial produktif senilai Rp2,4 juta untuk 12 juta usaha mikro kecil menengah (UMKM) di Indonesia, termasuk DIY. Ini khususnya bagi pelaku usah ...

DIY

PT TWC Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko Serahkan Bantuan Kursi Taman ke Pantai Timang

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur, Prambanan & Ratu Boko (Persero) melalui Program Kemitraan dan Bina Lingkungan (PKBL) menyerahkan bantuan kursi taman untuk objek wisata Pantai Timang di Dusun Danggolo, Kel ...

Nasional

PMI Kirim 1.000 Kantong Darah ke Lebanon, Masyarakat Bisa Berkontribusi

BERNAS.ID - Pemerintah Lebanon meminta bantuan kepada seluruh Palang Merah Internasional, yakni menyediakan darah bagi para korban leadakan di Kota Beirut Lebanon. Palang Merah Indonesia (PMI) pun turut mengambil bagian untuk membantu ...

Sintesa

Dua Teman Lama Bicara tentang Produksi Unggul di Desa

Oleh:  Tri Budi Utama ST MT dan Prof. Sudjarwadi Situtena  teringat judul  pidato “ASAS KESEDERHANAAN TEKNIK PENGAIRAN KONTEKSTUAL”. Ingatan tersebut ada dalam pikirannya, sampai beberapa hari, suatu saat&nbs ...

Hukum dan Kriminal

Oknum Kepala Mandor Otaki Pencurian Besi di Proyek Pembangunan

SLEMAN, BERNAS.ID - Bukannya memberikan contoh yang baik kepada bawahannya, AF, warga Pogung Kidul Sinduadi Mlati Sleman justru mengajak keenam rekannya EP, THY, NE, AS, AR dan RK untuk mencuri besi ulir beton di proyek pembangunan di Jalan ...

Hukum dan Kriminal

Komplotan Ini Belajar Bobol ATM dari Tayangan YouTube

SLEMAN, BERNAS.ID -  Pembobol mesin ATM di toko modern wilayah Gamping Sleman dapat digagalkan warga karena aksi yang dilakukan komplotan sekitar pukul setengah empat pagi, Minggu (5/7/2020) begitu berisik. Ada orang yang melihat, lima ...

Ekonomi

Profesor Sudjarwadi: Pentingnya Koordinasi dan Sinergi Lintas Generasi untuk Bangkit di Masa Pandemi

Bernas.id - Agar perekonomian bangsa Indonesia dapat bangkit di masa pandemi ini, maka penting sekali mewujudkan koordinasi dan sinergi lintas generasi. Hal ini ditegaskan oleh Prof. Dr. Ir. Sudjarwadi, M.Eng, Guru Besar UGM sekaligus penga ...

Lingkungan

Ledakan Dahsyat Meluluhlantakkan Kota Beirut

Sebuah ledakan yang sangat dahsyat terjadi di Beirut pada hari Selasa (04/08/2020) petang waktu setempat. Ledakan terjadi dua kali, sebagaimana dilaporkan oleh Reuters. Ledakan pertama menyebabkan asap pekat membumbung tinggi disertai letup ...

DIY

DIY: 12 Kasus Konfirmasi dan 14 Pasien Sembuh dari Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 12 kasus konfirmasi yang terinfeksi virus corona, Selasa (4/8/2020). Total keseluruhan pasien positif Covid-19 di DIY mencapai 784 orang.  " ...

Hukum dan Kriminal

Polisi Bongkar Prostitusi Online di Hotel Kawasan Ringroad Utara

SLEMAN, BERNAS.ID - Iming-iming fasilitas tempat tinggal dan handphone, SF (23), pemudi asal Kulonprogo berhasil menggaet sejumlah pemudi asal Yogyakarta untuk direkrut sebagai pelacur. Sekali booking untuk esek-esek, SF mematok harga ...

Nasional

5 Tips Jadi Influencer Terkenal dan Bertanggung Jawab, Prosesnya Tidak Instan

Bernas.id – Belakangan ini dunia maya dihebohkan dengan beberapa influencer yang menarik perhatian tapi dengan cara kontroversi. Sebut saja Anji yang mengundang seseorang yang disebut-sebut sebagai penemu obat corona. Tentu saja dalam ...

Hukum dan Kriminal

Begini Respons UNU Terkait Pencatutan Nama Universitas oleh Pelaku Pelecehan Seksual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah mencermati perkembangan informasi dari berbagai pihak baik dari daring maupun langsung, terkait dengan pengakuan seseorang (BA) yang sering mengatasnamakan diri sebagai dosen Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) ...

Hukum dan Kriminal

Buka Jasa Penggandaan Uang Palsu, Tiga Orang Diringkus Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID - Ingin mendapat uang secara instan, Jimmi alias Pak Tua (44) warga Riau bersama kedua rekannya Arif (26) warga Klaten dan Agung (42) warga Gunungkidul berencana melakukan penipuan dengan modus penggandaan uang palsu ...

Pendidikan

Pembelajaran Daring di Kota Jogja Hanya Targetkan Capaian 60 Persen Kurikulum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kebijakan pelaksanaan pembelajaran jarak jauh secara daring di Kota Jogja yang digelar selama pandemi COVID-19 diikuti dengan perubahan target pencapaian kurikulum pada tahun ajaran 2020/2021. Dinas Pendidikan K ...

Lifestyle

Agus Supriyo: Transformasi AELI dengan Program Blended di Masa Pandemi

Bernas.id - Dampak pandemi Covid-19 yang merugikan dunia pariwisata, tidak membuat para penggiat outbound atau experiential learning berhenti dan berpangku tangan. Diawali terselenggaranya Musyawarah Daerah 2020 oleh DPD Asosiasi Exper ...

Nasional

Pandemi Covid-19 Jadi Pemicu Perluasan Akses Internet, Jokowi Perintahkan Sampai ke Desa

BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo kembali menyentil para menteri agar bergerak cepat lagi di tengah pandemi Covid-19. Salah satu yang dibutuhkan saat ini akses internet untuk mendukung anak-anak yang harus sekolah. Tak sedikit anak seko ...

DIY

DIY Laporkan Penambahan Pasien Sembuh Lebih Tinggi Dibandingkan Kasus Konfirmasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 12 kasus konfirmasi positif Covid-19. Sehingga total kasus konfirmasi di DIY menjadi 772 pada Senin (3/8/2020).  "Hasil pemeriksaan la ...

Pendidikan

Sultan Ingin Pembukaan Pendidikan Tatap Muka Dimulai dari Perguruan Tinggi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X berharap pembukaan kegiatan pendidikan tatap muka akan dilakukan secara bertahap dimulai dari perguruan tinggi kemudian diikuti jenjang di bawahnya. ...

Kesehatan

Ramai Wawancara Anji dengan Profesor yang Temukan Antibodi Covid-19, Jubir Satgas Angkat Bicara

BERNAS.ID - Nama Anji kembali menjadi trending topic Twitter pada Minggu (2/8/2020). Hal ini karena video perbincangan musisi Anji dan Hadi Pranoto yang diunggah melalui kanal Youtube milik Anji. Saat diwawancarai Anji, Hadi memperkena ...

DIY

Menurun! Kasus Konfirmasi di DIY Hari Ini 19 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 19 kasus konfirmasi pada Minggu (2/8/2020). Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-1 ...

Lifestyle

5 Tips Jitu Bangkitkan Semangat Setelah Santai Libur Akhir Pekan

Bernas.id – Jeda akhir pekan selalu dimanfaatkan untuk menghabiskan waktu untuk diri sendiri, teman-teman, dan keluarga. Berbagai aktivitas dilakukan dari mulai liburan ringan atau sekadar istirahat sambil melakukan hobi di rumah. Ter ...

DIY

Capai 92 Persen, Dinkes Bantul: Kasus Konfirmasi Mayoritas OTG

BANTUL, BERNAS.ID - Penularan virus corona dari orang tanpa gejala (OTG) terus terjadi di tengah masyarakat. Dinas Kesehatan Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatat 92 persen dari total kasus konfirmasi positif Covid-19 di da ...

DIY

Meroket Tembus 741 Kasus! DIY Laporkan Ada 67 Kasus Konfirmasi Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengalami peningkatan. Pada Sabtu (1/8/2020) dilaporkan ada penambahan 67 kasus konfirmasi Covid-19 di DIY. Dengan demikian, total keselu ...

Nasional

Dari Musik Klasik Hingga Rock, Favorit K.H. Hasyim Wahid Semasa Hidup

Bernas.id - Mengawali bulan Agustus ini, sebuah berita duka datang dari sosok pemuka tanah air K.H. Hasyim Wahid atau yang akrab disapa Gus Im. Tokoh yang merupakan adik dari K.H. Abdurrahman Wahid atau Gus Dur ini, wafat saat dirawat di RS ...

DIY

Dianggap Berhasil Berdayakan Masyarakat, Kepala BKKBN Terima Gelar Doktor dari UNY

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepala BKKBN, dr Hasto Wardoyo, SpOG(K) menerima anugerah gelar Doktor Kehormatan "Honoris Causa" bidang Teknologi dan Pemberdayaan Masyarakat Vokasional dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY). Hasto dianggap ...

DIY

Jumlah Positif Naik Drastis, Elemen Masyarakat Pasang Banner Imbauan di Tugu Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) merupakan provinsi yang hingga kini dinilai lebih berhasil meredam dampak pandemi COVID-19, bahkan memperoleh penghargaan dari Pemerintah Pusat. Dengan partisipasi publik dan kepatuha ...

Nasional

Kabar Duka! Adik Bungsu Gus Dur Meninggal Dunia

BERNAS.ID - Adik Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur), yakni KH. Hasyim Wahid meninggal dunia. Kabar duka ini disampaikan oleh mantan Menteri Agama RI Lukman Hakim Saifuddin melalui akun twitter resminya.  "MOHO ...

DIY

Rekor Tertinggi! Kasus Konfirmasi di DIY Bertambah 64 Orang

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Kali pertamanya Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan penambahan kasus konfirmasi sebanyak 64 orang, Jumat (31/7/2020). Sehingga total keseluruhannya mencapai 674 orang. Penambahan kasus baru hari ini meru ...

Budaya

Keraton Jogja Bagikan Ubarampe Gunungan di Hari Raya Idul Adha

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Keraton Yogyakarta membagikan ubarampe atau kelengkapan gunungan berupa 2.700 tangkai rengginang kepada para abdi dalem pada Hari Raya Idul Adha, Jumat (31/7/2020). Putri pertama Raja ...

Nasional

Selamat Idul Adha, Jokowi: Berkorban dengan Mengurangi Pertemuan Fisik

BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo melaksanakan salat Idul Adha 1441 H di kompleks Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Jumat (31/7/2020). Selain Presiden, ada pula Ibu Negara Iriana dan putra bungsunya, Kaesang Pangarep.  Sala ...

Nasional

Djoko Tjandra, Buronan Korupsi Kelas Kakap Ditangkap

Djoko Tjandra, pelarian terpidana kasus pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali Djoko Tjandra akhirnya tertangkap. Penangkapan buronan selama 11 tahun ini dipimpin oleh Kepala Bareskrim Polri Komjen Listyo Sigit Prabowo. "Ka ...

DIY

Kasus Konfirmasi Covid-19 di DIY Capai 610

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Rujukan Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 23 kasus konfirmasi, Kamis (30/7/2020). Sehingga total kasus konfirmasi yan ...

DIY

DIY Perpanjang Tanggap Darurat Bencana Covid-19, Ini Alasannya

BERNAS.ID - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memperpanjang status tanggap darurat pandemi Covid-19 mulai 1-31 Agustus 2020. Sebelumnya, masa tanggap darurat telah diperpanjang selama sebulan dan berakhir pada 31 Juli 2020. D ...

DIY

Tanggap Darurat DIY Diperpanjang Kembali, Dua Hal Menjadi Prioritas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kembali memperpanjang Status Tanggap Darurat Bencana (TDB) DIY sampai 31 Agustus 2020. Perpanjangan TDB diputuskan melalui SK Gubernur Nomor 227/KEP/2020 tentang penetapan perpanjanga ...

Ekonomi

Sleman Launching Gedung Dekranasda untuk Bantu UMKM di Tengah Pandemi Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Pandemi Covid-19 membuat sektor usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) mengalami penurunan, baik dari penjualan maupun produksi. Kondisi tersebut pun menjadi perhatian Pemerintah baik di pusat maupun daerah. Pemerintah ...

DIY

Perkenalkan Gombloh, Sapi Kurban Sumbangan Presiden Jokowi untuk Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Inilah Gombloh, nama seekor sapi jenis Simmental dengan bobot lebih dari satu ton. Ia adalah salah satu dari dua ekor sapi sumbangan Presiden Jokowi yang akan dikurbankan pada Hari Raya Iduladha, Jumat (31/7/2020) be ...

DIY

Layanan Rapid Test Mulai Tersedia di Stasiun Tugu Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Mulai Kamis, 30 Juli 2020 PT KAI Daop 6 Yogyakarta menghadirkan layanan Rapid Test seharga Rp 85.000 di Stasiun Solo Balapan dan Stasiun Yogyakarta. Jam pelayanan Rapid Test di kedua stasiun adalah pukul 07.00 - 19.00 ...

Inovasi

Andi Kristianto: Ada Employability Gap Tenaga IT Indonesia Tidak Mudah Terserap di Perusahaan

Bernas.id - Para mahasiswa yang bergelut di bidang IT saat ini harus banyak bergaul dan memperluas wawasan. Mimpi ingin mendirikan perusahaan start-up Unicorn atau menjadi profesional di perusahaan multinasional di bidang IT tidak akan mung ...

Sintesa

Penciptaan Ilmu di Desa-Desa dan Sumber Kebahagiaan

Oleh:  Prof. Sudjarwadi Tadi pagi, renungan kakek tentang teknologi masuk ke desa dihentikan dahulu dan akan dilanjutkan malam harinya. Situtena membuat satu kalimat catatan kecil yang berupa kalimat pertanyaan “Kenapa rakyat ...

DIY

Kabar Baik! Hari Ini DIY Laporkan 12 Orang Sembuh dari Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota dan Rumah Sakit Covid-19 di Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melaporkan ada penambahan 12 orang yang sembuh dari Covid-19. Kabar baiknya, total ada 368 orang yang telah sembuh pada ...

DIY

Cegah Kluster Baru, Sleman Swab Test Pondok Pesantren

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Kesehatan Sleman melakukan swab test terhadap ustadz dan ustadzah di Pondok Pesantren Pandanaran, Ngaglik, Sleman, Rabu (29/7/2020). Total keseluruhan yang menjalani swab test sejumlah 100 orang. Wakil Bupati Sle ...

Lingkungan

Pakar Iklim: Cuaca Dingin Jelang Kemarau Itu Normal

SLEMAN, BERNAS.ID- Kondisi cuaca dingin akhir-akhir ini merupakan hal yang biasa menjelang puncak musim kemarau. Hal ini disebabkan posisi dari gerak semu matahari di belahan bumi utara, sementara kita berada di belahan bumi selatan. Akibat ...

Kesehatan

Angka Kesembuhan Covid-19 Secara Nasional Dekati 60 Persen

BERNAS.ID - Kasus konfirmasi positif Covid-19 di Indonesia bertambah 1.748 orang per Selasa (28/7/2020). Total ada 102.051 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia sejak 2 Maret 2020 lalu.  Dikutip Bernas.Id dari laman ...

Ekonomi

Cara Youtuber Mendapatkan Penghasilan, Ini 3 Sumber Gajinya

Bernas.id – Youtube yang semula untuk nonton video dan mendengarkan musik sekarang ini bisa sebagai sarana untuk menghasilkan uang. Siapa sangka, menjadi pembuat video dan diuploud di Youtube alias jadi Youtuber bisa dijadikan alterna ...