Berita Nasional Terpercaya

Meninggal karena Covid-19, Ini Profil dan Rekam Jejak Pencipta GIF Stephen Wilhite

Bupati Sleman – 17 Agustus 2022
0

BERNAS.ID – Anda kerap membagikan GIF dalam percakapan di WhatsApp, Facebook, Twitter, dan sebagainya? Atau mungkin Anda salah satu yang gemar membuat meme berformat GIF untuk disebarluaskan?

Jika ya, Anda harus berterima kasih kepada penciptanya, Stephen Wilhite. Dia adalah seorang ilmuwan komputer asal Amerika Serikat. Namun berita duka disampaikan oleh keluarganya.

Istrinya, Kathaleen, mengatakan Stephen meninggal dunia pada usia 74 tahun di rumahnya di Ohio pada 14 Maret 2022 karena Covid-19. Demikian pernyataan Kathaleen seperti dikutip dari The Verge, Rabu (23/3/2021) waktu setempat.

Baca Juga: Mengenal Mendiang Ingvard Kampard, Sosok Sederhana di Balik Kesuksesan IKEA

“Dengan segala pencapaiannya, dia tetap seseorang yang rendah hati, baik hati, dan pria yang baik,” begitu tertulis dalam obituari.

Meski GIF sering identik dengan meme, namun itu bukan alasan Stephen membuat format tersebut.

Keajaiban 1987

Suatu hari, pria kelahiran 3 Maret 1948 memiliki masalah yang harus dipecahkan bersama timnya. Ketika itu, dia bekerja di perusahaan teknologi CompuServe. Masalah itu adalah bagaimana membuat komputer yang dapat menampilkan gambar sekaligus menghemat memori.

Empat tahun sebelum kemunculan World Wide Web, tepatnya pada 1987, Wilhite menemukan sebuah cara untuk menawarkan solusi, yakni dengan menggunakan algoritma kompresi yang dikombinasikan dengan parameter gambar dan warna.

15 Juni 1987, ekstensi file itu lahir dan dinamakan GIF, sebuah format file sederhana dan fleksibel untuk gambar beresolusi lebih rendah. GIF merupakan singkatan dari Graphics Interchange Format.

Kathaleen mengatakan, suaminya membuat format tersebut untuk mendistribusikan grafik berkualitas tinggi dengan resolusi yang tinggi. Sementara pada masanya, kecepatan internet masih lambat dibandingkan era sekarang.

“Dia menemukan GIF sendirian, dia melakukannya di rumah dan membawanya ke tempat kerja setelah dia menyempurnakannya,” tuturnya.

Stephen dikenal sebagai pribadi yang akan terus mencari tahu semuanya dan menyimpan segalanya di kepala, termasuk ketika dia mencoba memecahkan masalah tersebut. Setelah menyimpan semua pemikirannya, baru setelah itu dia pergi ke kota untuk memprogramnya di komputer. 

“Saya melihat format yang saya inginkan di kepala saya dan kemudian saya memulai programming,” ujarnya dalam sebuah email, seperti dikutip dari The New York Times.

Baca Juga: Kisah Melanie Perkins Rintis Canva, Ditolak 100 Investor hingga Jadi Unicorn Pertama di Australia

Gambar pertama yang dia buat adalah pesawat. Prototipenya membutuhkan waktu selama sebulan, hingga akhirnya dirilis pada Juni 1987. GIF mampu menampilkan gambar yang mampu bergerak dengan kecepatan internet yang tersedia pada masa itu.

Selama berkarier di CompuServe, dia mengerjakan berbagai sistem termasuk protokol kabel dan perangkat lunak web chat. Dia pensiun sebagai Chief Architect di American Online pada awal tahun 2000-an.

Dia menghabiskan waktunya dengan jalan-jalan, berkemah, dan membangun model kereta api di ruang bawah tanahnya. Dia kerap pergi liburan dengan sang istri, Kathaleen. 

Menurutnya, momen terindah adalah ketika dia dan Stephen menghabiskan waktu di Grand Canyon untuk berbulan madu. Selain itu, Stephen juga pernah mendapatkan penghargaan Lifetime Achievement Award di 17th Annual Webby Awards pada 2013 atas jasanya menciptakan GIF.

Pengucapan “GIF”

Stephen menciptakan GIF pada 1987 tidak berpikir suatu saat nanti istilah itu akan menjadi perdebatan panjang. Ya, perdebatan itu terkait dengan cara pengucapan GIF yang benar. 

Perbincangan luas tentang hal tersebut dimulai pada 1994. ABC Australia menyebutkan penulis ensiklopedia menyebut kebanyakan orang lebih kerap mengucapkannya dengan “GIF” dan bukan “jif”.

Artinya, mereka mengucapkan GIF dengan awalan huruf “G” bukan huruf “J”. Mungkin Anda salah satu yang juga mengatakannya dengan GIF, benar bukan? 

Mari kita tanyakan kepada penciptanya. Stephen yang hadir dalam acara penghargaan Webby Awards pada 2013 meluruskan perdebatan tentang pengucapan GIF.

Pada momen itu, ia mengatakan GIF dibaca dengan huruf awal “J”. Dengan begitu, pengucapan yang benar adalah JIF. Kamus Bahasa Inggris Oxford menerima dua pelafalan, baik “GIF” maupun “JIF”, dengan penulisan GIF.

“Mereka semua salah. Ini adalah “G” yang lembut, yang diucapkannya “jif”. Sekian.,” ucapnya.

Baca Juga: Kisah Volodymyr Zelensky, dari Pelawak hingga Jadi Presiden Ukraina

Meski sang kreator sudah mengkonfirmasi, pada kenyataannya masih banyak yang tidak setuju dengan pengucapan “jif”. Bagaimanapun berkat jasa Stephen, kita semua bisa menikmati banyak meme lucu dengan format GIF.

Dalam sebuah wawancara dengan The Daily Dot, Stephen mengatakan gambar GIF favoritnya adalah “bayi menari” yang muncul pada 1996 dan menjadi salah satu meme yang viral.

Kini, ia telah berpulang. Beberapa mantan rekan kerjanya mengucapkan duka di halaman web obituarinya. Dia dianggap berkontribusi penting selama bekerja untuk CompuServe. Selain itu, dia juga seorang pekerja keras.

Leave A Reply

Your email address will not be published.