FKPM Donoharjo Siap Hadapi Tantangan Sosial

SLEMAN, BERNAS.ID - Forum Kemitraan Polisi dan Masyarakat (FKPM), Kalurahan Donoharjo, Kapanewon Ngaglik, Sleman, didirikan pada bulan November 2020, namun kepengurusannya baru disahkan oleh Hadi Rintoko, Lurah Donoharjo didampingi oleh Iptu Susilo,Panit I BINMAS di Polsek Ngaglik, pada Selasa 19  Januari 2021. Kepengurusan tersebut memiliki masa bhakti mulai tahun 2021 hingga 2024. Salah satu peran awalnya untuk turut mengamankan POSGAB Siaga Merapi di Kalurahan Donoharjo, yang terdiri dari lebih dari seratus relawan yang bergiliran piket setiap hari.

Pada Sabtu 13 Februari 2021, FKPM terjun langsung dalam pendampingan kegiatan Penyerahan Bantuan Langsung Tunai (BLT) di kantor Kalurahan Donoharjo, mengamankan proses pengambilan bantuan oleh warga, sekaligus menjaga kondusifnya kegiatan.

“Fungsi dan Peran FKPM ini sangat luas, tidak saja berkenaan kepentingan untuk kegiatan di kalurahan, tapi juga melayani masyarakat luas. Silakan saja warga Donoharjo memanfaatkan FKPM Donoharjo secara cuma-cuma,” tegas Suwarji, Ketua FKPM Donoharjo yang juga anggota dari Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) ini.

Suwarji yang sering dikenal Pak We oleh masyarakat Donoharjo, menambahkan bahwa peran utama FKPM adalah menjadi wadah penghubung antara masyarakat dan kepolisisan. Peran sertanya, didukung anggota dari berbagai lapisan masyarakat, juga diharapkan dapat memberikan rasa aman di tengah-tengah masyarakat terutama mampu menjadi pihak ketiga bila ada sengketa antar warga. Hal ini agar tidak semua konflik di masyarakat langsung menuju jalur hukum, namun diberi kesempatan untuk mediasi dan dengan jalur kekeluargaan.

Gunadi, anggota FKPM Donoharjo menambahkah.
”Kalau nantinya ada erupsi Gunung Merapi yang memaksa warga sekitarnya mengungsi, kami siap membantu mengamankan jalur pengungsian, membantu komunikasi arah titik pengungsian dan turut membantu sisi keamanan bagi warga pengungsi dan relawan,” ujarnya. Gunadi juga menambahkan fungsi mendukung keamanan skala kecil juga ada dipundak anggota FKPM yang tersebar di tingkat pedukuhan.

Saat ini FKPM membaur dengan lebih dari 100 relawan di POSGAB DONOHARJO SIAGA MERAPI untuk mengabdi kepada masyarakat dalam hal ini tanggap bencana, mengingat Donoharjo adalah Desa Tanggap Bencana. Namun selain fungsi dalam kebencanaan, fungsi harianpun tetap diemban.

“Kami juga sering membantu penyelesaian pada kasus kecelakaan lalu lintas, hingga  membantu korban berhasil komunikasi dengan keluarganya, termasuk mediasi antar warga yang terlibat kecelakaaan. Namun lebih sering pada bantuan lelayu, kegiatan sosial dan menengahi perselisihan antar warga ” tambah Sugiyono yang lebih dikenal dengan Mas Slamet.

Suwarji menutup perbincangan, dengan menekankan pada kesadaran bersama tentang FKPM.

“FKPM yang saat ini beranggotakan 70 orang, di dalamnya ada 40 yang terlibat menjadi pengurus, sebagian masih bekerja mencari nafkah ketika di siang hari, sehingga memang sebaiknya disadari warga, ketika akses layanan siang dan malam mungkin agak berbeda. Namun prinsipnya kami terus mengadakan piket di POS Kantor Kalurahan Donoharjo, dan berkomunikasi di frekuensi 141.640 Mhz, yang bisa dipantau seluruh warga Donoharjo,” pungkasnya. (Iswara JZ12FYS)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan Diskon 60 Juta di Sedayu Bantul

Rumah Cantik 300 Jutaan - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Mewah di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Tipe 58 Cantik di Jogja Diskon 70 Juta - Strategis di Pertumbuhan Ekonomi Baru dan Jalur Bandara NYIA

Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up