close

10 Motif Batik Jogja yang Wajib Kamu Ketahui

10 Motif Batik Jogja yang Wajib Kamu Ketahui

BERNAS.ID - Batik Jogja berbeda dengan batik lainnya mulai dari warna hingga motif. Setidaknya terdapat tujuh motif batik Jogja. Jogja menjadi salah satu kota destinasi wisata yang kaya akan budaya. Tidak hanya terkenal dengan oleh-oleh bakpianya, Jogja juga dikenal dengan ciri khas batiknya yang berbeda.

Tidak sama seperti batik Solo yang lebih bersifat klasik dengan latar warna coklat, batik Jogja justru memiliki warna yang berbeda. Batik Jogja memiliki warna dominan putih dan biru.

Tidak hanya berbeda warna dengan batik lainnya, batik Jogja juga memiliki motif yang berbeda. Penasaran? Yuk, simak motif batik Jogja!

1. Bledak Sidoluhur

Jenis motif ini biasanya didominasi dengan warna putih sebagai lambing kebahagiaan. Motif batik ini digunakan dalam upacara Mitoni atau tujuh bulanan.

2. Cakar Ayam

Sesuai dengan namanya, motif batik ini seperti dengan cakar ayam. Biasanya motif batik ini digunakan oleh orang tua dalam upacara Mitoni dan siraman.

3. Cuwiri

Motif ini digunakan juga untuk upacara Mitoni untuk menggendong bayi. Cuwiri memiliki arti kecil-kecil sehingga pemakainya terlihat pantas/harmonis.

4. Grageh Waluh

Motif ini biasanya digunakan untuk keseharian dalam menjalani aktivitas. Motif ini memiliki filosofi agar si pemakainya selalu memiliki tujuan atau cita-cita.

5. Grompol

Motif batik ini digunakan oleh Ibu pengantin wanita saat siraman. Filosofi grompol berarti berkumpul atau bersatu sehingga diharapkan Ibu pengantin wanita mendapatkan kebahagiaan yang berkumpul.

6. Harjuno Manah

Motif batik ini biasanya digunakan untuk upacara Pisowanan bagi kalangan Keraton. Motif ini memiliki filosofi agar si pemakainya mampu mencapai tujuan yang digunakan.

7. Jalu Mampang

Motif batik ini berfungsi untuk dipakai saat acara pernikahan. Motif ini memiliki filosofi untuk memberikan dorongan semangat dan restu bagi pengantin.

8. Kasatrian

Batik ini digunakan oleh pengiring pengantin saat upacara kirab pengantin. Motif ini memiliki filosofi si pemakai dapat bersifat gagah dan seperti ksatria.

9. Kawung Picis

Motif batik ini biasanya digunakan di kalangan kerajaan. Motif ini melambangkan agar manusia selalu mengingat asal-usulnya dan terdapat empat penjuru sebagai pengingat bahwa pemimpin harus mampu mengendalikan ke arah yang baik.

10. Kembang Temu Latar Putih

Motif batik ini untuk berpergian dan menghadiri pesta. Motif batik ini melambangkan sifat dewasa dari si pemakainya.(snt)

 


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru