Berita Nasional Terpercaya

Batik 1001 Motif dalam Satu Kain Dipamerkan di FBB #2

0

Bernas.id — Paguyuban Kampung Wisata Budaya Langenastran untuk kedua kalinya menggelar event Festival Batik dan Bathok (FBB), pada hari Sabtu dan Minggu, 6 – 7 Oktober 2018, Pukul 09:00 – 22.00 WIB, di sepanjang Jalan Langenastran Lor (Timur Alun-alun Selatan), Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta.

Festival Batik dan Bathok #2 yang dibuka oleh Lurah Panembahan Purnama SE, Sabtu (6/10/2018), selain diisi bazar kuliner dan kerajinan yang merupakan hasil potensi ekonomi warga Kampung Langenastran khususnya dan perwakilan dari RW se Kelurahan Panembahan dan Pameran Aneka Batik.

Juga dimeriahkan dengan peragaan Bregada Parajurit Langenastra, serta pagelaran Musik Keroncong dari Grup Keroncong Agusta Nada dan Grup Keroncong Langen Gita. Pagelaran keroncong di teras nDalem Dorojaten tambah meriah ketika tamu wisatawan dari Belanda ikut menyumbangkan beberapa lagu keroncong yang dinyanyikan dalam bahasa Belanda.

Sementara dalam Pameran Aneka Batik yang bertempat di Joglo Ndalem Madukusuman, tampak dipajang beberapa batik tulis yang penuh filosofi, batik cap, serta sejenis batik yaitu jumput serta shibori.

Menariknya diantara batik yang dipamerkan ada satu motif batik yang mendapatkan piagam penghargaan dari Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada tahun 2010, atas rekor Pelaksana Pembuatan Batik dengan Motif  Terbanyak 1.001 Motif pada Satu Kain.

Dan beberapa batik tulis karya GKBRAA Paku Alam yang penuh filosofi kehidupan, seperti batik motif Pepadan Dhandhang Gulo, Pepadan Pangkur, Pepadan Sinom, Pepadan Asmaradana, dan Pepadan Megtruh.

Ketua Panitia FBB #2 KRT. Radyo Wisroyo, mengatakan, bahwa event Batik dan Bathok #2 Kampung Langenastran, merupakan agenda event budaya dua tahunan dan dalam pelaksanaan ini selain untuk memeriahkan HUT ke 262 Kota Yogyakarta, juga pada bulan Oktober adalah bertepatan dengan peringatan Hari Batik.

?Batik adalah warisan Nusantara yang telah diakui oleh UNESCO, begitu pula Kota Yogyakarta sebagai Kota Batik juga telah diakui oleh dunia. Dan bicara soal Shibori atau seni mewarna kain dari Jepang, kita pun juga memiliki seperti Jumputan dan Sesirangan di Kalimantan,?papar KRT. Radyo Wisroyo atau akrab disapa Ir. Martoyo.

Festival Batik dan Bathok #2 Kampung Wisata Budaya Langenastran, pada Minggu, 7 Oktober 2018, ditutup dengan acara Workshop Shibori Seni Budaya Pewarnaan Kain dari Jepang, dengan menghadirkan nara sumber yang berkompeten dalam seni Shibori. (ted)

Leave A Reply

Your email address will not be published.