Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Melahirkan Arsitek Beradab untuk Menghasilkan Karya Bermartabat

Melahirkan Arsitek Beradab untuk Menghasilkan Karya Bermartabat

BERNAS.ID - Melahirkan arsitek beradab agar menghasilkan karya bermartabat tentu memerlukan rumah yang juga beradab. Inilah yang diusung oleh Kandidat Ketua Umum (Ketum) Ikatan Arsitek Indonesia atau IAI 2021-2024 Ahmad Saifudin Mutaqi.

Ia ingin menjadikan IAI sebagai rumah para arsitek yang memiliki keadaban sehingga karyanya tidak diragukan. Menurutnya, karya arsitektur berpotensi menimbulkan kerusakan lingkungan karena adanya intervensi fisik.

Selain itu, muncul juga kemungkinan terjadinya pelanggaran norma, regulasi, dan kode etik. Oleh karenanya, karya arsitektur yang bermartabat harus dihasilkan oleh arsitek yang beradab.

Baca Juga: Membangun Rumah Keadaban Praktik Arsitek ala Kandidat Ketum IAI Ahmad Saifudin Mutaqi

“Mestinya arsitek yang memiliki kompetensi baik, memiliki moral yang tinggi, maka akan menghasilkan karya arsitektur yang bermartabat,” katanya kepada Bernas.id.

Lalu, bagaimana melahirkan arsitek yang beradab?

Ahmad menjelaskan, seorang arsitek dilahirkan melalui proses pendidikan tinggi arsitektur. Setelah lulus, dia mencapai tahap yang disebut graduate architect atau lulusan profesi.

Graduate architect memiliki kewajiban untuk bekerja bersama mentor arsitek, paling tidak selama dua tahun sehingga kompetensinya akan bertambah. Kemudian, dia akan disebut internship architect.

“Sudah belajar teorinya di pendidikan tinggi arsitektur sampai ke profesi, terus bekerja bersama arsitek mentor, berarti punya pengalaman magang, kemudian internship architect,” jelasnya.

“Oleh karenanya ketika dia melakukan uji kompetensi, kalau lulus disebut arsitek yang kompeten atau competent architect,” imbuhnya.

Arsitek yang telah merampungkan uji kompetensinya akan memperoleh sertifikat kompetensi seperti Sertifikat Keahlian Kerja (SKA) dan Sertifikat Keterampilan Kerja (SKT).

Meski memiliki perbedaan, kedua sertifikat itu pada intinya mengakui profesi di bidang konstruksi secara hukum dan legalitas. Seseorang yang sudah mencapai kualifikasi kompeten dan tercatat oleh negara akan mendapat Surat Tanda Registrasi Arsitek atau STRA.

STRA menjadi bukti tertulis supaya dapat menjalankan praktik sebagai arsitek. Ini berdasarkan Peraturan Pemerintah (PP) No.15 Tahun 2021 tentang peraturan pelaksanaan undang-undang Nomor 6 Tahun 2017 tentang Arsitek.

Baca Juga: Tiga Kandidat Caketum Ditetapkan, IAI Harap Partisipasi Pemilih Meningkat

Aturan ini adalah tindak lanjut dari ketentuan Pasal 25 dan Pasal 185 huruf b undang-undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja.

"Selama ini hanya SKA, tapi bukan berarti SKA hilang, itu tetap ada karena berkaitan dengan kompetensi," kata pria yang menjabat sebagai Ketua IAI Yogyakarta ini.

"Cuma karena arsitek secara pribadi sudah dinyatakan diterima oleh negara, maka ditandai oleh STRA. Itu untuk menandai jika negara telah mencatat kehadiran seorang arsitek," imbuhnya.

STRA dikeluarkan oleh Dewan Arsitek Indonesia, sementara uji kompetensinya dilakukan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi atau LSP yang dibentuk oleh IAI.

Dengan demikian, peran IAI akan semakin strategis apalagi masih banyak arsitek-arsitek yang belum terdaftar sebagai anggota IAI.

"Arsitek-arsitek yang lain, yang sudah bekerja, dan sebagainya maka otomatis akan mengikuti pola ini," ujar Ahmad.

"Bahwa mereka juga ingin teregistrasi, menggunakan SKA-nya untuk memohon mendapatkan STRA," tuturnya.

Untuk memperoleh STRA, seseorang harus terbebas dari pelanggaran kode etik. Dengan membangun rumah keadaban, IAI bakal melahirkan arsitek-arsitek yang juga memiliki keadaban.

Peran Strategis IAI

Meski telah memiliki STRA, seorang arsitek belum bisa menyelenggarakan bangunan gedung karena belum memiliki lisensi. Ahmad mengatakan, lisensi tersebut diterbitkan oleh pemerintah provinsi.

Di sinilah peran strategis IAI. Asosiasi ini akan memberikan surat rekomendasi kepada pemerintah provinsi terkait arsitek yang akan diberikan lisensi.

"Jadi ketahuan, kalau ada arsitek sudah punya STRA dan sebagainya, mau datang ke pemerintah provinsi, akan ditanya di mana surat rekomendasi dari IAI. Kalau belum punya, ya ambil dulu sehingga dia akan datang ke IAI Provinsi," jelasnya.

Arsitek yang belum teregistrasi di IAI bisa melakukan pendaftaran. Kemudian, ia harus melewati uji lisensi. Jika dinyatakan lulus, maka akan memperoleh surat rekomendasi yang menjadi syarat untuk mendapatkan sertifikat lisensi.

"Maka yang bersangkutan sudah bisa melakukan penyelenggaraan bangunan gedung, ya termasuk perizinan dan sebagainya," ucapnya.

Sementara bagi arsitek yang memiliki badan usaha berupa jasa konsultan, jasa konstruksi, dan sebagainya, maka memerlukan sertifikasi badan usaha atau SBU.

Baca Juga: Kisah Ahmad Saifudin Mutaqi, Lahirkan Mahakarya dan Ajak Arsitek untuk Merdeka

Dengan begitu, ia sudah bisa ikut serta dalam pengadaan barang dan jasa, sekaligus terlibat pada proses penyelenggaraan bangunan gedung.

"Jadi arsitek ada dua jalur, jalur yang hanya sampai STRA, tapi ada jalur lain dia sampai dapat lisensi dan sekaligus mengembangkan diri sebagai entrepreneur yang melaksanakan proses penyelenggaraan bangunan gedung," ujar Ahmad.

Setelah melewati berbagai tahapan itu dan memastikan tidak ada pelanggaran kode etik, serta mengedepankan etika dalam praktik, seorang arsitek akan melahirkan karya-karya yang bermartabat dan bukan karya yang serampangan atau asal-asalan.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru