PTKM, Masyarakat Diminta Tidak Perlu Belanja Kebutuhan Pokok Berlebih

YOGYAKARTA, BERNAS.ID — Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY mengimbau masyarakat supaya tidak perlu membeli barang kebutuhan pokok secara berlebihan selama Pengetatan Terbatas Kegiatan Masyarakat (PTKM) di DIY, Senin (11/1/2021) – Senin (25/1/2021). Karena stok kebutuhan pokok di pasar mencukupi.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri, Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) DIY, Yanto Aprianto mengatakan, selain stok kebutuhan pokok saat ini masih mencukupi, harga barang juga dinilai cukup stabil. Hanya beberapa yang mengalami kenaikan harga, namun bukan karena pengaruh PTKM.

“Secara keseluruhan kondisi stabil, terjadi fluktuasi pada daging ayam itupun harga kenaikan tidak seberapa. Kenaikan harga hanya pada cabai rawit merah maupun hijau dikarenakan cuaca. Untuk kedelai terjadi kenaikan diakibatkan harga kedelai dunia mengalami kenaikan yang disebabkan tingginya permintaan kedelai dunia,” jelas Yanto, Senin (11/1/2011). 

Ia memaparkan, untuk cabai rawit merah berdasar pantauan Disperindag DIY, pada harga Rp74.000/kg, cabai rawit hijau Rp58.000/kg. Sementara itu untuk kacang kedelai impor masih diangka Rp10.500/kg, harga tersebut jauh diatas Harga Eceran Teringgi (HET) Rp6.800/kg.

Menurutnya, untuk masalah kenaikan harga kedelai yang terbilang tinggi, saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan Kementerian. Dikatakannya untuk Jakarta dan Tangerang sudah ada operasi pasar oleh importir melalui Koperasi Produsen Tahu Tempe Indonesia (Kopti) yang menjual harga Rp8.500/kg. Sementara untuk DIY sampai saat ini dikatakannya belum ada kabar.

Pihaknya menegaskan, masyarakat tidak perlu khawatir terkait ketersediaan kebutuhan pokok. “Untuk kondisi dengan diterapkannya PTKM tidak usah panik dan tidak usah ada aksi borong. Ketersediaan barang cukup dan tidak ada pasar yang tutup, tetap beroperasi seperti semula, hanya saja ada perubahan pada jam tutup,” ujarnya.

Sementara itu Kepala Bulog Divre DIY, Juhaeni mengatakan, untuk stok kebutuhan pokok di Bulog Divre DIY dirasa masih mencukupi. Selain itu juga tidak ada pembelian berlebihan dari masyarakat saat PTKM ini.

“Pembelian di Bulog stabil, tidak ada kenaikan yang berarti. Masyarakat berarti sudah tercukupi kebutuhannya. Belum ada juga permintaan paket-paket dari instansi,” kata Juhaeni yang menyebut bahwa ketersediaan beras saat ini masih mencukupi, karena masuk masa panen. (den)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up