Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018


08 Mei 2018

Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018

Bernas.id - Simulasi Sidang PBB atau yang lebih dikenal dengan sebutan Model United Nations (MUN) merupakan salah satu ajang terbesar yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas mengenai masalah dan isu global seperti pendidikan, kesetaraan gender, masalah lingkungan, politik, kebudayaan, kesehatan, narkoba, dan kemanusiaan.

Pada tanggal 16-18 Maret 2018, salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata telah mengikuti MUN yang bertempat di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Dia adalah Sebastian Romansaputra atau yang kerap disapa Sebastian. Ketika ditemui di kampus Unika Soegijapranata, ia menceritakan pengalamannya selama proses mengikuti dinamika MUN.

Ketertarikan Sebastian untuk mengikuti MUN muncul karena keinginannya untuk bisa melanjutkan studi di Columbia University, Amerika. Ia pun mendaftarkan diri di CWMUN (Change the World Model United Nation). CWMUN diselenggarakan oleh LSM dari Italia bernama Associazone Diplomatici. LSM ini berfokus dalam mengembangkan anak-anak muda di dunia.

“Dalam simulasi sidang PBB ini, kita dilatih untuk menjadi diplomasi dari suatu negara. Kita mewakili suatu negara untuk membahas isu-isu global. Misal saya dari Indonesia, belajar untuk menjadi diplomasi mewakili negara Thailand atau negara lain.”

Juara 2 SOTY (Student of The Year) tahun 2017 ini mengungkapkan cukup banyak persiapan yang dibutuhkan sebelum berangkat mengikuti simulasi sidang PBB tersebut. “Karena kita mewakili negara lain, maka kita harus belajar tentang negara itu. Kita harus mencari fakta, jurnal, bagaimana sejarah diplomasi mereka. Itu menjadi tantangan tersendiri buat aku,” ungkap Sebastian.

Persiapan Selama Satu Bulan

Ia menceritakan persiapannya untuk mengikuti MUN ini memakan waktu selama satu bulan. Mendaftar di bulan Januari, Sebastian pun harus menjalani serangkaian tes dan seleksi untuk mengikuti MUN. Salah satunya adalah seleksi wawancara. “Saat itu aku mendapat jadwal wawancara secara online dengan panitia pukul 12 malam. Rasanya deg-degan pasti, tapi itu menjadi pengalaman tersendiri buat aku. Sesi wawancara ini termasuk penting, karena di sini panitia akan menilai apakah pendaftar itu eligible atau berkompeten untuk mengikuti serangkaian acara MUN. Salah satu aspek yang dinilai adalah kelancaran berbahasa Inggris,” ucapnya.

Menurut Sebastian, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang penting dan dibutuhkan oleh anak muda saat ini. Mengingat era globalisasi saat ini, generasi muda seharusnya mampu bersaing dengan generasi muda negara lain. “Yang penting berani mencoba dulu, belum terlambat untuk belajar,” pesan Sebastian.

Ia mengaku, keinginannya untuk mengikuti MUN di New York, Amerika Serikat tidak lain karena ia ingin melanjutkan studinya di Columbia University. Selain itu, ia mengatakan bahwa SOTY (Student of The Year) merupakan langkah awal bagaimana ia bisa melangkah lebih jauh lagi dengan keinginan untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. “Aku juga merasa memiliki tanggung jawab sebagai ambassador Unika, maka itu menjadi salah satu motivasiku juga untuk mengembangkan diri dan Unika,” ujarnya.

Melalui dinamikanya mengikuti MUN, Sebastian yang saat ini juga aktif menjadi anggota senat mahasiswa universitas merasa mendapatkan softskill yang sangat berguna bagi dirinya. “Aku bertemu dengan banyak orang di sini, menambah wawasan dan relasi, dan semakin dapat mengembangkan skill komunikasi. Selain itu, di sini aku juga belajar tentang self development. Orang-orang di sana sangat tepat waktu dan open-minded. Mereka mau terbuka terhadap hal-hal baru dan mau belajar. Mereka juga suka sharing ide dan pendapat, dan mereka sangat menghargai orang-orang yang mau mendengarkan argumen mereka,” jelas Sebastian.

“Dari sini aku belajar bahwa komunikasi yang baik itu benar-benar penting dan dibutuhkan,” lanjutnya. Oleh sebab itu, menurutnya penting bagi anak muda untuk membuka wawasan terhadap isu-isu dunia dan terlibat dalam social project.

Suatu hal yang mengejutkan bagi Sebastian adalah ketika ia bertemu dengan Bill Clinton yang tengah membawakan pidato di Markas Besar PBB. “Ini surprise banget, karena nggak ada yang tahu kalau kita akan  bertemu dengan Bill Clinton,” ungkapnya. Sebastian mengaku ia sangat terkejut karena tak menyangka akan bertemu dengan Bill Clinton. “Dalam pidatonya, Bill Clinton menekankan bagaimana pentingnya young force untuk mengubah dunia. Ya, itu bener banget. Kita sebagai anak-anak muda harus yakin bahwa kita punya kekuatan untuk change the world dan melatih kemampuan yang kita miliki masing-masing.” 

Sebastian merasa bahwa pengalaman bisa masuk ke markas besar PBB itu adalah sesuatu yang luar biasa. Ia juga mengisahkan bagaimana culture shock yang dialaminya ketika sampai di New York. “Waktu itu suhu di New York mencapai -2°C sampai -3°C. Ditambah dengan perjalanan selama 25 jam. Saat sampai di sana kami langsung melanjutkan perjalanan dengan subway atau kereta bawah tanah dan kegiatannya memang cukup padat. Tapi Puji Tuhan, semuanya bisa berjalan dengan lancar,” terang Sebastian.

Simulasi Sidang PBB

Ia menceritakan bagaimana pengalamannya selama 3 hari mengikuti simulasi sidang PBB. “Di hari pertama, kami dikenalkan dengan beberapa peraturan seperti tata cara berlangsungnya sidang PBB,” ungkap Sebastian. Ada beberapa ruang sidang yang digunakan berdasarkan komisi-komisi yang ada.  Komisi-komisi yang tergabung dalam PBB antara lain adalah General Assembly yang membahas penggunaan senjata nuklir, UNICEF tentang anak-anak, komisi narcotics and drugs, women equality, komisi teknologi, dan lain sebagianya.

Sebelumnya, para peserta diharuskan membuat sebuah Position Paper atau karya tulis yang berisikan 3 poin utama yang harus didiskusikan saat sidang simulasi PBB. “Waktu membuat paper itu, pertama aku salah lalu aku harus mengulangi lagi. Meringkas lagi sampai benar-benar sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Itu jadi challenge tersendiri bagiku,” ucapnya.

Simulasi sidang diawali dengan discussing motion. Di sesi ini, para peserta sidang yang menjadi delegasi setiap negara menentukan topik atau mosi yang akan dibahas pada sidang nantinya. Pertama-tama, dibuka kesempatan bagi para delegasi yang ingin mengusulkan suatu topik untuk dibahas. Waktu yang diberikan untuk memaparkan mosi hanyalah selama 1 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi pemilihan topik secara voting. Mosi dianggap sah apabila disetujui lebih dari 20 delegasi yang hadir.

Sebastian menceritakan, tidak semua delegasi yang ada mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan mengungkapkan pendapat. Seperti contohnya di ruang rapat GA1, Delegasi yang lebih banyak didengar adalah mereka yang mewakili negara-negara berkembang yang masih berada dalam situasi yang sulit, seperti peperangan di daerah Timur Tengah. “Di sini aku merasa kalau mereka benar-benar berkeinginan untuk menyatakan pendapatnya.  Aku bersyukur sekali karena waktu itu aku mendapat kesempatan untuk menyatakan argumentasi dan pendapatku di tengah banyak orang. Karena ada banyak delegasi negara lain yang nggak mendapat kesempatan untuk berbicara,” kata Sebastian. 

Di dalam sidang PBB yang disimulasikan, terdapat sistem berjalannya sidang tersebut. Sistem ini disebut sebagai general caucus. General caucus terbagi menjadi dua jenis yakni, moderated caucus dan unmoderated caucus.

Selama sidang, para delegasi saling menyatakan argumennya dalam menbahas suatu mosi atau topik secara politik di dalam ruang sidang. Sistem ini dikenal sebagai moderated caucus. Namun, para delegasi juga dapat meminta tambahan waktu selama beberapa menit kepada chair atau pemimpin sidang apabila ada hal-hal yang perlu dinegosiasikan dengan delegasi negara lain secara pribadi. Sistem inilah yang disebut sebagai unmoderated caucus. Sidang dapat berlangsung selama 9 jam dari pukul 9.30 pagi hingga pukul 6 malam dengan diselingi waktu istirahat selama 2 jam. Sebastian sendiri merasa waktu yang cukup panjang itu terasa cepat baginya karena mengikuti jalannya sidang yang sangat menarik.  

“Dari sini aku belajar bagaimana kita bisa melatih diri kita untuk berani berbicara di depan umum. Tentu saja sebelum kita mengungkapkan pendapat kita, maka kita harus menyusun apa yang akan kita sampaikan secara terstruktur dan rapi supaya kita bisa menyampaikannya dengan baik,” tutur Sebastian.

Di dalam debat tersebut, negara-negara merasa memiliki kesamaan berkumpul dan membentuk kubu. Tiap kubu yang terbentuk akan saling bernegosiasi dan mengusulkan tawaran yang terbaik untuk membantu menyelesaikan permasalahan dari topik yang dibahas.

Di akhir sidang, setiap kubu yang terbentuk akan membuat dan mengusulkan suatu Draft Resolution yang berisikan kesepakatan-kesepakatan yang nantinya akan disetujui bersama oleh seluruh perwakilan negara yang hadir. Draft Resolution yang disetujui oleh lebih dari 20 perwakilan negara dianggap sah dan akan menjadi sebuah Resolution.

Coba Dulu Sampai Usaha Terbaikmu

Sebastian mengaku tak pernah menyangka bisa sampai ke Amerika. Hal itu tidak pernah terlintas di pikirannya sebelumnya. Ke depannya, Sebastian berharap supaya Unika Soegijapranata bisa mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa ke forum-forum global di tingkat internasional. “Karena melalui pengalaman seperti ini, banyak banget hal yang bisa kita dapatkan. Kita juga menjadi lebih dewasa dalam menghadapi masalah,” tuturnya.

Ia pun berpesan supaya tidak mudah menyerah sebelum mencoba sesuatu. “Nggak usah takut dulu dalam biaya. Coba saja dulu sampai usaha terbaikmu. Masih ada waktu untuk berjuang. Nggak usah takut karena pasti ada jalan.” Sebastian bercerita bahwa mahasiswa yang mengikuti MUN bukan hanya berasal dari jurusan hubungan internasional saja, melainkan ada pula mahasiswa dari jurusan kedokteran, arsitektur, dan ekonomi. Ia cukup terkejut akan hal itu.

Di akhir wawancaranya, Sebastian menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya selama ini. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasihnya kepada PT Karyadeka Alam Lestari BSB Developer sebagai sponsoship utama perjalanannya ke Amerika. Tak lupa ia juga berterima kasih kepada Prof. Dr F Ridwan Sanjaya, SE, SKom, MS, EIC selaku Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Dr V Kristina Ananingsih, ST, MSc. selaku Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, B. Danang Setianto, SH., LL.M., MIL selaku  Wakil Rektor IV bidang kerjasama, Dr Ir Djoko Suwarno, MSi. selaku dekan Fakultas Teknik, Daniel Hartanto, ST, MT selaku kepala program studi teknik sipil, Dr Ir Maria Wahyuni, MT selaku dosen program studi teknik sipil dan kepada seluruh staf program studi teknik sipil serta teman-teman yang selalu memberikan dukungan. (*)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Masyarakat Jogja Beri Dukungan kepada KPU dan Bawaslu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Masyarakat Jogja Dukung KPU (Masjaduk) menggelar aksi damai memberikan dukungan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) yang telah melaksanakan Pemilu secara damai dan aman, Selasa ...

DIY

Pemerintah dan DPR Didorong untuk Kaji Ulang Pemilu Serentak

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Pemerintah dan DPR RI didorong untuk mengkaji ulang penyelenggaraan pemilihan umum (pemilu) serentak. Hal ini dimaksudkan agar menjadi panduan bagi revisi UU Nomor 7 tahun 2017 tentang Pemilihan Umum untuk mencapai p ...

Pendidikan

Perpusdes Sumber Ilmu Balecatur Fokus Pemberdayaan Perempuan dan Difabilitas

SLEMAN, BERNAS.ID-Menanggapi tuntutan zaman, perpustakaan tidak boleh hanya sebagai pusat informasi saja, tetapi juga sebagai tempat untuk ruang beraktivitas yang kreatif (experience center). Merespon tuntutan tersebut, Perpustakaan Desa (p ...

DIY

Audit Medik dan Otopsi Ungkap Penyebab Kematian Penyelenggara Pemilu

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Hingga kini penyebab pasti sakit maupun kematian ratusan penyelenggara Pemilu 2019 belum diketahui. Hal ini terjadi karena sampai saat ini belum dilakukan audit medik dan otopsi bagi penyelenggara pemilu yang sakit m ...

DIY

Angkasa Pura I Musnahkan 2.779 Barang yang Dilarang dalam Penerbangan

SLEMAN, BERNAS.ID- Di lapangan NDB Angkasa Pura I, Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta melakukan kegiatan pemusnahan barang dilarang (prohibited items) yang ditemukan setelah melalui pemenuhan prosedur pemeriksaan dalam keaman ...

DIY

Foreder Adakan Bakti Sosial dan Buka Bersama Anak-anak Yapitu Piyungan

BANTUL, BERNAS.ID -- Forum Relawan Demokrasi (Foreder), salah satu organ relawan pendukung pasangan calon (paslon) nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'aruf Amin, tetap aktif dalam kegiatan sosial meski pemilihan umum, baik pemilihan presiden-w ...

Budaya

Didik Nini Thowok Semarakkan Waisak 2019 di Candi Sewu

KLATEN, BERNAS.ID - Waisak Nasional 2563 BE/2019 Keluarga Buddhayana Indonesia (KBI) di Candi Sewu, Klaten, Jawa Tengah pada Kamis (18-19/5/2019) berlangsung semarak. Acara yang penuh dengan nuansa seni dan budaya ini dihadiri ribuan umat B ...

DIY

Danrem 072 Yogyakarta Ajak Komponen Masyarakat Jaga Persatuan

JOGJA, BERNAS.ID- Korem 027/Pamungkas Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan silahturahmi kebangsaan dengan komponen masyarakat Yogyakarta di Monumen Diponegoro, Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Jumat sore 17 Mei 2019. Dalam sambutannya, Bimo ...

Ekonomi

Meski Harga dan Stok Aman, Kandungan Berbahaya dalam Bahan Makanan Perlu Diwaspadai

YOGYA, BERNAS.ID—Selama Ramadan harga kebutuhan pokok di DIY dinilai masih stabil, stok kebutuhan juga masih mencukupi. Meski begitu makanan mengandung bahan berbahaya masih ditemukan dibeberapa takjil maupun di pedagang pasar. Sek ...

Pendidikan

Status Aset Hambat Pengembangan UPNVY jadi PT Kelas Dunia

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Status aset UPN "Veteran" Yogyakarta (UPNVY), terutama tanah dan bangunan, yang belum seluruhnya dihapuskan dalam SIMAK BMN Kementerian Pertahanan, menyebabkan Kemenristekdikti belum mencatatkan atau memasu ...

DIY

Jual Ganja, Sarjana Teknik Diringkus Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) berhasil meringkus pengedar ganja berinisial IAF (24), warga Randusari, Teras, Boyolali, Jawa Tengah di rumahnya, 8 Mei 2019 yang lalu. Dari informasi, rupanya IAF ini mer ...

Ekonomi

Elemen Masyarakat Jogja Laporkan Warga Asing yang Berbisnis Tidak Sesuai Ijin

SLEMAN, BERNAS.ID- Tak dipungkiri, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menjadi tempat tujuan warga negara asing (WNA) untuk melakukan usaha atau bisnis karena potensinya yang besar. Namun, potensi yang besar itu seringkali membuat oknum untuk ...

Pendidikan

UPN Veteran Yogyakarta Adukan Nasib Pegawai Non PNS ke DPR RI

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- UPN "Veteran" Yogyakarta mengadukan nasib pegawai tetap yayasan/pegawai swasta atau non PNS/ASN UPN "Veteran" Yogyakarta kepada Komisi X DPR RI, Kamis (16/5/2019). Pengaduan dilakukan karena hing ...

Lifestyle

Indonesian Scooter Festival Siap Digelar September di Jogja, Ada Atta Halilintar

YOGYA, BERNAS.ID - Indonesian Scooter Festival (ISF), event otomotif tahunan yang digelar sejak 2017 bakal kembali digelar di Jogja Expo Center, 21 & 22 September 2019. Ini adalah ajang berkumpulnya puluhan ribu skuteris dari dalam dan ...

Olahraga

Kapolda DIY Ajak Suporter Klub Sepakbola Jaga Kondusifitas di Liga 1

SLEMAN, BERNAS.ID- Kapolda DIY, Irjen Pol Ahmad Dofiri mengajak suporter masing-masing klub yang bakal berlaga di Liga 1 2019 untuk menjaga kondusifitas. Ia menyampaikan imbauan tersebut karena konflik antarsuporter sudah sangat sering terj ...

Ekonomi

Bupati Sleman Ajak Pelaku UMKM Jual Produknya Secara Online

SLEMAN, BERNAS.ID- Bupati Sleman, Sri Purnomo membuka Pasar Lebaran 2019 yang diselenggarakan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Sleman di Jalan Candi Sari, sisi selatan Lapangan Pemda Sleman. Pasar Lebaran yang dibuka mulai hari ini, Selasa ...

Wacana

Menagih Janji para Pemimpin

SETELAH Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) dan Pemilihan Calon Anggota Legislatif (Pileg) 17 April 2019 lalu dilaksanakan serentak, kini seluruh rakyat sedang menantikan selesainya rekapitulasi real count oleh Komisi Pemilihan ...

DIY

Umat Ratu Rosari Berbagi Kasih dengan SLB Marganingsih

SLEMAN, BERNAS.ID - Umat Lingkungan St Maria Ratu Rosari Perumahan Citra Ringin Mas Purwomartani, Kalasan, Sleman, Paroki Santo Petrus dan Paulus Babadan melakukan anjangsana ke Sekolah Luar Biasa (SLB) Marganingsih Pokoh, Wedomartani, Ngem ...

DIY

Forum Pemred DIY Minta Semua Pihak Menahan Diri

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Forum Pemimpin Redaksi (Pemred) DIY meminta semua pihak untuk menahan diri dalam menyikapi proses dan hasil pemilihan umum (pemilu), baik pemilihan calon anggota legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil pre ...

DIY

Masakan Jawa Mendominasi Menu Buka Puasa di H-Boutique Hotel

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Aneka jenis masakan khas Jawa mendominasi menu buka puasa bersama di H-Boutique Hotel Jalan Prof Yohanes Sagan, Gondokusuman, Kota Yogyakarta. Setiap hari menu yang disajikan mulai pukul 17.00 di Amboja Krama Resto H ...

DIY

Kemenpar: Kota Yogyakarta Perlu Ikon Kuliner

JOGJA, BERNAS.ID- Kementerian Pariwisata (Kemenpar) Republik Indonesia mengatakan kuliner, sektor dari pariwisata yang sepele karena pendapatan yang diperoleh dari kuliner ternyata begitu besar. Untuk itu, diperlukan desain strategi dan ren ...

Ekonomi

Kebutuhan Uang Kartal Ramadan dan Idulfitri DIY Diprediksi Sebesar Rp5,6 Triliun

YOGYA, BERNAS.ID -Bank Indonesia memprediksi, permintaan yang kartal perbankan DIY untuk kebutuhan Ramadan dan Idulfitri 2019 sebesar Rp5,6 triliun. Kepala Kantor Perwakilan (KPw) Bank Indonesia (BI) DIY Hilman Tisnawan mengatakan jumlah ...

DIY

Tahun 2019, Pilkades Sleman Terapkan Sistem E-Voting

SLEMAN, BERNAS.ID- Pemerintah Kabupaten Sleman akan menerapkan e-voting dalam Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) tahun 2019. Pilkades dengan e-voting akan mewujudkan pelaksanaan pemilihan kepala desa yang akurat, akuntabel, efektif, dan efisi ...

DIY

Penyanyi Ibukota Isyana Sarasvati Meriahkan Bosa Raya di TBY

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Penyanyi ibukota Isyana Sarasvati ikut memeriahkan event Bosa Raya 2019 di Concert Hall TBY, Rabu (8/5/2019) malam. Keputusan menghadirkan Isyana Sarasvati dalam event Bosa Raya 2019 dimaksudkan agar siswa/siswi SMA ...

DIY

Kastorius Sinaga : Menkopolhukam Tepat Bentuk Tim Bantuan Hukum

JAKARTA, BERNAS.ID - Rencana Menkopolhukam Wiranto untuk membentuk Tim Bantuan Hukum sangat tepat untuk mengantisipasi dinamika politik sehubungan dengan aksi gerakan delegitimasi hasil Pilpres 2019 menjelang pengumuman resmi KPU, 22 Mei 20 ...

DIY

Inilah Beberapa Catatan Penting Terkait Pemilu 2019 di DIY

YOGYA, BERNAS.ID - Jaringan Demokrasi Indonesia (JaDI) DIY menilai, pelaksanaan Pemilu 2019 secara umum sudah berlangsung dengan langsung, umum, bebas, rahasia, jujur, dan adil. Meski demikian, ada beberapa catatan yang perlu diperhatikan. ...

Pendidikan

Intelektual Yogyakarta Serukan Persatuan Indonesia Pasca Pemilu

SLEMAN, BERNAS.ID-Berpijak dari keprihatinan pro dan kontra di tengah masyarakat pasca pemilu, intelektual Yogyakarta menyerukan agar seluruh komponen bangsa untuk menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Komandan Korem 027/Pamungkas, Brigjen ...

DIY

KA Bandara Mulai Layani Penumpang Pesawat

YOGYA, BERNAS.ID - Kereta Api Bandara mulai beroperasi, Senin (6/5/2019) bersamaan dengan operasional Yogyakarta International Airport. EVP PT KAI Daop 6 Eko Purwanto mengatakan KA Bandara sudah disiapkan baik dari sisi sarana maupun pra ...

Pariwisata

Sejumlah Alumnus Ikamaya Tolak Wisata Halal di Labuanbajo

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Sejumlah alumnus Ikamaya (Ikatan Mahasiswa Manggarai Yogyakarta) secara tegas menolak penerapan wisata halal di Labuanbajo, Manggarai Barat, NTT. Karena wisata halal sangat tidak tepat dengan budaya dan kebiasaan mas ...

DIY

Presiden Jokowi Laksanakan Shalat Tarawih Pertama di Bogor

YOGYAKARTA, BERNAS ID - Presiden Joko Widodo melaksanakan ibadah shalat tarawih pertamanya di bulan Ramadan 1440 H, di Masjid Jenderal Besar Soedirman di komplek Museum Peta, Dinas Sejarah Angkatan Darat (Disjarahad), Bogor Tengah, Kota Bog ...

Lifestyle

Ramadhan Buffet Dinner Grand Inna Malioboro

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Paket Buka Puasa “From Nusantara to Eastern“ di Grand Inna Malioboro, bertempat di Pelataran Hotel (outdoor) dan Malioboro Coffee Shop (indoor). Menu Nusantara tersedia setiap hari Senin hingga Kamis, de ...

DIY

Cucu Ki Hadjar Dewantara Ditemukan Meninggal di Dalam Kamar Rumahnya

SLEMAN, BERNAS.ID -Pensiunan Dosen Fakultas Teknik UGM, Lalitasari (67,) ditemukan meninggal dunia di dalam rumahnya, Jalan Kakap Raya No 30 Minomartani, Ngaglik, Sleman, Sabtu (4/5/2019) siang. Jenasah Lalita ditemukan dengan kaki yang mem ...

Pendidikan

Sekretaris Milenial Harus Cinta Lingkungan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-32 program Studi Sekretaris ASMI Santa Maria Yogyakarta, Sabtu (27/4/2019) lalu, diisi dengan berbagai kegiatan, antara lain lomba orasi bahasa Indonesia, pidato bahasa Jawa, micro ...

Pendidikan

JK Resmikan Gedung Program Pascasarjana UNY

SLEMAN, BERNAS.ID- Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla (JK) berkesempatan hadir untuk menghadiri seminar nasional "Format Pendidikan untuk Meningatkan Daya Saing Bangsa" di Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) sekaligus meresmik ...

DIY

Buka Puasa Bersama di @K Hotel Kaliurang Sambil Menikmati Keindahan Alam

SLEMAN, BERNAS.ID -@K Hotel Kaliurang menawarkan program buka bersama bertajuk Super BukberKaliurang sambil menikmati keindahan alam di sekeliling hotel. Dalam program yang dilaunching Jumat (3/5/2019) sore oleh Manajer @K Hotel Kaliurang H ...

DIY

Kelompok Moderat Harus Bersatu Melawan Paham Radikal

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemilihan umum (Pemilu), baik pemilihan calon anggota legislatif (pileg) maupun pemilihan presiden-wakil presiden (pilpres) harus dipahami sebagai sebuah bentuk kontestasi politik dalam sistem demokrasi. Namun, melih ...

Pendidikan

Tingkatkan Kebiasaan Anak Baca Alquran Lewat Tahfidz Alquran

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Perkembangan teknologi yang kian pesat tiap harinya membuat sejumlah aktivitas manusia mulai disinergikan dengan teknologi. Berbagai media sosial hadir dan sering digunakan oleh anak-anak seperti YouTube dan Instagra ...

DIY

Ribuan Warga Ikuti Senam Masal di Alun-alun Utara

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Ribuan warga DIY dari berbagai latar belakang mengikuti senam masal di Alun-alun Utara Yogyakarta, Jumat (3/5/2019) pagi. Kegiatan senam bertajuk Senam Rakyat, Jogja Sehat Indonesia Kuat yang dibuka dan dihadiri GKR ...

DIY

Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta Sabet Juara Umum

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Memaknai peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada kamis 2 Mei 2019 dengan berbagai cara salah satunya seperti yang dilakukan oleh tim Marching Band TK Negeri 2 Yogyakarta dengan mengikuti  dua ke ...

Olahraga

Ribuan Warga Semangat Ikuti Senam Rakyat di Alun-Alun Utara

YOGYA, BERNAS.ID - Persatuan Wanita Olahraga Seluruh Indonesia (PERWOSI) Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar kegiatan Gebyar Senam Rakyat, Jumat 03 Mei 2019 pagi di Alun-alun Utara Yogyakarta. Acara diikuti oleh oleh masyarakat Yogyakarta. ...

DIY

Bambang Soepijanto akan Terima dengan Legawa Hasil Pemilu yang Diumumkan KPU

YOGYAKARTA, BERNAS.ID --Sikap ksatria dan legawa ditunjukkan Dr Ir H Bambang Soepijanto MM, salah satu calon Anggota DPD RI dari Dapil DIY. Ia mengaku akan menerima apa pun hasil pemilihan anggota legislatif (pileg) dan senator (DPD) 17 Apr ...

Ekonomi

Kementrian Perdagangan Sidak Harga Sembako Jelang Ramadan di Pasar Beringharjo

YOGYA, BERNAS.ID - Kepala Bappebti Kementerian Perdagangan, Indrasari Wisnu Wardhana, melakukan kunjungan kerja ke Yogyakarta, dalam rangka koordinasi terkait stabilitas harga dan ketersediaan barang kebutuhan pokok menjelang Ramadan, Kamis ...

Kesehatan

Ribuan Buruh Jalan Sehat di Sleman

SLEMAN, BERNAS.ID- Dalam peringatan Hari Buruh Internasional 2019 sekaligus memperingati Hari Jadi Sleman ke 103, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Sleman selenggarakan jalan sehat bersama Lembaga Kerjasama T ...

DIY

Perampok Spesialis Konter HP Lakukan Aksinya dengan Pistol Buatan Dalam Negeri

SLEMAN, BERNAS.ID -Polda DIY berhasil mengulung komplotan perampok spesialis konter handphone di wilayah hukum Yogyakarta. Komplotan berjumlah empat orang, yaitu AD, warga Bandung, ASS dan SBH warga Karawang, Jawa Barat serta FB, warga Ngaw ...

Ekonomi

Kemendes PDTT Berharap Lulusan Pelatihan Kerajinan Rajut Tularkan Ilmunya ke Masyarakat Desa

SLEMAN, BERNAS.ID- Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Perdesaan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Harlina Sulistyorini menutup pelatihan kerajinan rajut berbasis ekonomi kreatif tahu ...

Ekonomi

Produk Kuliner Rumahan Jogja Didorong Tembus Pasar Modern

YOGYA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota Yogyakarta bersama Forum Tanggung Jawab Sosial Lingkungan Perusahaan mendorong produk kuliner rumahan untuk bisa menembus gerai toko atau minimarket modern. Berbagai upaya pun sudah dilakukan Pemerintah Ko ...

DIY

Orangtua Ikut Berkontribusi Banyak Anak Meninggal Kecelakaan Lalu-lintas

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Orangtua ikut berkontribusi banyak anak atau pelajar yang meninggal dunia akibat kecelakaan lalu-lintas di DIY maupun di Indonesia. Sebab, orangtua ikut mendorong anak menggunakan kendaraan bermotor, baik roda dua ma ...

DIY

Kecelakaan Lalu-lintas di DIY Tinggi, Terbanyak di Bantul, dengan Ratusan Korban Jiwa

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -Angka kecelakan lalu-lintas di DIY sangat tinggi. Bahkan hanya dalam waktu 3 bulan sejak Januari hingga Maret 2019, angka kecelakaan lalu-lintas di DIY mencapai 1.831 kasus dengan memakan korban jiwa 117 orang. Dari 1 ...

Pendidikan

Persiapan Kepala Sekolah dan Guru di Sleman Menghadapi Revolusi Industri 4.0

SLEMAN, BERNAS.ID - Ditjen Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo RI bersama Center of Education Regulation & Development Analysis (Cerdas) menggelar Seminar dan Workshop Menyiapkan Kepala Sekolah dan Guru dalam Menghadapi Revolusi Indus ...

DIY

Dasar Apes, Niat Jual HP Malah Disekap Calon Pembelinya

SLEMAN, BERNAS.ID- Nasib apes menimpa Salafudin (22), warga Kaliangkrik, Magelang. Pasalnya, niat mau jual HP, tapi malah disekap calon pembelinya, CN alias Yoyok (32), warga Jalan Kaliurang Km 10,5. Gara-gara penyekapan selama tiga hari ...