Perdebatan Hajatan di Bulan Suro

Penulis : Heru Sang Amurwabumi
Editor : Sabila J. Firda
20 September 2020

http://www.kontan.co.id/


Bernas.id - Mengapa leluhur orang-orang Desa Kedung Pingit menciptakan aturan adat yang memasung kebebasan anak cucunya? Apakah mereka sengaja gemar membuat ironi? Lihatlah kini, anak-anak cucu mereka tak sedikit yang menderita oleh aturan itu. Tidak seharusnya aturan-aturan itu dibuat dengan tuah kutukan dan hukuman.

Berkali-kali, tuah hukuman bagi pelanggar adat Kedung Pingit itu mengusik batin Suryo. Padahal tak lama lagi, lelaki itu hendak menggelar sebuah prosesi bersejarah bagi keluarga dan anaknya.

Seperti petang ini, masih dalam kecamuk perang batin tiada ujung, berulang kali Suryo menekuri angka yang tercetak di kalender. Jari tangannya menunjuk deretan tanggal demi tanggal. Kepalanya manggut-manggut, kemudian tersenyum sumringah. Istrinya yang datang membawa segelas kopi hitam dengan gula aren tidak digubris. Pikirannya hanya tertuju pada rencana hajatan. Ia akan segera menyunatkan anak laki-lakinya. Tidak ada kata nanti, tidak ada kata tapi, meski semua orang menghardik dan menggunjingnya.

Masih abai dengan keberadaan istrinya yang duduk di hadapannya, Suryo justru berdiri dan membiarkan kalender tergeletak di lantai. Ia beranjak meninggalkan rumah. Yang ada dalam benaknya hanya keinginan untuk menemui seseorang yang ia yakini pasti sependapat dengannya.

Seseorang itu bertempat tinggal tak jauh dari rumah Suryo. Tak butuh waktu lama untuk mencapainya. Di serambi sebuah rumah yang berdinding papan kayu jati, tampak seorang lelaki tua dengan rambut yang telah memutih, duduk santai di atas amben yang terbuat dari bambu wulung. Suryo menyapa lelaki tua itu, kemudian duduk di sebelahnya.

"Aku tidak percaya dengan keyakinan orang-orang. Itu cuma mitos. Aku ingin mematahkannya. Segera mungkin, Pakde," ujar Suryo dengan mata membulat penuh tekad. Kemarin lusa, ia sudah menyampaikan rencana sunatan anaknya kepada Pakde Soma—sesepuh Desa Kedung Pingit yang juga masih kerabatnya—tetapi belum ditanggapi.

"Buat apa kau menggelar hajatan, kalau yang ada di benakmu cuma ambisi untuk mematahkan kepercayaan orang lain, Cah Bagus. Ini hidupmu, kamu yang akan melaluinya. Tidak usah dibikin ruwet hanya karena orang lain. Kalau pun benar ini hanya mitos, Pakde khawatir jadi buah bibir semua orang dan malah jadi doa berjamaah. Bukankah ucapan adalah doa?" Pakde Soma menasihati Suryo. Tatapannya tetap teduh seperti biasanya.

"Tidak, Pakde. Aku juga ingin membuktikan bahwa mitos seperti itu sudah tidak relevan dengan zaman sekarang."

"Sakarepmu, Lop. Percuma Pakde menjelaskan panjang lebar jika kamu datang ke sini hanya untuk mencari pembenaran." Pakde Soma kerap kali masih memanggil Suryo dengan sebutan ‘Lop’, seolah ia masih anak kemarin sore. Padahal Suryo tak lagi bocah, ia bahkan sudah memiliki dua anak dari pernikahannya dengan Sugiarti. Pernikahan yang dijalani dengan sekadarnya. Sampai sekarang, ia belum pernah benar-benar mencintai Sugiarti, perempuan yang sudah suka rela mengabdi padanya selama sepuluh tahun.

"Bukannya begitu, Pakde. Tapi aku sudah terlalu muak dengan segala mitos yang dipercaya orang-orang desa ini."

"Kenapa? Kamu masih sakit hati karena lamaranmu dulu pada Suratmi ditolak oleh keluarganya lantaran perhitungan neptu kalian tidak cocok?" Suryo membuang muka, tertohok dengan pernyataan Pakde Soma, namun hatinya meng-iya-kan.

"Lepas semua rasa dendammu, Lop. Ikhlaskan. Sudah lebih dari sepuluh tahun, kok bisa-bisanya kamu masih menyimpan rasa itu. Ora bener iku." Suryo hanya diam, tak membantah sama sekali. Ia memilih menghisap rokok kretek di tangannya dan mengepulkannya dengan kasar.

"Bagaimana kau bisa damai dengan istrimu, kalau hatimu masih menyimpan rasa dendam pada keluarga Suratmi, sekaligus masih mengharapkannya? Jalani hidupmu yang sekarang. Kasihan Sugiarti, dia ibu dari anak-anakmu!" tegur Pakde Soma tanpa tedeng aling-aling. Tatapannya yang teduh kini tajam menghunjam.

***

Berita yang dulu pernah santer menjadi perbincangan warga di hampir tiap sudut desa Kedung Pingit, masih diingat dengan baik oleh Pakde Soma. Bagaimana tidak, Pakde Soma adalah orang yang ikut melamar Suratmi untuk Suryo. Tapi setelah tahu neptu masing-masing dan dihitung berulang kali dengan Primbon Jawa hasilnya tibo pati, lamaran itu ditolak oleh keluarga Suratmi, pun oleh keluarga Suryo.

Perhitungan neptu untuk pernikahan yang tibo pati dipercaya oleh masyarakat Jawa sebagai sesuatu yang tidak baik, tidak diperkenankan atau bahkan terlarang. Menurut perhitungan tersebut, risiko dari tibo pati adalah mati–dalam artian luas. Bisa mati salah satu pasangannya, bisa mati rejekinya, atau hal-hal yang tidak baik dalam rumah tangga di kemudian hari.

Suratmi adalah gadis ayu yang menjadi pujaan hampir tiap lelaki di Desa Kedung Pingit, dari mulai para bujang, duda, bahkan yang beristri sekali pun. Ia bak kembang desa yang sedang mekar kala itu. Dari sekian banyak laki-laki yang mencoba mencuri hatinya, hanya Suryo yang akhirnya berhasil memenangkan dan mendapatkan cinta Suratmi. Mereka berpacaran selama lebih kurang satu tahun ala anak desa zaman dulu–berkirim surat untuk saling mengungkapkan perasaan. Sesekali janjian ketemuan di pasar malam untuk sekadar melepas rindu. Tradisi dan kepercayaan setempat yang membuat mereka akhirnya tidak bisa bersatu. Padahal mimpi sudah disusun dan harapan telah dibangun.

Pakde Soma kini ikut membakar klaras yang sudah terisi mbako. Menghisapnya dengan khidmat. Hening di antara mereka cukup panjang. Pakde Soma sengaja membiarkan Suryo berpikir dengan waras.

"Pakde, pokoknya tekadku sudah bulat. Aku mau nyunat anakku bulan Suro ini, sekalian menggelar hajatan besar." Suryo memecah jeda di antara mereka.

"Coba pikir lagi, Lop. Kalau kamu tidak percaya sama tradisi yang dipercaya turun temurun oleh orang sini, minimal kamu menghargainya. Toh tidak ada ruginya kamu tunda satu dua bulan lagi, wong anakmu yo sik cilik."

"Sebenarnya Pakde percaya atau tidak dengan mitos-mitos semacam itu?" Suryo kesal karena kali ini ia sendirian. Pakde Soma pun tidak berpihak padanya. Pengalamannya beberapa tahun lalu saat melamar Suratmi, hanya Pakde Soma yang tetap berusaha menyatukan mereka dan tak lelah meyakinkan pada masing-masing keluarga bahwa itu hanya mitos. Karena itulah, Suryo meyakini jika Pakde Soma tidak percaya pada tradisi dan kepercayaan adat semacam itu.

"Ini bukan masalah percaya atau tidak, Lop. Kalau dulu, aku kasihan melihatmu seperti wong edan, kedanan Suratmi. Lha, kalau sekarang, buat apa kamu mati-matian menghalau kepercayaan masyarakat, tidak ada gunanya. Coba dipikir-pikir lagi.”

"Keputusanku sudah bulat, Pakde." Pakde Soma hanya bisa membuang nafas. Ia merasakan firasat buruk tentang rencana keponakannya yang masih dirundung dendam selama sepuluh tahun ini. Sesuatu yang tidak baik.

Dua minggu kemudian, undangan sunatan disebar oleh Suryo kepada sanak famili, tetangga dan semua orang yang dikenalnya. Rencananya, ia mengundang penyanyi dangdut kenamaan dan kekinian, yang beberapa bulan ini wajahnya wara-wiri di akun para youtuber. Ia sengaja mendatangkannya untuk menarik massa berkunjung dan ingin membuktikan bahwa kepercayaan orang-orang tua itu tidak terbukti. Meski tarifnya cukup mahal, ia tak mempermasalahkan. Maklum saja, sekarang Suryo termasuk orang kaya di Desa Kedung Pingit. Sejak ditolak dulu oleh keluarga Suratmi, tekadnya untuk menjadi kaya dan sukses sangat besar. Ia ingin mereka menyesal telah menolaknya. Dan kerja kerasnya selama ini menjadi pengepul sayuran sekaligus menyuplainya di beberapa pasar tradisional tak sia-sia.

Sesuai jadwal yang direncanakan dengan matang oleh Suryo dan Sugiarti, pagi hari untuk sunatan, dilanjutkan bakda zuhur ada pengajian walimatul khitan dan esoknya ia akan menggelar hajatan sekaligus dangdutan dengan penyanyi kondang yang sudah dipesannya jauh hari.

Hari yang ditunggu pun tiba. Suryo mengantarkan anaknya ke mantri sunat. Ada beberapa rombongan arak-arakan menggunakan mobil bak terbuka yang terdiri dari anak-anak kecil. Cukup ramai untuk ukuran bulan Suro, yang dipercaya oleh masyarakat setempat  pantang untuk mengadakan hajatan baik nikahan, lamaran, pindah rumah, maupun sunatan. Konon katanya, bulan Suro adalah bulan yang dikuasai oleh Batara Kala, yang suka memakan nasib baik manusia, sehingga bagi masyarakat Jawa, bulan Suro menjadi bulan terlarang untuk melaksanakan hajatan karena akan menghadirkan malapetaka dan musibah setelahnya.

Suryo menemani anak lelaki yang dibanggakannya itu ke ruang praktek. Istrinya tidak ikut mengantar lantaran bertugas menyiapkan segala macam keperluan pengajian. Apalagi Sugiarti tak akan tega melihat anaknya berdarah dan kesakitan, jadi ia memang memilih tetap tinggal di rumah.

Peralatan sudah siap, Pak Mantri Hendro dan asistennya segera memulai prosesi sunat. Suryo, yang sejak tadi biasa saja, tak ada perasaan gugup, kali ini entah mengapa ia tegang dan berkeringat, padahal AC ruangan sudah disetel ke suhu paling rendah. Dipandangnya sekali lagi anak yang dikasihinya segenap jiwa−meski ia tak mencintai ibunya.

"Sebentar ya, Pak," tutur Suryo tiba-tiba, menjeda Pak Mantri Hendro yang baru saja akan memulai.

"Gimana, Pak?" tanya Pak Mantri Hendro heran.

"Tidak apa-apa, saya ingin memastikan anak saya tidak tegang."

"Oh, njih, Pak. Monggo." Pak Mantri Hendro memberikan waktu pada Suryo.

"Nak, kamu sudah siap?" Anak laki-laki Suryo yang baru berusia sembilan tahun itu mengangguk, kemudian tersenyum.

"Bismillah ya, Lop." Baru kali ini Suryo merasa gamang akan melanjutkan hal yang sudah direncanakannya dengan matang, dan ia tak tahu apa penyebabnya. Bismillah, ia membatin untuk menguatkan dirinya sendiri. Ah, barangkali karena tetangga banyak yang nyinyir perihal hajatan Suro ini, pikir Suryo.

Pak Mantri Hendro dan asistennya memulai lagi proses sunatan. Saat operasi kecil itu berjalan, tiba-tiba ada seekor cicak jatuh dari atas plafon ruang praktik, tepat mengenai tangan Pak Mantri Hendro. Karena kaget, arah alat operasi itu bergeser dari yang seharusnya, hingga bagian yang terpotong tak cuma yang semestinya, tapi lebih dari itu. Sebagian organ kelelakian yang akan turut menentukan masa depan anaknya ikut terpotong.

Suryo terkejut, tubuhnya limbung. Pandangan matanya mendadak seperti dipenuhi ratusan kunang-kunang. Lantai yang dipijaknya terasa amblas. Dalam telinganya terngiang kata-kata wejangan Pakde Soma. Wejangan tentang hajat sunatan di bulan pantangan. Semakin lama semakin kencang. Menggaung seiring dengan hembusan angin bulan Suro yang bertepatan dengan puncak kemarau September.  (*Naila Zulfa – Pekalongan)


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia www.mahakarya.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Stok BBM di Jogja Jelang Long Weekend Aman

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menjelang cuti bersama (long weekend) pada tanggal 28 dan 30 Oktober 2020, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV wilayah Jawa Bagian Tengah mengantisipasi kebutuhan BBM dan LPG dengan menyiagakan stok ...

DIY

Kawulo Ngayogyakarta Tolak Demo Anarkis di Pertigaan UIN Jogja

SLEMAN, BERNAS.ID - Ratusan massa Komunitas Kawulo Ngayogyakarta (KKN) melakukan aksi tolak demo anarkis di Pertigaan UIN Sunan Kalijaga (Suka) Yogyakarta, Minggu (25/10/2020). Komunitas ini terdiri dari 50 organisasi masyarakat, relawan da ...

Budaya

PKN 2020, Bukti Keberpihakkan Kepada Seniman Dan Pekerja Seni Dimasa Pandemi Covid-19

JAKARTA, BERNAS.ID - PKN adalah upaya negara dan masyarakat di dalam membangun wadah kerja bersama untuk melahirkan ruang-ruang keragaman berekspresi, dialog antar-budaya, serta inisiatif dan partisipasi inovatif yang dikelola secara berjen ...

Budaya

Buku Profil TBY Dihadirkan Untuk Jadi Jendela Bagi Masyarakat

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Taman Budaya Yogyakarta (TBY) menghadirkan buku Profil Taman Budaya Yogyakarta ke tengah masyarakat. Lewat itu, Taman Budaya Yogyakarta selaku Unit Pelaksana Teknis (UPT) Dinas Kebudayaan (Tundha Kabudayan) DIY ...

Pendidikan

Pengukuhan Guru Besar UNY Bidang Ilmu Pendidikan Kejuruan

SLEMAN, BERNAS.ID - Revolusi Industri 4.0 sangat berpengaruh terhadap Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Hampir semua komponen pendidikan di SMK perlu terus  disempurnakan, meliputi standar kompetensi lulusan, kurikulum, sarana dan prasa ...

Hukum dan Kriminal

KPK Tahan Walikota Tasikmalaya Periode 2017-2022, Terkait Dugaan Suap Pengurusan DAK TA 2018

JAKARTA, BERNAS.ID - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) telah melakukan penahanan terhadap Walikota Tasikmalaya periode 2012 – 2017 dan 2017 – 2022, terkait dugaan suap pengurusan dana alokasi khusus (DAK) Kota Tasikmalaya TA 20 ...

Pariwisata

Kebangkitan Pariwisata DIY Butuh 3 M

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Kesadaran bersama untuk patuh pada protokol kesehatan sangat penting. Memakai masker, Mencuci tangan menggunakan sabun dan Menjaga jarak (3M), menjadi kunci untuk mencegah penyebaran Covid-19 dan menggerakan la ...

Pilkada

Tak Hanya Pelanggaran Aturan, Bawaslu Sleman Juga Memetakan TPS Rawan Covid-19

SLEMAN, BERNAS.ID - Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Sleman memasukan Tempat Pemungutan Suara (TPS) yang berada di zona merah Covid-19 sebagai wilayah rawan. Pemetaan perlu dilakukan sebagai antisipasi persebaran virus Covi ...

DIY

Ada Layang-layang Tersangkut di Pesawat Citilink dari Jakarta

SLEMAN, BERNAS.ID - Sebuah insiden terjadi pada pesawat Citilink dari Jakarta ketika melakukan pendaratan di Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta pada hari Jumat 23 Oktober 2020. Pesawat dengan nomor penerbangan QG 1107 yang berangk ...

Lifestyle

Pameran Fesyen di Pasar Beringharjo Digelar untuk Dongkrak Perekonomian

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Berbagai upaya dilakukan untuk kembalikan situasi perekonomian di Kota Jogja. Salah satunya melalui pameran fesyen Tan Mingkuh Tumapaking Jaman Anyar yang dilakukan UPT Pusat Bisnis, Disperindag Kota Yogyakarta. E ...

Nasional

Jawa Tengah Raih TPID Award

JAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah kembali meraih penghargaan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) wilayah Jawa - Bali. Prestasi ini merupakan kali keempat yang diraih Jawa Tengah sejak 2015 sebagai provinsi terbaik pengen ...

Nasional

Libur Long Weekend, KAI Tambah Perjalanan Kereta Api 13%

JAKARTA, BERNAS.ID - PT Kereta Api Indonesia (KAI) menambah perjalanan kereta api yang melayani pelanggan sebanyak 13% menyambut libur Maulid Nabi Muhammad SAW dan cuti bersama akhir Oktober. Penambahan perjalanan KA ini untuk mengantisipas ...

Ekonomi

Pandemi, Penumpang YIA dan Adisutjipto Terima Subsidi Pembelian Tiket Sampai Desember

SLEMAN, BERNAS.ID - Bandara Internasional Yogyakarta dan Bandara Adisutjipto menerima stimulus penerbangan melalui subsidi tarif Pelayanan Jasa Penumpang Pesawat Udara (PJP2U). Dua bandara di bawah naungan PT Angkasa Pura masuk ke dala ...

DIY

Wakil Walikota Meminta Kampung Tangguh Bencana Jogja Mengecek Peralatan yang Dimiliki

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta Heroe Poerwadi meminta seluruh Kampung Tangguh Bencana (KTB) di Kota Yogyakarta untuk melakukan pengecekan semua peralatan penanganan bencana. Harus dipastikan semua peralatan bisa berfungsi ...

Lifestyle

Ini Profil Singkat Masjid Presiden Joko Widodo yang Akan Dibangun di Abu Dhabi

ABU DHABI, BERNAS.ID - Sebagaimana dimaklumi, sesuai perintah Putra Mahkota Abu Dhabi Yang Mulia Sheikh Mohammed bin Zayed Al Nahyan, Pemerintah Uni Emirat Arab telah meresmikan Jalan Presiden Joko Widodo di kawasan diplomatik/Embassy Area ...

DIY

Siasati Pandemi, PMII Kelola Empat Kolam Lele, Bantuan dari Polda DIY

SLEMAN, BERNAS.ID - Menyikapi pandemi Covid-19 yang belum jelas kapan berakhirnya, Polri melalui Polda DIY memberikan bantuan empat kolam Lele untuk organisasi mahasiswa (ormawa) Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) D ...

Nasional

Kemenparekraf Menggandeng AELI dalam Peningkatan Kapasitas Pemandu Outbond

JAKARTA, BERNAS.ID - Kemenparekraf melalui Asosiasi Experiential Learning Indonesia mengadakan pelatihan Peningkatan Kapasitas Pemandu Outbound yang tergabung dalam AELI selama 5 hari secara daring. Pelatihan Peningkatan Kapasitas P ...

Ekonomi

Pandemi Covid-19 Rupanya Dorong Kenaikan Jumlah Investor

YOGYAKARTA, BERNAS.ID —Tingkat kepercayaan publik terhadap pasar modal Indonesia dinilai masih terus meningkat, di tengah pandemi Covid-19. Hal tersebut dilihat dari jumlah investor pasar modal yang terus meningkat, sebagai salah ...

Olahraga

Realistis, Tidak Akan Ada Kompetisi Liga 1 2020

SLEMAN, BERNAS.ID - Melihat fakta-fakta yang ada, sampai Desember 2020 hampir pasti tidak akan ada kompetisi Liga 1 2020. Paling realistis itu pada Januari 2021, itu pun pertengahan bulan dan merupakan turnamen pemanasan untuk kompetisi 202 ...

DIY

Elemen Ormas Jogja Tolak Unjuk Rasa Anarkis

SLEMAN, BERNAS.ID - Puluhan organisasi massa (Ormas) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) melakukan deklarasi menolak anarkisme di Monumen Jogja Kembali (Monjali), Kamis pagi (22/10/2020). Mereka sepakat untuk bersama-sama menolak dan akan mela ...

Kesehatan

Indonesia melalui BKKBN Terpilih Sebagai Executive Committee Organisasi Partners in Population and Development

JAKARTA, BERNAS.ID - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menghadiri pertemuan the 25th Partners in Population and Development Annual Board Meeting yang merupakan Pertemuan Tahunan Dewan Partners in Population and Deve ...

Sintesa

Satu Potret Super Mikro Peristiwa di Daerah Perbatasan antara Kota dan Desa

Oleh:  Profesor Sudjarwadi    Pada suatu hari Minggu pertengahan bulan September 2020,  Situtena menghadiri pertemuan anak-anak muda di sebuah rumah di daerah perbatasan antara kota dan desa. Pertemuan dihadiri o ...

Budaya

WJNC #5: Babat Alas Mertani

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perayaan puncak hari ulang tahun ke 264 Kota Yogyakarta dimeriahkan dengan acara Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) #5 dengan tema Babat Alas Mertani, Rabu (21/10/2020) di halaman Air Mancur Balaikota Yogyakarta. ...

DIY

Berkarya di Tengah Pandemi: Ormawa FBS UNY Siap Laksanakan Pentas Kolaborasi Internasional

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Organisasi Mahasiswa Fakultas Bahasa dan Seni, UNY siap melaksanakan pentas kolaborasi. Pada beberapa tahun sebelumnya, pentas ini ditiadakan namun diganti dengan Festival Bahasa dan Seni yang dilaksanakan selama ...

Kesehatan

Stunting di Tengah Covid-19, Wapres: Pemerintah Daerah Harus Inovatif

JAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Presiden Ma’ruf Amin meminta kepala daerah Kabupaten/Kota tidak melonggarkan upaya percepatan pencegahan stunting ditengah pandemi virus corona ( Covid-19). Berbagai program dan kegiatan yang diperlukan untu ...

DIY

Pemda DIY Tak Fasilitasi Pengganti Lahan yang Terdampak Tol Jogja-Solo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Karena hanya diberi uang ganti rugi tanpa disediakan lahan, sejumlah warga terdampak tol Jogja-Solo mengeluhkan kebingungan mencari lahan pengganti. Merespons hal ini, Pemda DIY menegaskan tidak bisa memfasilitasi pe ...

Pilkada

Akademisi Nilai Program Mbangun Dusun Nganti Wangun Dinilai Realistis

SLEMAN, BERNAS.ID - Akademisi, Edy Chrisjanto menilai program Mbangun Dusun Nganti Wangun dari Pasangan calon bupati/wakil bupati Sleman, Sri Muslimatun-Amin Purnama (MuliA) cukup realistis. Rencananya, program ini akan didukung dengan angg ...

Ekonomi

Sultan Bakal Ubah Hotel Mutiara Jadi Sentra UMKM

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X melakukan kunjungan lapangan ke Hotel Mutiara yang terletak di Jalan Malioboro Yogyakarta, Rabu (21/10/2020). Kunjungan dilakukan terkait rencana Pemda DIY untuk pembelian da ...

Ekonomi

Ekosistem Digital Menyangga Ekonomi Yogyakarta di Masa Pandemi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Ekonomi Digital seperti GoFood tak dipungkiri menjadi penyangga ekonomi di Kota Yogyakarta bagi mereka yang penghasilannya terdampak pandemi terutama pekerja swasta dan profesional. Riset terbaru Lembaga Demografi Fa ...

Politik

UU Cipta Kerja Berpotensi Melemahkan Perlindungan bagi Konsumen Produk Halal

JAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Baleg Fraksi PKS, Bukhori Yusuf meminta pemerintah tidak abai terhadap aspek perlindungan konsumen produk halal. Peringatan ini ia sampaikan mengingat UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan berpotensi merugikan ...

Kesehatan

Perkantoran Diminta Rutin Evaluasi Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satgas COVID-19 Kota Yogyakarta mengingatkan perkantoran untuk rutin melakukan evaluasi atas penerapan protokol kesehatan. Ini guna mengantisipasi potensi munculnya penularan di lingkungan kerja Pemerintah Kota Yogya ...

DIY

Mahasiswa Kembali Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Bunderan UGM

SLEMAN, BERNAS.ID - Ratusan elemen mahasiswa dari sejumlah universitas di Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) mulai berkumpul di Bunderan UGM, mulai jam 1 siang, Selasa (20/10/2020). Massa aksi ini berencana melaku ...

Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2020 Siap Disajikan Secara Virtual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Meski masih berada dalam masa pandemi Covid-19, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun 2020 ini tetap diadakan. Namun yang membedakan dari WJNC tahun-tahun sebelumnya, WJNC #5 kali ini digelar secara virtual. ...

Olahraga

Pandemi, Gowes Tour de Sleman Digelar secara Virtual

SLEMAN, BERNAS.ID - Ajang gowes tahunan Tour de Sleman #2 tahun 2020 digelar secara virtual Minggu pagi (18/10/2020). Sebelumnya, Tour de Sleman #2 ini rencananya digelar bulan Mei lalu.  Ketua Panitia Reno Candra Sangaji mengatakan ...

Inspirasi

Pemerintah UEA Resmikan Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi

ABU DHABI BERNAS.ID - Pada Senin sore tanggal 19 Oktober 2020 telah diselenggarakan acara peresmian nama jalan "Presiden Joko Widodo" (dalam bahasa Inggris: President Joko Widodo Street) di Abu Dhabi oleh Sheikh Khalid bin Mohamme ...

Editorial

PANDEMI SUDAH TIDAK MENAKUTKAN LAGI?

Apakah pandemi covid-19 sudah hilang di Indonesia ?  Pertanyaan ini terlintas dalam benak saya demi melihat beberapa waktu terakhir banyak kejadian di masyarakat yang menunjukkan seolah sudah tidak ada lagi ancaman penyebaran v ...

Budaya

Disbud Yogyakarta Tantang Mahasiswa Terjemahkan Lukisan Affandi

SLEMAN, BERNAS.ID - Memperingati Hari Museum Indonesia yang jatuh pada tanggal 12 Oktober, Dinas Kebudayaan (Disbud) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Duta Museum DIY dan Museum Affandi menggelar lomba esai dengan tema “Pasar N ...

DIY

Rp 400 Juta Digelontorkan Pemkot Jogja untuk Poles Lantai Zona 1 Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemkot Yogyakarta berusaha mempercantik kawasan pedestarian Malioboro dengan melakukan pemolesan khusus untuk lantai teraso/terazzo di sepanjang Zona 1. Sesuai rencana, proyek tersebut akan bisa terselesaikan pada pe ...

Hukum dan Kriminal

Terungkap, Penyebab Kematian Seorang Pria di Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penyebab kematian pria paruh baya yang meninggal dunia di kawasan Malioboro pada Minggu (18/10/2020) lalu akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil otopsi pada Senin (19/10/2020), terkuak korban memiliki riwayat pen ...

DIY

Untuk Jamin Kualitas Konstruksi, Selokan Mataram Mengalir Senin Depan

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Yogyakarta menargetkan Senin depan (26/10/2020), Selokan Mataram sudah kembali mengalir. Pemkab Sleman dan BBWSSO sepakat untuk menyelesaikan kebocoran Selokan Mataram di r ...

Nasional

Pemberdayaan Masyarakat Bali Melalui Urban Farming

JAKARTA, BERNAS.ID - PP Kagama menggelar webinar Pemberdayaan Masyarakat #2 lewat aplikasi Zoom meeting berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Bali dengan Urban Farming & Kebun Berdaya di Tengah Wabah Covid-19” pada hari Sabtu (1 ...

Wiradesa

Tentang Doa yang Kami Langitkan di Punden Desa

Cerpen oleh : Heru Sang Amurwabumi   Dalam kecamuk badai kerinduan kepada kampung halaman, aku terdampar pada sebuah kenangan tentang kasak-kasak kekuatan sebuah doa. Ya, jika berada di Desa Kedung Pingit dua atau tiga dasawarsa ...

DIY

Atasi Genangan di Musim Penghujan, SPAH Jogja Dibersihkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan upaya mengatasi potensi munculnya genangan di musim hujan dengan membersihkan sumur peresapan air hujan (SPAH). Ini adalah upaya yang baru pertama kali dilakukan, selain pelumpura ...

DIY

Seorang Lelaki Meninggal Dunia di Pedestrian Malioboro 

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Seorang lelaki ditemukan tak bernyawa tergeletak di kawasan Malioboro. Hingga kini  belum ada keterangan resmi terkait penyebab meninggalnya korban.  Wakil Ketua Koperasi Tri Dharma PKL Malioboro, Paul Z ...

Analisa Pilkada

Bawaslu Sleman Perpanjang Rekrutmen Pengawas TPS

SLEMAN, BERNAS.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman memperpanjang pendaftaran calon pengawas tempat pemungutan suara atau Pengawas TPS dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman. Sampai hari terakhir pendaftaran pada Ka ...

Olahraga

Tim Bulu Tangkis Indonesia Dapat Suntikan Semangat dari Bupati Sragen

Jawa Tengah, Bernas.id - Tim bulu tangkis terbaik Indonesia saat ini sedang menjalani latihan di Gelanggang Olahraga Bulu Tangkis milik Billy Haryanto di perbatasan Karanganyar-Sragen Jawa tengah. Tim bulu tangkis nasional yang berlatih ...

DIY

Informasi Pemeliharaan Jaringan PLN Wilayah DIY 18-22 Oktober

BERNAS.ID - Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan mengamankan pasokan listrik kepada pelanggan, PT PLN UP3 Yogyakarta akan melakukan serangkaian aktivitas pemeliharaan jaringan. Sebagaimana disampaikan oleh Humas PLN melalui surat kepada ...

Internet

Media Sosial dan Fenomena Kehidupan Berbahasa

BERNAS.ID - Perkembangan zaman pada industri 4.0 seperti yang kita ketahui telah merubah tatanan kehidupan manusia menjadi lebih baik. Perubahan tersebut jelas terlihat pada bidang transportasi, komunikasi dan informasi, kesehatan, dan bida ...

Internet

Tips dan Trik Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Audio Visual

BERNAS.ID - Pembelajaran daring menjadi model pembelajaran baru dengam adanya pandemi yang mewabah di Indonesia bahkan dunia. Pembelajaran daring mewajibkan siswa dan guru untuk menjalankan sebuah sistem operasi baru guna menunjang prose ...

Ekonomi

Puluhan Pedagang Pasar Prawirotaman Diminta Beralih Jenis Dagangan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Proses penempatan kembali pedagang Pasar Prawirotaman Yogyakarta ke bangunan pasar yang baru siap dilakukan. Ini akan disertai dengan sosialisasi mekanisme penempatan dan perubahan jenis dagangan yang harus dilakukan ...