Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Jokowi Menjelaskan Kebijakan Pandemi yang Berubah-ubah

Jokowi Menjelaskan Kebijakan Pandemi yang Berubah-ubah

JAKARTA, BERNAS.ID - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menjelaskan tentang kebijakan pandemi Covid-19 Pemerintah yang berubah-ubah. Respon ini muncul sebagai jawaban atas kritik-kritik yang dilontarkan ke Pemerintah selama ini.

Presiden Jokowi mengatakan latar belakang kebijakan yang berubah-ubah karena virus Covid-19 yang terus bermutasi dan memunculkan varian baru. "Kok Pemerintah kayak bingung, berubah-ubah. Lha virusnya, juga berubah-ubah kok, bermutasi," ujarnya dalam arahan kepada Kepala Kesatuan Wilayah Polri dan TNI di Bali, Jumat (3/12/2021).

Baca Juga Varian Omicron Diduga Sudah Masuk ke Indonesia

Jokowi pun menyebut dulu pada awal pandemi, Pemerintah menerapkan kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar), lalu saat penyebaran virus melandai, Pemerintah menerapkan PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) skala mikro.

"Kemudian, Pemerintah menerapkan kebijakan PPKM darurat untuk merespons lonjakan kasus Covid-19 tahun ini. Terakhir Pemerintah saat ini menerapkan PPKM berbasis level," tuturnya. 

Mantan Walikota Solo ini menyatakan perubahan kebijakan saat menangani pandemi merujuk pada situasi Covid-19 di Tanah Air. Ia mengatakan kalau strategi tidak berubah akan ditinggal sama virusnya. "Kenapa kita berubah strategi lapangan karena virusnya bermutasi, berubah-ubah," katanya.

"Pakai cara ini tidak bisa, pakai cara ini tidak bisa. Selalu berubah," imbuhnya.

Jokowi pun mengklaim kebijakan yang berubah telah berdampak positif kepada kondisi perekonomian nasional karena ada beberapa sektor publik dilonggarkan. Ia pun bersyukur saat ini Indonesia mulai berhasil menangani pandemi karena penularan mulai melandai.

Ia pun mengimbau ke masyarakat untuk mewaspadai kemunculan virus corona varian Omicron yang lebih cepat menular. "Hati-hati ancaman gelombang keempat varian Omicron. Hati-hati. Tadi pagi saya sudah dapat kabar, sudah sampai ke Singapura," katanya.

Baca Juga Tangkal Varian Omicron Masuk Indonesia, Ini yang Dilakukan Kemenhub

Dedi Permadi, Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika mengatakan kekeliruan informasi atau hoaks dan disinformasi menjadi salah satu kendala utama dalam pengendalian pandemi Covid-19. Ia pun mengimbau masyarakat harus lebih hati-hati lagi dalam menerima dan menyikapi hoaks. 

"Informasi tentang varian baru Covid-19 masih terus dipelajari. Masyarakat kami minta mengakses informasi atau data dari sumber terpercaya," ujarnya.

Lanjut tambahnya, saat ini Pemerintah terus mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dalam penerapan protokol kesehatan secara disiplin serta berhati-hati terhadap penyebaran hoaks tentang varian ini. "Penyebaran hoaks dengan berbagai macam isu tentang pandemi Covid-19 masih ditemukan di media sosial," tukasnya. (jat) 


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Melek Literasi Keuangan Pasar Modal melalui Pengenalan Capital Market

Melek Literasi Keuangan Pasar Modal melalui Pengenalan Capital Market


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru