close

Sekolah Tatap Muka DIY Libur Dulu Dua Minggu

Sekolah Tatap Muka DIY Libur Dulu Dua Minggu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) DIY telah memutuskan pembelajaran tatap muka (PTM) di sembilan sekolah percontohan akan diliburkan selama dua pekan selepas Idul Fitri 1442 Hijriah/2021. Keputusan ini untuk memastikan tidak ada penularan COVID-19 bagi siswa selama liburan lebaran.

“Kita tunggu kira-kira melihat perkembangan secara umum COVID-19 itu sendiri, apakah anak-anak di rumah mereka berwisata itu terjadi penularan COVID-19, jangan sampai dibawa ke sekolah dan menimbulkan klaster terbaru, libur sekitar dua mingguan,” ujar Kepala Disdikpora DIY, Didik Wardaya, Minggu (16/5/2021).

Didik menyebut, idealnya PTM digelar kembali sepekan setelah lebaran. Tapi karena libur lebaran ini kemungkinan banyak pemudik di keluarga siswa. Di samping itu keluarga siswa juga dimungkinkan menggelar wisata selama libur lebaran, sehingga pihaknya harus melihat perkembangan penularan COVID-19 di masyarakat khususnya di keluarga siswa yang mengikuti PTM.

Baca juga : Begini Kesiapan DIY Laksanakan Uji Coba Pembelajaran Tatap Muka

Satuan Tugas (Satgas) COVID-19 di masing-masing sekolah yang menggelar PTM menurut Didik akan terus memantau kesehatan para siswanya. Bila ada siswa yang kurang sehat atau bahkan terpapar COVID-19 diminta untuk tidak berangkat ke sekolah dan sekolah agar kembali menerapkan pembelajaran jarak jauh.

“Sekolah akan mendata kesehatan siswa, setelah benar-benar aman baru dibolehkan kembali untuk mengikuti PTM,” kata Didik.

Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan

SEDAYU, KABUPATEN BANTUL, DI YOGYAKARTA

Rp.258,000,000

Didik menambahkan evaluasi dua minggu usai lebaran dirasa cukup untuk mengetahui perkembangan penularan COVID-19 di masyarakat. Seusai situasi dan kondisi normal atau tidak ada penularan COVID-19 di keluarga siswa, maka PTM bakal diumumkan untuk dimulai kembali.

Sebelumnya, sembilan sekolah di DIY telah menggelar PTM, yakni MAN 1 Pajangan Bantul, SMAN 1 Gamping Sleman, SMKN 1 Wonosari Gunungkidul, SMKN 1 Yogyakarta, SMAN 1 Sentolo Kulonprogo, SMAN 2 Playen Gunungkidul, SMKN 1 Pengasih Kulonprogo, SMKN 1 Bantul, dan SMKN 1 Depok Sleman.

Menurut Didik, PTM di sembilan sekolah tersebut berjalan lancar, tanpa ada penularan COVID-19 seperti yang dikhawatirkan selama ini. Bahkan, keberhasilan uji percontohan PTM tersebut membuat sekolah lainnya ingin mengikuti PTM.

Dari hasil pendataan ada delapan sekolah tingkat SMA/SMK negeri dan swasta sudah mengajukan untuk menggelar PTM karena sudah menyiapkan sarana dan prasarana protokol kesehatan. Tetapi ada beberapa sekolah yang gurunya belum sepenuhnya mendapatkan vaksinasi tahap kedua sehingga belum bisa dilaksanakan PTM.

“Karena syarat untuk menggelar PTM adalah semua gurunya harus selesai menjalani vaksinasi kedua,” tandasnya. (den)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR


Kavling 100 M2 hanya Rp 60 Juta sudah SHM dan GRATIS Pondasi

Kavling 100 M2 hanya Rp 60 Juta sudah SHM dan GRATIS Pondasi


Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan

Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan


Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru