Hasil Polling pilkada.bernas.id : Suharsono - Totok Sudarto : 3516 * Abdul Halim Muslih - Joko Purnomo : 3315 * Kustini Sri Purnomo - Danang Maharsa : 1640 * Sri Muslimatun - Amin Purnomo : 1406 * Danang Wicaksana - Agus Cholik : 544 * Sutrisno Wibowo - Mahmud Ardi Widanto : 70397 * Bambang wisnu - Benyamin Sudarmadi : 141241 * Imawan Wahyudi - Martanti Soenar Dewi : 20761 * Sunaryanto - Heri Susanto : 69641 * Sri Mulyani - Yoga Hardaya : 356 * Arif Budiyono - Harjanto : 374 * Aji Setyawan - Windarti Agustina : 109 * One Krisnata - Muhammad Fajri : 438 * Muchammad Nur Aziz - KH M Mansyur : 349 * M Said Hidayat - Wahyu Irawan : 52 * Kotak - Kosong : 195 *

Alkisah Pemuda Pemahat Batu Nisan

Penulis : Heru Sang Amurwabumi
Editor : Sabila J. Firda
15 November 2020

Ilustrasi dari alibaba


Bernas.id - Di tengah kesadaran yang belum sepenuhnya kembali, pemuda itu bertanya: Siapakah yang mati hingga batu nisannya harus dipahat pada tengah malam seperti ini?

Pertanyaan itu terbesit manakala ia telah mengangkat sebongkah batu seukuran kepala kerbau, yang susah payah ia ambil dari Kali Widas di selatan Desa Kedung Pingit. Baru kali ini ia mendapat pesanan memahat batu nisan pada tengah malam. Lazimnya, pemahatan pada batu nisan akan ia lakukan keesokan paginya, meskipun ada orang meninggal pada malam hari. Tetapi tidak untuk malam ini. Seorang lelaki berpakaian putih baru saja mengetuk pintu rumahnya, lalu memesan agar dipahatkan batu nisan dengan ukiran paling indah, ditambah sebuah permintaan khusus juga: pahat tanggal dan hari kematiannya saja, tanpa nama.

Sesaat ia menyeka keringat yang membasahi pelipisnya. Beberapa pahat dengan ukuran berbeda tampak tergenggam di tangan kirinya. Sementara tangan kanannya memegang sebuah palu yang terbuat dari kayu. Meskipun malam itu langit sedang terang benderang oleh separuh purnama, Darsam tetap menyalakan sebuah oncor untuk meneranginya memahat.

Sambil membuat pola ukir dan tulisan yang akan dipahatnya pada bongkahan batu, ia sedikit menyesal kenapa tadi tidak sempat bertanya kepada lelaki berpakaian putih yang mengetuk rumahnya, untuk siapa pesanan batu nisan itu.

“Darsam, pahatlah sebuah batu nisan sekarang, malam ini juga,” ucap lelaki berpakain putih. Ia ingat, wajahnya bersih dan sorot matanya tajam. Seperti hendak mengisyaratkan sesuatu kepadanya.

Sebelumnya, Darsam gelagapan terbangun dari tidur sebab pintu rumahnya diketuk berkali-kali. Setengah sadar, matanya melihat pintu yang terbuat dari kayu jati sedang ditembus cahaya putih. Ketika pintu itu dibuka, sesosok lelaki berpakain putih telah berdiri di sana. Rupanya lelaki itu yang dalam penglihatan—atau mungkin mimpi Darsam mengeluarkan cahaya terang benderang.

“Cepatlah pergi ke Kali Widas, ambil sebongkah batu! Waktumu sangat sedikit,” perintah lelaki berpakaian putih, “Satu lagi, pahatlah tanggal dan hari kematiannya saja, tak usah kau beri nama!”

Darsam terheran-heran. Untuk pertama kali, ada pesanan memahat batu nisan dengan permintaan aneh seperti itu.

Baju putih dari tamu lelaki tengah malam itu panjang dan lebar. Tiupan angin pengujung musim kemarau di Kedung Pingit membuat pakaian serupa jubah itu berkibar-kibar. Darsam mencoba menatap wajah tamunya. Tetapi matanya silau oleh cahaya yang entah berasal dari mana, selalu menghalangi pandangannya. Ia pun tak bisa mengenali wajah lelaki itu.

Darsam belum sepenuhnya menguasai diri. Ia masih menerka-nerka, sebenarnya sedang bermimpi atau nyata ketika ia baru saja mendapat pesanan memahat batu nisan. Hingga ketika ia sadar bahwa pintu rumahnya masih dalam keadaan terbuka, maka yakinlah bahwa apa yang dialaminya malam itu adalah kenyataan.

Tiba-tiba terlintas ucapan mendiang bapaknya yang dulu mewariskan keahlian memahat batu nisan kepada Darsam, “Jangan pernah menolak permintaan memahat batu nisan, selama napasmu masih ada, dan tanganmu masih mampu memegang pahat dan memukulkan palu. Di Kedung Pingit, orang hanya tahu bahwa tak ada yang sanggup memahat batu nisan selain kita.”

Bapaknya sudah meninggal ketika Darsam masih berumur sepuluh tahun. Hanya pekerjaan pemahat batu nisan yang diwariskan kepadanya. Ditambah sepetak sawah yang luasnya tak seberapa, yang hampir lima tahun ini disewa paksa oleh pabrik gula. Sesekali ia juga menjadi penggali kubur, jika tukang gali kubur Kedung Pingit sedang berhalangan.

Darsam sudah tak ingat persis kapan terakhir ia bermanja-manja pada simboknya. Ia masih ingusan ketika dengan derai air mata, bapaknya memahat sendiri batu nisan untuk simboknya. Sejak itu bapaknya seperti putus asa, lalu menyuruh Darsam menggantikan memahat jika ada pesanan pahatan batu nisan.

Sekarang, Darsam, pemuda sebatang kara itu benar-benar telah menjadi seperti bapaknya, seorang pemahat batu nisan. Hingga kini usianya mencapai setengah abad, ia belum juga menikah.

Ada sesuatu yang menjadikan alasan Darsam ketika banyak kawan-kawan dan tetangga bertanya: Kenapa Darsam tak kunjung mencari pasangan hidup?

Darsam bukannya tak ingin menikah. Setiap keinginan itu muncul, bayangan kematian simboknya terasa hadir kembali. Bayangan itu kemudian berputar-putar, berganti bayangan lain. Bayangan tangis bapaknya ketika harus memahat batu nisan untuk simboknya sendiri. Tak sanggup ia melakukan itu, memahat nama istrinya pada batu nisan.

Tangan Darsam bekerja dengan lincah. Ukiran pada tepi batu nisan sudah terpahat dengan indah. Aksara Jawa yang menuliskan hari dan tanggal kematian, kini mulai dipahatnya. Malam beranjak menuju pagi, sedikit lagi batu nisan itu selesai. Di tengah rasa kantuk dan lelah, tiba-tiba Darsam menghirup aroma wangi. Aroma yang ia tahu menguap dari serpihan-serpihan batu pahatannya. Darsam menyunggingkan senyum. Kejadian seperti itu bukanlah sekali ini ia alami. “Pastilah yang meninggal ini adalah orang baik,” gumamnya.

Dulu, ia juga ingat, bau harum seperti ini tercium ketika memahat batu nisan Mbah Khosim, marbot langgar Desa Kedung Pingit berusia hampir satu abad, yang meninggal setelah kelelahan mengisi padasan wudhu di langgar.

Soal aroma wangi bebauan yang keluar dari pahatan batu nisan, Darsam selalu merahasiakannya. Ia merasa itu adalah anugerah Pencipta kepadanya. Tak boleh dikabarkan kepada sembarangan orang.

Pernah juga suatu hari Darsam mencium aroma bangkai dari batu nisan yang dipahatnya. Ketika itu yang meninggal adalah blantik sapi Dangdi. Blantik muda itu adalah bekas maling yang entah kenapa bisa beralih pekerjaan dan berubah menjadi orang terkaya di Kedung Pingit.

Menemui kejadian-kejadian seperti itu, Darsam, pemuda pemahat batu nisan itu pernah mengingatkan dirinya sendiri, “Jagalah ragaku, wahai hati. Jauhkan dari perilaku yang mengakibatkan kelak batu nisanku berbau serupa bangkai.”

Aroma wangi yang menguap dari batu nisan yang sudah selesai ia pahat terasa semakin kuat. Kemudian tanpa sadar, ia mendekatkan hidungnya ke batu nisan itu. Darsam mencoba menciumnya. Lebih kuat, semakin kuat. Hingga dalam rasa lelah dan kantuk yang memuncak, ia tertidur sambil mencium batu nisan pahatannya.

Ketika terjaga, Darsam merasa sedang berjalan di sebuah lorong yang tak pernah ia kenali. Lorong yang dipenuhi cahaya putih. Panjang dan seperti tak berujung. Darsam terus saja berjalan. Di lorong itulah, ia akhirnya bertemu dengan lelaki berbaju putih yang mengetuk pintu rumahnya pada tengah malam. Ia pun bertekad menebus penyesalannya atas sebuah pertanyaan yang sempat terlewat: Nama siapa yang sebenarnya harus terpahat pada batu nisan tadi?

***

Sore itu, selepas salat Asar, aku mendatangi lagi rumah Mbah Soma yang kebetulan hanya berjarak sepuluh langkah dari langgar. Ada satu hal yang ingin kutanyakan kembali kepada lelaki tua itu, tentang kebenaran kisah pemuda pemahat batu nisan yang beberapa hari sebelumnya ia tuturkan kepadaku.

Kulihat Mbah Soma masih seperti ketika bercerita, raut mukanya tidak menunjukkan kebohongan. Tak ada tanda-tanda bahwa ia sengaja mengarang cerita rekaan.

“Cung,” ucapnya, “Ada kalanya sebuah kisah tutur itu harus dikuatkan dengan benda-benda yang secara nyata bisa dilihat anak-anak cucu leluhur kita. Agar pesan yang disampaikan leluhur kita itu bisa diterima turun-temurun.”

Mbah Soma kemudian sibuk dengan lintingan klobotnya, tanpa memedulikan aku yang masih belum sepenuhnya bisa menerima kisah tutur tentang pemuda pemahat batu nisan.

“Tak perlu kau berpusing-pusing dan terus mempertanyakan lagi bagaimana mungkin seorang yang mati bisa bercerita. Kau harus memercayai itu sebagai cara leluhur kita menyatukan Kedung Pingit yang sempat tercerai berai oleh adu domba orang-orang dari negeri Rambut Jagung.”

Mbah Soma menghisap klobot dalam-dalam. Asap yang mengepul dari bibir keriputnya berputar-putar ditiup angin bulan November.

Dan aku masih belum menemukan jawaban—yang menjadi kejanggalan kisah itu; jika pemahat batu nisan itu benar-benar telah mati bertepatan dengan hari pembuatan batu nisannya, lalu dari mana kisah tutur ini bermula?

Tapi, ya sudahlah. Kisah ini sudah mengakar di benak orang-orang Kedung Pingit.

Kepadaku, Mbah Soma akhirnya mengatakan bermulanya kisah tutur itu, "Pagi itu orang-orang gempar melihat sebuah pahatan batu nisan yang tiba-tiba diletakkan di sebelah utara kuburan desa. Tak ada nama yang dipahat, hanya tanggal dan hari kematian terpampang begitu nyata pada batu yang diukir indah itu. Gantung Siwur-ku yang pertama kali melihat batu itu sewaktu berangkat menuju sawah. Tetapi semua orang tahu, tidak ada pemahat batu nisan di Kedung Pingit selain Darsam. Dan tak ada yang bisa memahat batu nisan seindah itu, kecuali juga Darsam. Maka, tak mengherankan jika orang-orang pun percaya bahwa yang memahat batu nisan itu tentu Darsam. Yang menjadikan gempar adalah Darsam tiba-tiba telah menghilang dari desa. Tak seorang pun tahu ke mana perginya. Lalu batu nisan itu dibuatkan cungkup, dan semenjak itulah diyakini sebagai kuburan Darsam. Bertahun-tahun kemudian, seperti saat ini, dianggap keramat. Cungkup Nyawiji. Cungkup pemersatu dusun-dusun yang ada di Kedung Pingit.”

Dalam kecamuk badai tanda tanya yang tak kunjung menemukan jawaban, sebelum pulang ke dari kediaman Mbah Soma sore itu, aku sengaja melewati cungkup yang diyakini orang-orang Kedung Pingit sebagai makam pemahat batu nisan yang dikeramatkan itu. Sengaja pula aku menghentikan langkah, lalu melihat dalam cungkup melalui lubang angin-angin yang terdapat pada empat sisi dinding. Pusaranya yang hanya ditandai sebongkah batu berukir selalu dipenuhi kembang tiga rupa. Mendadak dadaku bergetar ketika dengan jelas aku membaca sebuah tulisan yang terpahat bata batu nisan. Tulisan yang secara turun-temurun diyakini tidak pernah ada. Aku mencoba mengusap kelopak mata berkali-kali. Mencoba menemukan keyakinan. Tulisan dalam aksara Jawa itu semakin jelas terbaca: da - (diberi sandhangan layar) - sa - ma (dipangku), terbaca Darsam. (**Heru Sang Amurwabumi)

 

Catatan:

Gantung siwur= garis keturunan ketujuh jika ditarik ke atas.

Batu nisan berukir dengan pahatan nama dan tanggal kematian, lazim ditemukan di makam-makam kuno Jawa.

Cungkup = Bangunan kecil pelindung makam yang dikeramatkan.


Ingin menjadi Sarjana Pengusaha atau Pengusaha yang Sarjana? Kuliah saja di Jurusan Kewirausahaan Universitas Mahakarya Asia. https://unmaha.bernas.id

Simak terus Bernas TV


Bagikan :


Info : Komentar bukan tanggung jawab Redaksi.
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Jalan Tol Jogja-Solo Sudah Dibahas Sejak Tahun 90-an

SLEMAN, BERNAS.ID - Patok trase jalan tol Yogyakarta-Bawen, mulai dipasang di Desa Banyurejo, Kecamatan Tempel, Sleman, Selasa (19/1/2021). Lokasi tepatnya terletak di Selokan Mataram, selatan SMP Negeri 2 Tempel Sleman. Proses pemasanga ...

Daerah

Perubahan Dampak Erupsi Merapi, Pemkab Magelang Siapkan Skenario Baru

MAGELANG, BERNAS.ID - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Magelang menyiapkan skenario baru terkait perubahan potensi dampak erupsi Gunung Merapi. Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBBD) Kabupaten Magelang Edy Susanto ...

DIY

Jarak Luncur Awan Panas 1,8 Kilometer, Masih Kategori Kecil

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) menyampaikan saat ini Gunung Merapi memasuki masa erupsi efusif sejak 4 Januari 2021. Masa erupsi efusif akan ditandai dengan lelehan lava pijar. ...

Nasional

PMI Bantu Korban Bencana Gempa Bumi di Sulbar

JAKARTA, BERNAS.ID -  Ambulans dan petugas kesehatan Palang Merah Indonesia (PMI) hadir untuk menangani masyarakat yang terdampak gempa bumi di Sulawesi Barat. Bantuan berupa makanan, air bersih, serta terpaulin telah didatangkan be ...

Hukum dan Kriminal

Aksi Dibatasi, Gubernur DIY Disomasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID – Aliansi Rakyat untuk Demokrasi Yogyakarta (ARDY) mengirim somasi terbuka pada Gubernur DIY Sri Sultan HB X yang mengesahkan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 1 Tahun 2021. Ini adalah Pergub tentang Pengendalian ...

Nasional

Presiden Instruksikan Menteri PUPR Segera Perbaiki Kerusakan Infrastruktur Akibat Banjir di Kalsel

KALSEL, BERNAS.ID - Presiden RI Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Kalimantan Selatan (Kalsel), Senin (18/1/2021), guna meninjau lokasi terdampak banjir di sejumlah wilayah di provinsi tersebut. Dalam keterangan persnya Presiden me ...

Kesehatan

Masyarakat Kembali Diingatkan Potensi Penularan COVID-19 Lewat Keluarga dan Kantor

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas (Satgas) Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta kembali mengingatkan potensi penularan kasus di keluarga dan kantor atau tempat kerja yang masih harus tetap diwaspadai. Pasalnya kejadian semacam itu masih t ...

DIY

Radius Awan Panas Merapi Tambah Sejauh, 1,8 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat awan panas guguran 1 kali dengan jarak luncur 1,8 kilometer ke Kali Krasak dan Kali Boyong pada pukul 02.27 WIB, Selasa dini hari (19/1/ ...

Nasional

Seluruh Korban Ditemukan, Operasi SAR Longsor Sumedang Ditutup

SUMEDANG, BERNAS.ID - Tim SAR gabungan berhasil menemukan seluruh korban tanah longsor di Sumedang, Senin (18/1/2021). Dua korban terakhir, berhasil ditemukan pukul 19.59 WIB dan pukul 21.13 WIB. Kedua korban masih anak-anak, berjenis kelam ...

Nasional

Partai Gelora Lepas Armada Pangan untuk Korban Gempa Mamuju

JAKARTA, BERNAS.ID - Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia menyatakan, konsen dalam membantu penanganan korban bencana alam yang terjadi di berbagai daerah. Salah satu langkah kongkret Gelora Indonesia dalam menangani bencana adalah me ...

Lingkungan

Menteri KKP Tebar 7200 Bibit Ikan di Ngaglik Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP), Sakti Wahyu Trenggono menebar 7.200 bibit ikan lokal di Embung Gadingan, Sinduharjo, Ngaglik, Senin (18/1/2021). Penebaran bibit 5.000 ekor nila dan 2.200 ekor nilem dilakukan bersam ...

DIY

Gubernur DIY Dorong Rumah Sakit Tambah Tempat Tidur Pasien Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta, Sri Sultan Hamengkubuwana X mendorong penambahan tempat tidur (TT) di Rumah Sakit untuk pasien Covid-19. Penambahan TT rumah sakit ini diprioritaskan untuk pasien dengan kriteria ...

Ekonomi

Harga Sayuran Ini di Pasar Tradisional Masih Tinggi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Harga cabai di pasar tradisional Yogyakarta masih tinggi dalam satu bulan ini. Pasalnya, curah hujan yang tinggi membuat kualitas cabai ataupun jumlah panen menurun. Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, D ...

Nasional

Muhammadiyah Sepakat Pembunuhan 6 Anggota FPI adalah Pelanggaran HAM

JAKARTA, BERNAS.ID - PP Muhammadiyah telah mempelajari Keterangan Pers Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) Republik Indonesia Nomor 003/Humas/KH/I/2021 tertanggal 08 Januari 2021 tentang peristiwa kematian 6 anggota Laskar FPI ya ...

Hukum dan Kriminal

Kuasa Hukum IM Anggap Pihak UII Tidak Independen

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dalam persidangan terakhir untuk acara pembuktian gugatan ke pihak Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta (12/1/2021), Kuasa Hukum IM menyatakan pihak tergugat tidak independen. Pasalnya, psikolog atau konselor ...

Politik

APHA Indonesia Minta Segera Sahkan RUU Masyarakat Hukum Adat

JAKARTA, BERNAS.ID - Asosiasi Pengajar Hukum Adat atau APHA Indonesia berkomitmen, untuk terus mengawal dan mendorong penuntasan proses pembahasan RUU Masyarakat Hukum Adat di DPR RI. Hal ini menanggapi sikap Fraksi Partai Golk ...

DIY

Kapolri yang Baru Dituntut Selesaikan Kasus Udin Bernas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Calon tunggal Kapolri, Komjen Listyo Sigit melakukan silaturahmi ke sejumlah mantan Kapolri untuk minta doa restu. Tak hanya itu, ia juga meminta wejangan sebelum mengemban tugas menjadi orang nomor satu di Korps Bha ...

Ekonomi

Rp 1,25 Miliar Dianggarkan untuk Fasilitasi Gratis Ongkir UMKM DIY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Koperasi dan UKM DIY kembali memberikan fasilitas ongkos kirim gratis (ongkir) yang bisa dimanfaatkan pelaku UMKM. Ini untuk untuk meringankan beban finansial UMKM di DIY di masa pandemi COVID-19. Kepal ...

DIY

Jembatan Baru Depan GL Zoo Akhirnya Segera Difungsikan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Jembatan baru yang terletak depan Gembira Loka Zoo sebentar lagi bakal difungsikan. Usai mengalami penyempurnaan sejak Mei 2019, jembatan tersebut akan segera bisa dilintasi kendaraan umum. Kepala Bidang Lalu Lint ...

Politik

Kenangan Rizal Ramli Untuk Gerakan 77/78

JAKARTA, BERNAS. ID - Ekonom Rizal Ramli, memulai puncak karir politiknya saat menjadi salah seorang tokoh gerakan mahasiswa pada era 77/78. Ia bersama para mahasiswa lainnya kritis terhadap orde baru. Ia pun menganggap eranya tersebut ...

DIY

Semalam Merapi Luncurkan 56 Guguran Lava Pijar, Terjauh 1,5 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat 56 kali guguran lava pijar sejak Sabtu (16/1/2021) malam-Minggu dini hari (17/1/2021). Meski terus erupsi puluhan kali, Gunung Merapi ma ...

Nasional

Kerahkan Ratusan Relawan, Muhammadiyah Dirikan 7 Pos Pelayanan Bantu Korban Banjir Kalsel

KALSEL, BERNAS.ID - Banjir yang melanda Kalimantan Selatan sejak tanggal 10 Januari 2021 silam hingga kini belum surut, bahkan intensitas hujan tinggi masih sering terjadi. Ini mengakibatkan di banyak daerah ketinggian air bisa mencapai 2 - ...

Nasional

Gunung Semeru Meletus, Luncurkan Awan Panas Sejauh 4,5 Kilometer

LUMAJANG, BERNAS.ID - Telah terjadi Awan Panas Guguran (APG) Gunung Semeru dengan jarak luncur kurang lebih 4,5 kilometer pada Sabtu (16/1/2021) sore pukul 17.24 WIB. Menurut laporan pengamatan visual sementara, terlihat asap meluncur ke ...

DIY

Polri Kirim Sejumlah Bantuan Tangani Gempa Sulbar

JAKARTA, BERNAS.ID - Kepolisian Republik Indonesia (Polri) mengirimkan sejumlah bantuan dalam penanganan gempa bumi di Majene dan Mamuju, Sulawesi Barat yang terjadi pada Jumat dini hari, 15 Januari 2021. Hal tersebut tertuang dalam sura ...

Kesehatan

Pemda DIY Diminta Segera Rekrut Tenaga Kesehatan Tambahan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda DIY diminta untuk segera melakukan rekrutmen tenaga kesehatan baru. Ini untuk meningkatkan kemampuan penanganan COVID-19 di berbagai rumah sakit di DIY. "Kapasitas rumah sakit dan tenaga kesehatan dalam ...

Kesehatan

Baru 10 Persen Nakes di Kota Yogyakarta yang Sudah Divaksin COVID-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta terus diadakan khususnya untuk tenaga kesehatan di fasilitas layanan kesehatan. Tercatat ada sekitar 475 tenaga kesehatan atau baru 10 persen dari total terdata yang sudah divaks ...

Nasional

Berikut Cara Registrasi Penerima Vaksin Covid-19 Via WA

JAKARTA, BERNAS.ID - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan layanan registrasi bagi penerima vaksinasi COVID-19 melalui Chatbot whatsapp (WA) di nomor 081110500567. Layanan ini bertujuan untuk mempermudah penerima vaksinasi COVID-19 m ...

DIY

Awan Panas Merapi Sudah Sejauh 1,5 Kilometer

SLEMAN, BERNAS.ID - Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) mencatat luncuran awan panas guguran satu kali sejauh 1,5 kilometer pada pukul 04.00 WIB, Sabtu (16/1/2021). Diiringi Teramati kolom erupsi setin ...

Kesehatan

Pemkab Boyolali Siapkan Laboratorium Untuk Diagnosis PCR

BOYOLALI, BERNAS.ID – Pandemi Corona Virus Disease (Covid-19) masih menyebar ke berbagai wilayah di Kabupaten Boyolali dan menyasar lebih luas. Sebagian besar laboratorium untuk tes PCR (Polymerase Chain Reaction) atau tes swab di rum ...

Inovasi

Menristek Sebut GeNose Kurangi Ketergantungan Alat PCR Covid-19 Impor

SLEMAN, BERNAS.ID - Menteri Riset dan Teknologi/Kepala Badan Riset Inovasi Nasional (Menristek/BRIN), Bambang Brodjonegoro mengatakan kehadiran GeNose untuk skrining Covid-19 melalui embusan napas menjadi solusi dalam ketergantungan alat Po ...

Kesehatan

Wakil Walikota Pejabat Pemkot Jogja Pertama yang Divaksin, Sebelumnya Tak Enak Badan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Program vaksinasi COVID-19 di Kota Yogyakarta mulai dilaksanakan pada Jumat (15/1/2021) di Rumah Sakit Pratama. Pada tahap pertama vaksin diberikan kepada para tenaga kesehatan yang diawali oleh Forum Komunikasi Pimp ...

Nasional

Sulawesi Barat Diguncang Gempa, Muhammadiyah Kerahkan Sumber Daya

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Merespon gempa berkekuatan magnitudo 6,2 yang terjadi Sulawesi Barat (Sulbar), Jum’at (15/1/2021) pukul 02.28 WITA dini hari, Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) PP Muhammadiyah segera berkoordinasi ...

Kesehatan

Pakar UGM Jelaskan Alasan Orang Yang Pernah Terinfeksi Covid-19 Tidak Divaksin

SLEMAN, BERNAS.ID - Ahli Imunologi dari Universitas Gadjah Mada (UGM), dr. Deshinta Putri Mulya, M.Sc., Sp.PD, KAI(K), menyampaikan penjelasan terkait pasien yang pernah terpapar Covid-19 tidak perlu divaksin. Dia memaparkan pada orang ...

Nasional

Operasi SAR Sriwijaya SJ-182 Diperpanjang Selama 3 Hari

JAKARTA, BERNAS.ID - Operasi SAR jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang selama 3 hari. “Siang ini diputuskan bahwa Operasi SAR kecelakaan pesawat Sriwijaya Air SJ-182 diperpanjang tiga hari, sampai hari Senin (17/1/2021),& ...

Kesehatan

Anggota DPR RI: Puskesmas Adalah Ujung Tombak Penanganan Covid-19

JAKARTA, BERNAS.ID - Anggota Komisi VIII DPR RI, Bukhori Yusuf meminta BNPB untuk memberikan perhatian lebih terhadap peran puskesmas. Ia menilai puskesmas adalah ujung tombak penanganan krisis kesehatan karena bersentuhan langsung dengan m ...

Kesehatan

Beginilah Pandangan Berbagai Fraksi di DPRD DIY Tentang Vaksinasi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penanganan pandemi COVID-19 memasuki babak baru dengan langkah pemberian vaksin kepada masyarakat, termasuk yang dilakukan Pemda DIY.  Berbagai fraksi di DPRD DIY memiliki pandangan dan masukan terhadap langkah ...

Daerah

Kerusakan Bangunan dan Dampak Korban Akibat Gempa Kuat M6,2 di Sulbar

MAJENE, BERNAS.ID - Sejumlah dampak mulai teridentifkasi pascagempa M6,2 yang terjadi di wilayah Provinsi Sulawesi Barat. BPBD Kabupaten terus melaporkan perkembangan terkini dampak gempa yang terjadi dini hari, Jumat (15/1/2021), pukul 01. ...

Inovasi

Dengan Kecanggihan Teknologi, Tetap Bisa Berbagi Makanan di Masa Pandemi

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Program berbagi makanan GrabFood "Yuk Berbagi" membagikan ratusan makanan untuk anak-anak yatim di panti asuhan dan santri di pondok pesantren di Kota Semarang dan Yogyakarta. Pembagian makanan ini sebagai ...

DIY

Keraton Yogyakarta Gelar Acara Hadeging Nagari 274 Secara Virtual

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Di tengah masa pandemi, Keraton Yogyakarta tetap menggelar peringatan ulang tahun yang ke-274, bertajuk 'Pengetan Hadeging Nagari Karaton Ngayogyakarta Hadiningrat 274' pada Selasa (12/01) dan Rabu ...

Olahraga

Latihan Akademi PSS Dimulai, Bukti Sebuah Komitmen

SLEMAN, BERNAS.ID – Membuka tahun 2021, Akademi PS Sleman memulai latihannya di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Kamis (14/1/2021). Latihan perdana ini diikuti oleh 23 siswa. Direktur Operasional PT PSS, Hempri Suyatna mengatakan, lati ...

DIY

Perwakilan Dewan Tak Hadiri Vaksinasi Perdana di DIY, Ini Alasannya...

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara pemberian vaksin perdana kepada pejabat dan tokoh masyarakat/tokoh agama di DIY, Kamis (14/1/2021) pagi di Kantor Gubernur DIY. Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam ...

DIY

Ini Komentar Dokter Tirta setelah Suntik Vaksin Sinovac di Puskesmas Ngemplak Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dr Tirta mengikuti kick off pelaksanaan vaksin Covid-19 pertama kali di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman, Kamis pagi 14 Januari 2021. Vaksinatornya, dr Novian ...

Politik

DPR Harus Dengar Masukan Dari Publik Soal Calon Kapolri Tunggal

JAKARTA,BERNAS.ID - Presiden telah melaksanakan tugas konstitusionalnya yaitu, mengajukan satu nama Calon Kapolri dan yang diajukan adalah Komjen Pol. Listyo Sigit Prabowo. Namun, masukan publik perlu didengarkan dan diklarifikasi mela ...

DIY

Begini Suasana Vaksin Perdana di DIY, Paku Alam Jadi yang Pertama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara pemberian vaksin perdana kepada pejabat dan tokoh masyarakat/tokoh agama di DIY, Kamis (14/1/2021) pagi di Kantor Gubernur DIY. Wakil Gubernur DIY Sri Paku Alam ...

Lingkungan

Pekan Lingkungan Hidup Indonesia – Jepang 2021 Resmi Dibuka

JAKARTA, BERNAS.ID - Dialog Kebijakan Lingkungan Hidup Indonesia – Jepang yang ketiga, dilaksanakan secara virtual pada Rabu, 13 Januari 2021, di tengah status darurat COVID-19 di kedua negara tersebut. Dialog Kebijakan ini juga menan ...

Nasional

Tanah Longsor di Desa Cihanjuang, Tim SAR Gabungan Temukan 21 Korban Meninggal Dunia

SUMEDANG, BERNAS.ID - Hingga pukul 18.30 WIB Tim SAR Gabungan telah menemukan lima korban dalam keadaan meninggal dunia yaitu pukul 09.00 WIB ditemukan korban berjenis kelamin laki laki bernama Ahmad Yani (32) di sektor 2, selanjutnya keemp ...

Nasional

Wamen PUPR Tinjau Pembangunan Jalan Trans Papua Ruas Jayapura-Wamena

JAYAPURA, BERNAS.ID - Wakil Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), John Wempi Wetipo turun langsung memeriksa kondisi jalan Jayapura-Wamena, Kabupaten Jayawijaya yang berjarak 575 Kilometer. Dari perjalanan itu, ia mendapati ba ...

Desa

Protes Jalan Rusak, Warga Kepuharjo Tanam Pisang di Tengah Jalan

SLEMAN, BERNAS.ID - Sejumlah warga di Desa Kepuharjo Cangkringan Sleman Yogyakarta melakukan aksi protes secara halus dengan menanam pohon pisang di jalan raya kabupaten yang ada di desa mereka.  Protes dilakukan setelah kondis ...

DIY

Ini Persiapan yang Dilakukan dr Tirta Sehari Jelang Vaksin Covid-19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dokter Tirta Mandira Hudhi atau yang lebih dikenal dengan sebutan dr Tirta akan mengikuti kick off pelaksanaan vaksin covid-19 pertama kali di Puskesmas Ngemplak 2, Sleman pada hari Kamis 14 Januari 2021. Dikataka ...

DIY

Jadi Calon Tunggal Kapolri, Ini Deretan Kasus Besar yang Diungkap Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyodorkan nama Kepala Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Polri Komjen Pol Listyo Sigit Prabowo menjadi calon tunggal Kapolri ke pimpinan DPR. Bukan tanpa alasan, banyak kasus besar yang m ...