Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Sebanyak 472.800 Lansia DIY Ditargetkan Dapat Booster Vaksinasi COVID -19

Sebanyak 472.800 Lansia DIY Ditargetkan Dapat Booster Vaksinasi COVID -19

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Sebanyak 472.800 lansia di DIY menjadi target pemberian  booster vaksinasi Covid -19. Booster diberikan dengan memprioritaskan lansia dan masyarakat berkomorbid, dengan mempertimbangkan risiko paparan virus terutama varian Omicron yang lebih tinggi terhadap mereka.

Pemberian booster vaksinasi sudah dimulai Kamis (13/1/2022) di JEC, Bantul. Secara serentak, kick off ini juga diikuti oleh kabupaten/kota di seluruh DIY.

Kepala Dinas Kesehatan DIY Pembayun Setyaningastutie mengatakan, saat ini memang booster diprioritaskan untuk lansia dan mereka yang berkomorbid, serta untuk ASN guru dan tenaga pendidikan. Namun menurut Pembayun, peserta dibatasi pada penerima vaksin dosis 1 dan 2 jenis Sinovac, dengan booster AztraZeneca dan Pfizer.

“Untuk yang basicnya AstraZeneca, Insyaallah minggu depan booster kita lakukan karena itu hanya bisa pakai Moderna yang levelnya agak beda tapi heterolog. Cuma itu yang direkomendasikan,” jelas dia, Jumat (14/1/2022).

Baca juga: Ini Alasan BPOM Anjurkan Booster COVID-19

Ia meneruskan, setelah selesai vaksinasi booster untuk lansia dan ASN/Tenaga Pendidikan, program ini akan dilanjutkan dengan masyarakat umum.

Pemberian booster vaksinasi ini gratis sesuai dengan imbauan pemerintah pusat. Namun yang menjadi catatan, tidak seperti vaksinasi sebelumnya, booster ini hanya bisa diberikan melalui Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) Pemerintah.

“Fasyankes Pemerintah itu kan terbatas, maka boleh pasien booster dengan Fasyankes yang lain tetapi dengan monitor atau koordinasi oleh Fasyankes pemerintah.  Misalnya ada pihak ketiga mau melakukan pelayanan, silakan tapi harus tetap koordinasi dengan pemerintah. Intinya itu tidak boleh lagi sendiri,” tegasnya.

Baca juga: Kemenkes Sebut Warga Tak Bisa Pilih Merek Vaksin Booster

Terkait mengapa ASN menjadi salah satu yang ditargetkan, selain karena tentunya merupakan pelayanan publik, juga koordinasi lebih mudah dilakukan, mengingat DIY memiliki vaksin jenis AztraZeneca yang harus habis pada akhir Januari ini.

“Ada sekitar 13.000 ASN Tendik (tenaga kependidikan) yang kita prioritaskan. Ketersediaan vaksin sampai akhir bulan ini aman untuk lansia dan ASN ini. Tapi memang kita minta yang primernya Sinovac dulu untuk diprioritaskan. Aztra bulan depan. Dan semua jenis vaksinasi diberikan sama, yaitu setengah dosis,” tandasnya. (den)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru