Hasil Polling pilkada.bernas.id : Suharsono - Totok Sudarto : 3514 * Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo : 3311 * Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa : 1639 * Sri Muslimatun - Amin Purnomo : 1403 * Danang Wicaksana - Agus Cholik : 543 * Sutrisno Wibowo - Mahmud Ardi Widanto : 70396 * Bambang wisnu - Benyamin Sudarmadi : 141236 * Imawan Wahyudi - Martanti Soenar Dewi : 20761 * Sunaryanto - Heri Susanto : 69640 * Sri Mulyani - Yoga Hardaya : 356 * Arif Budiyono - Harjanto : 374 * Aji Setyawan - Windarti Agustina : 109 * One Krisnata - Muhammad Fajri : 437 * Muchammad Nur Aziz - KH M Mansyur : 349 * M Said Hidayat - Wahyu Irawan : 52 * Kotak - Kosong : 195 *

Polemik Pembelajaran Daring pada Masa Pandemi Covid-19

Penulis : Kontributor Nasional
Editor : Redaktur Bernas
Dibaca : 6 kali
20 September 2020



Oleh Wiastiningsih, WNI yang sedang kuliah di Tokyo.

Sejak wabah Covid-19 terjadi akhir tahun 2019 di Wuhan dan meluas hampir ke seluruh penjuru dunia, semua lini kehidupan terdampak dan perlu beradaptasi agar kehidupan tetap berlangsung. Salah satu lini kehidupan yang sangat penting yang terdampak besar adalah dunia pendidikan formal. Hal ini tentu saja karena sekolah formal merupakan tempat berkumpulnya orang banyak dalam satu ruangan pada waktu yang cukup lama, dan ini merupakan keadaan yang berpeluang besar menularkan virus Covid-19. Pengertian sekolah formal dalam tulisan ini saya batasi berupa sekolah yang dilaksanakan baik oleh pihak swasta maupun pemerintah berupa proses belajar mengajar secara langsung di kelas.

Salah satu kebijakan pemerintah terkait sektor pendidikan pada masa pandemi Covid-19 adalah terbitnya Surat Edaran Mendikbud yang diunggah di laman kemdikbud.go.id pada tanggal 17 Maret 2020. Dalam surat edaran ini disebutkan bahwa sebagai upaya untuk mencegah penyebaran Covid-19, di daerah yang sudah terdampak Covid-19 diberlakukan pembelajaran secara daring dari rumah bagi siswa dan mahasiswa. http://kemdikbud.go.id/main/files/download/c5d9f0ec9ff40c6.

Karena penularan Covid-19 di Indonesia terjadi dengan cepat dan jumlahnya meningkat hampir di semua daerah, maka surat edaran ini tentu saja mempengaruhi proses belajar mengajar di seluruh wilayah Indonesia. Dengan persiapan yang dapat dikatakan kurang memadai dan tanpa penjajagan kondisi di lapangan yang cukup, kebijakan sekolah daring diberlakukan secara nasional sejak bulan Maret 2020. Baik pihak sekolah, pihak wali murid, maupun pihak murid secara tiba-tiba harus melaksanakan sekolah daring tanpa kesiapan yang memadai.

Kebijakan sekolah daring memang merupakan salah satu solusi yang dapat dipilih pada masa pandemi Covid-19 ini, namun apakah semua pihak memiliki kemampuan dan kesiapan untuk melakukannya dan apa saja kesulitan yang dihadapi orang-orang yang terlibat di dalam pelaksanaanya?

Tulisan ini akan memaparkan data hasil survei yang saya laksanakan selama bulan Mei 2020 ketika di Indonesia telah melaksanakan sekolah daring hampir secara nasional dan di Jepang sedang diberlakukan “Status Darurat Nasional” sejak 7 April hingga 25 Mei 2020 sehingga sekolah diliburkan dari tingkat TK sampai SMA. Saya membagikan angket secara daring kepada wali murid yang memiliki anak bersekolah di Sekolah Dasar dan Sekolah Menengah Pertama di Indonesia dan wali murid orang Indonesia yang tinggal di Jepang. Pemilihan tingkat Pendidikan SD dan SMP sebagai sampel dalam penelitian ini karena jenjang SD dan SMP merupakan jenjang wajib belajar di Indonesia dan juga di Jepang.

Pemilihan Jepang dan Indonesia sebagai tempat pengambilan data adalah karena saat ini saya tinggal sementara di Jepang dan ingin mengetahui kondisi di lapangan pelaksanaan sekolah daring di Indonesia. Dari data hasil angket ini, saya ingin memaparkan keadaan di lapangan dan melihat lebih dalam sisi positif dan negatif masing-masing kebijakan dan berharap dapat memberikan sedikit kontribusi pada masa pandemi Covid-19 saat ini.

Angket penelitian saya bagikan secara acak melalui rekan-rekan yang saya kenal dan meminta bantuan agar dibagikan di grup-grup wali murid yang diikutinya. Semua responden yang datanya saya paparkan dalam tulisan ini adalah data yang berasal dari wali murid yang memiliki anak bersekolah di jenjang SD dan SMP. Fokus penelitian ini bukan pada banyaknya jumlah responden, namun pada luasnya jangkauan wilayah persebaran angket. Hal ini bertujuan untuk mengamati pelaksanaan proses belajar mengajar di berbagai wilayah yang berbeda pada masa pandemi yang sama dan diharapkan responden dari satu wilayah yang sama merepresentasikan pelaksanaan kebijakan pemerintah di wilayah tersebut.

Total data yang diperoleh berasal dari 211 orang responden, dengan 30 orang responden tinggal di Jepang dan 181 orang responden tinggal di Indonesia. Persebaran wilayah di mana responden tinggal dapat dilihat pada table dan grafik berikut ini.

 

RESPONDEN TINGGAL DI INDONESIA

RESPONDEN TINGGAL DI JEPANG

Domisili responden

Jumlah reponden

Domisili Responden

Jumlah Responden

DIY

35

Tokyo

10

DKI Jakarta

4

Matsuyama

4

Jawa Tengah

21

Chiba

3

Jawa Timur

8

Kanagawa

1

Jawa Barat

72

Ibaraki

10

Kalimantan Barat

11

Tochigi

1

Nanggroe Aceh Darussalam

1

Ishikawa

1

Papua

4

Subtotal

30

Sulawesi Selatan

3

 

Banten

15

Lampung

1

Kepulauan Riau

5

Kalimantan Timur

1

Subtotal

181

           

Pada pertanyaan pertama mengenai pelaksanaan belajar mengajar daring diperoleh data seperti berikut. Dari 181 responden yang tinggal di Indonesia, 177 (98%) responden menjawab sekolah anaknya melaksanakan pembelajaran daring sedangkan 4 orang (2%) responden menjawab sekolah anaknya tidak melaksanakan pembelajaran daring. Sedangkan dari 30 responden yang tinggal di Jepang, 12 orang (43%) responden menjawab sekolah anaknya melaksanakan sekolah daring dan 17 orang (57%) responden menjawab sekolah anaknya tidak melaksanakan sekolah daring. Dari data ini tampak bahwa sekolah di Indonesia yang melaksanakan pembelajaran daring jauh lebih banyak daripada yang tidak melaksanakan pembelajaran daring sementara di Jepang terjadi hal yang sebaliknya.

Hal berikutnya yang saya tanyakan dalam angket adalah rasio jumlah anak yang dimiliki terhadap ketersediaan gawai yang diperlukan untuk mengikuti pembelajaran daring. Dari 117 responden di Indonesia yang sekolah anaknya melaksanakan pembelajaran online, 20 responden (11%) memiliki anak lebih banyak dari gawai untuk belajar daring, 58 responden (33%) memiliki jumlah anak sama dengan jumlah gawai untuk belajar daring dan 99 responden (56%) memiliki anak lebih sedikit dari jumlah gawai untuk belajar daring. Kemudian dari 12 responden orang Indonesia yang tinggal di Jepang dan sekolah anaknya melaksanakan pembelajaran online, 2 responden (17%) memiliki anak lebih banyak dari jumlah gawai untuk belajar daring, 3 responden (25%) memiliki jumlah anak sama dengan jumlah gawai untuk belajar daring dan 7 responden (58%) memiliki anak lebih sedikit dari jumlah gawai untuk belajar daring.

Dari data ini dapat diprediksi bahwa ada kemungkinan gawai yang dimiliki 33% responden yang tinggal di Indonesia dan memiliki anak sama dengan jumlah gawai untuk sekolah daring adalah termasuk gawai yang digunakan oleh orangtuanya, sehingga dapat diperkirakan 11%~44% orang tua murid menghadapi masalah kurangnya ketersediaan gawai untuk pembelajaran daring anaknya. Dengan asumsi yang sama, dapat diprediksi juga bahwa 25% dari orang tua murid orang Indonesia yang tinggal di Jepang dan menjawab jumlah anaknya sama dengan jumlah gawai yang dimilikinya termasuk gawai yang digunakan oleh orangtuanya, sehingga sekitar 17%~42% wali murid juga menghadapi masalah kurangnya ketersediaan gawai untuk pembelajaran daring anaknya.

Meskipun baik di Jepang dan di Indonesia lebih dari 50% wali murid tidak mengalami kekurangan jumlah gawai untuk fasilitas anaknya belajar daring, namun jumlah 11%~44% di Indonesia dan 17%~42% responden yang jumlah gawainya tidak memadai merupakan angka yang cukup besar dan tidak bisa begitu saja diabaikan ketika pemerintah menentukan kebijakan terkait metode pembelajaran selama masa pandemic Covid-19 ini.

Kendala yang dihadapi orang tua murid bukan hanya masalah ketersediaan gawai saja karena untuk pembelajaran daring juga diperlukan tersedianya jaringan internet. Dalam angket yang saya bagikan saya juga menanyakan mengenai berapa persen penghasilan yang digunakan untuk menyediakan akses internet untuk pembelajaran daring. Hasilnya tampak dalam table berikut ini.

Persentase penghasilan yang digunakan untuk menyediakan akses internet untuk pembelajaran daring

Persentasi penghasilan yang digunakan untuk menyediakan akses internet

Jumlah responden (persentase)

Tinggal di Indonesia

Tinggal di Jepang

<5%

75(42,4%)

8 (66,7%)

5~10%

60 (33,9%)

3 (25%)

10~20%

26 (14,7%)

 

30~50%

13 (7,3%)

 

Tidak ada biaya karena langganan wifi

1 (0,6%)

1 (8,3%)

Tidak disebutkan persentasenya

2 (1,1%)

 

 

Dari data tersebut, tampak bahwa dari 177 responden yang tinggal di Indonesia, 135 orang (76,6%) di antaranya menggunakan 0~10% penghasilannya dan 39 orang (22%) menggunakan lebih dari 10% penghasilannya untuk biaya akses internet agar anaknya bisa mengikuti pembelajaran daring. Dan dari 12 responden yang tinggal di Jepang, 11 orang (91,7%) menggunakan 0~10% penghasilannya untuk biaya akses internet agar anaknya bisa mengikuti pembelajaran daring.

Jika dilihat persentasenya, lebih dari 75% responden di Indonesia maupun di Jepang menggunakan 0%~10% penghasilannya untuk menyediakan akses internet meskipun nilai tertinggi 10% akan dianggap besar atau kecil memang sangat relatif. Namun, pemangku kebijakan sama sekali tidak bisa mengabaikan bahwa ada sebagian masyarakat (22%) yang mengunakan 10% lebih dari penghasilannya untuk biaya akses internet pembelajaran daring anaknya bahkan 7,3% di antaranya terpaksa menggunakan 30% lebih penghasilannya untuk menyediakan akses internet untuk pembelajaran daring.

Dari data tersebut, jika kita ilustrasikan penghasilan seseorang dalam satu bulan adalah 1 juta, maka 7,3% responden ini terpaksa menggunakan minimal 300.000 rupiah untuk biaya akses internet pembelajaran daring anaknya dan sisanya yang 700.000 rupiah baru bisa digunakan untuk keperluan hidup sekeluarga, ini adalah rasio yang sangat tidak berimbang secara matematis. Saya sengaja tidak membuat ilustrasi dengan nilai UMR di daerah tertentu karena tidak sedikit dari masyarakat kita yang pendapatannya di bawah UMR. Jangankan berpenghasilan 1 juta sebulan, bahkan orang-orang yang bekerja pada bidang-bidang pekerjaan yang terdampak Covid-19 seperti pariwisata, hotel, transportasi dan lainnya sangat mungkin pendapatannya berkurang atau bahkan hilang sama sekali selama pandemic Covid-19 ini.

Pemangku kebijakan tidak boleh menentukan kebijakan pembelajaran daring ini dengan memukul rata kemampuan ekonomi semua lapisan masyakarat dan tentu saja juga perlu memikirkan alternatif-alternatif metode pembelajaran lain agar tidak memperburuk kemampuan finansial masyarakat yang terdampak pandemi Covid-19.

Selain masalah biaya akses internet di atas, saya juga menanyakan kepada responden apakah mereka mengalami kesulitan-kesulitan lain. Saya memberikan lima pertanyaan berikut ini yang hasilnya saya tampilkan dalam table dan grafik berikut ini.

 

Pilihan

Ya

Tidak

1. Anda juga harus melaksanakan pekerjaan secara daring sehingga akses internet di rumah tidak stabil

99

71

2. Anda harus terlibat dalam pelajaran daring anak Anda sementara Anda sendiri wajib melakukan pekerjaan dan rutinitas lain

166

25

3. Jumlah gawai (gadget) yang tidak mencukupi untuk keperluan pelajaran daring anak Anda

106

35

4. Biaya akses internet untuk pelajaran daring terpaksa menggunakan pos-pos pengeluaran rumah tangga rutin yang lain

81

82

5. Anda harus mencari informasi dan pengetahuan untuk membantu menjelaskan pelajaran yang tidak dipahami anak Anda.

158

28

 

 

Dari table dan grafik di atas, kesulitan yang paling banyak dialami adalah orang tua juga harus melakukan pekerjaan daring dan sekaligus mendampingi pembelajaran daring anaknya dengan kemampuan dan pengetahuan yang dia sendiri tidak menguasainya. Hal ini tentu saja membawa efek domino bagi murid dan orang tua dan juga sekolah. Anak yang tidak memahami pelajaran mau tidak mau tentu memerlukan bantuan orang tuanya yang secara fisik ada di dekatnya, sementara orang tua juga dituntut untuk menyelesaikan pekerjaannya, baik pekerjaan domestik rumah tangga ataupun pekerjaan daringnya. Anak tentu saja akan merasa terbebani jika tugasnya tidak selesai atau tidak memahami pelajarajan yang diikuti. Dan orang tua yang mengalami tambahan volume tugas, yaitu pekerjaannya sendiri dan tugas mendampingi pelajaran daring anaknya tentu akan mengalami kelelahan fisik dan psikis. Secara logis, pada situasi normal di sekolah setiap mata pelajaran diampu oleh masing-masing guru yang berbeda dan berkompeten, sedangkan di rumah orang tua dituntut mampu membimbing semua mata pelajaran yang ia sendiri tidak memiliki kompetensinya, maka tentu akan menjadi beban yang berat. Dan pada akhirnya tugas murid yang tidak tuntas atau murid yang tidak optimal memahami pelajaran akan menjadi beban berat bagi sekolah selaku penyelenggara pembelajaran daring yang tentu saja dituntut untuk menuntaskan silabus dari masing-masing pelajaran.

Dari beragam kesulitan yang dihadapi orang tua, bebas psikologis adalah hal yang perlu mendapat perhatian pemangku kebijakan. Jika dibandingkan dengan beban finansial dan fisik, dalam table dan grafik berikut ini, masalah dari sisi psikis tampak lebih dominan dirasakan oleh orang tua murid yang mendampingi pembelajaran daring.

 

Pilihan

Ya

Tidak

  1. Segi keuangan

60

129

  1. Segi psikis orangtua dan anggota keluarga serumah lainnya

111

81

  1. Segi fisik

64

114

 

Setelah reponden menyampaikan pendapatnya mengenai kesulitan yang dihadapi, pada pertanyaan selanjutnya saya menanyakan penilaian responden terhadap efektifitas pembelajaran daring. Dengan skala 0 sampai 10, sejumlah 42% reponden memberikan penilaian 0~5 dan 58% responden memberikan penilaian 6~9. Menurut saya, penilaian minimal 6 ini cukup bagus untuk sebuah metode pembelajaran baru yang dilaksanakan secara tiba-tiba dan tanpa persiapan yang cukup. Tentu saja pendapat saya ini sangat relatif dan tentu ada yang tidak sepakat.

         Meskipun, 58% persen responden menilai efektifitas pembelajaran daring lebih dari 6 dengan skala 0 sampai 10, namun pada pertanyaan berikutnya mengenai pilihan metode pembelajaran, ternyata hampir 47% responden menghendaki adanya penggantian metode pembelajaran dari daring ke metode yang lain. Dan ketika saya minta untuk memberikan masukan metode lain apa yang bisa digunakan, ada beragam ide di antaranya adalah tatap muka dengan protokol kesehatan baru, video pelajaran yang dikirim oleh guru, tugas yang dikirim melalui pos, siaran televisi dan gabungan antara pembelajaran daring dan tatap muka dengan protokol kesehatan baru.

 

Dalam angket, saya juga menanyakan kepada responden di Jepang yang sekolah anaknya tidak melaksanakan pembelajaran daring, apa metode yang digunakan selama sekolah diliburkan akibat pandemic Covid-19? Responden menyebutkan bahwa beberapa metode pembelajaran berikut ini digunakan selama sekolah diliburkan akibat pandemic Covid-19:  siaran televisi nasional NHK online school, pekerjaan rumah yg dikirimkan melalui pos yang kemudian dilanjutkan dengan informasi melalui laman sekolah, pekerjaan rumah yang dibagikan berkala dengan diantarkan ke rumah masing masing, tidak ada aktifitas pengganti pembelajaran, dan di sekolah negeri pekerjaan rumah yang dibagikan berkala dengan diambil siswa ke sekolah dengan pembagian jadwal kedatangan maksimal setengah kapasitas kelas dan PR dibagikan dalam 10 menit. Hal ini memungkinkan dilakukan karena diberlakukan system zonasi dan jarak sekolah dengan rumah terjangkau dengan jalan kaki untuk jenjang SD dan SMP.

           Di Jepang sejak kebijakan status darurat nasional dicabut pada 25 Mei 2020, sekolah perlahan kembali dibuka. Mulai 15 Juni 2020 sekolah berjalan seperti biasa dengan protokol kesehatan di antaranya wajib mengukur suhu badan, bermasker dan disediakan hand sanitizer di pintu masuk gedung meskipun terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 pada akhir Juli 2020 terutama di wilayah Tokyo, sekolah tetap berjalan normal sampai saat ini. Selain itu, pada akhir Mei 2020, sekolah membuat angket mengenai ketersediaan gawai dan koneksi internet di rumah rumah masing-masing siswa. Kemudian pada akhir Juli dan awal Agustus pemerintah daerah menyosialisasikan laman yang disusun oleh bidang pendidikan  pemerintah daerah yang berisi materi pelajaran yang bisa diakses siswa secara daring dengan akun yang ditentukan oleh pemerintah daerah. Pemerintah daerah juga berencana meminjamkan gawai kepada siswa yang tidak memiliki gawai meskipun jumlahnya tidak bisa dipastikan apakah bisa memenuhi seluruh kebutuhan atau tidak. Penyusunan laman berisi materi pelajaran ini bersifat manasuka bagi yang ingin menggunakannya sejak Agustus 2020 bersamaan dengan sekolah yang berjalan normal dan merupakan rencana cadangan jika di waktu yang akan datang pandemi Covid-19 memburuk dan sekolah terpaksa diliburkan kembali.

            Dengan melihat data di atas, menurut pendapat saya, pemangku kebijakan perlu meninjau ulang pelaksanaan sekolah daring. Tidak semua masyarakat siap secara finansial, sarana dan prasarana untuk melaksanakan sekolah daring. Selain itu, beban psikologis orangtua juga salah satu masalah penting untuk diselesaikan. Angket ini baru melihat sebagian kecil kesulitan yang dihadapi wali murid, tentu saja dari sisi murid dan guru pun memiliki berbagai kesulitan dan kendala yang lain dan memerlukan perhatian dari pemangku kebijakan.

Kita mungkin perlu belajar dari apa yang dilakukan pemangku kebijakan di bidang pendidikan di Jepang yang melakukan survei terlebih dahulu tentang kesiapan masyakarat sebelum  melaksanakan sekolah daring. Selain itu, pendapat dari responden di Indonesia mengenai alternatif metode belajar selain daring, yaitu tatap muka dengan protokol kesehatan baru, video pelajaran yang dikirim oleh guru, tugas yang dikirim melalui pos, siaran televisi dan gabungan antara pembelajaran daring dan tatap muka dengan protocol kesehatan baru hampir mirip dengan apa yang dilaksanakan di Jepang pada masa “Status Darurat Nasional” dan sekolah diliburkan.

Jika selama ini, kita merasa seolah sekolah daring adalah satu-satunya pilihan, dengan belajar dari pengalaman bangsa lain dan dengan menyerap pendapat dari masyarakat Indonesia sendiri, ternyata kita bisa juga mempertimbangkan alternatif metode pembelajaran lain atau kombinasi sekolah daring dengan metode yang lainnya. Tentu saja, pemilihan metode pemeblajaran atau kombinasi metode tersebut harus disesuikan dengan kondisi pandemi di masing-masing tempat. Namun, hal yang sangat penting dipertimbangkan adalah jangan sampai kebijakan yang diberlakukan membebani masyarakat pada umumnya, baik beban finansial, psikologis, maupun sarana dan prasarana.

 


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia www.mahakarya.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Sintesa

Pembicaraan Ringan di Desa Pinggir Kota tentang Corona

Oleh: Profesor Sudjarwadi        Mbak Terdaco, sebelum pandemi biasa berjualan teh poci di dekat universitas swasta di Yogyakarta. Akan tetapi, selama pandemi Covid-19 kegiatan belajar mengajar dilakukan secara virtua ...

Pilkada

Komunitas dari Berbagai Profesi Yakin Beri 32 Persen Suara untuk Kemenangan Mulia

SLEMAN, BERNAS.ID - Sebanyak 24 komunitas masyarakat dari berbagai kalangan di Sleman mendeklarasikan dukungan untuk Pasangan Calon (paslon) No.2 Muslimatun - Amin (Mulia). Deklarasi ketiga ini bertujuan untuk semakin menguatkan gerakan pem ...

Hukum dan Kriminal

Kejari Sleman Gelar Pemusnahan Barang Bukti Akhir Tahun 2020

SLEMAN, BERNAS.ID - Kejaksaan Negeri (Kejari) Sleman melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap (inkrah). Pemusnahan barang bukti dilakukan di halaman depan Kejaksaan Negeri Sleman. Kepala Keja ...

Desa

Bamsoet Ajak Pertahankan Desa Sebagai Lumbung Pangan

CIANJUR, BERNAS.ID – Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengungkapkan selama ini sektor pertanian selalu diidentikkan dengan kehidupan desa yang tak jarang dipandang ‘sebelah mata’. Padahal, sektor pertanianlah yang m ...

Nasional

Begini Tanggapan PP Muhammadiyah Terkait Video Viral Adzan Ajak Jihad

JAKARTA, BERNAS.ID - Belakangan ini media sosial dihebohkan dengan viral video adzan berlafadz “hayya alal jihad” yang merupakan ajakan jihad. Terdapat beberapa versi orang yang melantunkan adzan tersebut, namun yang membuat heb ...

Kesehatan

Jelang Akhir Tahun, Warga Kota Jogja Kembali Diingatkan untuk Taati Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan seluruh masyarakat, termasuk di lingkungan perkantoran, untuk tidak kendor menjalankan protokol kesehatan. Ini untuk mengantisipasi penularan viru ...

Nasional

Didukung Tim Terbaik TNI dan Polri, Kapolda Sulteng Berkantor di Poso Buru Kelompok MIT

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolri Jenderal Polisi Idham Azis memerintahkan Kapolda Sulawesi Tengah (Sulteng) Irjen Pol Abdul Rakhman Baso untuk berkantor di Poso. Hal ini dimaksudkan guna memburu kelompok Mujahidin Indonesia Timur (MIT) pimpinan ...

Kesehatan

Pasien Covid-19 di Magelang Bertambah 180 Orang dan Sembuh 100 Orang

MAGELANG, BERNAS.ID - Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Magelang, Selasa (1/12/2020) bertambah 180 orang. Dari jumlah itu, 131 diantaranya berasal dari program swab masif dan 49 kontak erat. Dengan tambahan tersebut, ...

Pendidikan

Pembelajaran Tatap Muka akan Dilakukan Bertahap di Kabupaten Kendal

KENDAL, BERNAS.ID – Menindaklanjuti surat keputusan bersama (SKB) empat Menteri, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Kendal akan memberlakukan sekolah tatap muka secara bertahap pada Januari 2021. Kepala Disdikbud ...

Kesehatan

Delapan ASN Pemda DIY Terkonfirmasi Positif Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak delapan ASN Pemda DIY terkonfirmasi positif Covid-19. Rinciannya, lima dari delapan ASN tersebut sehari-harinya bertugas di Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) ...

Pilkada

Situasi Pandemi Memerlukan Program Pemberdayaan Tepat Guna yang Hasilkan Profit

SLEMAN, BERNAS.ID - Program yang nyata dari pemimpin menjadi penting untuk pemberdayaan UMKM masyarakat seperti yang dirasakan kelompok-kelompok warga di Kecamatan Tempel, Turi, dan Seyegan, Kabupaten Sleman. Mereka diajari memproduksi dete ...

Nasional

Setelah Wagub DKI, Kini Anies Baswedan Terkonfirmasi Positif COVID-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyampaikan bahwa dirinya terkonfirmasi positif COVID-19 pada Selasa (1/12/2020). Hal itu diungkapkan Anies Baswedan melalui video yang diunggah di media sosial.  Pantauan Be ...

DIY

Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta Meninggal Dunia Positif Covid-19, Pemkot Berduka

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta telah kehilangan besar, salah satu putera terbaik Pemkot, Kepala Dinas Sosial Kota Yogyakarta, Agus Sudrajat meninggal dunia pada hari Selasa (1/12/2020) dalam usia 55 tahun dikarenakan ter ...

Ekonomi

Festival UMKM Ini Terjunkan Sekuriti untuk Penerapan Prokes

SLEMAN, BERNAS.ID - Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman tetap menyelenggarakan Festival UMKM Sembada di tengah pandemi Covid-19. Pameran yang diikuti 143 UMKM ini akan menerapkan protokol kesehatan (prokes) yang ketat kepada pengunjung ...

Ekonomi

Penggunaan Dana BPUM untuk UMKM Tetap Diawasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Bantuan Produktif Usaha Mikro (BPUM) telah disalurkan ke sejumlah pelaku usaha mikro di Kota Jogja. Dalam pemanfaatannya para pelaku usaha wajib melaporkan alokasi pengguna hibah yang diberikan.  Kepala Bidan ...

UMKM

Kepala Disperinaker Klaten : Rintangan dan Tantangan Merupakan Peluang Kekuatan bagi IKM untuk Terus Maju

KLATEN, BERNAS.ID - Bagi pelaku Industri Kecil Menengah, kemasan merupakan faktor penting dalam perkembangan usahanya.  Selain kualitas, tampilan produk, dan harga, kemasan juga sering menjadi alasan bagi konsumen untuk membeli. Kem ...

Bernas TV

Gugus Tugas Papua UGM: Pendekatan Dialogis Ala Gus Dur Perlu dicontoh Jokowi

YOGYAKARTA, BERNASTV - Pola pendekatan komunikasi dialogis untuk masyarakat Papua seperti yang pernah dilakukan mantan presiden KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur) sangat penting untuk dilakukan oleh pemerintah pusat, dalam hal ini presiden Joko ...

UMKM

Marketing Digital Mutlak Dimanfaatkan Para Pelaku UMKM

SLEMAN, BERNAS.ID - Lokasi yang pasti sebuah usaha sangat penting untuk mempermudah konsumen menemukan barang atau jasa yang dicari. Untuk itu, pemanfaatan aplikasi pemetaan Google Maps sangat dibutuhkan bagi pelaku usaha karena banyak dipa ...

DIY

Masbehi Beraksi di Titik Nol, Dukung Persatuan NKRI Lewat Budaya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Massa yang tergabung dalam Masyarakat Bela Keutuhan NKRI Yogyakarta (Masbehi) menggelar aksi budaya di kawasan Titik Nol Km Yogyakarta, Senin (30/11/2020). Aksi dengan peserta sekitar 100 orang ini berasal dari berba ...

Desa

Dody Usodo : Dibutuhkan Intervensi untuk Percepat Pengembangan Desa Wisata dan Desa Digital

Jakarta, Bernas.id - Pemerintah lintas kementerian/ lembaga (K/L) dan daerah terus melakukan kolaborasi dan sinergi guna mengembangkan potensi desa wisata. Demikian pula dengan desa digital yang dibangun seiring perkembangan teknologi. ...

Ekonomi

Fahri: UMKM Jadi Roda Penggerak Ekonomi dan Mampu Bertahan dari Krisis Saat Ini

JAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Ketua Umum Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia, Fahri Hamzah menegaskan, fundamental perekonomian Indonesia selama ini belum kokoh dan krisis berlarut  akibat pandemi Covid-19 membuatnya semakin terpur ...

DIY

Selama Pandemi, 98 Anggota Korpri Sleman Terpapar Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Selama Pandemi dari bulan Maret sampai November 2020, tercatat 98 anggota Korpri Kabupaten Sleman terpapar Covid-19. Dominasi terbanyak dari para petugas tenaga kesehatan. Plt Ketua Korpri Sleman, Pustopo menjelaskan, ...

DIY

Walikota Dorong PDAM Tirtamarta Susun Rencana Pengamanan Air Minum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti, mendorong Perusahan Daerah Air Minum (PDAM) Tirtamarta agar membentuk tim Rencana Pengamanan Air minum (RPAM) untuk mengidentifikasi masyarakat guna menyusun pemetaan sistem air m ...

Kesehatan

Ratusan Wastafel Didistribusikan ke RW Kota Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Yogyakarta terus melakukan berbagai upaya guna mendukung penerapan adaptasi kebiasaan baru di tengah masyarakat untuk mencegah penularan COVID-19. Salah satu upaya deng ...

Pilkada

KPU Sleman Rapid Test 19.125 Petugas KPPS, 2 Dinyatakan Positif Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sleman telah melakukan rapid test kepada petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban. Total ada 19.125 petugas yang menjalani rapid test. Ketua K ...

Bernaswara

Bersama Nagaswara Keizo Meyakini Impiannya dalam Dunia Musik Akan Terwujud

BERNASWARA - Keizo yang memiliki nama lengkap Hendra Mckeizo adalah artis muda multitalenta. Penyanyi solo pendatang baru ini dikenal bisa menyanyikan lagu pop maupun yang bergenre dancedhut, seperti pada single pertamanya berjudul Jam ...

Nasional

Rimawan SONJO : Protokol Superketat 3M dan 3T dibutuhkan dalam Penyelenggaraan Pilkada dan Sekolah Luring

Bernas.id - Potensi kerumunan besar dalam sebuah perhelatan seperti Pilkada maupun pembukaan sekolah menjadi perhatian tersendiri bagi Rimawan Pradiptya, dosen Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gajah Mada dan founder dari SONJO (Sam ...

Bernaswara

Nagaswara dan Bernas.id Inisiasi Kerjasama untuk Kebangkitan Industri Musik Indonesia

Bernas.id – Nagaswara, sebuah perusahaan rekaman independen Indonesia. Namanya sudah melangit di dunia entertainment. Tidak sedikit band maupun penyanyi solo yang dirilis di label tersebut. Pada 2005 Nagaswara mengontrak band Keris ...

Pilkada

Soal Netralitas KPU, Forum Kyai Sholawat Sleman Enggan Berkomentar

SLEMAN, BERNASTV - Ketua Forum Kyai Sholawat Se-Sleman, Kyai Abdul Hamid Mujiwinarno enggan berkomentar saat ditanya soal netralitas KPU Sleman dalam Pilkada kali ini. Menurutnya, ia bersama anggota forum lainnya hanya akan fokus pada kegia ...

Editorial

MENGENDALIKAN SUPERSPREADER

Kalau Anda termasuk yang memiliki kemungkinan berinteraksi dengan banyak orang, berhati-hati, karena bisa jadi Anda adalah Superspreader. Akhir-akhir ini ketika kran perpindahan antar kota antar wilayah sudah mulai dibuka lebih leluasa, ...

Nasional

Rimawan Pradiptya: SONJO Hadir Sebagai Gerakan Masyarakat dalam Penanggulangan dan Dampak Pandemi Covid-19

Bernas.id - Menegakkan 3M (Memakai masker, Mencuci tangan, dan Menjaga jarak) dan 3T (Tracking, Tracing, dan Treatment) menjadi kunci dari pencegahan bertambahnya angka Covid-19. Hal ini diungkapkan oleh Rimawan Pradiptya, dosen Fakultas Ek ...

Pilkada

Bawaslu Ajak Masyarakat Laporkan Politik Uang dan Kampanye Hitam ke Nomor Kontak Ini

SLEMAN, BERNAS.ID - Partisipasi masyarakat dalam mengawasi tahapan Pilkada Tahun 2020 turut menentukan suksesnya penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah di Kabupaten Sleman. Untuk mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam pengawasan ters ...

Pendidikan

Mahasiswa UNMAHA Berpartisipasi dalam Hult Prize, Ajang Kompetisi Berskala Dunia

Bernas.id – Sebagai intrepreneurship campus, Universitas Mahakarya Asia ikut berpartisipasi dalam kompetisi tingkat Internasional, Hult Prize. Ajang yang dilakukan setiap tahun ini merupakan sebuah kompetisi skala Internasional dalam ...

Kesehatan

38 Tenaga Kesehatan RS Jogja Positif Covid-19, Pelayanan Tetap Buka

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak 38 tenaga kesehatan di Rumah Sakit (RS) Jogja yang terdiri atas 22 tenaga kesehatan, 7 dokter dan 9 mahasiswa Koas positif covid-19 berdasarkan tes Swab pekan lalu yang hasilnya baru diketahui dua hari lalu. ...

Nasional

Begini Sikap PP Muhammadiyah Terhadap Pembantaian Keluarga Kristen di Sulawesi

JAKARTA, BERNAS.ID - Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Abdul Mu’ti menyampaikan rasa prihatin atas kasus pembunuhan yang terjadi di sebuah desa di Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah, Jumat (27/11/2020) lalu. Mu’&rsqu ...

Bernas TV

FKH UGM Serahkan Bantuan Mesin Pupuk untuk Kelompok Ternak Kweni Panggungharjo

BANTUL, BERNASTV - Kelompok ternak Sido Maju di Pedukuhan Kweni RT 03, Panggungharjo, Sewon, Bantul, yang sudah lama fokus beternak kambing dan sapi mendapat dukungan penuh dari Kelompok Dosen Fakultas Kedokteran Hewan UGM. Di area peter ...

DIY

Dekati Kalangan NU, PKS Gelar Lomba Baca Kitab Kuning

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - DPD PKS DIY menggelar lomba kitab kuning, kitab yang selama ini identik dengan kalangan nahdliyyin. Panitia mengaku kegiatan tersebut memang untuk menjalin silaturahmi dengan kalangan NU. Lomba baca kitab kuning b ...

Pendidikan

Wisuda Virtual Masih Menjadi Andalan di Masa Pandemi

SLEMAN, BERNAS.ID - Universitas Negeri Yogyakarta akan kembali menyelenggarakan wisuda program Doktor, Magister, Sarjana, dan Diploma secara virtual, Sabtu (28/11/2020). Hal ini dilakukan untuk melaksanakan penerapan protokol kesehatan di m ...

Budaya

Tak Hanya Buat Hidup Lebih Indah, Seni Dapat Tangkal Radikalisme

SLEMAN, BERNAS.ID - Puluhan seniman dan kurator di Yogyakarta bersama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta mempromosikan seni kepada masyarakat luas untuk menyejukkan kembali bangsa Indonesia dari cengkeraman radikalisme politik identitas yang mem ...

DIY

Begini Perkembangan Revitalisasi Tugu dan Trotoar Jalan Sudirman

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Proyek revitalisasi kawasan Tugu dan trotoar Jalan Jenderal Sudirman – Jembatan Gondolayu saat ini memang dilaksanakan secara bersaman. Proses perbaikan keduanya, diperkirakan sudah mencapai 70%. Kepala Bida ...

DIY

Bansos Tunai Kota Jogja Cair Paling Cepat Pekan Depan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Bantuan Sosial Tunai (BST) bersumber dana dari APBD Kota Yogyakarta akan dibagikan kepada para penerima manfaat dalam waktu dekat. Rencananya 1.452 Kepala Keluarga (KK) akan mendapatkan BST tahap tiga ini.  ...

Bernaswara

Dinda Permata Artis Nagaswara Syuting Vidio Clip Baru Di Jogjakarta

BERNASWARA - Dinda Permata Suci Nababan atau kerap dikenal dengan nama Dinda Permata adalah penyanyi muda yang memiliki segudang presrasi. Gadis kelahiran Medan 17 April 1992 ini ikenal sebagai seorang penyanyi dangdut, setelah mengikuti ...

Bernaswara

HUT Bernas ke-74, Nongkrong Bareng Bersama Artis Nagaswara

SLEMAN, BERNAS.ID - Memperingati hari jadi ke-74, BERNAS mengadakan syukuran bertajuk "Bangkit Bersama Bernas" yang dihadiri oleh keluarga besar Bernas dan sejumlah artis berbakat Nagaswara. Hal ini juga menandai tonggak baru kerj ...

Kesehatan

BPOM Nyatakan Vaksin Sinovac Sudah Penuhi Aspek Halal

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepala Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Penny K. Lukito menyatakan vaksin Covid-19 dari Sinovac sudah memenuhi syarat untuk mendapat label halal dari Majelis Ulama Indonesia (MUI). "Alhamdulillah dari aspe ...

Lingkungan

Kapolda Riau Terima Penghargaan dari Menteri LHK RI

JAKARTA, BERNAS.ID - Kapolda Riau Irjen Agung Setia Imam Effendi SH., S.IK., MSI, menerima penghargaan dari Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya, Jumat (27/11/2020), saat menjadi narasumber bedah buku Bonita: Hikayat Sang Ra ...

Bernaswara

5 Artis Nagaswara Memeriahkan Syukuran Peringatan HUT Bernas ke 74

BERNASWARA - Puncak Peringatan HUT Bernas ke 74 diselenggarakan secara sederhana namun penuh khidmad tadi malam (27/11) dengan gelaran syukuran "Bangkit Bersama Bernas" di Bean Garder Cafe dan Resto yang berlokasi di Pugeran Slema ...

Hukum dan Kriminal

Kalah Judi Online, Motif Kedua Penjambret Sadis Ini Habisi Sugiyanto

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) bersama Polres Gunungkidul berhasil mengungkap motif pencurian dengan kekerasan (curas) di seputaran jembatan Irung Petruk tepatnya di Padukuhan Karangsari, Kapanewonan P ...

Hukum dan Kriminal

Operasi Curanmor Progo, Motor Matic Paling Banyak Dicuri

SLEMAN, BERNAS.ID - Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) bersama 5 Polres di bawahnya mengekpos hasil Operasi Kewilayahan Curanmor (Pencurian Sepeda Motor) Progo 2020. Operasi ini digelar selama 14 hari dari tanggal 11-24 Novem ...

DIY

Perwal yang Mengatur Jalur Searah di Kawasan Kota Jogja Ditetapkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta telah menetapkan sejumlah Peraturan Walikota (Perwal) sebagai turunan dari Peraturan Daerah tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Itu untuk untuk mengawal penerapan manajemen dan r ...

Analisa Pilkada

Ini Skema Pelaksanaan Pilkada di DIY Ditengah Dua Bencana

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak 9 Desember 2020 tinggal hitungan hari, namun ditengah bencana yang dialami masyarakat Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), mulai dari ancaman wabah Covid-19 dan bahaya erupsi G ...