close

Cara Membangun Personal Branding

Cara Membangun Personal Branding

BERNAS.ID - Bagaimana cara Membangun Personal Branding (citra diri)? Setelah anda tahu apa itu personal branding dan manfaat serta keuntungan bagi diri anda, tentu alangkah lebih baik jika anda segera memulai membangun brand diri anda mulai dari sekarang, namun bagamana sih caranya? Apakah bisa saja dilakukan bagi orang awam, yang belum pernah belajar tentang branding dan personality. Jawabannya ya anda tentu bisa melakukannya, siapapun yang memiliki keinginan untuk berusaha pasti akan bisa melakukannya. 

Personal branding akan sangat membantu anda dalam membuka peluang dan kesempatan yang nantinya akan menunjang karir anda. Sehingga anda bisa mulai membangun personal branding dengan cara mengenal kepribadian diri anda terlebih dahulu, kekurangan dan kelebihan, karakter dan passion anda harus digali. Jangan sampai dalam membangun personal brand, anda seperti sedang mengarang cerita yang anda inginkan, dan hasilnya tidak cocok sama sekali dengan diri anda yang sesungguhnya.

Sikap, perilaku, dan semua hal yang terlihat pada diri anda harus ditampilkan secara real, nyata bahwa itulah anda. Sangat disarankan jangan sekali-kali anda memalsukan diri anda untuk menjadi orang lain atau untuk menjadi pribadi yang anda inginkan. Karena misalkan anda terlalu memaksakan untuk tidak menjadi diri sendiri bisa saja anda akan kehilangan koneksi dengan audience anda dan personal brand Anda tidak akan bertahan lama, karena itu bukan diri anda yang sesungguhnya.

Strategi yang Bisa Dilakukan untuk Membangun Personal Branding

Anda bisa mulai dengan berbagi kisah tentang diri anda melalui berbagai media. Meski ada berbagai macam cara, namun langkah ini termasuk hal yang mendasar dan penting, cerita tentang diri anda adalah langkah awal untuk perkenalan atau proses pengenalan diri di lingkungan umum. Akan sulit dikenal banyak orang apabila kita tidak memiliki story yang menarik dan orang lain akan lebih suka apabila anda sering berbagi cerita. Meski begitu anda juga harus selektif memilih cerita yang harus dibagikan dan tidak dibagikan, anda punya hak untuk memiliki privasi.

1. Menentukan Story yang Akan Dipublikasikan

Anda bisa memulai dari background diri anda, siapakah anda, asalnya mana, umur berapa dan lain sebagainya. Kemudian anda bisa menceritakan tentang hobi anda atau anda bisa berbagi tentang hal-hal yang anda suka dan sering anda lakukan. Kemudian anda bisa melanjutkan dengan berbagi tentang passion atau pekerjaan anda, dengan berbagi kegiatan sehari-hari anda seperti apa.

Anda bisa tonjolkan beberapa kepribadian terbaik yang ada dalam diri anda. Usahakan yang terbaik dan lakukan secara konsisten, tetap ingat tujuan dalam hidup anda, apa yang anda inginkan usahakan tidak jauh-jauh dari visi misi hidup anda. 

Ingat satu hal ini sukses atau tidaknya personal brand yang Anda bangun, semua tergantung pada seberapa jujur anda mengekspresikan diri anda dalam kehidupan di lingkungan publik. Telah disinggung juga tentang kekonsistenan dalam diri anda, sangat disarankan bagi anda untuk memiliki branding elements yang konsisten. Kenapa begitu, karena orang akan menghargai kejujuran dan usaha anda, meski harus konsisten anda juga tetap bisa jadi unik dan tidak membosankan. Hal ini juga termasuk  untuk website, tampilan logo dan header blog, dan konten media sosial anda, apabila anda memiliki business card, sangat  penting untuk pemilihan desain font, warna yang mencerminkan diri anda, tidak lupa memperhatikan keunikan yang akan berdampak pada kesan pertama Anda dimata orang lain.

kekonsistenan anda akan menjamin bahwa orang-orang akan langsung mengenali brand Anda saat mereka melihat logo, atau sosial media dan website anda dimana pun itu. Jadi sudah faham ya, pentingnya menentukan story yang akan dipublikasikan, setelah tahap ini selesai langsung kita masuk ke dalam hal yang lebih fokus.

2. Membangun Profile Anda

Ada sangat banyak media atau platform yang bisa anda gunakan untuk membangun profile anda. Salah satunya yang sangat penting adalah website, website akan sangat membantu anda untuk mempermudah orang lain menemukan anda.

Anda bisa mengunakan website Anda sebagai tempat bagi Anda untuk berbagi informasi dan beberapa hal tentang anda. Anda bisa membuat nama akun dengan nama anda atau nama usaha anda, bisa juga dengan nama lain yang unik dan mudah diingat oleh orang, namun harus dipastikan terlebih dahulu bahwa nama yang akan digunakan untuk profil Anda belum digunakan oleh orang lain.

Untuk mengecek nama, anda bisa menggunakan beberapa tools seperti namechek dan knowem. Tools tersebut akan mempermudah anda untuk meninjau apakah nama yang ingin Anda gunakan sudah dipakai oleh orang lain di berbagai situs media sosial. Kemudian, anda bisa menggunakan media sosial sebagai pelengkap dari website yang sudah dibuat. Manfaatkan situs media sosial sebagai cara untuk berinteraksi langsung dengan audience, atau target anda. 

Dengan basic yang masih standar dan bekerja sendirian, sangat sulit apabila anda ingin melakukan semuanya di seluruh situs social media, ya seperti yang anda tahu karena situs social media sangat banyak dan tentunya dengan algoritma yang berbeda-beda. Hal pertama yang bisa anda lakukan yaitu memilih channel media sosial yang simpel dan familiar dengan diri anda. Lakukan riset dan pelajari algoritma dari media sosial tersebut, lalu pikirkan bagaimana anda harus mengemas konten anda supaya menarik perhatian. Atau juga sebaliknya anda bisa menentukan terlebih dahulu skills anda  dalam membuat konten, jika Anda tertarik membuat konten dengan video, sebagai salah satu strategi marketing Anda, Youtube bisa anda gunakan sebagai media sosialnya. Namun Jika anda merasa lebih baik dalam berfoto atau menulis konten, mungkin Anda bisa mencoba membuat instagram, facebook dan sebuah blog pribadi.

Sangat penting untuk menyusun strategi online marketing sebelum anda memulai, karena akan berpengaruh terhadap kualitas konten dan respon orang-orang kepada anda. Sebagai tambahan strategi konten marketing juga akan dibahas lebih lanjut di bawah.

Selanjutnya bila Anda telah membangun profil, anda akan mencari dimana audience dan target anda. Analisis algoritma dengan mencari tahu jenis konten seperti apa yang sering mereka lihat, dimana biasanya mereka berkumpul dan jam berapa online. Dari riset tersebut Anda bisa menemukan dan paham dengan komunitas yang satu frekuensi dengan anda. Hal itu akan lebih mempermudah dalam membuat konten yang sesuai dengan apa yang audience anda ingin dan butuhkan. 

Pastikan bahwa audience anda tetap bertahan dengan konten yang anda sediakan, dengan cara menjaga konten yang selalu anda tawarkan dengan kemasan yang berganti dan mengikuti trend namun tidak menyimpang, hal tersebut tidak akan membuat audience bosan. Kemudian buatlah mereka merasa terlibat dan terbantu dengan konten anda. Perlu diingat juga pesan yang ingin Anda sampaikan sesuai dengan target. Anda bisa tunjukkan kepedulian anda dengan audience dan menjadikan website anda sebagai sesuatu yang bermanfaat bukan hanya untuk memamerkan keahlian Anda.

Karena website dan media sosial anda akan menjadi tempat pertama di mana orang-orang mengenal Anda, sehingga anda harus tetap memperhatikan apa yang anda tawarkan kepada mereka.

3. Menyusun Strategi Konten Marketing

Konten yang menarik, dan berdampak tentunya akan sangat mengundang audience untuk melihatnya, namun bagaimana caranya memberikan pesan dalam sebuah konten atau cara berinteraksi dengan konten?

Berikut ada beberapa penjelasan dan contoh dalam menyusun strategi konten. Konten yang menarik audience biasanya tidak hanya sekedar blog post, namun konten yang visual bisa juga dalam bentuk video, podcast, atau foto dengan berbagai macam pose dan pesan-pesan biasanya akan lebih menarik perhatian. Selalu penting mengingat value bagaimana sebuah konten bisa berdampak pada audience, bagaimana audience bisa berinteraksi dan memetik pesan positif dari konten anda.

Untuk membuat konten yang baik bagi target, anda bisa memulai dengan objektif dan observasi. Anda perlu memikirkan apa saja yang ingin anda sajikan dan tawarkan, apa yang bisa orang lain lakukan dari konten anda.

Anda tidak harus selalu menawarkan konten yang orisinil, contohnya anda bisa mengambil topik yang sering dibahas atau lagi trend sebagai konten anda. Namun anda harus punya ciri khas dalam menyampaikannya. Dan tentu harus dengan suara dan opini dari diri anda. Konten seperti ini akan membantu untuk mencapai audience baru.

Perlu diingat lagi dan dipersiapkan anda ahli membuat video, foto atau tulisan. Apakah sudah ditentukan ingin mengupload video tersebut ke Youtube atau Dailymotion? Dan lebih memilih WordPress atau Blogger? Hal ini harus jelas karena dengan memilih distribution channel yang tepat dan sesuai dengan keahlian anda tentu akan mempermudah Anda dalam mengatur dan menerapkan strategi konten marketing tersebut.

4. Membangun Relasi Yang Luas 

Dalam bisnis apapun, koneksi atau relasi merupakan sebuah jalan yang akan mempermudah bisnis itu untuk berkembang. Begitu juga dalam membangun personal brand (Citra Diri) Anda.

Website dan akun media sosial Anda memang bisa menjadi jalan untuk orang lebih mengenal anda. Namun itu bukanlah satu jalan yang real. Karena dari dua situs tersebut belum tentu anda menemukan orang yang bisa mendukung perkembangan diri anda.

Dengan memperluas relasi, akan ada kemungkinan orang-orang yang juga sedang berjuang seperti anda bahkan anda juga akan menemukan orang yang satu frekuensi dengan anda dan pengalaman mereka lebih banyak dibanding anda. Untuk membangun personal brand maka anda perlu terobosan yang berani, dimulai dari membuka pemikiran untuk mau belajar dari manapun, dari siapapun dan kapanpun. Anda perlu pandai melihat peluang dimana anda harus memberi dan meminta.

Ada strategi yang bernama Outreach. Outreach merupakan kegiatan dimana anda memberikan tawaran suatu value yang anda miliki kepada orang-orang yang sudah memiliki audience yang juga merupakan target audience Anda.

Berarti bila anda berhasil memberikan penawaran kepada orang-orang ini dan mereka menyukai dan menerima tawaran anda, maka sebagai gantinya, Anda mendapat keuntungan untuk menjual atau memberikan tawaran kepada audience yang mereka miliki.

Lalu bagaimana anda bisa menemukan kumpulan orang seperti ini?

Apabila anda seorang yang aktif, maka anda harus mencoba mencari dan menemukan mereka diberbagai kegiatan lokal yang ada di daerah anda. Memang mungkin di media sosial anda bisa lebih cepat menemukan industri yang satu frekuensi dengan anda. Namun dengan mencari secara langsung dan menjangkau orang-orang yang ada disekitar anda terlebih dahulu, akan meningkatkan interaksi dan kepercayaan yang lebih. Dan interaksi secara langsung biasanya memiliki pengaruh yang lebih besar, apalagi dalam hal membangun personal branding. 

Anda bisa coba mencari berbagai macam event yang akan berlangsung pada daerah anda di google, atau anda bisa bertanya kepada orang-orang yang disekitar anda, mungkin yang lebih ahli atau sering mengikuti kegiatan-kegiatan di daerahnya, tentunya anda harus mencari event yang menunjang dengan visi misi anda yang akan menjadi target anda.

Karena dengan mendatangi berbagai macam event. Anda akan bertemu dengan banyak orang yang bisa dijadikan target, dan membuka kesempatan bagi anda untuk berintraksi secara langsung oleh orang yang sudah lebih profesional dari anda.

4. Memanfaatkan Media Sosial Dengan Maksimal

Setelah terpikirkan konten dan jaringan anda, maka anda harus bisa memaksimalkan pengunaan media sosial, anda harus terus konsisten memberikan penawaran yang unik kepada audience, berinteraksi dan menjalin komunikasi yang baik. 

Mengikuti trend dan mencari tahu apa yang sedang tranding kemudian anda bisa memanfaatkan situasi untuk berinteraksi kepada audience anda tentunya tetap perhatikan konten yang positif dan bermanfaat. Perhatikan juga algoritma dan timing yang tepat untuk upload suatu konten.

Sesekali anda harus memberikan hiburan kepada audience supaya konten anda tidak terasa membosankan dan membuat audience tetap bertahan mengikuti anda.

Anda juga bisa melakukan kolaborasi dengan penguna media sosial lainya, tentunya akan membuat anda menambah chanel dan audience karena anda bisa beradaptasi, dan muncul dalam konten orang lain. Dan apabila pengikutnya suka dengan anda, pasti mereka juga akan mencari dan mengikuti anda.

5. Temukan Seorang Mentor Yang Tepat 

Dalam hidup, pasti ada seseorang yang menjadi panutan dan selalu dianggap mentor. Meski itu hanya teman ataupun seseorang yang sudah dipercaya. Pentingnya seorang mentor adalah sebagai seseorang yang nantinya akan selalu ada ketika anda butuhkan, orang yang bisa mendengarkan Anda, memberi masukan, dan mendorong Anda jika anda memerlukan.

Ini penting untuk membantu Anda menghindari banyak kesalahan yang bisa saja menghambat Anda. Dalam membangun personal brand, memiliki hubungan dekat dengan seseorang yang influential akan sangat membantu.

Perlu diketahui bahwa mentor tidak selalu dari orang-orang disekitar anda, namun mentor juga bisa dari para influencer atau motivator atau idola yang anda panuti selama ini. Karena ilmu bisa datang dari mana saja dan kapan saja, selama anda yakin dan selalu mengambil sisi positifnya.

6. Monitor Brand Anda Disetiap Situs Web dan Media Sosial

Reputasi tentu menjadi pertimbangan juga bagi audience anda. Biasanya reputasi yang baik akan membawa anda kedalam zona yang nyaman. Namun tidak menutup kemungkinan anda bisa saja terkena reputasi buruk, karena beberapa kesalahan yang pernah anda buat atau mungkin ada beberapa orang yang kurang mengapresiasi dengan apa yang anda lakukan. Sehingga akan muncul beberapa berita atau rumor buruk yang akan beredar.

Untuk itu anda juga perlu memantau popularitas anda, reputasi anda, dimata orang lain terutama di lingkungan publik, berikut ada beberapa tools yang dapat membantu anda untuk memantau personal brand anda, yaitu seperti Google Alerts, Radian6, Talkwalker, Hootsuite.

Dari keseluruhan dapat disimpulkan untuk membangun personal brand memang perlu waktu yang cukup lama, dan butuh perjuangan yang ekstra. Namun mengingat manfaat personal branding bagi keberlangsungan karir kita, tentu sesulit apapun harus dicoba. Karena personal branding akan membuatmu menjadi seorang yang profesional dan sangat dibutuhkan dibeberapa industri. Semoga artikel ini bermanfaat. (asn)

 


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru