Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Sertifikasi Manajemen Risiko Utama untuk Karir Masa Depan yang Menjanjikan

Rp. 2,500,000

access_time
Sertifikasi Manajemen Risiko Utama untuk Karir Masa Depan yang Menjanjikan
									

Salah satu profesi yang menjanjikan di masa depan adalah praktisi manajemen risiko. Profesi ini sangat penting keberadaannya di dalam perusahaan karena setiap harinya perusahaan akan selalu dihadapkan dengan berbagai risiko kerugian, dan praktisi manajemen risiko inilah yang bertugas untuk mengantisipasi terjadinya risiko-risiko tersebut.


Apa itu Profesi Manajemen Risiko

Dalam menjalankan suatu bisnis atau perusahaan, tidak dipungkiri akan selalu ada risiko yang mengintai. Risiko itu bisa beragam bentuknya dan tak terduga, semisal bencana alam, hilangnya pelanggan, pencurian, dan lain sebagainya, dan berpotensi untuk membuat perusahaan tersebut mengalami kerugian besar. Oleh karena itulah, dibutuhkan suatu profesi khusus yang bertugas memanajemen potensi risiko yang mungkin terjadi ini.

Secara garis besar, mereka yang bekerja di divisi manajemen risiko ini bertanggung jawab untuk mengidentifikasi risiko keuangan, keselamatan, dan keamanan suatu perusahaan dan menyusun strategi untuk mengurangi dampak yang mungkin diderita atau bahkan menghilangkan potensi risiko tersebut. Selain itu, mereka juga harus mengevaluasi suatu risiko yang terjadi sebelumnya dan cara perusahaan dalam menanganinya dan menetapkan kebijakan terkait risiko tersebut.

Praktisi manajemen risiko ini sendiri dibedakan menjadi dua jenjang profesi, yaitu manajemen risiko utama dengan jenjang gelar CRP (Certified Risk Profesional) dan manajemen risiko madya dengan gelar profesi CRA (Certified Risk Asosiace). 

Untuk menjadi seorang praktisi manajemen risiko utama dan mendapatkan gelar profesi CRP tersebut, mereka disyaratkan untuk mengikuti sertifikasi Manajemen Risiko yang memang dikhususkan untuk manajemen risiko utama.


Sertifikasi Manajemen Risiko Utama (CRP)

Bernas.id bekerja sama dengan LSP-PM menyelenggarakan program sertifikasi di bidang manajemen risiko. Program sertifikasi tersebut menggunakan unit-unit kompetensi yang sesuai dengan Standar Kompetensi Khusus (SKK) Bidang Manajemen yang sudah terdaftar di Kementerian Tenaga Kerja. 

Unit kompetensi tersebut yaitu:

1.Menentukan risk owner dan fungsi terkait untuk setiap kejadian risiko

2.Mendokumentasikan risiko-risiko ke dalam risk register

3.Melakukan identifikasi risiko fungsi / bisnis unit

4.Mendefinisikan kriteria risiko

5.Melakukan penentuan skala prioritas terhadap risiko-risiko

6.Melakukan pengukuran probabilitas dan dampak dari setiap risiko yang telah diidentifikasi

7.Melakukan evaluasi untuk memperkirakan risiko-risiko yang dapat diterima (tolerable)

8.Menetapkan risiko-risiko yang akan dilakukan tindakan penanganan selanjutnya

9.Menentukan strategi penanganan risiko

10.Menyusun rencana tindakan penanganan atas risiko-risiko

11.Melaksanakan penanganan atas risiko-risiko

12.Melakukan evaluasi konteks internal dan eksternal perusahaan

13.Melakukan pemetaan dan memahami kondisi / konteks internal dan eksternal organisasi dalam mencapai tujuan-tujuannya

14.Mengkomunikasikan profil risiko perusahaan pada posisi dan waktu tertentu

15.Mengkomunikasikan peran dan tanggung jawab setiap pihak yang terlibat dan berkepentingan dengan manajemen risiko

16.Merencanakan komunikasi dan konsultasi terhadap para pemangku kepentingan mulai dari awal dan selama penerapan proses manajemen risiko

17.Melakukan pengukuran atas efektifitas dari tindakan penanganan yang dilakukan

18.Menyusun kriteria untuk mengukur progress terhadap target yang ingin dicapai

19.Menentukan waktu dan strategi yang tepat untuk menerapkan kerangka kerja manajemen risiko

20.Menerapkan kebijakan manajemen risiko dan proses lintas organisasi

21.Melakukan pengukuran kinerja penerapan manajemen risiko terhadap rencana kerja manajemen risiko

22.Melakukan pemantuan secara berkala dalam hal apakah kerangka kerja, kebijakan, dan rencana manajemen risiko masih selaras dengan konteks internal dan eksternal organisasi

23.Menyusun kebijakan manajemen risiko pada perusahaan di pasar modal

24.Menyusun kerangka kerja untuk mengelola risiko

25.Menyusun rencana kerja yang spesifik yang telah mencakup pihak-pihak yang akan terlibat, target yang ingin dicapai, jangka waktu, persyaratan yang dibutuhkan, maksud dan manfaat dari rencana kerja manajemen risiko

26.Melakukan pembaruan atas risk register secara periodik

Baca Juga: Ini Dia Manajemen Resiko Usaha Kecil

Adapun untuk mengikuti program sertifikasi ini, para peserta diwajibkan memenuhi persyaratan berikut ini:

1.Minimal lulusan magister ekonomi dengan kurikulum pasar modal, atau;

2.Memiliki sertifikat pelatihan Certified Risk Professional (CRP) bidang pasar modal yang berbasis kompetensi dan diterbitkan oleh asosiasi profesi terkait, atau;

3.Memiliki pengalaman kerja sejenis pada industri keuangan selama 5 (lima) tahun dalam 2 (dua) tahun terakhir.


Apakah Anda Ingin mengikuti Sertifikasi Manajemen Risiko Utama? Mari, segera hubungi kami untuk mendapatkan penawaran menarik!

Rekomendasi Sertifikasi

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Makin Profesional dengan Sertifikasi Manajemen Portfolio Madya Bergelar RPM

Makin Profesional dengan Sertifikasi Manajemen Portfolio Madya Bergelar RPM


Sertifikasi Manajemen Risiko Utama untuk Karir Masa Depan yang Menjanjikan

Sertifikasi Manajemen Risiko Utama untuk Karir Masa Depan yang Menjanjikan


Pentingnya Sertifikasi Manajemen Risiko Madya untuk Meningkatkan Kualitas Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajemen Risiko Madya untuk Meningkatkan Kualitas Perusahaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru