Tentang Doa yang Kami Langitkan di Punden Desa

Penulis : Heru Sang Amurwabumi
Editor : Redaktur Bernas
18 Oktober 2020

Ilustrasi dari wikipedia


Cerpen oleh : Heru Sang Amurwabumi

 

Dalam kecamuk badai kerinduan kepada kampung halaman, aku terdampar pada sebuah kenangan tentang kasak-kasak kekuatan sebuah doa. Ya, jika berada di Desa Kedung Pingit dua atau tiga dasawarsa silam, kau akan menjumpai kisah tutur tentang tuah doa dan mantra puja-puji yang konon bisa menambah kelezatan makanan.

Benarkah doa dan mantra puja-puji memang memiliki tuah? Setiap kali teka-teki itu menyasar benakku, ingatan terhadap seorang pemimpin doa yang lekat dengan masa kecilku selalu datang kembali. Mantra-mantra yang dilafazkannya seperti hadir membawa aroma dan kelezatan ayam panggang yang dihidangkan sebagai penghormatan kepada Dang Hyang—makhluk imajiner yang dianggap sebagai pendiri desa—menusuk lubang hidung, lalu menyelubungi rongga dada dan mengaduk-aduk seisi ruang batin.

Adalah pohon trembesi tua yang berdiri kokoh di sudut tenggara Desa Kedung Pingit, yang menjadikan hikayat mantra bertuah ini bermula. Pohon yang memiliki lingkar batang hampir seukuran rentang tangan tujuh orang dewasa. Pohon yang menurut cerita Mbah Karta—kakekku, sudah ada sejak gantung siwur-nya1 masih hidup. Tentu usianya sudah ratusan tahun.

Tepat di bawah pohon trembesi itu, terdapat empat bongkah batu andesit berbentuk balok yang disusun bertumpuk. Entah sejak kapan batu-batu ada di sana. Orang-orang Kedung Pingit menyebutnya sebagai punden, tempat leluhur mereka melangitkan doa kepada zat yang mengatur segala kehidupan. Di punden itu pula, mereka meyakini bahwa arwah Dang Hyang Kedung Pingit abadi bersemayam.

Sebab kisah tutur tentang keberadaan Dang Hyang di punden itu mengakar kuat di benak orang-orang Kedung Pingit, setiap ada yang menggelar hajatan, maka dilangitkanlah doa dan mantra puja-puji kepada Sang Pencipta di sana. Mereka akan memasak nasi berikut lauk yang lezat-lezat: semur, kare, urap-urap, dan ayam panggang. Semua itu dibawa ke punden bersama kerabat dan tetangga, lalu melakukan doa selamatan yang dipimpin oleh seorang pangujub.2 Kebiasaan menjaga kearifan lokal secara turun-temurun itu turut pula mewarnai hajat tahunan desa: nyadranan.3

Di antara beberapa pangujub yang ada di Kedung Pingit, ada satu nama yang paling aku kenal: Mbah Soma. Ia tinggal di pinggiir desa, tak jauh dari punden. Mungkin itu sebabnya orang-orang lebih sering memintanya menjadi pemimpin doa di punden. Mbah Soma juga terhitung masih saudara nenekku, sehingga aku lebih akrab kepadanya dibandingkan pangujub lain.

Jika ada yang memintanya memimpin doa, Mbah Soma akan datang jauh lebih awal ke punden desa. Ia cabut rumput-rumput liar yang tumbuh di sekitar batu punden, menyapu daun kering trembesi yang berguguran, lalu menggelar tikar pandan yang ia bawa dari rumah. Ketika yang memiliki hajat datang, sudah bersih tempat melangitkan doa itu.

Mbah Soma juga selalu membawa beberapa genggam merang4 yang diikat dengan seutas lawe.5 Itu selalu ia lakukan untuk berjaga-jaga seandinya yang memiliki hajat tidak siap. Jika merang itu dibakar di dekat batu punden, mengepul asapnya terbang tinggi mengiringi doa dan mantra puja-puji yang dilangitkan Mbah Soma.

“Tidak semua orang tahan dengan aroma kemenyan. Ia juga dianggap sebagai pengundang makhluk lain, meskipun anggapan itu salah kaprah. Merang ini sebagai penggantinya. Asap yang mengepul hanyalah cara untuk memancing pikiran kita agar bisa kusyu’ dan hanyut dalam doa dan mantra puja-puji,” terang Mbah Soma ketika suatu hari aku bertanya kepadanya perihal kegunaan merang pada selamatan.

Kepada orang yang memintanya memimpin doa, Mbah Soma akan bertanya apa hajat yang akan digelar. Bisa khitanan, pernikahan, tasyakuran, atau hanya sekadar mendoakan leluhur mereka yang sudah tiada.

Mbah Soma meneruskan permintaan itu dengan gurat wajah khusyu’. Bibir keriputnya akan menyebut nama-nama leluhur pemilik hajat agar diberi ketenangan dan tempat yang layak di kehidupan lain. Terlontar pula harapan agar keluarga pemilik hajat senantiasa berlimpah rezeki, keselamatan, dan kebahagiaan. Tak lupa, rasa hormat setinggi-tingginya disampaikan kepada Dang Hyang Kedung Pingit, berikut doa pengharapan kepada Sang Pencipta agar desa yang didirikannya dinaungi kedamaian, kemakmuran, serta jauh dari musibah.

Lafaz doa dan mantra puja-puji Mbah Soma sangat indah. Berirama, syahdu, dan terdengar mendayu-dayu. Bacaan itu seperti berputar-putar di udara punden, lalu terbang membubung tinggi ke atas pohon trembesi, meninggalkan orang-orang yang duduk melingkar di tikar pandan. Namun kemudian tiba-tiba seperti turun kembali menyelubungi punden manakala Mbah Soma mengeraskan volume suaranya. Begitu seterusnya berulang-ulang.

Di akhir doa, nasi berlauk semur, kari, urap-urap, dan ayam panggang itu dibagi-bagikan kepada kerabat dan tetangga yang ikut dalam selamatan. Sebagian diberikan kepada penghuni rumah-rumah yang ada di sekitar punden. Sebagian lagi mereka sisihkan dalam bungkusan daun pisan yang kemudian diletakkan di bawah pohon trembesi, dekat dengan punden batu bertumpuk. Konon makanan itu dipersembahkan sebagai penghormatan kepada Dang Hyang Kedung Pingit.

Setelah selamatan usai dan orang-orang meninggalkan punden, saat itulah anak-anak sebayaku akan berebut mengambil kokoh—sebungkus nasi berlauk urap-urap dan ayam panggang sebagai persembahan kepada Dang Hyang Kedung Pingit. Makanan itulah yang diyakini memiliki aroma dan rasa yang lebih lezat karena tuah dari doa dan mantra puja-puji yang dilangitkan oleh Mbah Soma. Aku sendiri tidak pernah merasakannya. Sebab aku yang bertubuh kerempeng selalu kalah berebut dengan anak-anak yang tubuhnya lebih besar dan jangkung.

Kebiasaan anak-anak seperti itu memang tidak dilarang. Menurut orang-orang tua, sebagai pendiri dan leluhur desa, Dang Hyang Kedung Pingit tidak pernah murka jika jatah makanannya diambil anak cucunya. Dang Hyang adalah sosok leluhur yang penuh kasih terhadap anak-anak Kedung Pingit.

Seperti halnya siang itu, setelah membantu Mbah Soma membersihkan area punden, aku sengaja mengikuti doa selamatan yang dilakukan Pakde Siman. Tetanggaku itu hendak mengirim doa permintaan keselamatan, sebab anak sulungnya yang seorang tentara akan dikirim ke daerah sengketa: Timor Leste.

“Jangan buru-buru pergi. Ikutlah selamatan bersamaku, Nang,”6 ucap Mbah Soma.

“Baiklah, Kung,”7 sahutku.

Setelah Pakde Siman dan kerabatnya datang, kami duduk melingkar di atas tikar pandan. Seperti biasa, sebelum doa selamatan dimulai, Pakde Siman mengutarakan harapannya. Selain mengirim doa untuk leluhurnya yang telah berpulang, ia juga berharap anaknya yang akan berangkat ke Timor Leste bisa pulang ke Kedung Pingir dengan selamat, kelak setelah selesai bertugas.

“Aamiin…,” sontak aku menyahut permintaan Pakde Siman dengan lantang, seolah-olah aku adalah wakil dari pangujub yang akan memimpin doa selamatan.

Kebetulan Pakde Siman tidak menyiapkan merang. Mbah Soma mengambil tiga ikat merang, lalu mengulurkan kepadaku. “Bakarlah ini di dekat batu punden, Cung,” ucapnya.

Seperti terkena guna-guna, aku menurut saja perintah Mbah Soma. Kemudian aku letakkan merang itu bersandar pada sebuah akar pohon trembesi yang menonjol ke atas permukaan tanah, tak jauh dari batu punden. Begitu aku memantik korek bersumbu kapuk randu milik Mbah Soma,  asap tebal mengepul berputar-putar. Kepalaku terasa ikut berputar. Sekujur tubuhku gemetar. Denyut nadiku seperti berantakan. Rongga dadaku sesak. Aku lupa sedang melakukan apa. Mataku terpejam, dalam, dalam….

Suara gaduh orang-orang yang mengikuti selamatan menyadarkan aku, “Sumangga8 dimakan … ayo dimakan… mangga-mangga.”

Usai selamatan, Mbah Soma tidak langsung menuju rumahnya. Ia justru mengajak pulang rumahku. “Aku ingin menjenguk bapakmu,” ucapnya. Sudah dua hari memang bapak menderita demam.

Sebelum memasuki halaman rumahku, ia mengulurkan sebuah buntalan daun pisang, “Ini untukmu. Makanlah.”

Aku tercengang menerima bungkusan nasi berlauk urap-urap dan ayam panggang dari sang pembaca doa dan mantra puja-puji. Meski sederhana, makanan seperti itu sudah menjadi menu istimewa bagi anak desa sepertiku. Gemetar lagi tanganku menerimanya.

Buru-buru aku membuka bungkusan daun pisang itu. Aku semakin terkejut mencium aromanya. Ternyata benar cerita orang-orang, nasi berlauk ayam panggang yang dibalut doa dan mantra puja-puji Mbah Soma menebar kelezatan berlipat-lipat.

***

Sudah bertahun-tahun aku hidup di kota perantauan, sudah banyak kelezatan berbagai jenis hidangan ayam panggang yang kumakan di warung kaki lima hingga rumah makan kelas atas. Di antara semua itu, ayam panggang bertabur doa dan mantra puja-puji Mbah Soma yang paling lezat. Aromanya tak pernah lampus oleh masa.

Kelezatan itu yang menyebabkan aku berniat menjenguk Mbah Soma ketika pulang ke kampung halaman sejak bertahun-tahun hidup merantau. Aku ingin mendengar lagi lafaz mantranya. Lafaz yang memiliki tuah penyedap makanan selamatan di punden, yang selalu menjadi rebutan anak-anak Kedung Pingit dahulu.

“Sudah lama tidak ada selamatan di punden, Mbah Soma sudah tak lagi memimpin doa dan mantra pemghormatan kepada Dang Hyang,” ungkap Lik Kardjo, adik bapakku, yang sontak membuat aku heran dan kecewa.

“Apa yang terjadi?”

Menurut Lik Kardjo, Mbah Soma dilarang memimpin doa selamatan penghormatan kepada Dang Hyang Kedung Pingit sejak pohon trembesi yang menjadi punden tumbang disambar petir, suatu hari ketika turun hujan lebat disertai puting beliung. Anak-anak muda yang telah lulus mondok dan kembali ke Kedung Pingit menganggap itu sebagai simbol robohnya perbuatan syirik leluhur kami.

Meskipun larangan itu telah menciderai harga dirinya, sejak itu pula Mbah Soma menolak permintaan memimpin doa dari orang-orang yang masih setia terhadap tradisi turun temurun leluhur kami.

Entah ia merasa dikalahkan atau sengaja mengalah. Ada yang mengatakan bahwa Mbah Soma memilih mengalah sebab berprinsip bahwa memperdebatkan perbedaan keyakian adalah hal yang menjadi pantangan baginya. Tabu untuk diperuncing. Hanya akan mengoyak kerukunan orang-orang Kedung Pingit yang sudah terbentuk sejak zaman mbah-mbah mereka dulu. “Crah agawe bubrah.”9 Begitu konon kata Mbah Soma.

Mendengar cerita itu, doa dan mantra puja-puji yang dulu dilafazkan Mbah Soma terasa menyasar ke lubang telingaku, menyusup semakin dalam hingga menembus rongga dada dan ulu hati. Harum mewangi. Berkelindan di langit malam. Membersamai lezatnya aroma ayam panggang persembahan kepada Dang Hyang Kedung Pingit. 

 

Catatan kaki:

  1. Garis keturunan ketujuh jika ditarik ke atas.
  2. Tukang memimpin doa.
  3. Kata bakunya sraddha, upacara penghormatan atas dua belas tahun kematian leluhur. Seiring waktu diubah menjadi acara sedekah bumi dan bersih desa.
  4. Jerami pilihan.
  5. Benang putih yang digunakan khusus untuk mengikat merang.
  6. Kependekan dari bocah lanang (anak lelaki).
  7. Kependekan dari simbah kakung (kakek).
  8. Silakan, bisa dipendekkan menjadi mangga.
  9. Bertikai akan merusak tatanan kehidupan.


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia www.mahakarya.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Politik

UU Cipta Kerja Berpotensi Melemahkan Perlindungan bagi Konsumen Produk Halal

JAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Baleg Fraksi PKS, Bukhori Yusuf meminta pemerintah tidak abai terhadap aspek perlindungan konsumen produk halal. Peringatan ini ia sampaikan mengingat UU Cipta Kerja yang baru saja disahkan berpotensi merugikan ...

Kesehatan

Perkantoran Diminta Rutin Evaluasi Protokol Kesehatan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satgas COVID-19 Kota Yogyakarta mengingatkan perkantoran untuk rutin melakukan evaluasi atas penerapan protokol kesehatan. Ini guna mengantisipasi potensi munculnya penularan di lingkungan kerja Pemerintah Kota Yogya ...

DIY

Mahasiswa Kembali Unjuk Rasa Tolak Omnibus Law di Bunderan UGM

SLEMAN, BERNAS.ID - Ratusan elemen mahasiswa dari sejumlah universitas di Yogyakarta yang tergabung dalam Aliansi Rakyat Bergerak (ARB) mulai berkumpul di Bunderan UGM, mulai jam 1 siang, Selasa (20/10/2020). Massa aksi ini berencana melaku ...

Budaya

Wayang Jogja Night Carnival 2020 Siap Disajikan Secara Virtual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Meski masih berada dalam masa pandemi Covid-19, Wayang Jogja Night Carnival (WJNC) tahun 2020 ini tetap diadakan. Namun yang membedakan dari WJNC tahun-tahun sebelumnya, WJNC #5 kali ini digelar secara virtual. ...

Olahraga

Pandemi, Gowes Tour de Sleman Digelar secara Virtual

SLEMAN, BERNAS.ID - Ajang gowes tahunan Tour de Sleman #2 tahun 2020 digelar secara virtual Minggu pagi (18/10/2020). Sebelumnya, Tour de Sleman #2 ini rencananya digelar bulan Mei lalu.  Ketua Panitia Reno Candra Sangaji mengatakan ...

Inspirasi

Pemerintah UEA Resmikan Jalan Presiden Joko Widodo di Abu Dhabi

ABU DHABI BERNAS.ID - Pada Senin sore tanggal 19 Oktober 2020 telah diselenggarakan acara peresmian nama jalan "Presiden Joko Widodo" (dalam bahasa Inggris: President Joko Widodo Street) di Abu Dhabi oleh Sheikh Khalid bin Mohamme ...

Editorial

PANDEMI SUDAH TIDAK MENAKUTKAN LAGI?

Apakah pandemi covid-19 sudah hilang di Indonesia ?  Pertanyaan ini terlintas dalam benak saya demi melihat beberapa waktu terakhir banyak kejadian di masyarakat yang menunjukkan seolah sudah tidak ada lagi ancaman penyebaran v ...

Budaya

Disbud Yogyakarta Tantang Mahasiswa Terjemahkan Lukisan Affandi

SLEMAN, BERNAS.ID - Memperingati Hari Museum Indonesia yang jatuh pada tanggal 12 Oktober, Dinas Kebudayaan (Disbud) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bersama Duta Museum DIY dan Museum Affandi menggelar lomba esai dengan tema “Pasar N ...

DIY

Rp 400 Juta Digelontorkan Pemkot Jogja untuk Poles Lantai Zona 1 Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemkot Yogyakarta berusaha mempercantik kawasan pedestarian Malioboro dengan melakukan pemolesan khusus untuk lantai teraso/terazzo di sepanjang Zona 1. Sesuai rencana, proyek tersebut akan bisa terselesaikan pada pe ...

Hukum dan Kriminal

Terungkap, Penyebab Kematian Seorang Pria di Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penyebab kematian pria paruh baya yang meninggal dunia di kawasan Malioboro pada Minggu (18/10/2020) lalu akhirnya terungkap. Berdasarkan hasil otopsi pada Senin (19/10/2020), terkuak korban memiliki riwayat pen ...

DIY

Untuk Jamin Kualitas Konstruksi, Selokan Mataram Mengalir Senin Depan

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Besar Wilayah Sungai Serayu Opak (BBWSSO) Yogyakarta menargetkan Senin depan (26/10/2020), Selokan Mataram sudah kembali mengalir. Pemkab Sleman dan BBWSSO sepakat untuk menyelesaikan kebocoran Selokan Mataram di r ...

Nasional

Pemberdayaan Masyarakat Bali Melalui Urban Farming

JAKARTA, BERNAS.ID - PP Kagama menggelar webinar Pemberdayaan Masyarakat #2 lewat aplikasi Zoom meeting berjudul “Pemberdayaan Masyarakat Bali dengan Urban Farming & Kebun Berdaya di Tengah Wabah Covid-19” pada hari Sabtu (1 ...

Wiradesa

Tentang Doa yang Kami Langitkan di Punden Desa

Cerpen oleh : Heru Sang Amurwabumi   Dalam kecamuk badai kerinduan kepada kampung halaman, aku terdampar pada sebuah kenangan tentang kasak-kasak kekuatan sebuah doa. Ya, jika berada di Desa Kedung Pingit dua atau tiga dasawarsa ...

DIY

Atasi Genangan di Musim Penghujan, SPAH Jogja Dibersihkan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta melakukan upaya mengatasi potensi munculnya genangan di musim hujan dengan membersihkan sumur peresapan air hujan (SPAH). Ini adalah upaya yang baru pertama kali dilakukan, selain pelumpura ...

DIY

Seorang Lelaki Meninggal Dunia di Pedestrian Malioboro 

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Seorang lelaki ditemukan tak bernyawa tergeletak di kawasan Malioboro. Hingga kini  belum ada keterangan resmi terkait penyebab meninggalnya korban.  Wakil Ketua Koperasi Tri Dharma PKL Malioboro, Paul Z ...

Analisa Pilkada

Bawaslu Sleman Perpanjang Rekrutmen Pengawas TPS

SLEMAN, BERNAS.ID - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Sleman memperpanjang pendaftaran calon pengawas tempat pemungutan suara atau Pengawas TPS dalam Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Sleman. Sampai hari terakhir pendaftaran pada Ka ...

Olahraga

Tim Bulu Tangkis Indonesia Dapat Suntikan Semangat dari Bupati Sragen

Jawa Tengah, Bernas.id - Tim bulu tangkis terbaik Indonesia saat ini sedang menjalani latihan di Gelanggang Olahraga Bulu Tangkis milik Billy Haryanto di perbatasan Karanganyar-Sragen Jawa tengah. Tim bulu tangkis nasional yang berlatih ...

DIY

Informasi Pemeliharaan Jaringan PLN Wilayah DIY 18-22 Oktober

BERNAS.ID - Dalam rangka meningkatkan pelayanan dan mengamankan pasokan listrik kepada pelanggan, PT PLN UP3 Yogyakarta akan melakukan serangkaian aktivitas pemeliharaan jaringan. Sebagaimana disampaikan oleh Humas PLN melalui surat kepada ...

Internet

Media Sosial dan Fenomena Kehidupan Berbahasa

BERNAS.ID - Perkembangan zaman pada industri 4.0 seperti yang kita ketahui telah merubah tatanan kehidupan manusia menjadi lebih baik. Perubahan tersebut jelas terlihat pada bidang transportasi, komunikasi dan informasi, kesehatan, dan bida ...

Internet

Tips dan Trik Pembuatan Media Pembelajaran Interaktif Audio Visual

BERNAS.ID - Pembelajaran daring menjadi model pembelajaran baru dengam adanya pandemi yang mewabah di Indonesia bahkan dunia. Pembelajaran daring mewajibkan siswa dan guru untuk menjalankan sebuah sistem operasi baru guna menunjang prose ...

Ekonomi

Puluhan Pedagang Pasar Prawirotaman Diminta Beralih Jenis Dagangan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Proses penempatan kembali pedagang Pasar Prawirotaman Yogyakarta ke bangunan pasar yang baru siap dilakukan. Ini akan disertai dengan sosialisasi mekanisme penempatan dan perubahan jenis dagangan yang harus dilakukan ...

Analisa Pilkada

Kampanye Digital Tidak Optimal untuk Raih Suara

SLEMAN, BERNAS.ID - Kampanye digital bagi para calon kepala daerah yang bertarung dalam pilkada memang bisa mencegah terjadinya klaster penularan Covid-19. Namun, tidak efektif untuk mendulang suara pemilih. Pakar Komunikasi, Nyarwi Ahma ...

DIY

Begini Kesiapan Brimob DIY Hadapi Covid-19 dan Maraknya Demo

BANTUL, BERNAS.ID - Komisi A DPRD DIY melakukan monitoring ke Mako Satuan Brimob Detasemen A Pelopor Gondowulung, DIY, Sabtu (17/10/2020). Kunjungan dilakukan untuk melihat kesiapan Brimob dalam menghadapi berbagai tantangan terkini, sepert ...

Hukum dan Kriminal

Dirumahkan, Pekerja Trans Jogja Sepakat ke Pengadilan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Puluhan pekerja PT Jogja Tugu Trans (JTT) memilih menyelesaikan persoalan ke Pengadilan Hubungan Industrial (PHI) karena merasa dirumahkan secara sepihak oleh perusahaan pada akhir Juli lalu. Pilihan ke jalur hukum k ...

Pilkada

Bapaslon Ini Memilih Deklarasi di Tengah Laut Selatan

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID- Ada yang berbeda dari bakal pasangan calon (bapaslon) bupati dan wakil bupati Gunungkidul, Mayor Sunaryanto-Hery Susanto untuk deklarasi maju Pilkada 2020. Selain berlari sejauh 7 kilometer dari rumahnya untuk melaku ...

Internet

Kominfo Mengaku Tumbangkan Ribuan Konten Hoaks

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengaku pihaknya sudah menjumpai ribuan konten hoaks yang beredar belakangan ini di internet. Hoaks yang dominan terkait Covid-19, pilkada, dan Omnibus Law Cipta Kerja. ...

DIY

Pilkades Sleman Dipastikan Tanggal 20 Desember 2020

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten Sleman memastikan tanggal pelaksanaan Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Kabupaten Sleman, yaitu 20 Desember 2020. Kepastian ini berdasarkan hasil rapat koordinasi virtual (zoom meeting) antara Pemerin ...

DIY

Menteri Kominfo Ikut Rancang 'Roadmap' Pengembangan MMTC Yogyakarta

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate mengunjungi Sekolah Tinggi Multi Media Kominfo di Yogyakarta, atau yang dikenal dengan MMTC, Jumat (16/10/2020). Kunjungan yang dilakukan bersama Gubernur DIY Sri Sultan ...

Pendidikan

Digital Learning, Model Pembelajaran, dan Kebiasaan Baru pada Sistem Pendidikan

Jakarta, Bernas.id - Pandemi Covid-19 membuat hampir segala aktivitas menjadi terhambat, terlebih dengan adanya physical distancing yang kurang memungkinkan bagi masyarakat untuk berkumpul. Pada bidang pendidikan juga merupakan salah satu a ...

Olahraga

Rossi Positif Covid-19, Lewatkan Balapan di Aragon

BERNAS.ID - Valentino Rossi melalui instagramnya mengabarkan bahwa dirinya positif terjangkit covid-19 dan akan melewatkan balapan di Aragon akhir pekan ini. “Sayangnya pagi ini aku bangun dan merasa tidak baik. Tulangku sakit dan ...

Ekonomi

Saat Pandemi, Pentingnya Dukungan Untuk Peternak Sapi Perah Indonesia Tingkatkan Ketahanan dan Keamanan Pangan

JAKARTA, BERNAS.ID – Dalam rangka Hari Pangan Sedunia yang diperingati setiap 16 Oktober, Frisian Flag Indonesia (FFI) menggelar webinar bersama Gabungan Koperasi Susu Indonesia (GKSI) dan para pakar peternakan. Dalam sambutan pemb ...

Analisa Pilkada

Rapid Tes Sebabkan Pendaftar PTPS dan KPPS di Gunungkidul Minim

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Jumlah pendaftar Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) untuk Pilkada Gunungkidul 2020 belum memenuhi kuota minimal. Pilihan perpanjangan waktu pun diambil agar ku ...

Pilkada

KPU Sleman Tetapkan DPT Sebanyak 792.925

SLEMAN, BERNAS.ID - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Sleman menetapkan jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) untuk Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten (Pilkada) Sleman 2020. Jumlah yang ditetapkan sebanyak 792.925 DPT.  Ketua KPU Sleman Trapsi ...

Pilkada

Kuota Pendaftar PTPS dan KPPS di Gunungkidul Jauh dari Target

GUNUNGKIDUL, BERNAS.ID - Pendaftaran Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) Komisi Pemilihan Umum (KPU) Gunungkidul dan Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Gunungkidul berakhir hari ini, Kamis (15 ...

Hukum dan Kriminal

Polisi Periksa 6 Saksi Kerusuhan Demo di Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Jajaran Satreskrim Polresta Yogyakarta telah memeriksa enam saksi terkait dengan kasus pengrusakan kendaraan Polresta Yogyakarta maupun pengrusakan terhadap Gedung DPRD DIY dalam aksi unjuk rasa yang dilakukan o ...

Pilkada

KPU DIY Diminta Segera Lakukan Simulasi Pencoblosan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Menjelang pilkada di DIY tanggal 9 Desember mendatang, persiapan harus sudah mulai dilakukan. Sebab pilkada akan berlangsung di masa pandemi Covid-19, sehingga butuh persiapan ekstra sejak dini, terutama dari segi ke ...

Nasional

Indonesia Akan Jadi Tuan Rumah Forum Internasional GPDRR 2022

JAKARTA, BERNAS.ID - Indonesia akan menjadi tuan rumah acara forum internasional Global Platform for Disaster Risk Reduction (GPDRR) 2022. Presiden Joko Widodo berharap melalui forum yang dibentuk oleh PBB ini bisa digunakan sebagai momentu ...

DIY

Dosen UPN Jogja yang Terpapar Corona Tutup Usia

SLEMAN, BERNAS.ID - Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Yogyakarta (UPNVY) kehilangan putra terbaiknya. Almarhum yang juga dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) menghembuskan napas terakhirnya di RSA UGM dalam ...

Desa

UU Cipta Kerja : BUM Desa adalah Badan Hukum

Yogyakarta, Bernas.id - Dibalik ramainya penolakan sebagian elemen masyarakat terhadap Undang-undang Cipta Kerja, kabar baik sesungguhnya untuk desa dan BUM Desa.  Sambil menunggu peraturan pelaksana UU, dapat kita baca pada naskah ...

Lingkungan

KLHK Luruskan Berbagai Isu Lingkungan Terkait UU Cipta Kerja

JAKARTA, BERNAS.ID - Disahkan Undang-Undang Cipta Kerja (UUCK) pada 5 Oktober 2020 memunculkan beragam tafsir di masyarakat terkait pengaturan terhadap perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutana ...

Sintesa

Akses Informasi di Kehidupan Desa dan Kota, Apakah Solusi Terbaiknya?

Oleh: Profesor Sudjarwadi Sore itu, Situtena duduk di ruang tamu ditemani Yatica istrinya. Mereka berbincang sekitar perkembangan cucunya yang telah menjadi mahasiswi. Ada waktu panjang antara kelulusan sekolah menengah sampai saat cucun ...

Inovasi

Reno4 Virtual Run: Langkah OPPO Indonesia Memperkenalkan Produk Baru

JAKARTA, BERNAS - OPPO Indonesia telah melaksanakan Reno4 Virtual Run (12/10). Kegiatan lari virtual ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Olahraga Nasional (Haornas) 2020. Kegiatan ini juga bertujuan untuk mengajak masyarakat khusus ...

Inovasi

Kaspersky Mendeteksi Aktivitas Scamming Yang Kuat Di Tengah Peluncuran Ponsel Pintar Paling Populer

Internasional, Bernas.id - Pada13 Oktober waktu Pasifik, Apple menggelar acara yang sekaligus menjadi momentum untuk pengenalan jajaran produk iPhone 12 terbaru. Seperti tahun sebelumnya, tidak hanya pengguna Apple yang tertarik dengan acar ...

Gadget

Tips Membedakan Aplikasi Asli dan Palsu

Dilansir dari antaranews.com, Pakar TI dan Ahli Keamanan digital dari swiss German University, Charles Lim, menyarankan untuk selalu mengunduh aplikasi dari toko aplikasi resmi, seperti Play Store milik Google dan App Store milik Apple. Hal ...

DIY

Bupati Sleman Himbau Warga Waspada La Nina

SLEMAN, BERNAS.ID - Saat ini, fenomena La Nina lemah hingga moderate sedang terjadi di wilayah Indonesia. Dampaknya sudah dirasakan masyarakat Yogyakarta.  Bupati Sleman, Sri Purnomo menghimbau, warga Sleman agar tidak panik, tapi t ...

Wiradesa

Bagian Kelima – Tentang Ibu dan Ceritanya yang Hampir Terlupakan

Oleh : Risma Arista Ceritanya panjang. Aku menyangsikan dia akan mendengarkanku kali ini. Mungkin baginya, aku sudah membual banyak hal yang membuat hidupnya berantakan. Namun jauh sebelum aku menemukannya hari ini, sungguh aku telah mem ...

DIY

JogjaProvCSIRT Lindungi Situs Pemerintah DIY dari Serangan Siber

SLEMAN, BERNAS.ID - Pemerintah Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemda DIY) dan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) meluncurkan JogjaProvCSIRT. Manajemen sekuriti ini berupa sebuah set dari banyak fungsi yang melindungi jaringan dan sistem teleko ...

DIY

Walikota: Jangan Kucilkan Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta, Haryadi Suyuti meminta kepada seluruh warga masyarakat Kota Yogyakarta agar tidak mengucilkan para pasien positif Covid-19. "Masyarakat yang terpapar covid-19 justru harus diberikan seman ...

Ekonomi

Begini Progres Pembangunan Pasar Prawirotaman Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pembangunan lantai empat Pasar Prawirotaman telah mulai dikerjakan. Lantai rooftop pasar tersebut digadang-gadang jadi salah satu penggerak perekonomian ekonomi kreatif Kota Jogja.  Kepala UPT Pusat Bisnis, D ...

Gen Z

Konser Pamitan Idol Grup Keyakizaka46

BERNAS.ID - Senin sampai Selasa lalu (12-13/10) menjadi hari yang mengharukan bagi penggemar Keyakizaka46. Pasalnya itu adalah konser terakhir mereka. Konser yang bertajuk “The Last Live” dibuat untuk mengucapkan selamat ...