Belum Ada Laporan Efek Fatal Vaksinasi COVID-19 Di Kota Jogja

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta telah mulai melakukan penyuntikan pertama vaksin COVID-19 pada tenaga kesehatan mulai pekan lalu. Dan hingga kini belum ada laporan mengenai efek samping berat dari vaksinasi terhadap sekitar 1.600 tenaga kesehatan.

“Sampai sekarang kami belum menerima laporan efek samping berat yang dirasakan oleh tenaga kesehatan yang sudah menjalani vaksinasi. Mudah-mudahan tidak ada efek samping atau muncul persoalan lain dari vaksinasi,” kata Ketua Harian Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, Sabtu (13/1/2021).

Heroe sendiri juga mendapat suntikan pertama vaksin COVID-19 pada 15 Januari 2021. Ia mengaku, merasa cepat lelah dan mudah mengantuk setelah menjalani vaksinasi.

"Badan cepat lelah dan mudah mengantuk. Terkadang merasa ada bagian tubuh yang panas, tetapi tidak sampai menyebabkan demam tinggi,” katanya.

Walau demikian, menurut Heroe, kondisi itu tidak sampai mengganggu kegiatan sehari-hari atau menghambat dia dalam menjalankan tugas sebagai Wakil Walikota.

“Saya juga masih sering bersepeda, meskipun saat ini lebih banyak dilakukan pada malam hari,” katanya.

Dia menambahkan bahwa mungkin respons tubuh masing-masing orang terhadap vaksinasi berbeda.

Penyuntikan vaksin kedua di Kota Yogyakarta dijadwalkan berlangsung 29 Januari, tepat 14 hari setelah injeksi pertama. Ia menegaskan, vaksinasi untuk tenaga kesehatan harus terus berjalan. 

"Kapasitas fasilitas pelayanan kesehatan di Kota Yogyakarta adalah memberikan vaksinasi kepada 200 hingga 300 orang tiap hari,” kata Heroe.

Dengan kemampuan vaksinasi demikian, menurutnya dibutuhkan waktu sekitar 40 hari untuk menyelesaikan penyuntikan pertama vaksin COVID-19 pada sekitar 8.000-an tenaga kesehatan yang ada di Kota Yogyakarta.

Heroe mengatakan bahwa Pemerintah Kota Yogyakarta baru menerima sekitar 9.800 dosis vaksin COVID-19 dan persediaan vaksin itu belum cukup untuk melakukan dua kali penyuntikan vaksin pada seluruh tenaga kesehatan.

"Jumlah yang kami terima sekitar 9.800 dosis. Mudah-mudahan memasuki tahapan injeksi kedua ada tambahan dosis vaksin yang diterima Kota Yogyakarta,” harapnya. (den)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up