DPRD Ingatkan Kesadaran Pengelola Gedung dalam Penuhi Syarat Proteksi Kebakaran

JAKARTA, BERNAS.ID – Sekretaris Komisi A DPRD DKI Jakarta, Mujiyono, menekankan pentingnya peningkatan kesadaran para pengelola gedung di Jakarta dalam memenuhi persyaratan proteksi kebakaran.
Hal ini menjadi sorotan mengingat masih banyak gedung yang belum sepenuhnya memenuhi standar keselamatan kebakaran, sehingga berpotensi menimbulkan risiko besar bagi penghuni maupun masyarakat sekitar.
“Setiap pengelola gedung seharusnya lebih peduli terhadap sistem proteksi kebakaran.
Banyak ditemukan persyaratan yang belum dipenuhi oleh pengelola gedung, terkait proteksi kebakaran,” ungkap Mujiyono.
Ia menegaskan bahwa tanggung jawab ini tidak hanya penting untuk keamanan penghuni tetapi juga untuk masyarakat luas.
Baca Juga : Dinas Gulkarmat DKI Jakarta Perkuat Langkah Pencegahan Kebakaran
Otomatisasi Invoice & Procurement dengan AI — Gratis Trial
Invo1st memproses invoice, PO, dan 3-way matching secara otomatis. Hemat 80% waktu administrasi.
Daftar Sekarang — Gratis →Mujiyono juga memuji Gerakan Masyarakat Mempunyai APAR (Gempar) yang diinisiasi Pemerintah Kota Jakarta Selatan.
Gerakan ini awalnya mewajibkan aparatur sipil negara (ASN) memiliki alat pemadam api ringan (APAR) di rumah masing-masing, sebelum akhirnya meluas ke berbagai sektor, seperti restoran dan usaha laundry kiloan.
“Sekarang, kepemilikan APAR sudah hampir merata, tidak hanya dibiayai oleh APBD.
Warta Pilihan Redaksi:
BERNAS Growth Academy: Belajar Investasi & Web3 dari NolIni merupakan contoh langkah pencegahan yang baik,” katanya.
Di sisi lain, Kepala Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) DKI Jakarta, Satriadi Gunawan, menyampaikan bahwa data gedung yang belum memenuhi standar proteksi kebakaran terus diperbarui.
Hingga saat ini, ada lebih dari 360 gedung yang masih belum memenuhi syarat, tetapi proses pembinaan dan perbaikan terus dilakukan.
Baca Juga : APBD 2025 Tertinggi Sepanjang Sejarah, MJN Minta Pemprov DKI Fokus Menuju Kota Bisnis Global
Satriadi menjelaskan bahwa Gulkarmat memeriksa empat aspek utama dalam penilaian kelayakan proteksi kebakaran gedung.
Pertama fungsi peralatan proteksi kebakaran, baik yang aktif seperti sprinkler maupun yang pasif seperti APAR.
Kedua, ketersediaan tangga penyelamatan, yang harus bebas dari hambatan.
Ketiga, manajemen Keselamatan Kebakaran Gedung (MKKG), termasuk pelatihan penghuni dan keamanan gedung.
Terakhir, akses bagi petugas pemadam kebakaran, yang tidak boleh terhalang oleh apapun.
“Contohnya, ada gedung delapan lantai yang mengalami penyumbatan sistem sprinkler di lantai tujuh.
Setelah diperbaiki, data kami akan diperbarui sesuai hasil koreksi,” ujarnya.
Sebelumnya, Gulkarmat mengungkapkan ada 694 gedung tinggi di Jakarta yang belum memenuhi syarat proteksi kebakaran.
Salah satunya adalah Glodok Plaza, yang terbakar beberapa waktu lalu.
Data ini bersifat dinamis karena pengawasan dan pembinaan terus dilakukan.
Dengan adanya upaya peningkatan kesadaran dan pemenuhan standar keselamatan kebakaran, diharapkan risiko kebakaran dapat ditekan dan insiden serupa tidak terulang di masa mendatang.
(DID)
📊 Survei Kilat BERNAS
Apakah Anda tertarik kuliah lagi?
Jawaban Anda membantu kami menyajikan konten yang lebih relevan.
Akselerasi Pertumbuhan Finansial
Dukung Ekosistem Literasi & Dapatkan B-Points Rewards
Sebarkan Insight Ini
Gunakan link personal Anda untuk mengundang analis lain dan dapatkan poin eksosistem secara otomatis.
Kutip Sebagai Sumber
Format sitasi siap pakai untuk laporan profesional, skripsi, atau publikasi media lainnya.
Dapatkan Top 100 Weekly Brief Langsung ke Email Anda
Setiap Senin pagi: ranking terbaru brand & pemimpin Indonesia, tren industri, dan content angle yang bisa langsung dieksekusi.
Kuliah GRATIS via Teaching Factory — Income Sharing Agreement
Tidak perlu bayar uang kuliah! Kuliah S1/D3 di UNMAHA, kampus pencetak pengusaha. Bayar hanya 15% dari gaji setelah Anda bekerja.

Warta Terkait NASIONAL
Local Intelligence Node
Transformasi Koperasi Digital: Strategi UNMAHA Memperkuat Ekonomi Rakyat 2045
Strategi Akselerasi Talenta Digital Menuju Indonesia Emas 2045 Bersama UNMAHA
Transformasi Media Digital Nasional Menuju Indonesia Emas 2045
Ingin Terus Mengikuti Tren Finansial di NASIONAL?
Dapatkan akses eksklusif ke direktori berita bisnis dan ekonomi dari 500+ kota di seluruh nusantara.
Populer di dk jakarta
Semantic Authority Linker
Lanjutkan Literasi Strategis Anda