close

Biaya Swab Test Mandiri Maksimal Rp 900 Ribu

Biaya Swab Test Mandiri Maksimal Rp 900 Ribu

BERNAS.ID - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Prof. Wiku Adisasmito menyampaikan batasan maksimal swab test Covid-19 secara mandiri yang diizinkan sebesar Rp 900 ribu. Sementara, jika swab test merupakan bagian dari proses penelusuran kontak (tracing) maka biayanya akan dijamin oleh pemerintah. 

"Bahwa batasan tarif tersebut berlaku untuk masyarakat yang melakukan pemeriksaan RT PCR secara mandiri, dan tidak berlaku untuk kegiatan penelusuran kontak atau rujukan kasus Covid-19 ke rumah sakit yang penyelenggaraannya mendapatkan bantuan dari pemerintah," ungkapnya saat siaran pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden pada Kamis (8/10/2020) lalu. 

Ia meminta supaya fasilitas kesehatan yang melayani swab test mandiri agar mematuhi surat edaran dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) terkait pembiayaan tes Covid-19. Hal ini untuk meminimalisir kecurangan pembiayaan swab test Covid-19. Sementara itu, Wiku juga menanggapi terkait upaya menekan penularan Covid-19 pada kuartal 4 tahun 2020. Dalam hal ini, Satgas

Penanganan Covid-19 memberikan otoritas lebih besar kepada daerah untuk melakukan penanganan pandemi Covid-19 secara spesifik dan sesuai kebutuhan masing-masing daerah. Kepala daerah dapat mengambil kebijakan strategis berdasarkan Surat Edaran Kementerian Dalam Negeri No. 440/5184/SJ tanggal 17 September 2020 tentang pembentukan Satgas Covid-19 di daerah-daerah. 

Selain itu, masing-masing daerah dituntut untukmeningkatkan angka kesembuhan, menurunkan penambahan kasus positif, dan menurunkan angka kematian. Wiku menyebutkan daerah juga melakukan sinkronisasi data pusat dan daerah. Daerah juga perlu menambah tenaga kesehatan, obat-obatan, alat pelindung diri, penambahan jumlah ICU dan ruang isolasi. 

"Kami terus mendorong masyarakat yang memiliki gejala Covid-19 untuk segera memeriksakan diri untuk dapat dikonfirmasi statusnya dan mendapatkan penanganan sedini mungkin untuk meningkatkan peluang kesembuhan melalui deteksi dan pengobatan dini," terangnya dilansir dari laman resmi Satgas Penanganan Covid-19. 

Wiku kembali menyampaikan jika penelusuran dan pengendalian kasus Covid-19 akan melibatkan peran Puskesmas dan Dinas Kesehatan setempat. 

"Puskesmas sebagai unit pelaksana fungsional dapat meningkatkan kualitas sumber dayanya melalui penyebaran tenaganya jika di lapangan SDM masih belum merata jumlahnya. Selain itu, kami juga mendorong pengadaan fasilitas dan teknologi pendukung tracing," imbuh Wiku. (mta)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru