Berita Nasional Terpercaya

Tuntutan 1 Tahun Terhadap Terdakwa Penyiraman Air Keras ke Novel Baswedan Cederai Rasa Keadilan di Masyarakat

0

JAKARTA, BERNAS.ID – Tuntutan satu tahun penjara yang diajukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap terdakwa kasus penyiraman air keras,  Rahmat Kadir Maulette dan Ronny Bugis, ke penyidik senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan sangat mencederai keadilan hukum di masyarakat.

Selain itu, praktisi hukum Anthony Siagian, SH mengatakan, tuntutan JPU dengan memberikan tuntutan selama satu tahun penjara kepada terdakwa sangat tidak adil bagi korban, Novel Baswedan.

Bila dilihat dari kondisi Novel Baswedan saat ini, Anthony berpendapat, sangat jelas sekali terlihat apa yang dilakukan dua terdakwa itu telah melakukan tindak pidana penganiayaan berat. Herannya, di dalam alasan hukum yang disampaikan JPU, unsur-unsur terjadi penganiayaan berat tidak terpenuhi.

?Bagaimana dapat dikatakan unsur-unsur penganiayaan berat itu tidak terpenuhi. Korban (Novel Baswedan) mengalami kebutaan dan rusak permanen di matanya akibat penyiraman air keras yang disiramkan oleh terdakwa. Ini jelas sekali merupakan tindak pidana penganiayaan berat,? kata Anthony Siagian, Sabtu (20/6/2020).

Ditambah lagi, lanjut Anthony, apa yang dilakukan para terdakwa sudah direncanakan sebelumnya.

?Sebelumnya terdakwa melakukan pengintaian terhadap korban, mempersiapkan air keras untuk melakukan tindakan kriminalnya,? ujarnya.

Bagi Anthony, apa pun alasan hukum para terdakwa yang diucapkan pada persidangan beberapa waktu lalu, bahwa mereka tidak ada niat mencelakai Novel Baswedan tidak dapat dijadikan pertimbangan JPU untuk menerapkan pasal penganiayaan biasa atau ringan terhadap kasus ini.

Ada atau tidaknya niat, sudah jelas dan terbukti apa yang diperbuat para terdakwa telah membuat Novel Baswedan kehilangan penglihatan.

Seharusnya, kata Anthony, kewenangan menuntut yang dimiliki JPU seharusnya berdasarkan fakta-fakta yang terungkap dan terlihat di persidangan.

?Sudah jelas Novel Baswedan kehilangan penglihatan secara permanen akibat perbuatan para terdakwa. Apakah adil dan pantas JPU memberi tuntutan satu tahun penjara kepada para terdakwa,? tukas Anthony.

Ia pun meminta JPU membayangkan jika hal itu terjadi pada dirinya. Apakah akan dapat menerima pelaku dituntut ringan.

?Pasti mereka menginginkan terdakwa dituntut seberat mungkin berdasarkan fakta-fakta di persidangan,? ucap pengacara yang kerap membantu rakyat kecil ini. (as)

Leave A Reply

Your email address will not be published.