close

Dispar Gunungkidul: Uji Coba Pembukaan Wisata Masih Diperpanjang Sebulan

Dispar Gunungkidul: Uji Coba Pembukaan Wisata Masih Diperpanjang Sebulan

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Masa uji coba pembukaan tempat pariwisata di Kabupaten Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diperpanjang hingga 31 Agustus 2020. Uji coba tahap pertama telah berakhir pada Jumat (31/7/2020) kemarin.

"Menindaklanjuti SK Gubernur DIY No 227/KEP/2020 tentang Penetapan perpanjangan ketiga status tanggap darurat bencana Covid-19 di DIY, maka destinasi wisata di Gunungkidul juga memperpanjang masa uji coba pembukaan dengan pembatasan mulai tanggal 1-31 Agustus 2020," demikian dikutip Bernas.Id dari Instagram Dinas Pariwisata Kabupaten Gunungkidul, Sabtu (1/8/2020). 

Sebagaimana diketahui, Gunungkidul dikenal dengan destinasi wisata alam berupa pantai. Sekretaris Dinas Pariwisata Gunungkidul Harry Sukmono menyampaikan pihaknya akan mengikuti arahan dari Gubernur DIY. 

"Kebijakan perpanjangan uji coba pembukaan tempat wisata ini mengacu pada perpanjangan tanggap darurat Covid-19 dari Pemda DIY," terangnya di Gunungkidul, DIY, Sabtu (1/8/2020) dilansir dari Antara. 

Memasuki masa adaptasi kebiasaan baru pada sektor pariwisata memang ditambah dengan ketentuan protokol kesehatan. Ada tambahan aturan seperti pengunjung harus mengisi data diri ke aplikasi 'Visiting Jogja'. Sesuai arahan dari Dinas Pariwisata DIY, pengunjung dilarang dalam rombongan besar, khususnya yang berasal dari zona merah. Rombongan satu bus besar masih diperbolehkan masuk asalkan sesuai protokol kesehatan. Namun, lebih dari satu bus dilarang berwisata di DIY. 

Rumah Cantik Cuma 100 Jutaan di Andalusia Baturaja - 15 Menit dari Citimall Baturaja

BATU RAJA TIMUR, KABUPATEN OGAN KOMERING ULU, SUMATERA SELATAN

Rp.130,000,000

"Hal ini sesuai dengan edaran dari Dinas Pariwisata DIY. Kami akan taati. Tapi harus dibedakan antara bus besar dengan rombongan besar," ungkapnya. 

Perpanjangan uji coba destinasi wisata merupakan salah satu upaya memantapkan penerapan protokol kesehatan di tempat wisata. Hal ini disampaikan oleh Kepala Dinas Pariwisata Gunungkidul, Asti Wijayanti. Menurutnya, masih ada pengunjung yang kurang disiplin saat berwisata. Oleh karenanya, akan terus dilakukan sosialisasi sesuai dengan pencegahan penyebaran Covid-19.

"Di dalam uji coba pembukaan destinasi wisata juga masih diberlakukan pembatasan jam operasional maupun jumlah kunjungan setiap harinya. Pembatasan dilakukan sebagai upaya menjalankan protokol kesehatan dalam pencegahan Covid-19,” ujar Asti Wijayanti dikutip Bernas.Id. 

Wisatawan lokal pun diharapkan tetap memakai masker, menjaga jarak fisik dengan pengunjung lainnya, serta mematuhi aturan pengelola destinasi wisata. (mta)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR


Kavling 100 M2 hanya Rp 60 Juta sudah SHM dan GRATIS Pondasi

Kavling 100 M2 hanya Rp 60 Juta sudah SHM dan GRATIS Pondasi


Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan

Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan


Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru