close

Pemkot Yogyakarta Rencanakan Shelter Khusus Tenaga Kesehatan

Pemkot Yogyakarta Rencanakan Shelter Khusus Tenaga Kesehatan

YOGYAKART, BERNAS.ID - Sempat ditutupnya empat Puskesmas di Kota Yogyakarta dan terpaparnya beberapa tenaga kesehatan (nakes) di rumah sakit membuat keberadaan shelter bagi nakes dipertimbangkan kembali. Jajak pendapat pun dilakukan untuk mengetahui sejauh mana urgensi keberadaan shelter nakes. 

Ketua Harian Gugus Tugas Penanganan Covid-19, Heroe Poerwadi menyampaikan, bahwa pihaknya telah menanyai para nakes apakah mereka membutuhkan shelter khusus nakes.

"Kemarin sedang kita minta teman-teman nakes apa mereka perlu kita siapkan shelter nakes, sedang kita minta teman-teman Dinkes, kalau mereka butuh shelter nakes ya kita siapkan nanti," jelasnya Minggu (27/9/2020).

Ia meneruskan, bila ternyata dibutuhkan, salah satu hotel di Kota Yogyakarta rencananya akan diproyeksikan jadi shelter nakes. "Ada salah satu hotel yang kita siapkan, bersedia karena hotel pendidikan," terang Heroe.

Dirinya menambahkan, meski telah mendapatkan kesediaan dari pihak hotel, ia belum tahu rinci berapa kapasitas daya tampung hotel bisa menampung para nakes. 

Hingga akhir September sejumlah nakes di Kota Yogyakarta memang tercatat terpapar Covid-19. Sebagian di antaranya memang tidak berdomisili di Yogyakarta atau kerap melakukan perjalanan ke luar kota, seperti dari Bantul hingga Karanganyar.

Heroe menyebutkan bahwa sebagian dari nakes terpapar, bukan dari pasien. Melainkan dari keluarga nakes itu sendiri, maupun staf yang melakukan perjalanan luar kota. "Mereka juga terkena bukan dari pasien, sebagian terkena dari perjalanan luar kota dari tenaga-tenaga yang lain. Sebenarnya yang dari pasien tidak banyak, sebagian besar dari keluarga yang terkena terus dia kena, atau perjalanan staf puskesmas terus ke puskesmas yang lain," ungkap Heroe.

Namun Heroe meyakini bahwa nakes telah berusaha semaksimal mungkin untuk berhati-hati dengan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD), meski beberapa dari nakes masih tetap terpapar. "Mereka ada di tengah-tengah peperangan, mereka sudah mencoba hati-hati dengan APD level tiga, tapi toh juga bisa terkena," tandas Heroe. 

Selain mengantisipasi nakes terpapar dengan shelter nakes, Heroe mengatakan pihaknya telah melatih sejumlah tenaga kesehatan untuk keterampilan Swab. Sehingga jumlah nakes yang bisa melakukan Swab makin banyak dan bisa menjadi back-up bila nakes lainnya terpapar Covid-19. "Kita sudah melakukan pelatihan kepada tenaga dokter dan perawat, sehingga kebutuhan tenaga untuk Swab, tracing makin tersedia," pungkasnya. (den)

 

 

 


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru