close

Disdikpora DIY Mulai Susun Juknis PPDB 2021

Disdikpora DIY Mulai Susun Juknis PPDB 2021

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) DIY kini tengah menyusun petunjuk teknis (juknis) pelaksanaan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2021 di DIY. Walau demikian, Disdikpora DIY memastikan PPDB yang akan digelar pada Mei-Juni 2021 itu bakal menggunakan sistem online seperti tahun 2020.

"PPDB di masa pandemi ini yang kita lakukan pertama mengurangi tatap muka seperti tahun lalu, jadi pengunggahan data dengan cara online," kata Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, Selasa (2/3/2021). 

Ia meneruskan, pelaksanaan PPDB juga masih menggunakan empat jalur yakni jalur zonasi, afirmasi, perpindahan tugas orang tua dan prestasi. Ini mengacu pada Peraturan Menteri (Permen) No 1/2021 tentang PPDB Jenjang TK, SD, SMP, SMA dan SMK yang ditetapkan di Jakarta, 7 Januari 2021.

Namun menurutnya kuota jalur PPDB DIY kemungkinan besar tidak akan sama dengan Permen tersebut. Disdikpora lanjutnya masih akan menggunakan aturan kuota berdasarkan juknis PPDB DIY 2020. 

Di dalam juknis tahun itu, jalur zonasi di DIY jenjang SMP-SMA yang ditetapkan sebesar 55 persen atau lebih tinggi dari Permen yang hanya 50 persen. Jalur afirmasi di DIY juga punya kuota lebih besar yakni 20 persen, sedangkan Permen hanya 15 persen. 

"Kenapa 20 persen, karena untuk mengakomodir siswa tidak mampu, termasuk menerima anak-anak afirmasi dari daerah tertinggal seperti Papua dan afirmasi repatriasi dari Malaysia," jelasnya. 

Sementara untuk jalur perpindahan tugas orang tua dan prestasi tetap mengacu Permen. Adapun kuota jalur perpindahan orang tua sebesar lima persen dan prestasi 20 persen. 

Di dalam Juknis PPDB 2021 di DIY yang masih dalam penyusunan itu juga akan mengatur tentang mekanisme seleksi calon siswa menggunakan alat-alat tambahan selain hasil raport. Saat ini Disdikpora DIY masih mencari formulasi yang tepat untuk hal itu. 

Menurut Didik, formulasi diperlukan agar proses seleksi punya standar yang sama di seluruh sekolah. Sebab jika hanya mengacu pada hasil raport siswa, berpotensi memunculkan ketidakadilan saat proses seleksi. Ini mengingat standar pemberian raport di setiap sekolah belum memiliki standar yang jelas. 

"Kalau dengan raport saja kan kemungkinan tidak terstandar, dan selama ini belum ada standar jelas guru dalam memberikan nilai. Walaupun sebenarnya Permennya (peraturan menteri) bunyi gitu, tapi kita tetap cari alat tambahan untuk seleksi," kata Didik. 

Disdikpora DIY pun menurutnya mewacanakan ada tambahan alat seleksi, yakni menggunakan hasil Asessmen Standarisasi Pendidikan Daerah (ASPD). Sebagai catatan tambahan ini baru dikhususkan untuk menyeleksi lulusan SMP yang akan masuk ke SMA. 

"Walaupun urutannya (seleksi) sama, mulai dari zonasi, kalau ternyata nanti dalam tahapan itu jumlah peminatnya melebihi kapasitas sekolah, selanjutnya kita gunakan nilai raport siswa yang mungkin kita gabungkan dengan nilai ASPD. Tetapi perlu digarisbawahi, nilai ASPD tidak menentukan kelulusan pada masing-masing sekolah seluruh jenjang. Temen-temen dari kabupaten kota juga sudah sepakat menyelenggarakan ASPD tapi bukan menentukan kelulusan," jelas Didik yang mengatakan proses pembuatan Juknis PPDB 2021 DIY ditargetkan selesai pada awal Mei 2021. (den)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru