Berita Nasional Terpercaya

Kuliah Jurusan Psikologi? Ini Mata Kuliah dan Prospek Kerjanya

0

Bernas.id – Kesadaran mental kini telah meningkat di kalangan masyarakat. Dampaknya, kuliah di jurusan psikologi pun kian diminati oleh para calon mahasiswa. Bahkan jurusan psikologi masuk dalam 20 besar program studi dengan persaingan terketat. Psikologi secara umum membahas ilmu tentang perilaku dan pikiran.

Cakupan ilmu psikologi menjangkau pengaruh tekanan biologis, sosial, dan lingkungan terhadap cara berpikir, bertindak, dan respon perasaan seseorang pada sesuatu. Sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil jurusan psikologi, sebaiknya kenali dulu materi yang diajarkan dan prospek kerja kedepannya.

Baca juga: Rekomendasi Universitas Jurusan Psikologi di Indonesia

Daftar Isi :

  1. Mata Kuliah Psikologi
  2. Prospek Kerja Lulusan Psikologi

 

 

Mata Kuliah Jurusan Psikologi

Mata Kuliah Psikologi

Terlintas di pikiran banyak orang bahwa program studi Psikologi mempelajari kepribadian seseorang melalui wajah atau hal-hal yang terlihat. Pemikiran ini terlalu simpel. Terlebih lagi muncul persepsi bahwa psikolog mampu membaca pikiran orang dan dapat menyelesaikan masalah yang dihadapi. Hal ini merupakan salah satu kesalahan persepsi terkait ilmu psikologi dan orang-orang yang mempelajari ilmu psikologi. Oleh karena itu, beberapa mata kuliah di bawah ini setidaknya dapat memberikan gambaran tentang hal-hal yang dipelajari di jurusan Psikologi.

Biopsikologi

Biopsikologi berasal dari kata biologi dan psikologi. Artinya, Biopsikologi berupa ilmu yang membahas fungsi mental dan perilaku manusia yang dilihat atau dipertimbangkan dari segi biologi. Mahasiswa dituntut memahami ragam istilah biologi, psikologi, dan kedokteran. Di samping itu, proses yang rinci dan urut menjadi poin penting mata kuliah biopsikologi karena memahami kehidupan manusia sebenarnya memang memerlukan proses yang rinci dan urut.

Psikometri

Psikometri merupakan ilmu yang membahas teori pengukuran psikologis. Melalui mata kuliah Psikometri, mahasiswa mempelajari pengembangan teori, model tes, dan pengembangan berbagai dasar evaluasi terhadap mutu atau kualitas tes. Berbagai jenis prosedur, langkah, dan perhitungan statistika ada pada mata kuliah Psikometri sehingga mahasiswa dituntut teliti dan jeli karena kesalahan prosedur mengakibatkan pengulangan proses dari awal.

Statistika

Program studi psikologi ternyata tak bisa berjauhan dengan hitung-hitungan dari mata kuliah statistika. Mahasiswa Psikologi dituntut untuk memahami ilmu-ilmu dasar statistika. Perhitungan statistika ini penting dalam Ilmu Psikologi untuk menentukan pengujian hipotesis. Di sisi lain, ilmu dasar statistika diperlukan dalam bidang psikologi untuk menentukan mean, median, dan modus.

Baca juga: 7 Prospek Karier yang Menggiurkan Bagi Lulusan Psikologi

Kode Etik Psikologi

Mata kuliah Kode Etik Psikologi mengajak mahasiswa untuk mendalami berbagai poin yang boleh atau tidak dilakukan oleh pihak-pihak yang berkiprah dalam bidang psikologi, seperti psikolog dan lulusan psikologi. Kode Etik Psikologi mengatur hal-hal rinci mulai dari perlakuan terhadap pasien, data pasien, dan hal-hal lain yang bersifat rahasia.

Psikoanalisis

Mahasiswa prodi Psikologi akan dibekali dengan berbagai perspektif psikologi, salah satunya melalui mata kuliah psikoanalisis. Psikoanalisis berhubungan dengan alam bawah sadar dan masa lalu seseorang, watak perilaku, dan humanistik sebagai bentuk kepercayaan terhadap potensi yang utuh dari setiap orang.

Konstruksi Alat Ukur Psikologi

Mahasiswa psikologi diharuskan menguasai mata kuliah statistika dan psikometri untuk memahami Konstruksi Alat Ukur Psikologi. Membuat Alat Ukur Psikologi bukanlah hal mudah karena mahasiswa harus memiliki pengetahuan terkait alat ukur dan waktu yang paling efektif untuk menggunakannya. Di samping itu, penggunaan alat ukur psikologi juga harus memperhatikan prosedur, jenis alat ukur, dan objek yang akan diukur, serta respon objek yang diukur.

Filsafat

Mata kuliah filsafat memberikan gambaran kepada mahasiswa psikologi tentang pandangan para filsuf terhadap pengembangan ilmu pengetahuan. Adanya berbagai pandangan tersebut mendorong mahasiswa psikologi agar berpikir kritis. Biasanya prodi Psikologi membekali mahasiswanya dengan filsafat melalui mata kuliah Pengantar Filsafat, Filsafat Fenomenologi, Filsafat Manusia, dan Filsafat Ilmu dan Logika. Keterkaitan psikologi dan filsafat dinilai berguna di dunia kerja.

Baca juga: 4 Universitas Jurusan Ilmu Komunikasi Akreditasi A di Indonesia

Prospek Kerja Lulusan Psikologi

Prospek Kerja Lulusan Psikologi

Human Resource Department (HRD)

Lulusan Psikologi biasanya berkarir sebagai HRD karena dinilai mampu menilai kepribadian seseorang dengan lebih baik. Deskripsi pekerjaan bagian HRD berupa proses rekrutmen karyawan, event dengan tim building, dan mengelola apapun yang berhubungan dengan status karyawan di perusahaan. Fresh graduate psikologi yang berkarir di bagian HRD perusahaan memperoleh penawaran gaji rata-rata di kisaran Rp4,5 juta hingga Rp8 juta.

Psikolog

Profesi Psikolog berkaitan dengan penanganan kasus terkait kejiwaan seseorang. Oleh karena itu, Psikolog membutuhkan pendidikan formal yang mumpuni. Ada beberapa jenis psikolog yang dapat didalami, seperti Psikolog Pendidikan, Psikolog Klinis, Psikolog Forensik, dan Psikolog Industri. Latar belakang pendidikan psikolog ternyata mempengaruhi gaji yang diterima. Gaji Psikolog berkisar antara Rp5 juta hingga Rp 15 juta menyesuaikan pendidikan Psikolog.

Konselor

Sesuai namanya, Konselor dibebani tugas untuk memberikan konseling kepada klien. Konseling yang diberikan meliputi solusi terhadap permasalahan terkait kondisi emosi dan kesehatan mental klien. Konselor dapat bekerja pada perusahaan tertentu atau bekerja secara freelance dan tidak terikat dengan perusahaan tertentu. Beberapa perusahaan menugaskan Konselor untuk memfasilitasi konseling karyawannya agar profesionalisme dan kesehatan mental karyawan terjaga. Pendapatan yang diperoleh konselor dengan jam terbang tinggi minimal Rp10 juta.

 

Bidang Kesehatan, Pendidikan, dan Industri

Selain tiga profesi di atas, prospek kerja bagi lulusan psikologi juga menjangkau berbagai bidang, seperti kesehatan, pendidikan, dan industri. Misalnya, Market Researcher, UX Researcher, Dosen atau Pengajar, Terapis, Advertising Manager, Aviation Psychologist, Financial Aid Counselor, Public Relations Specialist, Content Writer, dan Jurnalis. 

Perguruan tinggi di Indonesia baik negeri maupun swasta banyak yang sukses menyelenggarakan program studi Psikologi berkualitas, seperti UI, UGM, UNPAD, UII, dan Universitas Sanata Dharma. Di luar negeri, Universitas terbaik yang memikat jurusan Psikologi antara lain Harvard University, Stanford University, University of Cambridge, dan University of Oxford.

Baca juga: Daftar Universitas Jurusan Farmasi Negeri dan Swasta di Indonesia
 

Leave A Reply

Your email address will not be published.