close

Kita Semua Merupakan Orang yang Hebat

Kita Semua Merupakan Orang yang Hebat

Bernas.id - Kevin Maulana merupakan seorang profesional UI/UX Designer dengan posisi sebagai Team Leader di co-working space terbesar di Indonesia, yaitu Cre8. Selain itu, juga bekerja di perusahaan multinasional vOffice yang bergerak di bidang virtual office dan serviced office. Bidang lain yang dtekuninya berkaitan dengan SEO Specialist, Google Analyst, Web Designer, Digital Marketing, Front End Developer, dan bersertifkasi Hypnotherapist.

“Semua ini termasuk passion saya karena sebagai User Experience Design, kita merencanakan dari awal produk apa yang akan kita buat dan pasarkan, misal apa tujuan kita dari membuat website, siapa target kita, siapa competitor kita, SWOT analysis. Lalu, bagaimana membuat website user friendly, bisa dibuka di berbagai jenis platform dan browser, enak dilihat, user friendly, dan pengunjung website bisa langsung mengerti produk apa yang kita tawarkan. Kita mengontrol user, analisa pasar, customer, product, dan membuat semuanya tersinkronisasi dengan baik dan tepat sasaran,” tuturnya ke Bernas.

Diyakininya, website merupakan teknologi digital marketing yang cukup murah, tetapi efeknya sangat dahsyat seluruh dunia bisa melihat produk kita dan mengakses website kita. Untuk itu, ia menyebut bidang pekerjaan yang digeluti sampai sekarang ini merupakan passion dan hobi.

“I work based on passion, curiousity. Ketika bekerja, saya seperti merasa berada di dunia sendiri dan sangat fokus sampai saya tidak menyadari hal di sekitar saya. Dan saya selalu merasa haus akan ilmu untuk terus meningkatkan kemampuan saya sehingga memperluas dan mendalami spesialisasi saya sebagai user experience designer. Untuk pengalaman unik, dulu saya ingin sekali bekerja di bagian keuangan yang merupakan cita-cita dari kecil dan kuliah di STAN seperti kedua orang tua. Saya ternyata gagal sebelum berperang. Saya gagal lolos administrasi dengan nilai hanya kurang 0,1 rata-rata nilai minimal harus 7,0 saya hanya 6,9. Saya tidak berhak mengikuti ujian, padahal selama tes try out beberapa kali, saya selalu lolos dan disarankan masuk perpajakan. Saya sangat frustasi sekali. Allah ternyata berkehendak lain, dan punya rencana yang lebih baik untuk saya. Akhirnya, alhamdulillah, saya masuk di salah satu universitas swasta di Jakarta dan dapat beasiswa full D3 dan S1 karena prestasi IPK cumlaude di semester 1 dan prestasi di luar akademik,” bebernya panjang.

Peraih juara kejuaran pencak silat se-JaBoDeTabek dari IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) ini menceritakan permasalahan yang sering dihadapi dalam pekerjaannya.

“Ketika membuat produk terkadang user terlalu fokus dengan hal kecil sampai lupa dengan tujuan utamanya. Kita pun dihadapakan dengan berbagai macam tipe dan karakter user yang berbeda-beda. Ada yang kritis, pintar, fokus detail, open minded, bahkan ada juga user yang tidak tau sama sekali tentang produknya sendiri. Menyikapinya, kita arahkan mereka, ajarkan mereka sampai mereka mengerti tentang apa tujuan utama produk ini dibuat? Siapa target market mereka? Apa yang ingin ditonjolkan dari produk mereka ? Apa yang membuat mereka Spesial?” paparnya.

UI/UX Designer ini menyebut bahwa perkembangan teknologi menjadi tantangan ke depan depannya dalam pekerjaannya.

“Seiring berjalannya waktu, User Interface dan  User Experience akan terus berkembang, baik secara teknologi maupun secara pengetahuan user atau pengalaman pengguna. Kita dituntut harus mendalami dan sangat mengetahui profesi kita. Menyikapinya, sebagai User Experience, kita harus prepare secara matang. Kita lakukan research yang mendalam, open minded terhadap semua kritikan dan saran, sesuaikan dengan kebutuhan, dan tepat sasaran. Design dibuat bukan karena selera, sebab masing-masing individu mempunyai selera yang berbeda-beda, tetapi kita harus fokus pada tujuan utama dan pengalaman pengguna secara general,” urainya.

Ia pun meyakini bidang yang digeluti ini penting dilakukan dan dibagikan kepada masyarakat karena bidang ini akan sangat dicari ketika kita menjadi seorang profesional. Seiring berkembangnya teknologi dan berkembangnya pertumbuhan ekonomi, akan muncul banyak startup baru yang akan membuat para headhunter MEA (Masyarakat Ekonomi Asean) memburu profesinya saat ini.

“Kita sebagai profesional tidak lagi mencari pekerjaan, tetapi pekerjaan yang mencari kita. Saya sendiri hampir setiap minggu dan bulannya sampai harus menolak dengan sopan tawaran-tawaran pekerjaan dari dalam negeri ataupun luar negeri.  Untuk mengembalikan mood agar kembali bersemangat bekerja, selalu ingat orang tua saya dan cita-cita saya untuk menjadi orang besar dan bisa menolong dan membantu orang banyak suatu hari nanti. Saya harus berpacu dengan waktu karena umur orang tua saya semakin bertambah dan saya harus secepatnya membuat mereka bangga terhadap saya,” imbuhnya.

Dikatakannya, orangtua, terutama sosok ibunya meyakini bahwa suatu hari, anaknya akan menjadi orang besar yang bisa menginspirasi dan membantu orang banyak. Baginya, dirinya saat ini menjadi hasil kerja keras ibunya yang telah membesarkan dan mendidik sampai sekarang. Pengagum sosok Mark Zuckerberg ini memberikan inspirasi dan sarannya kepada orang lain yang membaca kisahnya ini.

“Passion, hardskill, softskill, attitude, always value your self, never limit yourself! Jangan pernah batasi diri Anda sendiri. Anda merupakan orang yang hebat, bahkan Anda sendiripun tidak menyadarinya. Terus tekuni apa yang menjadi passion Anda apapun itu. Optimis ketika gagal. Bangkit lagi, never give up! Untuk saran, follow your dream! Dream Big! Tetap rendah hati dan jangan sombong,” katanya.

Lingkungan pun diakuinya memengaruhinya hingga menjadi seperti sekarang ini.

”Saya bekerja di lingkungan para start up, di mana saya melihat anak-anak muda yang sangat semangat dan visioner. Teman-teman satu team saya adalah orang-orang yang hebat di bidangnya. Untuk project dalam waktu dekat, saya sedang melakukan my secret research di perusahaan saya sekarang dan itu sesuatu yang besar. Saya juga bersama teman sedang merintis membuat startup. Tujuan jangka panjang saya, ingin membagikan semua ilmu yang saya, baik sebagai professional atau mendevelop mereka menjadi leader-leader baru yang hebat. Untuk impian terbesar ke depan, punya perusahaan sendiri, membuka banyak lapangan pekerjaan, melatih, dan memberi semua ilmu yang saya punya ke orang banyak. Bisa membangun masjid dan membangun sekolah dengan sistem yang akan saya buat sendiri dan saya pilih sendiri pengajarnya,” pungkasnya.


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lebih Lengkap

Trending

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan

Upgrade Diri dengan Sertifikasi Praktisi Manajemen Risiko Madya - Diskon Jutaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun

Rumah Jogja Murah Desain 2 Lantai Diskon 80jt DP 5 Persen Angsuran 20 Tahun


Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi

Tinggal 1 Rumah Mewah 300 Jutaan di Sedayu Jogja DP 10 Persen - Strategis di Jalur NYIA dan Pusat Pertumbuhan Ekonomi


Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen Strategis di Jalur Bandara NYIA

Rumah Cantik 300 Jutaan DP 10 Persen - Strategis di Jalur Bandara NYIA


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru