Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Jadi Manajer Personalia Andalan dengan Sertifikasi Manajer Human Capital

Rp. 3,000,000

access_time
Jadi Manajer Personalia Andalan dengan Sertifikasi Manajer Human Capital
									
Manajer Human Capital (MHC) dan Fungsinya dalam Perusahaan

Dalam bukunya Human Capital: The Rules of Engagement are Changing, Lifelong Learning in Europe yang terbit pada tahun 2004, Chatzkel menjelaskan bahwa Human Capital merupakan upaya mengelola dan mengembangkan sumber daya manusia untuk mencapai tingkat terpenting yang lebih tinggi dari segi kinerja.

Tentu saja pengertian tersebut tidak memiliki tendensi lain bahwa Human Capital dalam suatu perusahaan memosisikan manusia sama dengan mesin yang merupakan aset berharga. Namun, lebih tepatnya meningkatkan kemampuan karyawan dalam mengambil keputusan yang menaruh fokus pada pembangunan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan-pelatihan dalam rangka meningkatkan mutu organisasi perusahaan.

Peran Manajer Human Capital (MHC)

Fungsi karyawan dalam sebuah perusahaan terkadang dianggap rendah. Sumber daya manusia dengan berbagai keahlian yang beragam ini banyak yang digonta-ganti setiap saat. Contohnya perusahaan-perusahaan lokal dan multinasional yang tidak tanggung-tanggung hanya memberikan kontrak kerja dengan kurun waktu yang terbatas, setelah itu perusahaan akan merekrut karyawan baru.

Pola seperti ini memang dilakukan beberapa perusahaan dengan tujuan mengurangi biaya operasional perusahaan. Namun, sebenarnya karyawan merupakan sumber daya manusia yang dapat dijadikan sebagai aset yang berharga bagi sebuah perusahaan. Pola inilah yang selanjutnya menjadi peran besar bagi para Manajer Human Capital.

Tugas Manajer Human Capital (MHC)

Tugas-tugas yang menjadi tanggung jawab Manajer Human Capital, antara lain:

1. Melakukan Proses Rekrutmen Karyawan

Tugas Human Capital yang pertama yaitu merekrut karyawan. Mulai melakukan proses perekrutan dengan pemasangan iklan lowongan di job portal, mereview calon kandidat yang sesuai, melakukan panggilan interview via telepon atau WhatsApp, melakukan tes tertulis dan wawancara, hingga dengan tanda tangan kontrak kerja.

Selain itu, tugas Manajer Human Capital juga mencakup urusan PHK setelah habis masa kontrak kerja, masuk usia pension, dan pengurangan karyawan.

2. Memberikan Job Desc dalam Struktur Organisasi
Setelah proses merekrut karyawan selesai, tugas Manajer Human Capital selanjutnya adalah menentukan job desc masing-masing karyawan baru dalam sistem organisasi yang telah disepakati.

3. Mengukur Beban Kerja Karyawan
Ketika perusahaan berada di titik yang semakin berkembang dan pekerjaan semakin kompleks, tugas Human Capital adalah menentukan kebutuhan terhadap karyawan baru, atau cukup menambah kebijakan overtime pada masing-masing karyawan saja.

4. Memvalidasi Data
Ada banyak data yang sudah disiapkan di atas meja kerja Human Capital Management seperti klaim jaminan sosial, permohonan cuti karyawan, form gaji pegawai, dan lain-lain. Dalam hal ini, tugas Human Capital adalah mengecek dan memvalidasi kembali kesesuaian data.

5. Menghitung Penyusutan Perlengkapan dan Peralatan Kerja Karyawan
Setiap karyawan memiliki perlengkapan dan peralatan kerja yang akan mengalami akumulasi penyusutan setiap tahunnya. Karyawan yang bertanggung jawab pada tugas ini adalah Human Capital Management. Manajer Human Capital bertanggung jawab atas hal ini.

6. Mengurus Gaji Karyawan
Untuk memudahkan tugas Human Capital dalam sistem penggajian di perusahaan besar dengan jumlah karyawan ribuan orang, adalah dengan menggunakan software payroll untuk meminimalisir terjadinya kesalahan input gaji karyawan.

Pelatihan Bersertifikat Manajer Human Capital (MHC)

Agar sistem manajemen sumber daya manusia lebih terarah dan meningkat, Manajer Human Capital (MHC) dapat mengikuti pelatihan bersertifikat yang diselenggarakan atas kerja sama BERNAS.id dengan Lembaga Sertifikasi Profesi Profesi Manjemen dan Pengembangan SDM (LSPMP-SDM).    

Pelatihan ini bertujuan agar Manajer Human Capital (MHC) dapat meningkatkan kompetensinya dalam hal berikut. 
a. Merumuskan Kebijakan Organisasi yang Selaras dengan Strategi Pengelolaan SDM, 
b. Merancang Program Pembelajaran dan Pengembangan, 
c. Mengembangkan Manajemen Suksesi di Organisasi, 
d. Menyusun Kebijakan Manajemen Kinerja, dan
e. Mengembangkan Peranan Pemangku Jabatan Lini dalam Menjalankan Fungsi Manajemen SDM

Adapun persyaratan dasar yang diperlukan untuk mengikuti program pelatihan bersertifikat ini adalah:
1. Memiliki pengalaman dalam salah satu bidang manajemen dan pengembangan sumber daya manusia fungsional minimal dua tahun
2. Memiliki pengalaman dalam manajemen sumber daya manusia minimal dua tahun
3. Minimal pendidikan Strata Satu dan memiliki Sertifikat dalam Pelatihan Human Capital Management
4. Menyerahkan pas Foto 3 x 4 sebanyak 4 lembar
5. Fotokopi Ijazah Pendidikan terakhir
6. Fotokopi KTP

Demikianlah penjelasan singkat mengenai Manajer Human Capital (MHC).

Ingin mengikuti Sertifikasi Manajer Human Capital ini? Yuk, segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran menarik!

Rekomendasi Sertifikasi

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Makin Profesional dengan Sertifikasi Manajemen Portfolio Madya Bergelar RPM

Makin Profesional dengan Sertifikasi Manajemen Portfolio Madya Bergelar RPM


Sertifikasi Manajemen Risiko Utama untuk Karir Masa Depan yang Menjanjikan

Sertifikasi Manajemen Risiko Utama untuk Karir Masa Depan yang Menjanjikan


Pentingnya Sertifikasi Manajemen Risiko Madya untuk Meningkatkan Kualitas Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajemen Risiko Madya untuk Meningkatkan Kualitas Perusahaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru