TENTANG KAMI


BERNAS dulunya bernama Harian Nasional yang berdiri pada tanggal 15 November 1946 di Yogyakarta. Koran ini didirikan beberapa orang tokoh-tokoh politik nasional dan Yogyakarta seperti Mr. Sumanang. Saat koran ini koran ini berdiri Yogyakarta menjadi ibu kota Republik Indonesia. Selama lebih kurang 72 tahun Bernas sempat berganti beberapa nama mulai dari Harian Nasional, Suluh Marhaen, Berita Nasional, Berita Nasional yang kemudian disingkat menjadi Bernas hingga terakhir bernama Harian Bernas. Koran ini menghiasi dunia penerbitan media massa selama 4 zaman, mulai dari zaman perjuangan revolusi fisik tahun 1946-1950, zaman Orde Lama, Orde Baru hingga Orde Reformasi.

Warga Yogyakarta punya banyak kenangan mengenai koran ini. Salah satunya adalah alamat kantor pertama kali di Jl Brigjen Katamso, Gondomanan yang saat ini menjadi kantor sebuah bank hingga tahun 1980-an. Kemudian berpindah di Jl MT Haryono, Kumendaman, Mantrijeron pada akhir tahun 1990-an.

Mulai tahun 1990, Harian Bernas kemudian merger dengan Kelompok Kompas Gramedia (KKG). Saat merger dengan KKG, menempati kantor redaksi di Jl Jenderal Sudirman No 52. Namun setelah kerjasama tidak dilanjutkan Harian Bernas berpindah lagi ke kawasan Sonopakis di Jl PUKY, Kasihan Bantul. Terakhir ketika diambil manajemen oleh PT Media Bernas Jogja, dengan direktur utama Putu Putrayasa berpindah di Ringroad Utara, Sleman.

Nama Bernas dan kasus tewasnya wartawan Fuad Muhammad Syafruddin alias Udin seorang wartawan yang bertugas di Kabupaten Bantul menyita perhatian. Nama Bernas dan tewasnya wartawan Udin seakan melekat menjadi satu. Pada Kamis 1 Maret 2018 managemen Bernas resmi menghentikan edisi cetaknya. Namun manajemen PT Media Bernas Jogja menyajikan dalam bentuk digital atau versi online bernama http://bernas.id/. Hingga kini http://bernas.id/ tetap berada didawah managemen PT Media Bernas Jogja. Jika ada pihak-pihak yang menggunakan nama Bernas dengan cara mendirikan perusahaan lain itu bukan bagian dari managemen PT Media Bernas Jogja.

Dengan kemasan yang apik, elegan serta tetap mengedepankan kaedah jurnalistik diharapkan sajian berita http://bernas.id/ bisa menjadi referensi bagi masyarakat Yogyakarta dan seluruh Indonesia.