close

Penuh Makna, Ini Mengapa Rumah Adat Lontik Wajib Dilestarikan

Penuh Makna, Ini Mengapa Rumah Adat Lontik Wajib Dilestarikan

Tidak dapat dipungkiri bahwa Indonesia memang negara yang kaya akan keragaman arsitektur tradisional, termasuk salah satunya adalah Rumah Adat Lontik asal Riau. Menariknya, arsitektur tradisional rumah Melayu atap Lontik ini tidak hanya mengedapankan keunikan dan keindahan bangunan saja, loh.

Setiap detail dari bangunan adat ini dirancang dengan tujuan dan makna tertentu. Bahkan beberapa di antaranya sarat akan filosofi agama. Penasaran dengan makna di balik rumah adat suku Melayu dari Kampung Lima Koto, Riau, ini? Simak ulasan singkatnya di sini.

 

1. Bentuk Rumah Adat Lontik

Bentuk rumah adat lotik

Mengenal bentuk rumah adat Lontik (foto: wikimedia)

Bentuk arsitektur tradisional yang juga dikenal dengan nama Rumah Lancang atau Pencalang ini tergolong unik, menawan, dan patut dijadikan warisan budaya. Sebagaimana hunian tradisional khas Sumatra lainnya, rumah adat ini juga menggunakan model rumah panggung.

Tentu saja ada maksud tertentu di balik penggunaan model tersebut, yaitu agar mereka terhindari dari serangan binatangan buas dan juga agar aman dari terjangan banjir. Selain itu, mereka juga dapat memanfaatkan kolong rumah ini sebagai gudang kayu, tempat penyimpanan perahu, dan bahkan kandang ternak.

Tak hanya memiliki fungsi tertentu, tiap-tiap struktur bangunan ini juga memiliki makna filosofis tertentu. Misalnya saja, bentuk atap rumah dengan kedua ujungnya yang melengkung ke atas menggambarkan filosofi bahwa awal dan akhir hidup manusia berada di bawah kuasa Tuhan Sang Maha Pencipta.

 

2. Rangka Rumah

Rangka Ruangan

Mengenal rangka rumah adat Lontik (foto: wikimedia)

Rumah Lancang ini dibangun dengan banyak tiang dengan berbagai bentuk dan ukuran yang menyanggahnya. Masing-masing dari bentuk tiang tersebut tentunya melambangkan makna yang berbeda-beda.

Tiang dengan bentuk segiempat dan segidelapan, misalnya, melambangkan arah mata angin. Harapannya, rumah tersebut dapat mendatangkan rezeki dari berbagai penjuru. Sementara itu, tiang bersegisembilan melambangkan bahwa sang pemilik merupakan orang kaya.

Ada pula bentuk tiang yang dirancang berdasarkan ajaran Islam. Tiang berbentuk segienam, misalnya, mengingatkan akan rukun Iman yang berjumlah enam, sementara tiang dengan tujuh segi menggambarkan jumlah tingkatan surga dan neraka.

 

3. Susunan Ruangan

Susunan Ruangan

Mengenal susunan rumah adat Lontik (foto: Kebudayaan Kemdikbud)

Kendati memiliki ukuran yang besar, Rumah Adat Lontik ini hanya dibagi menjadi tiga ruangan saja. Jumlah ruangan ini disamakan dengan jumlah tata pergaulan yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat.

Ruang depan dari bangunan itu menggambarkan tata pergaulan yang pertama, yaitu alam berkawan, yang mana mengatur pergaulan antar warga kampung. Ruangan ini berada di area paling depan dengan lantai yang lebih rendah.

Ruangan kedua, yang hanya dipisahkan oleh dinding dan bendul dari ruang pertama, merupakan rumah induk atau ruang tengah. Dilambangkan sebagai alam besanak, di tempat inilah interaksi antar kerabat dilakukan.

Ruangan terakhir, yaitu ruang belakang, dilambangkan sebagai alam semalu, yang berarti kehidupan rumah tangga. Ruangan ini digunakan untuk memasak, tempat makan keluarga, dan tempat para wanita menerima tamu.

Rumah Adat Lontik ini benar-benar kental dengan makna yang mendalam, bukan? Untuk itu, mari kita lestarikan dan rawat warisan budaya ini.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru