close

Kasus Meninggal Dekati Angka 9 Ribu, Ini Kata Satgas Penanganan Covid-19

Kasus Meninggal Dekati Angka 9 Ribu, Ini Kata Satgas Penanganan Covid-19

BERNAS.ID - Kementerian Kesehatan RI melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 Nasional melaporkan jumlah pasien sembuh dari Covid-19 mencapai 161.065 orang per Selasa (15/9/2020) sore. Tingkat kesembuhannya mencapai 71,6%, namun lebih rendah dari rata-rata dunia sebesar 72,2%. 

Selanjutnya, ada penambahan kasus positif atau kasus konfirmasi baru sebanyak 3.507 orang dalam 24 jam terakhir sejak Senin (14/9/2020) pukul 12.00 WIB. Total kasus konfirmasi Covid-19 di Indonesia menjadi 225.030 orang. Sementara itu, tercatat pasien Covid-19 yang meninggal dunia bertambah 124 orang sehingga totalnya menjadi 8.965 orang (4,0%). Namun, rata-rata angka kematian di dunia akibat Covid-19 sebesar 3,16%, artinya kasus kematian di Indonesia masih lebih tinggi. 

Dikutip dari laman resmi Satgas Penanganan Covid-19 www.covid.go.id, kondisi berdasarkan data Kementerian Kesehatan per 15 September 2020, jumlah kasus aktif 55.000 kasus atau 24,4% dan rata-rata dunia sebesar 24,57%. 

Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito menyampaikan ada kecenderungan peningkatan kasus positif baru dalam seminggu terakhir. Seluruh provinsi maupun kabupaten/kota diminta lebih serius menerapkan protokol kesehatan dengan ketat selama virus corona masih mewabah di Tanah Air. 

"Ini adalah pekerjaan kita bersama, agar kita bisa menurunkan angka kematian lebih rendah daripada rata-rata dunia," ungkap Wiku dalam jumpa pers di Kantor Presiden, Selasa (15/9/2020). 

Kabar baiknya, Wiku menyebutkan tingkat kesembuhan secara nasional masih dapat terkendali terlihat dengan masih terjadi peningkatan secara mingguan. Dilaporkan kenaikan jumlah pasien yang sembuh sebesar 14,1%.

Pada kesempatan yang sama, Wiku menyebutkan agar daerah-daerah juga terus menekan angka kematian akibat infeksi virus corona. "Angka-angka kematian ini mohon betul-betul dapat ditekan, mari kita jaga seluruh keselamatan rakyat Indonesia dengan menjalankan protokol kesehatan dengan ketat, agar angka-angka ini menurun dan kondisinya membaik." 

Ia juga mengingatkan bahwa penambahan kasus positif baru masih terus saja terjadi di Indonesia. Dilaporkan 5 provinsi dengan kenaikan tertinggi, yakni Aceh (69,3%), Jawa Tengah (52,7%), Riau (41,4%), Jawa Barat (19,5%) dan DKI Jakarta (5,2%). Selanjutnya, ada 5 provinsi dengan kasus tertinggi atau laju peningkatan kasus per 100.000 penduduk, yaitu DKI Jakarta, Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Utara, dan Bali. 

"Hal ini menunjukkan bahwa kasus Covid-19 belum selesai. Jadi kita seluruhnya harus tetap waspada, kenaikan ini harus bisa kita tekan agar tidak bertambah lagi," tegas Wiku. (mta)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru