Bernas.id - Beberarapa waktu lalu, tagar #PeringatanGalonIsiUlangBPA dan #GalonBPABahayaBagiBalita sempat menjadi trending topik Twitter di Indonesia. Banyak akun Twitter menyematkan tagar tersebut dengan memberikan komentar terhadap isu kandungan BPA pada galon isi ulang yang tengah beredar di masyarakat Indonesia. Produk dengan plastik kemasan yang mengandung BPA telah menjadi kontroversi dan sorotan peneliti sejak lama.

BPA atau Bisphenol A merupakan senyawa organik yang termasuk kelompok turunan difenilmetana dan bisphenol. BPA biasanya digunakan sebagai bahan pembuat botol plastik karena bahan tersebut tidak mudah rusak dan membuat tampilan botol menjadi jernih. Namun, bahan kimia BPA jika terkena panas akan memuai dan berisiko terhadap kesehatan manusia.

Bahaya BPA bagi tubuh bisa menyebabkan resiko kesehatan berupa gangguan perilaku, masalah kesehatan reproduksi, persalinan prematur, sindrom ovarium polikistik (PCOS), dan diabetes tipe 2. Terhadap bayi dan anak-anak, plastik BPA dapat mempengaruhi berat badan lahir, perkembangan hormonal, perilaku dan risiko kanker di kemudian hari.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) menjelaskan bahwa galon isi ulang yang banyak beredar di masyarakat memang mengandung bahan kimia BPA. BPOM juga menegaskan jika kandungan BPA dalam galon isi ulang aman digunakan dan telah memenuhi syarat ambang batas, sehingga tidak berbahaya bagi kesehatan. Food and Drug Administration (FDA) sebenarnya telah melarang penggunaan bahan kimia BPA sebagai bahan pembuatan produk botol bayi maupun cangkir. Namun, mereka melegalkan bahan tersebut digunakan pada produk wadah makanan plastik, kemasan makanan, dan kantong plastik.

Banyak warganet yang berkomentar di akun Twitter milik mereka agar beralih menggunakan kemasan atau botol isi ulang yang lebih aman. Mereka juga menyadari dampaknya bagi kesehatan jika digunakan dalam jangka waktu yang lama. “Aku yakin ini efeknya dalam jangka panjang sih, karena udh lama pake galon dengan BPA ini dan baik baik aja.. cuma ya mana tau beberapa tahun lagi haha #GalonBPABahayaBagiBalita” tulis akun Twitter @risanarra.

Akun Twitter @mikhael14431277 juga mengingatkan kepada masyarakat untuk lebih sadar akan bahaya kandungan BPA. “Guys ini penting banget buat diketahui bahwasanya zat BPA itu berbahaya banget untuk kesehatan, jadi yang masih pakai mending kurang kurangi yah #GalonBPABahayaBagiBalita”.

Penggunaan kandungan BPA yang tidak tepat pada kemasan galon akan sangat berbahaya jika isinya dikonsumsi setiap hari dalam jangka waktu yang lama. Sebelum membeli produk kemasan plastik, hendaknya melihat kode plastik pada setiap kemasan produk. Contohnya adalah kode plastik no. 7 atau jenis plastik polikarbonat, plastik ini biasanya mengandung BPA. Walaupun dalam ambang batas aman, jika bisa dihindari, lebih baik hindari kemasan produk tersebut agar tidak terjadi gangguan kesehatan di kemudian hari. (Eva)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 60 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Investasi Menguntungkan - Tanah Kavling Siap Terima SHM Cuma 60 Jutaan - 3 Km ke Pusat Bogor Timur

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up