Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Ekonomi Digital dan Lapangan Pekerjaan yang Dibutuhkan Pascapandemi

Ekonomi Digital dan Lapangan Pekerjaan yang Dibutuhkan Pascapandemi

BERNAS.ID - Gerakan Nasional Indonesia Kompeten kembali menggelar webinar sebagai bagian dari rangkaian acara menuju Kongres Nasional II GNIK 2021, yang akan digelar pada 28-29 Oktober 2011.

Pada webinar bertajuk "Digital Ekonomi di Indonesia, Sesiap Apa Sih?" GNIK menyoroti tentang potensi ekonomi setelah pandemi Covid-19, terutama terkait dengan digital.

Hadir sebagai salah satu pembicara, Presiden Direktur A.T Kearney Indonesia, Shirley Santoso, menjelaskan tentang pentingnya Indonesia menata kembali prioritas kebijakan di era pascapandemi.

Baca Juga: Kongres Nasional Indonesia Serukan Akselerasi SDM Kompeten Hadapi Perubahan

Ada dua respons yang harus dilakukan, yakni react dan rebuild. React berkaitan bagaimana negara sebisa mungkin meminimalkan dampak krisis Covid-19 dalam jangka pendek.

Kemudian, rebuild berkaitan dengan penataan dan pembangunan perekonomian, baik dari sisi fundamental maupun industri. Lalu, sektor apa saja yang akan tumbuh setelah pandemi berakhir?

"Yang kita lihat, seperti healthcare adalah sektor yg sangat penting dan digital sector bisa menjadi growth engine ke depannya," katanya, Sabtu (18/9/2021).

Wabah Covid-19 yang telah mengubah perilaku konsumen memunculkan potensi besar di dunia digital ekonomi. Seperti diketahui, pandemi mengerek kenaikan industri e-commerce.

Bank Indonesia bahkan memproyeksikan nilai transaksi e-commerce pada tahun ini akan mencapai Rp395 triliun.  Pada 2020, nilai transaksi e-commerce tercatat Rp266,3 triliun.

Sektor lain yang juga akan meningkat di era setelah apndemi adalah layanan kesehatan dan komunikasi. Namun, industri pertambangan, perhotelan, dan restoran akan butuh waktu lebih lama untuk pulih.

"Kita melihat potensinya tidak hanya di kota metropolitan, tapi bahkan di kota-kota tier 2 dan tier 3  itu potensi digital ekonominya masih sangat besarm juga karena terkait pandemi," ucap Shirley.

Pekerjaan Masa Depan

Dengan begitu, pekerjaan apa saja yang demand-nya akan sangat besar di masa depan?

Shirley mengatakan pandemi memang mengakselerasi akses digital oleh konsumen sehingga perlu menyiapkan sumber daya manusia untuk mendukung perubahan tersebut.

Baca Juga: Kongres Nasional Indonesia Kompeten ke II, Bangga Indonesia Kompeten

Jika melihat sektor yang akan tumbuh setelah pandemi seperti layanan kesehatan, e-commerce, telehealth atau telemedicine, maka pekerjaan yang juga akan dibutuhkan di masa depan adalah tenaga kesehatan, digital scientist, data scientist, UI/UX designer, dan software developer.

"Dokter, perawat, epidemiologi, ini adalah pekerjaan yang ke depannya kita lihat growth-nya sangat dibutuhkan. Mereka akan dinilai lebih tinggi," katanya.

Meski begitu, SDM yang dibutuhkan di masa depan juga harus memiliki skill set yang mumpuni, termasuk kemampuan problem solving.

Ada juga pekerjaan yang dari sisi pertumbuhan dan nilai tambahnya justru akan mengalami penurunan permintaan, seperti operator, data entry, dan administrasi.

Lalu, bagaimana dengan pekerjaan di bidang industri pariwisata?

Shirley meyakini apabila Covid-19 bisa ditangani dengan lebih baik, ada peluang bagi industri pariwisata untuk tumbuh. Dia melihat konsumen yang mengalami kejenuhan karena harus di rumah saja.

Menurutnya, pelaku industri pariwisata harus membangun kepercayaan kepada konsumen terkait penerapan protokol kesehatan yang ketat.

Selain itu, mereka harus mampu membangun koneksi dengan generasi muda, yang haus akan pengalaman baru.  Sementara, pemerintah juga harus memastikan tidak ada penambahan kasus Covid-19 ketika industri pariwisata kembali dibuka.

Baca Juga: Bukan Insentif Pajak Riset, Tapi Ini yang Bisa Tingkatkan SDM Indonesia

"Vaksinasi, testing, tracing tetap dilakukan supaya tetap bisa menumbuhkan industri pariwisata dengan prudent," ujarnya.

Kongres Nasional Indonesia Kompeten II akan dilaksanakan pada 28-29 Oktober 2021, yang turut mengundang Presiden Joko Widodo. Peserta yang ingin mengikuti rangkaian acara bisa mendaftarkan diri melalui situs resmi kn2021.gnik.org

KNIK II mengajak berbagai kalangan seperti dari pelaku usaha dan industri, institusi pemerintah, institusi pendidikan, profesional dan tenaga kerja produktif, serta mahasiswa dan angkatan siap kerja, untuk bergabung dalam acara.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru