Berita Nasional Terpercaya

Yuk Bunda, Intip Cara Sayangi Buah Hati Berdasarkan Golongan Darahnya

0

Bernas.id – Sistem ABO mengelompokkan golongan darah menjadi 4 yaitu A,B,O dan AB. Gen pada golongan darah diwariskan turun temurun. Sampai saat ini belum bisa dijelaskan seberapa penting manfaat gen tersebut bagi manusia. Akan tetapi sebagian lagi percaya bahwa gen yang terdapat pada golongan darah dapat mempengaruhi karakteristik manusia. Setiap golongan darah memiliki substansi dasar yang berbeda antara yang satu dengan yang lain. Hal itulah yang menjadikan setiap golongan darah memiliki karakteristiknya masing-masing sesuai dengan substansi gen yang terkandung dalam suatu golongan darah. Sama halnya golongan darah, anak juga memiliki karakteristiknya masing-masing. Orang tua seringkali membandingkan anaknya dengan anak lain yang dinilai lebih cerdas. Padahal setiap karakteristik anak akan membawa pada bakatnya masing-masing. Dengan memahami karakteristik golongan darah pada anak, kita akan mengerti cara memunculkan bakat tersembunyinya. Apa saja karakteristik itu, simak pembahasan berikut ini

1. Golongan Darah O

Golongan darah O merupakan golongan darah yang sederhana. Golongan darah ini tidak memiliki substansi lain selain substansi H, subtansi dasar yang dimiliki oleh semua golongan darah. Salah satu karakteristik yang dimiliki anak dengan golongan darah O adalah sifat ?appeal? atau sifat menonjolkan diri. Anak dengan golongan darah O gemar menunjukkan keberadaan atau identitas diri dengan jelas, contohnya menyukai aksesoris dengan warna-warna yang dapat mempertegas keberadaanya. Anak dengan golongan darah O memiliki keinginan yang sangat kuat sehingga selalu menjadi yang tercepat dalam tiap hal dibandingkan dengan anak golongan darah lainnya.

Pengamatan yang dilakukan di Jepang mengelompokkan anak berdasarkan golongan darahnya kemudian memberikan tugas yaitu memindahkan air pada akuarium ke kotak kosong dengan menggunakan alat yang sudah disediakan seperti gayung maupun gelas. Ketika anak golongan darah A menggunakan peralatan tersebut, anak golongan darah O mencoba untuk mengangkat akuarium untuk memindahkan isi air, akan tetapi karena berat, akuarium pun gagal terangkat. Langkah yang dilakukan anak dengan golongan darah O adalah memindahkan air dengan menggunakan gayung hingga mencapai setengahnya. Setelah itu mencoba kembali mengangkat akuarium yang penuh air, setelah akuarium berhasil terangkat, air pun berpindah tempat ke kotak yang sebelumnya kosong.

Cara yang digunakan anak golongan darah O lebih efisien karena memakan waktu yang lebih singkat dibandingkan dengan cara yang digunakan oleh anak golongan darah lainnya. Anak dengan golongan darah O juga cenderung mencari kekuatan untuk menyusun kekuasaan. Setelah memiliki kekuasaan, anak dengan golongan darah O tidak akan tunduk pada orang yang lemah dan cenderung menjadi pemimpin kelompok. Sedangkan jika tidak memiliki kekuasaan. anak bergolongan darah O akan bergantung pada orang lain. Karakteristik lain yang dimiliki anak dengan golongan darah O adalah mudah bersosialisasi, bersahabat, serta manja. Manja yang dimaksud adalah belajar mencari kekuatan dengan cara mencari perhatian orang dewasa agar tertuju padanya. Perhatian inilah yang kemudian akan menjadi potensi kekuasaan yang akan membuat mereka belajar mandiri.

2. Golongan Darah A

Anak dengan golongan darah A berlawanan dengan anak golongan darah O. Jika anak golongan darah O memiliki sifat ?appeal? yang kuat, maka anak golongan darah A cenderung tidak ingin terlihat mencolok dibandingkan dengan sekitarnya. Golongan darah A memilikiki substansi H dan acetyl galaktosamine, unsur acetyl galaktosamineinilah yang menyebabkan seseorang disebut memiliki golongan darah A. Sifat dasar anak dengan golongan darah A adalah memegang teguh aturan.

Seseorang yang memiliki golongan darah A cenderung menghindari terjadinya perselisihan. Perkelahian bagi anak golongan darah A hanya terjadi jika ada orang lain yang menurutnya melanggar peraturan. Anak dengan golongan darah A inilah yang dipercaya memiliki keinginan yang kuat untuk membentuk ketenangan dalam masyarakat karena sikap mereka yang dapat mengontrol emosi serta mempertimbangkan segalanya dengan penuh kehati-hatian. Selain itu, anak dengan golongan darah A juga memiliki sifat perfeksionis.

Sebuah obesrvasi yang dilakukan terhadap anak TK di Jepang meminta anak untuk menyusun daun dalam sebuah pohon. Anak dengan golongan darah A menyusun daun dengan arah yang sama meskipun tidak ada komando. Daun yang disusun pun tidak bertindih satu sama lain. Hal tersebut menggambarkan sifat hati-hati agar tidak melukai perasaan temannya yang sudah menyusun daun pada pohon dengan baik.

Sikap perfeksionis anak dengan golongan darah A yang membuat mereka memiliki cara berpikir yang berbeda dengan anak yang lainnya. Anak yang bergolongan darah A akan memahami suatu kejadian secara runtut kemudian beranjak pada kejadian lain sesuai dengan waktu. Seorang anak dengan golongan darah A apabila marah maka harus diikutkan prosesnya dari awal, hal apa yang membuatnya marah. Setelah itu, anak akan paham dan menyadari kesalahannya. Proses inilah yang tidak boleh dihilangkan bagi orang tua yang memiliki anak dengan golongan darah A.

3. Golongan Darah B

Pada orang dengan golongan darah B, selain memiliki unsur H juga memiliki unsur yang disebut galaktosa. Anak dengan golongan darah B kerap disebut dengan anak yang tidak bisa diam. Ini disebabkan sifat dasar anak golongan darah B yang tidak suka dibatasi, sifat ini berlawanan dengan anak golongan darah A yang cenderung patuh pada perintah. Selain fisiknya yang tidak suka dibatasi, pemikiran anak golongan darah B juga tidak senang jika dibatasi, mereka cenderung berpikir secara fleksibel dan tidak terlalu pusing dengan pendapat orang lain.

Salah satu ciri anak dengan golongan darah B adalah ?interest?. Hal ini dapat diartikan jika orang lain melakukan suatu hal, maka anak dengan golongan darah B pun harus melakukan hal yang sama supaya dipandang baik oleh orang lain. Observasi yang dilakukan di Jepang menunjukkan bahwa anak golongan darah B cenderung menggunakan warna kuning saat mewarnai katak, warna kuning yang jarang dijumpai pada katak. Hasil observasi ini menggambarkan pemikiran fleksibel anak dengan golongan darah B. Berbeda dengan anak golongan darah O yang mewarnai katak dengan warna hijau karena pemikiran anak golongan darah O yang cenderung sederhana.

Sifat anak dengan golongan darah B yang sukar mematuhi peraturan membuat anak dengan golongan darah B akan sering menemui masalah saat dewasa. Untuk itu, orang tua yang memiliki anak dengan golongan darah B harus mengajarkan anaknya tentang pentingnya bekerja sama di masyarakat. Selain itu, penting juga bagi orang tua untuk menemukan hal yang membuat anak dengan golongan darah B menemukan bidang yang menjadi ketertarikannya, sehingga ketertarikan anak bisa menjadi manfaat baginya di masa depan.

 

4. Golongan Darah AB

Anak dengan golongan darah AB membawa dua gen dari golongan darah A dan B. Selain substansi H, golongan darah AB juga membawa substansi dasar A yaitu acetyl galaktosamine dan juga substansi B yaitu galaktosa. Kedua substansi tersebut memiliki sifat yang kontras. Untuk itulah seseorang dengan golongan darah AB terkadang memiliki sifat seperti golongan darah A dan terkadang berubah sifatnya menjadi seperti orang dengan golongan darah B. Adanya dua substansi tersebut membuat anak dengan golongan darah AB melihat segala sesuatunya dari dua sisi yang berbeda. Keberadaan dua substansi inilah yang terkadang menyebabkan anak dengan golongan darah AB menjadi tidak konsisten ataupun menunjukkan perubahan perilaku yang tiba-tiba.

Bagi anak dengan golongan darah AB, ketidakadilan adalah sesuatu yang tidak dapat dimaafkan. Untuk itu mereka akan memulai pertengkaran apabila terjadi ketidakadilan di sekitar mereka, yang semata-mata tujuannya adalah untuk melindungi orang. Anak dengan golongan darah AB juga cenderung mudah bosan dan mudah lelah dalam mengerjakan sesuatu karena mereka cenderung memiliki keinginan yang biasa-biasa saja atau cenderung sederhana. Anak dengan golongan darah AB terkadang ingin membantu untuk mengatasi permasalahan yang ada di lingkungannya hanya saja kurang bisa menyampaikan pemikirannya dengan baik.

Beberapa ada yang malu untuk menyampaikan pendapat kepada orang yang baru dikenalnya, hal ini terjadi karena anak dengan golongan darah AB membutuhkan waktu untuk menyelaraskan sifat A dan B yang terdapat pada diri mereka. Meskipun begitu, sifat A dan B inilah yang membawa seorang anak dengan golongan darah AB menjadi pribadi yang memiliki peranan aktif pada maysarakat dengan perasaan yang seimbang karena pemikirannya yang penuh dengan pertimbangan dari berbagai macam sisi.

 

Meskipun sudah banyak observasi yang dilakukan antara karakteristik seseorang dengan golongan darah, namun masih banyak yang belum diketahui hubungan antara keduanya. Beberapa penelitian menyebutkan ada hubungan di antara keduanya, meskipun sebagian yang lain tidak sependapat dengan argumen tersebut. Benar atau tidaknya bisa dikembalikan pada diri pribadi kita masing-masing. Selamat membuktikan pada buah hati masing-masing ya Bun.

Leave A Reply

Your email address will not be published.