Hasil Polling pilkada.bernas.id : Suharsono - Totok Sudarto : 3516 * Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo : 3315 * Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa : 1640 * Sri Muslimatun - Amin Purnomo : 1406 * Danang Wicaksana - Agus Cholik : 544 * Sutrisno Wibowo - Mahmud Ardi Widanto : 70397 * Bambang wisnu - Benyamin Sudarmadi : 141241 * Imawan Wahyudi - Martanti Soenar Dewi : 20761 * Sunaryanto - Heri Susanto : 69641 * Sri Mulyani - Yoga Hardaya : 356 * Arif Budiyono - Harjanto : 374 * Aji Setyawan - Windarti Agustina : 109 * One Krisnata - Muhammad Fajri : 438 * Muchammad Nur Aziz - KH M Mansyur : 349 * M Said Hidayat - Wahyu Irawan : 52 * Kotak - Kosong : 195 *

Joko Tidak Boleh Jatuh Cinta

Penulis : Risma Arista
Editor : Sabila J. Firda
14 November 2020

Sumber: Freepik


Bernas.id - Perempuan itu selalu duduk di jok paling belakang sebelah kiri, persis di dekat jendela. Sambil memperhatikan jalanan, sering kulihat ia menangis tanpa suara. Kalau sudah begitu, aku tak berani memperhatikannya lagi dan tak menghampirinya untuk meminta ongkos perjalanan seperti pada penumpang lainnya. Kalau sudah sampai di tempat tujuan, pasti ia akan membayar, begitu pikirku. Namun, ia selalu menjadi penumpang terakhir yang turun di terminal Magelang dengan penampilan awut-awutan. Entah rambutnya yang tak ia rapikan selepas diterpa angin, atau bahkan bekas air mata di kedua pipinya yang ia biarkan mengering begitu saja.

Sebagai seorang laki-laki, melihat perempuan menangis adalah kelemahanku. Ingin rasanya kuberikan pelukan untuknya agar tangisannya tak perlu sesendu itu. Aku bahkan menahan diri untuk tak secara tiba-tiba mendaratkan tanganku ke pipinya untuk menghapus bekas air matanya. Setidaknya, karena aku masih punya harga diri sebagai seorang lelaki. Meski seringnya, teman-teman seprofesiku justru colak colek sesuka mereka.

Dengan profesi ini, sebenarnya menjadi sulit bagiku untuk menghafalkan wajah, karena aku selalu bertemu orang yang berbeda setiap harinya. Akan tetapi, tidak dengan perempuan itu. Kalau aku tak salah hitung, hampir dua bulan lamanya ia menjadi penumpang tetap di bus ini. Ia selalu menyetop bus di tempat yang sama, naik di jam yang sama, penampilan yang sama, dan tempat duduk yang sama. Jika bukan karena ciri khas itu, aku juga tak mungkin menghafalkan wajahnya. Meskipun setiap hari ia menumpang di bus yang aku kerneti, rupanya ia bahkan tak pernah melihatku. Karena pandangan matanya selalu saja tertuju ke bawah. Seperti menyembunyikan sesuatu yang tak ingin diketahui orang lain.

Alih-alih menanyakan masalah pribadinya, aku bahkan tak pernah bernyali menagih ongkos padanya atau bertanya siapa namanya. Aku hanya bisa menunggunya sampai di tempat tujuan, lalu menerima selembar dua puluh ribuan darinya tanpa menunggu kembalian. Lama-lama, Heri si supir juga jadi hafal kebiasaan perempuan itu. Lantas saat bus kami ngetem[1] di Terminal Salaman—yang biasanya cukup lama karena menunggu anak-anak SMP dan SMA pulang sekolah, ia mulai membuka obrolan.

“Jok, kalau tak liat-liat, kamu ki aneh, yo?” Heri bertanya padaku yang lebih terdengar seperti mengejek. Sambil menyantap sepotong pisang goreng hangat, tak ketinggalan ia menyeruput kopi hitam buatan Mbok Yah yang terkenal paling enak seantero Terminal Salaman. Ahhh, sedap sekali rupanya.

“Aneh gimana to, Her?” Aku balik bertanya.

“Ya, kalau tak perhatikan kamu itu cupu kok. Masa’ harus tak jelasin sampai gamblang dulu biar kamu ngerti, sih?”

“E lha, cupu gimana? Kalau ngomong itu mbok ya to the point. Langsung ke intinya gitu lho, biar aku ndak bingung.”

“Hahaha. Joko, Joko. Kamu ini polos atau memang ndak doyan perempuan, to?” Kalau kalimat itu sudah keluar dari mulut Heri, aku jadi teringat simbokku[2] di rumah yang selalu mengatakan hal yang sama.

Usiaku memang sudah jalan kepala tiga. Tapi, rasanya aku masih ingin menikmati kesendirian ini. Sebenarnya, bukan aku tak suka perempuan atau terlalu polos sebagai laki-laki. Dulu, saat masih sekolah aku pernah suka pada perempuan, tetapi bertepuk sebelah tangan. Sudah saling suka, eh, ditikung teman. Sempat pacaran, tetapi selalu kandas di tengah jalan. Aku bahkan pernah ditinggal menikah oleh mantan pacar dengan sahabatku sendiri. Ia beralasan karena aku ini orang tak punya. Jadi, menurutnya aku tak sanggup memberikan sesuatu yang ia mau seperti make-up, tas, sepatu, barang-barang bagus, dan lain-lain. Padahal menurut desas desus yang kudengar, ia sudah hamil duluan saat ijab qobul dilaksanakan. Cih! Setidaknya aku masih punya harga diri!

Asal tahu saja, dalam usia setua ini, aku belum pernah “bermain” dengan perempuan. Tidak juga dengan mereka yang pernah aku pacari. Bukan karena aku tak punya nyali untuk itu. Namun, aku selalu ingat bagaimana simbok mengancam akan memotong anuku dengan bendho[3] yang teracung di tangannya kalau aku berani macam-macam dengan perempuan. Jadi untuk tetap bertahan hidup, aku memilih untuk tidak melakukannya, setidaknya selama simbokku masih hidup.

“He! Ditakoni malah ngalamun? Wah wes ra beres Joko iki.[4]” Heri menoyor kepalaku sampai aku hampir terjengkang dari bangku yang kududuki.

“Wah asem kowe Her! Karepmu piye to?[5]” Jika saja Mbok Yah tidak sedikit berteriak saat menyapa Pak Langgeng, si petugas terminal yang bertubuh gempal dan terkenal garang itu, aku pasti sudah membalas Heri dengan menyiramkan kopi panas yang kupegang.

“Hahaha. Joko, Joko. Jangan-jangan lagi mbayangke seng ora-ora kowe ki.[6] Kalau kamu suka sama perempuan yang selalu duduk di jok belakang itu, segeralah ajak kenalan, sekalian bawa ke rumahmu. Simbokmu pasti seneng.” Ternyata Heri sudah menandaskan kopi hitamnya. Tangan kanannya mengambil sepotong pisang goreng lagi.

“Yang tadi dihitung juga sama yang kemarin ya, Mbok! Tak bayar sesok hehehe. Ayo mangkat meneh Jok![7]” Aku buru-buru menghabiskan kopiku lalu merogoh saku celanaku dan meletakkan uang dua ribuan di meja.

“Wes ya, Mbok!”[8]

Saat bus kembali melaju di jalanan, aku justru memikirkan kata-kata Heri. Meskipun sering terdengar ceplas ceplos, tapi ia selalu mengatakan kebenaran. Mungkin, aku memang menyukai perempuan itu. Akan tetapi, aku hanya tidak menyadarinya. Meskipun penampilannya selalu terlihat sama, tak ada sama sekali aura gembel atau menjijikkan dalam diri perempuan itu. Sebaliknya, ia selalu wangi dan terlihat mengenakan pakaian baru yang menawan.

Sampai akhirnya, Heri menginjak pedal rem cukup keras yang langsung membuyarkan lamunanku. Seluruh penumpang pun serempak mengumpatnya. Seperti biasa, Heri hanya membalasnya dengan cengiran tanpa dosa. Lalu, kulihat perempuan yang selalu duduk di jok belakang itu menaiki bus, melewatiku begitu saja. Sementara Heri sudah melajukan busnya, perempuan itu masih berdiri mematung di depan anak SMA yang menduduki tempat duduknya. Benar juga, tak biasanya ia naik bus saat anak-anak SMP dan SMA pulang sekolah seperti ini. Biasanya, ia akan naik bus pukul sembilan pagi yang hampir selalu lengang.

Sambil meminta ongkos perjalanan pada para penumpang, aku mencuri-curi pandang pada perempuan itu yang masih menatap lurus si anak SMA yang menempati tempat duduknya. Merasa gentar karena diperhatikan sedemikian tajam, si anak SMA dan temannya langsung pindah berdiri. Perempuan itu kembali menempati singgasananya. Seperti biasa, ia menjalankan ritual menangis sambil menatap jendela. Ah, sebenarnya apa yang melukai hatinya sampai kesedihannya tak berkesudahan seperti itu? Apakah air matanya belum juga habis?

Saat para penumpang sudah banyak yang turun dan bus menjadi lengang, kuberanikan diri untuk mendekati perempuan itu sambil pura-pura meminta ongkos perjalanan padanya. Percuma. Ia bahkan tidak mendengar perkataanku atau melihat tanganku yang terjulur di depan mukanya. Seperti biasa, ia masih asyik menikmati tangisnya. Akhirnya aku memutuskan kembali ke posisiku di dekat pintu bus sambil meneriakkan jalur bus ini. Dari kaca spion kecil yang terpasang di dalam bus, bisa kulihat Heri tertawa mengejek di balik kemudinya. Asem![9]

Saat bus kami tiba di Terminal Magelang, perempuan itu masih bertahan di posisinya. Tangisnya justru semakin dalam dan memilukan. Aku menghampirinya sekali lagi dan mengatakan kita sudah sampai. Namun, ia malah menatapku dengan tajam. Ah, sejujurnya aku tidak siap menghadapi sepasang mata itu. Mata yang selalu sembab oleh air mata, kini menatapku seolah menagih sesuatu.

“Kamu percaya apa itu cinta?” tanyanya lantang meski suaranya terdengar serak.

“I-iya, saya percaya.” Aku menjawabnya dengan sedikit terbata.

Tiba-tiba saja perempuan itu menghentikan tangisnya dan tertawa sekeras-kerasnya. Aku bingung, bagaimana bisa emosinya berubah sedrastis itu?

“Goblok! Jangan percaya cinta, atau kamu akan hancur karenanya.”

Perempuan itu mengatakan kata-katanya dengan tegas seraya bangkit dan memberiku uang seratus ribuan. Ia melewatiku begitu saja dan turun dari bus ini. Masih kulihat arah langkahnya yang tak pasti. Karena keterkejutanku bisa mengobrol dengan perempuan itu, aku jadi tak sempat memikirkan kembalian yang terlalu banyak ini.

Keesokan harinya, perempuan itu tak nampak di tempat biasa ia menunggu bus. Mungkinkah ia sudah naik bus lain karena aku tak tepat menjawab pertanyaannya kemarin? Entahlah. Rasanya, aku harus mencari tahu apa yang terjadi padanya. Sementara Heri melajukan bus dengan santai karena tak banyak penumpang, aku menuju ke dekat kemudinya.

“Her, aku turun depan, ya. Hari ini kamu narik sendirian ra popo[10], to?”

Heri yang segera mengetahui maksudku langsung menyenandungkan lagu yang menyindirku. Lantas, ia pun menginjak pedal rem dan mengucapkan semoga berhasil padaku. Aku mengumpat kata-kata “Sialan!” lalu segera turun dari bus.

Beruntung, tempatku turun belum jauh dari tempat biasa perempuan itu menunggu bus. Jadi, aku berlari-lari kecil menuju gapura pintu masuk desa pinggir jalan itu. Jika perempuan itu adalah salah satu warga di desa tersebut, para tetangga pasti mengenalnya. Aku terus berjalan memasuki jalan desa sambil mencari warga yang mungkin sedang beraktivitas di luar rumah.

Namun, sekitar seratus meter dari jalan raya, tak kutemukan satu pun warga yang bisa kutanyai. Seolah mereka sudah berjanji satu sama lain untuk menutup pintu rumah karena mengetahui kedatanganku ke desa ini. Akan tetapi, aku memutuskan untuk terus berjalan. Sampai akhirnya, aku melihat kerumunan warga yang nampak saling berbisik satu sama lain. Karena penasaran, aku pun mendekati kerumunan itu dan bertanya pada ibu-ibu yang sedang bergerombol.

“Permisi, bu. Kalau boleh tahu, kenapa ada rame-rame di sini, ya?” tanyaku hati-hati.

“Itu, mas. Ada orang meninggal.”

“Iya, mas. Meninggalnya pakai acara gantung diri pula!”

“Ditinggal pergi suaminya itu, katanya nikah lagi sama mantan pacarnya dulu.”

“Ih, kasian banget, ya. Padahal cantik, lho! Orang kaya juga! Kok kayak gitu, ya?”

Gerombolan ibu-ibu itu kembali berbincang tanpa memedulikan kehadiranku di antara mereka. Namun, aku teringat pada tujuan awalku datang ke desa ini.

“Oh, iya, ibu-ibu. Kalau boleh tahu, apakah perempuan bertubuh kurus, tinggi, sering pakai dress renda selutut, terus rambutnya panjang sebahu itu tinggal di sini?”

Mendengar pertanyaanku, mata ibu-ibu itu melotot. Beberapa menutup mulut mereka dengan kedua tangan. Apa yang salah dari pertanyaanku?

“Mas kenal dengan Mbak Dian?”

Salah seorang ibu justru bertanya balik padaku. Sementara itu aku hanya bisa menggeleng. Siapa Dian?

“Itu dia yang lagi kita bicarakan!” Aku menirukan ekspresi ibu-ibu tadi. Mata melotot, dan kedua tangan menutup mulut.

“Dia setiap hari naik bus Purworejo – Magelang, apa ibu-ibu juga tau?” tanyaku lagi mencoba memastikan.

“Iya, Mas. Katanya dia mau cari suaminya. Sebelum kehilangan kabar, dia sempat ngantar suaminya sampai ke Terminal Magelang. Katanya mau kerja ke luar Jawa, gitu.”

“Ya gitulah mas, namanya perjodohan. Kalau yang satu udah nggak cocok sedari awal mau gimana lagi? Beda perasaan itu berat, Mas.”

“Bener, Bu. Kasihan lah pokoknya. Padahal Mbak Dian itu udah cinta mati banget sama suaminya. Begitu tau suaminya nikah lagi, eh, malah kayak gitu akhirnya. Padahal, kayaknya dia baru hamil muda, lho mas!”

Aku terkesiap. Terlambat. Harapanku pupus sudah. Saat kulihat beberapa orang berseragam serba oranye menggotong bungkusan besar berwarna kuning yang keluar dari rumah yang ditunjuk oleh ibu-ibu ini, aku tak sanggup lagi menopang tubuhku. Kedua lututku roboh ke tanah.

Satu lagi peristiwa yang menambah daftar panjang dari perjalanan cintaku. Kasih tak sampai yang berujung tragis. Baru saja ingin kuhidupkan kembali hatiku untuk mencintai perempuan, tetapi segenap perasaan itu telah terpangkas sebelum bertunas. Tak kuhiraukan lagi obrolan ibu-ibu yang menggeser topiknya karena mengkhawatirkanku.

Apakah  aku memang ditakdirkan tidak layak mendapatkan cinta, dan menjadi seorang perjaka selamanya?

 


[1] Berhenti sekitar 15 menitan di suatu tempat untuk menunggu penumpang.

[2] Ibuku. (Bahasa Jawa)

[3] Pisau berukuran besar. (Bahasa Jawa)

[4] Hei! Ditanya malah ngelamun. Udah nggak beres si Joko ini. (Bahasa Jawa)

[5] Sialan kamu, Her! Maumu apa sih? (Bahasa Jawa)

[6] Jangan-jangan sedang membayangkan yang tidak-tidak kamu ini. (Bahasa Jawa)

[7] Ayo berangkat lagi, Jok! (Bahasa Jawa)

[8] Udah ya, Mbok! (Bahasa Jawa)

[9] Sialan! (Bahasa Jawa)

[10] Nggak apa-apa. (Bahasa jawa)


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia. https://unmaha.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Daerah

Perubahan Dampak Erupsi Merapi, Pemkab Magelang Siapkan Skenario Baru

MAGELANG, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyiapkan skenario baru terkait perubahan potensi dampak erupsi Gunung Merapi. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto ...

DIY

Jarak Luncur Awan Panas 1,8 Kilometer, Masih Kategori Kecil

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan saat ini Gunung Merapi memasuki masa erupsi efusif sejak 4 Januari 2021. Masa erupsi efusif akan ditandai dengan lelehan lava pijar. ...

Nasional

PMI Bantu Korban Bencana Gempa Bumi di Sulbar

JAKARTA, BERNAS.ID -  Ambulans dan petugas kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI) hadir untuk menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Barat. Bantuan berupa makanan, air bersih, serta terpaulin telah didatangkan be ...

Hukum dan Kriminal

Aksi Dibatasi, Gubernur DIY Disomasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Aliansi Rakyat untuk Demokrasi Yogyakarta (ARDY) mengirim somasi terbuka pada Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2021. Ini adalah Pergub tentang Pengendalian ...

Nasional

Presiden Instruksikan Menteri PUPR Segera Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir di Kalsel

KALSEL, BERNAS.ID - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (18/1/2021), guna meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Dalam keterangan persnya Presiden me ...

Kesehatan

Masyarakat Kembali Diingatkan Potensi Penularan COVID-19 Lewat Keluarga dan Kantor

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan potensi penularan kasus di keluarga dan kantor atau tempat kerja yang masih harus tetap diwaspadai. Pasalnya kejadian semacam itu masih t ...

DIY

Radius Awan Panas Merapi Tambah Sejauh, 1,8 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran 1 kali dengan jarak luncur 1,8 kilometer ke Kali Krasak dan Kali Boyong pada pukul 02.27 WIB, Selasa dini hari (19/1/ ...

Nasional

Seluruh Korban Ditemukan, Operasi SAR Longsor Sumedang Ditutup

SUMEDANG, BERNAS.ID - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban tanah longsor di Sumedang, Senin (18/1/2021). Dua korban terakhir, berhasil ditemukan pukul 19.59 WIB dan pukul 21.13 WIB. Kedua korban masih anak-anak, berjenis kelam ...

Nasional

Partai Gelora Lepas Armada Pangan untuk Korban Gempa Mamuju

JAKARTA, BERNAS.ID - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan, konsen dalam membantu penanganan korban bencana alam yang terjadi di berbagai daerah. Salah satu langkah kongkret Gelora Indonesia dalam menangani bencana adalah me ...

Lingkungan

Menteri KKP Tebar 7200 Bibit Ikan di Ngaglik Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menebar 7.200 bibit ikan lokal di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Senin (18/1/2021). Penebaran bibit 5.000 ekor nila dan 2.200 ekor nilem dilakukan bersam ...

DIY

Gubernur DIY Dorong Rumah Sakit Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana X mendorong penambahan tempat tidur (TT) di Rumah Sakit untuk pasien Covid-19. Penambahan TT rumah sakit ini diprioritaskan untuk pasien dengan kriteria ...

Ekonomi

Harga Sayuran Ini di Pasar Tradisional Masih Tinggi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Harga cabai di pasar tradisional Yogyakarta masih tinggi dalam satu bulan ini. Pasalnya, curah hujan yang tinggi membuat kualitas cabai ataupun jumlah panen menurun. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, D ...

Nasional

Muhammadiyah Sepakat Pembunuhan 6 Anggota FPI adalah Pelanggaran HAM

JAKARTA, BERNAS.ID - PP Muhammadiyah telah mempelajari Keterangan Pers Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia Nomor 003/Humas/KH/I/2021 tertanggal 08 Januari 2021 tentang peristiwa kematian 6 anggota Laskar FPI ya ...

Hukum dan Kriminal

Kuasa Hukum IM Anggap Pihak UII Tidak Independen

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam persidangan terakhir untuk acara pembuktian gugatan ke pihak Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta (12/1/2021), Kuasa Hukum IM menyatakan pihak tergugat tidak independen. Pasalnya, psikolog atau konselor ...

Politik

APHA Indonesia Minta Segera Sahkan RUU Masyarakat Hukum Adat

JAKARTA, BERNAS.ID - Asosiasi Pengajar Hukum Adat atau APHA Indonesia berkomitmen, untuk terus mengawal dan mendorong penuntasan proses pembahasan RUU Masyarakat Hukum Adat di DPR RI. Hal ini menanggapi sikap Fraksi Partai Golk ...

DIY

Kapolri yang Baru Dituntut Selesaikan Kasus Udin Bernas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit melakukan silaturahmi ke sejumlah mantan Kapolri untuk minta doa restu. Tak hanya itu, ia juga meminta wejangan sebelum mengemban tugas menjadi orang nomor satu di Korps Bha ...

Ekonomi

Rp 1,25 Miliar Dianggarkan untuk Fasilitasi Gratis Ongkir UMKM DIY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Koperasi dan UKM DIY kembali memberikan fasilitas ongkos kirim gratis (ongkir) yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM. Ini untuk untuk meringankan beban finansial UMKM di DIY di masa pandemi COVID-19. Kepal ...

DIY

Jembatan Baru Depan GL Zoo Akhirnya Segera Difungsikan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Jembatan baru yang terletak depan Gembira Loka Zoo sebentar lagi bakal difungsikan. Usai mengalami penyempurnaan sejak Mei 2019, jembatan tersebut akan segera bisa dilintasi kendaraan umum. Kepala Bidang Lalu Lint ...

Politik

Kenangan Rizal Ramli Untuk Gerakan 77/78

JAKARTA, BERNAS. ID - Ekonom Rizal Ramli, memulai puncak karir politiknya saat menjadi salah seorang tokoh gerakan mahasiswa pada era 77/78. Ia bersama para mahasiswa lainnya kritis terhadap orde baru. Ia pun menganggap eranya tersebut ...

DIY

Semalam Merapi Luncurkan 56 Guguran Lava Pijar, Terjauh 1,5 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat 56 kali guguran lava pijar sejak Sabtu (16/1/2021) malam-Minggu dini hari (17/1/2021). Meski terus erupsi puluhan kali, Gunung Merapi ma ...

Nasional

Kerahkan Ratusan Relawan, Muhammadiyah Dirikan 7 Pos Pelayanan Bantu Korban Banjir Kalsel

KALSEL, BERNAS.ID - Banjir yang melanda Kalimantan Selatan sejak tanggal 10 Januari 2021 silam hingga kini belum surut, bahkan intensitas hujan tinggi masih sering terjadi. Ini mengakibatkan di banyak daerah ketinggian air bisa mencapai 2 - ...

Nasional

Gunung Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer

LUMAJANG, BERNAS.ID - Telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. Menurut laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke ...

DIY

Polri Kirim Sejumlah Bantuan Tangani Gempa Sulbar

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan sejumlah bantuan dalam penanganan gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021. Hal tersebut tertuang dalam sura ...

Kesehatan

Pemda DIY Diminta Segera Rekrut Tenaga Kesehatan Tambahan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda DIY diminta untuk segera melakukan rekrutmen tenaga kesehatan baru. Ini untuk meningkatkan kemampuan penanganan COVID-19 di berbagai rumah sakit di DIY. "Kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam ...

Kesehatan

Baru 10 Persen Nakes di Kota Yogyakarta yang Sudah Divaksin COVID-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta terus diadakan khususnya untuk tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan. Tercatat ada sekitar 475 tenaga kesehatan atau baru 10 persen dari total terdata yang sudah divaks ...

Nasional

Berikut Cara Registrasi Penerima Vaksin Covid-19 Via WA

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 m ...

DIY

Awan Panas Merapi Sudah Sejauh 1,5 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat luncuran awan panas guguran satu kali sejauh 1,5 kilometer pada pukul 04.00 WIB, Sabtu (16/1/2021). Diiringi Teramati kolom erupsi setin ...

Kesehatan

Pemkab Boyolali Siapkan Laboratorium Untuk Diagnosis PCR

BOYOLALI, BERNAS.ID – Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masih menyebar ke berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali dan menyasar lebih luas. Sebagian besar laboratorium untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab di rum ...

Inovasi

Menristek Sebut GeNose Kurangi Ketergantungan Alat PCR Covid-19 Impor

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan kehadiran GeNose untuk skrining Covid-19 melalui embusan napas menjadi solusi dalam ketergantungan alat Po ...

Kesehatan

Wakil Walikota Pejabat Pemkot Jogja Pertama yang Divaksin, Sebelumnya Tak Enak Badan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Program vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta mulai dilaksanakan pada Jumat (15/1/2021) di Rumah Sakit Pratama. Pada tahap pertama vaksin diberikan kepada para tenaga kesehatan yang diawali oleh Forum Komunikasi Pimp ...

Nasional

Sulawesi Barat Diguncang Gempa, Muhammadiyah Kerahkan Sumber Daya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Merespon gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Sulawesi Barat (Sulbar), Jum’at (15/1/2021) pukul 02.28 WITA dini hari, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah segera berkoordinasi ...

Kesehatan

Pakar UGM Jelaskan Alasan Orang Yang Pernah Terinfeksi Covid-19 Tidak Divaksin

SLEMAN, BERNAS.ID - Ahli Imunologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Deshinta Putri Mulya, M.Sc., Sp.PD, KAI(K), menyampaikan penjelasan terkait pasien yang pernah terpapar Covid-19 tidak perlu divaksin. Dia memaparkan pada orang ...

Nasional

Operasi SAR Sriwijaya SJ-182 Diperpanjang Selama 3 Hari

JAKARTA, BERNAS.ID - Operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang selama 3 hari. “Siang ini diputuskan bahwa Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang tiga hari, sampai hari Senin (17/1/2021),& ...

Kesehatan

Anggota DPR RI: Puskesmas Adalah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf meminta BNPB untuk memberikan perhatian lebih terhadap peran puskesmas. Ia menilai puskesmas adalah ujung tombak penanganan krisis kesehatan karena bersentuhan langsung dengan m ...

Kesehatan

Beginilah Pandangan Berbagai Fraksi di DPRD DIY Tentang Vaksinasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penanganan pandemi COVID-19 memasuki babak baru dengan langkah pemberian vaksin kepada masyarakat, termasuk yang dilakukan Pemda DIY.  Berbagai fraksi di DPRD DIY memiliki pandangan dan masukan terhadap langkah ...

Daerah

Kerusakan Bangunan dan Dampak Korban Akibat Gempa Kuat M6,2 di Sulbar

MAJENE, BERNAS.ID - Sejumlah dampak mulai teridentifkasi pascagempa M6,2 yang terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. BPBD Kabupaten terus melaporkan perkembangan terkini dampak gempa yang terjadi dini hari, Jumat (15/1/2021), pukul 01. ...

Inovasi

Dengan Kecanggihan Teknologi, Tetap Bisa Berbagi Makanan di Masa Pandemi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Program berbagi makanan GrabFood "Yuk Berbagi" membagikan ratusan makanan untuk anak-anak yatim di panti asuhan dan santri di pondok pesantren di Kota Semarang dan Yogyakarta. Pembagian makanan ini sebagai ...

DIY

Keraton Yogyakarta Gelar Acara Hadeging Nagari 274 Secara Virtual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Di tengah masa pandemi, Keraton Yogyakarta tetap menggelar peringatan ulang tahun yang ke-274, bertajuk 'Pengetan Hadeging Nagari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat 274' pada Selasa (12/01) dan Rabu ...

Olahraga

Latihan Akademi PSS Dimulai, Bukti Sebuah Komitmen

SLEMAN, BERNAS.ID – Membuka tahun 2021, Akademi PS Sleman memulai latihannya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (14/1/2021). Latihan perdana ini diikuti oleh 23 siswa. Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna mengatakan, lati ...

DIY

Perwakilan Dewan Tak Hadiri Vaksinasi Perdana di DIY, Ini Alasannya...

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara pemberian vaksin perdana kepada pejabat dan tokoh masyarakat/tokoh agama di DIY, Kamis (14/1/2021) pagi di Kantor Gubernur DIY. Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam ...

DIY

Ini Komentar Dokter Tirta setelah Suntik Vaksin Sinovac di Puskesmas Ngemplak Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dr Tirta mengikuti kick off pelaksanaan vaksin Covid-19 pertama kali di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis pagi 14 Januari 2021. Vaksinatornya, dr Novian ...

Politik

DPR Harus Dengar Masukan Dari Publik Soal Calon Kapolri Tunggal

JAKARTA,BERNAS.ID - Presiden telah melaksanakan tugas konstitusionalnya yaitu, mengajukan satu nama Calon Kapolri dan yang diajukan adalah Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Namun, masukan publik perlu didengarkan dan diklarifikasi mela ...

DIY

Begini Suasana Vaksin Perdana di DIY, Paku Alam Jadi yang Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara pemberian vaksin perdana kepada pejabat dan tokoh masyarakat/tokoh agama di DIY, Kamis (14/1/2021) pagi di Kantor Gubernur DIY. Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam ...

Lingkungan

Pekan Lingkungan Hidup Indonesia – Jepang 2021 Resmi Dibuka

JAKARTA, BERNAS.ID - Dialog Kebijakan Lingkungan Hidup Indonesia – Jepang yang ketiga, dilaksanakan secara virtual pada Rabu, 13 Januari 2021, di tengah status darurat COVID-19 di kedua negara tersebut. Dialog Kebijakan ini juga menan ...

Nasional

Tanah Longsor di Desa Cihanjuang, Tim SAR Gabungan Temukan 21 Korban Meninggal Dunia

SUMEDANG, BERNAS.ID - Hingga pukul 18.30 WIB Tim SAR Gabungan telah menemukan lima korban dalam keadaan meninggal dunia yaitu pukul 09.00 WIB ditemukan korban berjenis kelamin laki laki bernama Ahmad Yani (32) di sektor 2, selanjutnya keemp ...

Nasional

Wamen PUPR Tinjau Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena

JAYAPURA, BERNAS.ID - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), John Wempi Wetipo turun langsung memeriksa kondisi jalan Jayapura-Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang berjarak 575 Kilometer. Dari perjalanan itu, ia mendapati ba ...

Desa

Protes Jalan Rusak, Warga Kepuharjo Tanam Pisang di Tengah Jalan

SLEMAN, BERNAS.ID - Sejumlah warga di Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta melakukan aksi protes secara halus dengan menanam pohon pisang di jalan raya kabupaten yang ada di desa mereka.  Protes dilakukan setelah kondis ...

DIY

Ini Persiapan yang Dilakukan dr Tirta Sehari Jelang Vaksin Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dr Tirta akan mengikuti kick off pelaksanaan vaksin covid-19 pertama kali di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman pada hari Kamis 14 Januari 2021. Dikataka ...

DIY

Jadi Calon Tunggal Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar yang Diungkap Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR. Bukan tanpa alasan, banyak kasus besar yang m ...

Hukum dan Kriminal

Polisi Bekuk 4 Perusak Motor di Timoho yang Kasusnya Viral di ICJ

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Polisi Sektor (Polsek) Umbulharjo menangkap empat pemuda perusak motor yang terjadi di Warung Internet (warnet) Platinum Timoho Yogyakarta pada 27 Desember 2020 lalu. Keempat tersangka berhasil ditangkap pada 4 ...