Lindungi Wisatawan Dari Covid-19, Verifikasi Uji Coba Terbatas Objek Wisata Di Sleman Terus Dilakukan

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Pariwisata (Dispar) Sleman melakukan verifikasi uji coba kegiatan kepariwisataan secara terbatas dalam rangka penyiapan destinasi dan usaha jasa pariwisata (UJP) di era adaptasi kebiasaan baru (AKB). Sasaran kali ini, Museum Gunung Merapi, Pakem, Sleman.

Tim verifikasi beranggotakan personil dari Dinas Pariwisata, Satuan Polisi pamong Praja, Dinas Kesehatan, dan Bagian Perekonomian. Indikator yang diperiksa dalam verifikasi meliputi penyiapan SDM, sarana prasarana dan pelayanan terhadap pengunjung terkait protokol kesehatan Covid 19.

Kepala Dispar Kabupaten Sleman, Sudarningsih mengatakan tujuan dari verifikasi ini adalah untuk memastikan dilaksanakannya protokol kesehatan Covid-19 dengan baik dan benar pada destinasi dan UJP. “Tujuan dari verifikasi agar sektor Pariwisata tetap mampu penguatan perekonomian tanpa menimbulkan permasalahan baru terkait penyebaran Covid-19 di Sleman,” jelasnya, Jumat (24/7).

Lebih lanjut, Sudarningsih menuturkan kegiatan verifikasi uji coba tersebut telah dilakukan kepada 66 destinasi dan UJP di wilayah Kabupaten Sleman.“Dari permohonan yang sudah masuk sejumlah 66 destinasi dan UJP, sudah dilakukan verifikasi sebanyak 4 kali dalam 2 minggu,” katanya.

Adapun rincian permohonan dari destinasi dan UJB tersebut, yaitu, area bermain 4 permohonan, hotel 2 permohonan, restoran (rumah makan/cafe) 4 permohonan, karaoke 9 permohonan, spa 2 permohonan, klub malam 2 permohonan, mice 2 permohonan, dan angkutan wisata sebanyak 25 permohonan.

Sudarningsih juga menyebut sejumlah kendala yang ditemukan disebabkan karena kurangnya pengetahuan pengusaha dan pengelola. “Dari kekurangan yang ditemukan, pengusaha bersedia untuk melengkapi kekurangan yang dibuktikan dengan pernyataan pengusaha. Ada satu destinasi dan satu restoran yang belum dapat direkomendasikan karena kekurangan sarana prasarana dan mekanisme pelayanan yang cukup mendasar,” tuturnya.

Sedangkan, Bupati Sleman, Sri Purnomo mengatakan Museum Gunung Merapi telah melaksanakan protokol kesehatan yang cukup baik untuk mengantisipasi penyebaran Covid-19, khususnya di tempat wisata. Para pengunjung, lanjut Sri Purnomo, diwajibkan melakukan cuci tangan dan memakai masker, lalu diperiksa suhu tubuhnya, serta menjaga jarak antara satu pengunjung dengan lainnya.

“Dari pihak museum juga telah membuat rute pengunjung selama di dalam museum, serta membuat tanda untuk jaga jarak di lantai, sehingga tidak terjadi kerumunan,”tutupnya.(jat)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up