Walikota Seoul Wafat Bunuh Diri

Jumat (10/7/2020) pagi, Walikota Seoul Park Won Soon ditemukan meninggal di daerah Gunung Bugak, Seoul Utara. Mayat nya ditemukan setelah pencarian besar besaran selama lebih dari 7 jam pencarian. Pihak kepolisian enggan menjelaskan penyebab kematian Park.

Walaupun tak ditemukan tanda tanda kekerasan atau pembunuhan dan tidak ada catatan bunuh diri di lokasi ditemukannya Park maupun dirumahnya, namun Polisi menyimpulkan bahwa kejadian ini adalah bunuh diri

Anjing penyelamat yang dibawa oleh polisi menemukan mayat Park Won Soon. Mayatnya ditemukan di dekat tas, botol air, ponsel, peralatan tulis, dan kartu nama Park sendiri.

Sebelumnya, putri dari Walikota Park telah melaporkan bahwa ayahnya meninggalkan rumah setelah meninggalkan pesan yang terdengar seperti wasiat lalu teleponnya dimatikan. Park meninggalkan kediamannya di pusat Seoul, Jongno sekitar pukul 10.44 waktu setempat,

Menurut Yonhap News Agency, terlihat dari rekaman CCTV setemoat menunjukkan Walikota Park tiba menggunakan taksi di Waryong Park, lingkungan berbukit di Jongno pada pukul 10.53 waktu setempat. Petugas polisi Lee Byeong-seok mengatakan kepada wartawan, Park diidentifikasi oleh kamera keamanan pada pukul 10.53 di pintu masuk bukit, lebih dari enam jam sebelum putrinya menelepon polisi untuk melaporkan dia hilang.

Jenazah Walikota Park ditempatkan di kamar mayat Rumah Sakit Universitas Nasional Seoul di bangsal yang sama. Para pendukungnya terlihat sedang menunggu di rumah sakit, dengan beberapa meratap dan berteriak.

Park Son Woon telah menjabat sebagai Walikota Seoul sejak 2011 dan ia dianggap sebagai kandidat potensial untuk mencalonkan diri dalam pemilihan presiden 2022. Dia pernah menjadi pengacara hak asasi manusia dan aktivis sipil.

Park masih memiliki sisa dua tahun menjabat sebagai walikota. Secara hukum, Seo Jeong Hyup, wakil walikota pertama untuk urusan administrasi, akan bertindak sebagai walikota sampai pemilihan sela dijadwalkan pada 7 April 2021.

Walikota Park sebelumnya telah dilaporkan atas tuduhan pelecehan seksual. Kim Ji Hyeong, salah seorang pejabat Pemerintahan Seoul, mengatakan Park tidak datang untuk bekerja pada hari Kamis karena alasan yang tidak disebutkan dan telah membatalkan semua jadwalnya, termasuk pertemuan dengan seorang pejabat presiden di kantor Balai Kota Seoul.

Jaringan televisi SBS yang berbasis di Seoul melaporkan, salah satu sekretaris Park telah mengajukan laporan kepada polisi pada Rabu malam atas dugaan pelecehan seksual seperti kontak fisik yang tidak diinginkan yang dimulai pada 2017. Laporan SBS, yang tidak mengutip sumber apa pun, menyebut sekretaris mengatakan kepada penyelidik polisi, sejumlah karyawan wanita lainnya di Balai Kota Seoul telah mengalami pelecehan seksual yang serupa oleh Park.

Televisi MBC memuat laporan serupa. Choi, petugas kepolisian, membenarkan ada aduan diajukan kepada polisi terhadap Park pada hari Rabu. Dia menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut karena privasi pemeriksaan.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up