Berita Nasional Terpercaya

Mengenang Mgr. Pujasumarta, Uskup Gaul yang Sangat Melek Teknologi

0

SEMARANG, HarianBernas.com – Duc in Altum berarti ?Bertolaklah ke (tempat) yang lebih dalam?. Demikianlah motto yang diambil oleh Mgr. Johannes Maria Trilaksyanto Pujasumarta saat diangkat menjadi Uskup Bandung, menggantikan Mgr. Alexander Soentadio Djajasiswaja, Pr yang meninggal tahun 2005 lalu. Pada waktu itu, beliau sedang menjabat sebagai Vikaris Jendral Keuskupan Agung Semarang.

Mgr. Puja, begitu beliau biasa disapa, lahir di Surakarta, Jawa Tengah, 27 Desember 1949. Di usia beliau yang sudah lebih dari setengah abad, beliau bukanlah sosok yang gagap teknologi.  Beliau malah dikenal sebagai uskup ?Gaul?.  Dengan sangat aktifnya, beliau mengisi blog pribadinya pujasumarta.multiply.com, dengan berbagai laporan karya pastoral, renungan dan catatan perjalanan pastoralnya.

Beliau mengawali pendidikan imamatnya di Seminari Menengah Mertoyudan, Magelang pada tahun 1963. Setelah tamat dari Seminari Menengah Mertoyudan, beliau meneruskan pendidikan imamatnya ke Seminari Tinggi Santo Paulus Kentungan Yogyakarta dari tahun 1970 hingga ditahbiskan menjadi imam tanggal 25 Juni 1977.

Sejak itu, beliau pun terjun dalam berbagai karya dan perutusan yang diantaranya :

  • 25 Januari 1977 :Prefek Seminari Menengah Mertoyudan
  • 1 Januari 1981: Ketua Komisi Liturgi Keuskupan Agung Semarang
  • 12 Mei 1983 : Sementara di Wisma Sanjaya, Semarang, untuk persiapan studi ke Roma, Italia
  • Agustus 1983 : Studi Teologi Spiritual di Universitas St. Thomas Aquinas, Roma, Italia (Licentiate in Spiritual Theology: 1983 ? 1985) (Doctorate in Spiritual Theology: 1985 ? 1987)
  • 1 Oktober 1987 : Pastor pembantu Paroki Ganjuran
  • 1 September 1988 : Pastor pembantu Paroki St. Maria Assumpta, Klaten
  • 15 Agustus 1989 : Studi ?Focus in Leadership? di Gonzaga University, Spokane, Amerika
  • 12 Juli 1990 : Rektor seminari di Wisma Sanjaya, Semarang
  • 1 Oktober 1995 : Anggota Dewan Pengurus Yayasan Driyarkara
  • 1 November 1995 : Moderator ISKA (Ikatan Sarjana Katolik) Semarang
  • 1 Agustus 1997 : Rektor Seminari Tinggi St. Paulus, Kentungan, Yogyakarta
  • 1 Agustus 1998 :  Vikaris Jenderal Keuskupan Agung Semarang; Ketua Dewan Karya Pastoral Keuskupan Agung Semarang; moderator Serikat Santa Rosa Mistika (SRM)
  • 1 September 1998                   Moderator Rumah Sakit St. Elizabeth, Semarang
  • 25 September 1998                 Moderator PERDHAKI wilayah Jawa Tengah dan DI Yogyakarta
  • 9 Oktober 2000                       Pejabat pastor kepala Paroki Kebondalem, Semarang (hingga 1 Agustus 2001)
  • 2 Desember 2002  :  Ketua Tim Supervisi Paroki Keuskupan Agung Semarang
  • 10 Januari 2005 : Ketua Tim Supervisi Keuangan (Internal Auditor) Keuskupan Agung Semarang; Ketua Jaringan Persaudaraan antar kelompok Doa Keuskupan Agung Semarang
  • 17 Mei 2008 : Diangkat sebagai Uskup Keuskupan Bandung oleh Bapa Paus Benediktus XVI
  • 2009-2012 : Sekretaris Jenderal Konferensi Waligereja Indonesia (KWI)
  • 12 Nopember 2010 : Diangkat sebagai Uskup Keuskupan Agung Semarang oleh Bapa Paus Benediktus XVI

Pada Juli 2014 yang lalu, umat Katolik dikejutkan dengan beredarnya kabar bahwa Mgr Johannes Pujasumarta yang dirawat di rumah sakit karena mengidap penyakit kanker paru-paru stadium empat. Suatu pertanyaan besar pun muncul,  bagaimana bisa Mgr Puja mengidap penyakit paru yang tergolong berat, padahal beliau tidak merokok?

?Saya akrab dengan penyakit ganas ini. Bahkan, ketika dokter memvonis saya mengidap kanker paru-paru stadium lanjut, berkat iman, saya terima hal itu dengan ikhlas,? ucapnya di hadapan ratusan lansia pada acara Novena Ekaristi di Wisma Domus Pacis, Puren, Condongcatur, Depok, Sleman, DI Yogyakarta, Minggu, 1/3/2015.

Pada Senin(12/10/2015), Mgr. Puja masih bisa ambil bagian menahbiskan Frater Diakon El Tara di Seminari Tinggi St. Paulus Kentungan di Yogyakarta bersama Mgr. Pius Riana Prapdi dari Keuskupan Ketapang, Kalbar.

Pada Kamis (15/10/2015), Dunia maya dihebohkan dengan menyebarnya foto Mgr. Puja yang sedang menerima Sakramen Pengurapan Orang Sakit dari Bapa Julius Kardinal Darmaatmaja SJ, lengkap dengan Sakramen Rekonsiliasi.

Pada peringatan Hari Pahlawan 10 November 2015 pukul 23.30, beliau telah kembali ke hadapan Bapa di Surga pada usia 65 tahun. Meskipun kepergian beliau meninggalkan duka yang mendalam, namun karya dan pengabdian beliau, akan terus dikenang sepanjang masa.

Selamat jalan Mgr. Puja, doakan kami yang masih berziarah di kehidupan ini.

 

sumber foto : http://www.sesawi.net/2015/10/15/mgr-johannes-pujasumarta-terima-sakramen-perminyakan-dari-kardinal-julius/

Leave A Reply

Your email address will not be published.