Alexa Certify
close
  • Bernas.id

IDI: PPKM Darurat Jangan Kendor!

IDI: PPKM Darurat Jangan Kendor!

JAKARTA, BERNAS.ID – Ketua Satgas Covid-19 dari Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Zubairi Djoerban, menyarankan pemerintah untuk terus memperpanjang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Zubairi dalam diskusi daring yang diadakan hari Rabu (21/7) menyampaikan bahwa statistik kasus harian Covid-19 harus tetap menjadi acuan pengadaan PPKM. 

"PPKM perlu diperpanjang. Jika kemudian turun melandai ya mungkin kita sudah bisa selesai dengan PPKM Darurat ini, namun sebaliknya kalau masih belum ya saya sarankan diperpanjang lagi," jelas Zubairi.

Hal ini karena menurutnya kasus baru positif Covid-19 selama sepekan terakhir masih tinggi. Bahkan, Zubairi menambahkan, jumlah kasus harian terkonfirmasi positif Covid-19 sempat menempati peringkat terbanyak dunia beberapa hari yang lalu. 

Baca juga: Bisnis Susah, Pemerintah Godok Wacana Insentif Pajak, Subsidi Upah

"Sepekan terakhir masih di puncak dunia, sehingga RS masih penuh. Jadi memang belum bisa kita melonggarkan saat ini," ujarnya

Selain itu, Zubairi juga meminta pemerintah agar menambah rumah sakit darurat maupun shelter untuk menampung pasien positif Covid-19 dengan gejala ringan dan orang tanpa gejala (OTG). Hal ini mengacu pada temuan Koalisi Warga Lapor Covid-19 yang menunjukkan adanya 675 orang yang meninggal dunia ketika melakukan isolasi mandiri (isoman) di bulan Juli ini.

"Yang isoman dan meninggal sudah 500 ribu lebih, artinya cukup banyak yang sakit saat isoman yang sebetulnya harus dirawat di RS," lanjut Zubairi. "Maka, RS darurat harus segera dibuka, harus segera dibangun dan ditambah lagi."

Lebih lanjut, pemerintah pusat memberlakukan PPKM Level 4 yang merupakan lanjutan dari PPKM Darurat hingga 25 Juli. PPKM Level 4 ini berlaku di 124 kabupaten/kota di Pulau Jawa dan Pulau Bali yang dinilai masih terdapat lonjakan kasus Covid-19.

Baca juga: BPOM Bantah Ivermectin Siap Pakai

Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) saat menggelar jumpa pers yang disiarkan melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (20/7), menyampaikan bahwa pihaknya akan melonggarkan PPKM secara bertahap jika tren kasus Covid-19 mengalami penurunan.

"Karena itu, jika tren kasus terus mengalami penurunan, maka tanggal 26 Juli 2021 pemerintah akan melakukan pembukaan secara bertahap," ujarnya.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru