Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018


08 Mei 2018

Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018

Bernas.id - Simulasi Sidang PBB atau yang lebih dikenal dengan sebutan Model United Nations (MUN) merupakan salah satu ajang terbesar yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas mengenai masalah dan isu global seperti pendidikan, kesetaraan gender, masalah lingkungan, politik, kebudayaan, kesehatan, narkoba, dan kemanusiaan.

Pada tanggal 16-18 Maret 2018, salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata telah mengikuti MUN yang bertempat di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Dia adalah Sebastian Romansaputra atau yang kerap disapa Sebastian. Ketika ditemui di kampus Unika Soegijapranata, ia menceritakan pengalamannya selama proses mengikuti dinamika MUN.

Ketertarikan Sebastian untuk mengikuti MUN muncul karena keinginannya untuk bisa melanjutkan studi di Columbia University, Amerika. Ia pun mendaftarkan diri di CWMUN (Change the World Model United Nation). CWMUN diselenggarakan oleh LSM dari Italia bernama Associazone Diplomatici. LSM ini berfokus dalam mengembangkan anak-anak muda di dunia.

“Dalam simulasi sidang PBB ini, kita dilatih untuk menjadi diplomasi dari suatu negara. Kita mewakili suatu negara untuk membahas isu-isu global. Misal saya dari Indonesia, belajar untuk menjadi diplomasi mewakili negara Thailand atau negara lain.”

Juara 2 SOTY (Student of The Year) tahun 2017 ini mengungkapkan cukup banyak persiapan yang dibutuhkan sebelum berangkat mengikuti simulasi sidang PBB tersebut. “Karena kita mewakili negara lain, maka kita harus belajar tentang negara itu. Kita harus mencari fakta, jurnal, bagaimana sejarah diplomasi mereka. Itu menjadi tantangan tersendiri buat aku,” ungkap Sebastian.

Persiapan Selama Satu Bulan

Ia menceritakan persiapannya untuk mengikuti MUN ini memakan waktu selama satu bulan. Mendaftar di bulan Januari, Sebastian pun harus menjalani serangkaian tes dan seleksi untuk mengikuti MUN. Salah satunya adalah seleksi wawancara. “Saat itu aku mendapat jadwal wawancara secara online dengan panitia pukul 12 malam. Rasanya deg-degan pasti, tapi itu menjadi pengalaman tersendiri buat aku. Sesi wawancara ini termasuk penting, karena di sini panitia akan menilai apakah pendaftar itu eligible atau berkompeten untuk mengikuti serangkaian acara MUN. Salah satu aspek yang dinilai adalah kelancaran berbahasa Inggris,” ucapnya.

Menurut Sebastian, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang penting dan dibutuhkan oleh anak muda saat ini. Mengingat era globalisasi saat ini, generasi muda seharusnya mampu bersaing dengan generasi muda negara lain. “Yang penting berani mencoba dulu, belum terlambat untuk belajar,” pesan Sebastian.

Ia mengaku, keinginannya untuk mengikuti MUN di New York, Amerika Serikat tidak lain karena ia ingin melanjutkan studinya di Columbia University. Selain itu, ia mengatakan bahwa SOTY (Student of The Year) merupakan langkah awal bagaimana ia bisa melangkah lebih jauh lagi dengan keinginan untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. “Aku juga merasa memiliki tanggung jawab sebagai ambassador Unika, maka itu menjadi salah satu motivasiku juga untuk mengembangkan diri dan Unika,” ujarnya.

Melalui dinamikanya mengikuti MUN, Sebastian yang saat ini juga aktif menjadi anggota senat mahasiswa universitas merasa mendapatkan softskill yang sangat berguna bagi dirinya. “Aku bertemu dengan banyak orang di sini, menambah wawasan dan relasi, dan semakin dapat mengembangkan skill komunikasi. Selain itu, di sini aku juga belajar tentang self development. Orang-orang di sana sangat tepat waktu dan open-minded. Mereka mau terbuka terhadap hal-hal baru dan mau belajar. Mereka juga suka sharing ide dan pendapat, dan mereka sangat menghargai orang-orang yang mau mendengarkan argumen mereka,” jelas Sebastian.

“Dari sini aku belajar bahwa komunikasi yang baik itu benar-benar penting dan dibutuhkan,” lanjutnya. Oleh sebab itu, menurutnya penting bagi anak muda untuk membuka wawasan terhadap isu-isu dunia dan terlibat dalam social project.

Suatu hal yang mengejutkan bagi Sebastian adalah ketika ia bertemu dengan Bill Clinton yang tengah membawakan pidato di Markas Besar PBB. “Ini surprise banget, karena nggak ada yang tahu kalau kita akan  bertemu dengan Bill Clinton,” ungkapnya. Sebastian mengaku ia sangat terkejut karena tak menyangka akan bertemu dengan Bill Clinton. “Dalam pidatonya, Bill Clinton menekankan bagaimana pentingnya young force untuk mengubah dunia. Ya, itu bener banget. Kita sebagai anak-anak muda harus yakin bahwa kita punya kekuatan untuk change the world dan melatih kemampuan yang kita miliki masing-masing.” 

Sebastian merasa bahwa pengalaman bisa masuk ke markas besar PBB itu adalah sesuatu yang luar biasa. Ia juga mengisahkan bagaimana culture shock yang dialaminya ketika sampai di New York. “Waktu itu suhu di New York mencapai -2°C sampai -3°C. Ditambah dengan perjalanan selama 25 jam. Saat sampai di sana kami langsung melanjutkan perjalanan dengan subway atau kereta bawah tanah dan kegiatannya memang cukup padat. Tapi Puji Tuhan, semuanya bisa berjalan dengan lancar,” terang Sebastian.

Simulasi Sidang PBB

Ia menceritakan bagaimana pengalamannya selama 3 hari mengikuti simulasi sidang PBB. “Di hari pertama, kami dikenalkan dengan beberapa peraturan seperti tata cara berlangsungnya sidang PBB,” ungkap Sebastian. Ada beberapa ruang sidang yang digunakan berdasarkan komisi-komisi yang ada.  Komisi-komisi yang tergabung dalam PBB antara lain adalah General Assembly yang membahas penggunaan senjata nuklir, UNICEF tentang anak-anak, komisi narcotics and drugs, women equality, komisi teknologi, dan lain sebagianya.

Sebelumnya, para peserta diharuskan membuat sebuah Position Paper atau karya tulis yang berisikan 3 poin utama yang harus didiskusikan saat sidang simulasi PBB. “Waktu membuat paper itu, pertama aku salah lalu aku harus mengulangi lagi. Meringkas lagi sampai benar-benar sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Itu jadi challenge tersendiri bagiku,” ucapnya.

Simulasi sidang diawali dengan discussing motion. Di sesi ini, para peserta sidang yang menjadi delegasi setiap negara menentukan topik atau mosi yang akan dibahas pada sidang nantinya. Pertama-tama, dibuka kesempatan bagi para delegasi yang ingin mengusulkan suatu topik untuk dibahas. Waktu yang diberikan untuk memaparkan mosi hanyalah selama 1 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi pemilihan topik secara voting. Mosi dianggap sah apabila disetujui lebih dari 20 delegasi yang hadir.

Sebastian menceritakan, tidak semua delegasi yang ada mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan mengungkapkan pendapat. Seperti contohnya di ruang rapat GA1, Delegasi yang lebih banyak didengar adalah mereka yang mewakili negara-negara berkembang yang masih berada dalam situasi yang sulit, seperti peperangan di daerah Timur Tengah. “Di sini aku merasa kalau mereka benar-benar berkeinginan untuk menyatakan pendapatnya.  Aku bersyukur sekali karena waktu itu aku mendapat kesempatan untuk menyatakan argumentasi dan pendapatku di tengah banyak orang. Karena ada banyak delegasi negara lain yang nggak mendapat kesempatan untuk berbicara,” kata Sebastian. 

Di dalam sidang PBB yang disimulasikan, terdapat sistem berjalannya sidang tersebut. Sistem ini disebut sebagai general caucus. General caucus terbagi menjadi dua jenis yakni, moderated caucus dan unmoderated caucus.

Selama sidang, para delegasi saling menyatakan argumennya dalam menbahas suatu mosi atau topik secara politik di dalam ruang sidang. Sistem ini dikenal sebagai moderated caucus. Namun, para delegasi juga dapat meminta tambahan waktu selama beberapa menit kepada chair atau pemimpin sidang apabila ada hal-hal yang perlu dinegosiasikan dengan delegasi negara lain secara pribadi. Sistem inilah yang disebut sebagai unmoderated caucus. Sidang dapat berlangsung selama 9 jam dari pukul 9.30 pagi hingga pukul 6 malam dengan diselingi waktu istirahat selama 2 jam. Sebastian sendiri merasa waktu yang cukup panjang itu terasa cepat baginya karena mengikuti jalannya sidang yang sangat menarik.  

“Dari sini aku belajar bagaimana kita bisa melatih diri kita untuk berani berbicara di depan umum. Tentu saja sebelum kita mengungkapkan pendapat kita, maka kita harus menyusun apa yang akan kita sampaikan secara terstruktur dan rapi supaya kita bisa menyampaikannya dengan baik,” tutur Sebastian.

Di dalam debat tersebut, negara-negara merasa memiliki kesamaan berkumpul dan membentuk kubu. Tiap kubu yang terbentuk akan saling bernegosiasi dan mengusulkan tawaran yang terbaik untuk membantu menyelesaikan permasalahan dari topik yang dibahas.

Di akhir sidang, setiap kubu yang terbentuk akan membuat dan mengusulkan suatu Draft Resolution yang berisikan kesepakatan-kesepakatan yang nantinya akan disetujui bersama oleh seluruh perwakilan negara yang hadir. Draft Resolution yang disetujui oleh lebih dari 20 perwakilan negara dianggap sah dan akan menjadi sebuah Resolution.

Coba Dulu Sampai Usaha Terbaikmu

Sebastian mengaku tak pernah menyangka bisa sampai ke Amerika. Hal itu tidak pernah terlintas di pikirannya sebelumnya. Ke depannya, Sebastian berharap supaya Unika Soegijapranata bisa mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa ke forum-forum global di tingkat internasional. “Karena melalui pengalaman seperti ini, banyak banget hal yang bisa kita dapatkan. Kita juga menjadi lebih dewasa dalam menghadapi masalah,” tuturnya.

Ia pun berpesan supaya tidak mudah menyerah sebelum mencoba sesuatu. “Nggak usah takut dulu dalam biaya. Coba saja dulu sampai usaha terbaikmu. Masih ada waktu untuk berjuang. Nggak usah takut karena pasti ada jalan.” Sebastian bercerita bahwa mahasiswa yang mengikuti MUN bukan hanya berasal dari jurusan hubungan internasional saja, melainkan ada pula mahasiswa dari jurusan kedokteran, arsitektur, dan ekonomi. Ia cukup terkejut akan hal itu.

Di akhir wawancaranya, Sebastian menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya selama ini. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasihnya kepada PT Karyadeka Alam Lestari BSB Developer sebagai sponsoship utama perjalanannya ke Amerika. Tak lupa ia juga berterima kasih kepada Prof. Dr F Ridwan Sanjaya, SE, SKom, MS, EIC selaku Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Dr V Kristina Ananingsih, ST, MSc. selaku Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, B. Danang Setianto, SH., LL.M., MIL selaku  Wakil Rektor IV bidang kerjasama, Dr Ir Djoko Suwarno, MSi. selaku dekan Fakultas Teknik, Daniel Hartanto, ST, MT selaku kepala program studi teknik sipil, Dr Ir Maria Wahyuni, MT selaku dosen program studi teknik sipil dan kepada seluruh staf program studi teknik sipil serta teman-teman yang selalu memberikan dukungan. (*)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

Ribuan Warga Kulonprogo Dilatih untuk Bekerja di NYIA

SLEMAN, BERNAS.ID- Pernyataan PT Angkasa Pura I akan lebih mengutamakan warga terdampak dan warga Kulonprogo untuk bekerja di New Yogyakarta International Airport (NYIA) nanti bukan sekedar omong kosong. Selepas mengisi acara di UGM, Rab ...

DIY

Tiang Listrik Lokasi Favorit Pemasangan APK Caleg

SLEMAN, BERNAS.ID- Bawaslu Kabupaten Sleman menertibkan Alat Peraga Kampanye (APK) yang dipasang tidak sesuai aturan (sembarangan) di wilayah Kecamatan Depok, Sleman. Dari 8 titik lokasi sasaran penertiban, banyak APK yang dipasang menempel ...

DIY

Forum Wartawan Yogyakarta Laporkan Pemilik Akun FB Yanto Sumantri ke Polisi

SLEMAN,BERNAS.ID -Puluhan awak media yang tergabung dalam forum wartawan DIY melaporkan pemilik akun facebook (FB) Yanto Sumantri ke Polda DIY, Selasa (15/1/2019). Latar belakang laporan ke polisi terkait dengan postingan Yanto Sumantri ...

DIY

Dijadikan Lagu Kampanye, Pencipta Lagu Jogja Istimewa Geram

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Rapper Marzuki Mohamad atau juga dikenal dengan nama Kill The DJ keberatan lirik lagu 'Jogja Istimewa' diganti menjadi dukungan ke capres Prabowo Subianto.  Hal itu diketahui dari sebuah video ya ...

DIY

KPID Tegaskan, Tudingan ICJ Tentang Berita Hoaks Keliru

YOGYA, BERNAS.ID - Polemik grup publik facebook 'info cegatan jogja' yang ramai mempersoalkan pemberitaan MNC TV Biro Yogyakarta direspons oleh Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). KPID DIY mene ...

DIY

Lapor ke Polda DIY, Marzuki Mohamad Tak Terima Lagunya untuk Politik

SLEMAN, BERNAS.ID- Marzuki Mohamad atau yang dikenal Kill the DJ, pencipta lagu Jogja Istimewa melaporkan akun Twitter @Cakhum karena lagu ciptaannya dicatut untuk mengkampanyekan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno ke Polda DIY. Terkait k ...

DIY

Tolak Pembangunan Apartemen, Para Ketua RT Muja-Muju Kembalikan SK

YOGYA, BERNAS.ID-Sejumlah ketua RT yang berada di bawah RW 05 Balirejo, Muja-Muju, Umbulharjo mengembalikan surat keputusan (SK) kepemimpinan mereka, di kantor kelurahan Muja-muju, Selasa (15/1/2019). Pengembalian SK dilakukan karena para p ...

Pariwisata

Data Arkeologis: Sendratari Dyah Bhumijaya di Situs Ratu Boko

SLEMAN, BERNAS.ID -- PT Taman Wisata Candi (TWC) Unit Ratu Boko bersama Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Daerah Istimewa Yogyakarta dan Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta, Minggu (13/01/2019), menggelar Sendratari Dyah Bumijaya, ...

DIY

Satpol PP Tertibkan Empat PKL Jogja di Awal Tahun Ini

YOGYA, BERNAS.ID - Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kota Jogja telah menertibkan sedikitnya empat pedagang kaki lima (PKL) di awal tahun ini. Selain itu, petugas juga menertibkan satu parkir liar di wilayah Kota Jogja.  Kepal ...

Ekonomi

Pelaku Ekonomi Sekitar Proyek Underpass Kentungan Khawatir

SLEMAN, BERNAS.ID- Senin, 14 Januari 2019 menjadi awal dimulainya pembangunan underpass di Simpang Empat Kentungan, Jalan Kaliurang, Ringroad Utara Sleman. Selain akan memberikan dampak yang cukup siginifikan terhadap laju arus lalu-lintas ...

DIY

Bobol Toko, Residivis Kuras Belasan HP dan Puluhan Kartu Perdana

SLEMAN,BERNAS.ID- Jajaran Unit Reskrim Polsek Ngaglik berhasil meringkus dua pelaku pencurian berinisial DK (20) warga Pakem dan RY (18) warga Ngemplak pada Minggu (13/1) sekitar pukul 23.30 WIB. Keduanya ditangkap setelah melakukan tindak ...

DIY

UWMY Gelar Widya Mataram Got Talent

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Universitas Widya Mataram Yogyakarta (UWMY) yang telah berdiri sejak 1982, saat ini memiliki 2 kampus yaitu di nDalem Mangkubumen dan di dalam Jogja City Mall Lantai 1. UWMY memiliki 10 Program Studi yaitu Manaj ...

Budaya

Kemeriahan Wayangan Merti Desa Ringinsari

SLEMAN, BERNAS.ID - Merti Desa di Padukuhan Ringinsari, Maguwoharjo, Depok, Sleman dimeriahkan dengan pagelaran Wayang Kulit semalam suntuk, Sabtu malam (12/01/2019) di lapangan Ringinsari. Pagelaran wayang kulit ini menampilkan lak ...

Budaya

Pameran Nusantara, Hadirkan Puluhan Karya Visual Perupa Anak dan Dewasa

YOGYA, BERNAS.ID - Pameran seni rupa keluarga Nusantara dihadirkan di Jogja Gallery, Mulai 12 – 21 Januari 2019. Ini adalah pameran gabungan antara puluhan seniman cilik dan dewasa. "Hari ini saya merasa bangga karena seniman- ...

DIY

HS Merasakan AL Merespon Ciumannya

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID- Kasus dugaan perkosaan dan pencabulan terhadap AL, mahasiswi UGM ketika KKN di Pulau Seram semakin terbuka fakta-faktanya. Polda DIY pun berkomitmen untuk mengungkap kasus ini seterang-terangnya. Tommy Susanto, ...

DIY

Polisi Komitmen Selesaikan Kasus AL, Mahasiswi UGM, Seterang-terangnya

SLEMAN, BERNAS.ID- Polda DIY menyatakan komitmennya untuk menyelesaikan kasus dugaan pelecehan seksual yang dialami AL, mahasiswi Fisipol UGM yang selama ini disamarkan Agni dengan seterang-terangnya. Untuk perkembangan terakhir, Kombes ...

Pendidikan

Nanokitosan dari Cangkang Kepiting, Anti Hama Ramah Lingkungan

SLEMAN, BERNAS.ID- Peneliti UGM, Dr Ronny Martien, berhasil mengolah limbah cangkang kepiting dan udang menjadi nanokitosan untuk menekan hama pertanian yang ramah lingkungan. Ronny mengungkapkan pengembangan formula nanokitosan bermula dar ...

DIY

10 Ribu Warga Sleman Belum e-KTP

SLEMAN, BERNAS.ID- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Sleman melakukan perekaman e-KTP di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Narkotika Kelas II A Yogyakarta, Pakem, pada Kamis 10 Januari 2019. Kabid Pelayanan Pen ...

DIY

Polsek Depok Timur Ungkap 4 Kasus Curanmor

SLEMAN, BERNAS.ID- Selama Operasi Curanmor Progo 2018, Unit Reskrim Polsek Depok Timur Polres Sleman berhasil mengungkap 4 kasus curanmor (pencurian kendaraan bermotor) dengan mengamankan 4 tersangka berinisial MS, AMP, MN, dan M dengan bar ...

DIY

Ngopi atau Ngolah Pikir di Angkringan, Ini Manfaatnya.

YOGYAKARTA, BERNAS.ID -- Ngobrol untuk membahas permasalahan lingkungan atau berkenaan dengan isu-isu kewilayahan bahkan sampai isu negara di angkringan bisa lebih cair daripada diskusi resmi ala akademisi. Dalam menyampaikan pendapat maupu ...

Olahraga

Kejuaraan Atletik Tandai Peresmian Stadion Mandala Krida Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Event BPD Championship 2019, kejuaraan atletik yang digelar Persatuan Atletik Seluruh Indonesia (PASI) DIY, menandai peresmian Stadion Mandala Krida usai renovasi, Kamis 10 Januari 2019. Event ini diikuti oleh r ...

Olahraga

Gubernur Resmikan Stadion Mandala Krida Baru

YOGYA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X meresmikan Stadion Mandala Krida baru yang sudah direvitalisasi sejak 2012, pada Kamis (10/1/2019) pagi. Peresmian ditandai dengan pemotongan buntal dan penandatanganan prasasti. ...

DIY

Tingkatkan Pelayanan Publik, Pemkot Yogyakarta Teken MoU dengan Kemenag

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan layanan publik di Kota Yogyakarta, komitmen ini dibuktikan dengan penandatangan Mou antara Pemkot Yogyakarta dengan Kantor Kementrian Agam ...

Ekonomi

Budidaya Ikan Lele dengan Sistem Bioflok, Ramah Lingkungan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Wakil Walikota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menyaksikan pelatihan budidaya lele sistem bioflok menggunakan drum di Masjid Al Ikhwan, Dukuh, Gedongkiwo, Mantrijeron, Yogyakarta. Pelatihan ini digelar oleh Majelis ...

DIY

Gubernur DIY Resmi Membuka Sarasehan Kebangsaan

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X secara resmi membuka Sarasehan Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Gerakan Suluh Kebangsaan pada hari Rabu (9/1/2019) di Bale Raos, Yogyakarta. Acara Sarasehan Keban ...

DIY

Gubernur Optimis Pembangunan NYIA Sesuai Target

KULONPROGO, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengkubuwono X beserta rombongan melakukan kunjungan kerja guna meninjau progres New Yogyakarta International Airport (NYIA), Senin (8/1/2019) di Temon, Kulonprogo, tak hanya sebatas me ...

DIY

Gubernur Tinjau Langsung Progres NYIA

KULONPROGO, BERNAS.ID - Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X mengadakan kunjungan kerja guna meninjau progress pembangunan New Yogyakarta International Airport (NYIA) pada Senin (8/1/2019) di Temon, Kulonprogo. Hal ini terkait den ...

DIY

Pencoretan OSO, Mahfud MD Anggap KPU Sudah Benar Ikuti Putusan MK

YOGYA, BERNAS.ID - Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi Mahfud MD menilai sikap Komisi Pemilihan Umum mengikuti putusan Mahkamah Konstitusi yang melarang pengurus partai politik menjadi calon anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) sudah benar. ...

DIY

Kajari Sleman : Terdakwa Jootje Sudah Masuk DPO

SLEMAN, BERNAS.ID - Persidangan kasus aduan palsu dengan terdakwa Jootje Max Sondakh memasuki babak akhir. Mahkamah Agung (MA) telah mengeluarkan putusan menolak permohonan kasasi yang diajukan oleh Jootje. Namun sejak putusan ditandat ...

Olahraga

Krishna Murti Dapatkan Gambaran Kecil Pengaturan Skor dari Krisna Adi

SLEMAN, BERNAS.ID- Kasus pengaturan skor masih menjadi perhatian yang hangat bagi masyarakat, khususnya para pecinta bola. Satgas Anti Mafia Bola masih terus bekerja untuk membongkar selubung permainan skor guna memperbaiki dunia persepakbo ...

DIY

Tolak Klitih, Massa 9119 Minta Perda Khusus 

YOGYA, BERNAS.ID - Sejumlah elemen masyarakat Yogya yang tergabung dalam gerakan 9119 merekomendasikan pemerintah provinsi DIY untuk membuat peraturan daerah (Perda) khusus untuk aksi kriminal jalanan, khususnya bagi pelaku di bawah um ...

DIY

Romo Benny: Jangan Pilih Pemimpin Seperti Hitler!

YOGYA, BERNAS.ID - Pastor dan aktivis Romo Benny Susetyo mengingatkan masyarakat Indonesia untuk memilih pemimpin yang memiliki keutamaan. Pemimpin yang bisa mengaktualisasikan ideologi Pancasila menjadi praksis, dan mewujudkan keadilan men ...

DIY

Syafii Maarif: Waspadai Kebangsaan Indonesia yang Belum Kokoh

YOGYA, BERNAS.ID - Buya Syafii Maarif mengingatkan, saat ini kebangsaan Indonesia belum kokoh. Bisa saja ke depan Indonesia "bercerai', ada wilayah yang memisahkan diri. "Mudah-mudahan tidak terjadi. Ini tergantung kebijaka ...

DIY

Mahfud MD dan Tokoh Nasional Lain Bentuk Suluh Kebangsaan di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Mahfud MD dan beberapa tokoh nasional lain seperti Sri Sultan HB X, Syafii Maarif, dan Benny Susetyo berkumpul di Bale Raos Yogyakarta, mendeklarasikan gerakan Suluh Kebangsaan, Rabu (9/1/2019). Deklarasi ditandai dengan ...

Budaya

Diangkat Jadi Abdi Dalem, Wawali Dapat Gelar dari Keraton Yogyakarta

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Setelah lama mengajukan diri untuk diwisuda menjadi abdi dalem Keraton Ngayogyakarta Hadiningrat, disusul kemudian mengikuti pelatihan selama tiga hari untuk mendalami filosofi Keraton hingga tata cara berpakaia ...

Ekonomi

Dugaan Korupsi, Kadis PUPR-Bupati Banjar Digugat ke Pengadilan

MARTAPURA, BERNAS.ID - Dugaan korupsi menyeruak di tengah proyek pembebasan lahan di Desa Cindai Alus, Kecamatan Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Melalui pengacara Mahyuddin, dua orang pemilik lahan yang terimbas p ...

Pendidikan

Rektor UGM Jelaskan Kronologi Penanganan Kasus di ORI DIY

SLEMAN, BERNAS.ID- Terkait pemanggilan Ombudsman Republik Indonesia (ORI), pihak UGM mendatangi kantor ORI DIY yang beralamat di Jl Waltermongosidi No.20, Jetis, Daerah Istimewa Yogyakarta. Kedatangan Rektor UGM untuk memberikan keterang ...

DIY

Dewan Awasi Penyaluran Dana Kelurahan di Jogja

YOGYA, BERNAS.ID - Komisi A DPRD DIY melakukan pemantauan ke kantor Kelurahan Suryatmajan Yogyakarta,  Selasa  (8/1/2019).  Pemantauan dilakukan terkait pemberian dana kelurahan dari pusat yang turun mulai tahun anggaran 2019 ...

Budaya

Film Jogja "Kembalilah dengan Tenang" Melenggang ke Prancis

YOGYA, BERNAS.ID- Film Kembalilah dengan Tenang (2018) yang disutradarai oleh Reza Fahriyansyah masuk dalam seleksi Clermont-Ferrand International Short Film Festival ke-41. Festival tersebut akan diselenggarakan pada tanggal 1-9 Febru ...

DIY

ORI Layangkan Pemanggilan Pertama Rektor UGM

SLEMAN, BERNAS.ID- Ombudsman Republik Indonesia (ORI) perwakilan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mengunjungi Polda DIY yang diterima langsung Kapolda DIY, Irjen Ahmad Dofiri dan jajaran, Senin 7 Januari 2019. Ketika dikonfirmasi kedatan ...

Ekonomi

Angkasa Pura I Utamakan Warga Terdampak untuk Bekerja di NYIA

SLEMAN, BERNAS.ID- PT Angkasa Pura I akan lebih mengutamakan warga terdampak untuk menjadi karyawan di New Yogyakarta International Airport. Hal tersebut dikatakan Agus Pandu Purnama, General Manager Bandara Internasional Adisutjipto Yog ...

DIY

Kebakaran Hanguskan Puluhan Kios di Seberang Taman Pintar

YOGYA, BERNAS.ID - Kebakaran terjadi kompleks Taman Parkir Jalan Senopati, Yogyakarta, Minggu (6/1/2019) pukul 22.30 WIB. Laporan BPBD Kota Yogyakarta menyebutkan, kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik, dan tak ada korban jiwa pada p ...

Budaya

Hokya Traditional Dance Meriahkan Pasar Nini Thowok

KULONPROGO, BERNAS.ID -- Kelompok Tari Hokya Traditional Dance dari Nagan Kulon, Kelurahan Kadipaten, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, Minggu (06/01/2019), ikut memeriahkan parade tari di Pasar Nini Thowok, Dusun Bendung Khayangan, Desa Pendow ...

DIY

FMKI Ajak Umat Menjadi Pemilih yang Cerdas dan Beriman

BANTUL, BERNAS.ID - Forum Masyarakat Katolik Indonesia Daerah Istimewa Yogyakarta (FMKI DIY) bersama Dewan Paroki Hati Kudus Tuhan Yesus Ganjuran Bidang Pelayanan dan Kemasyarakatan menyelenggarakan Sarasehan dengan mengangkat tema Men ...

Kesehatan

BPBD Klaten Siapkan 25 Ribu Masker Antisipasi Hujan Abu Merapi

KLATEN, BERNAS.ID - Erupsi Gunung Merapi menyebabkan hujan abu mengguyur sejumlah wilayah di Klaten, Jawa Tengah. Mengantisipasi hal tersebut, BPBD Kabupaten Klaten telah menyiapkan 25 ribu masker untuk dibagikan kepada warga. Berda ...

DIY

Walikota Lantik 11 Pejabat Tinggi Pratama

YOGYAKARTA, BERNAS.ID - Walikota Yogyakarta Haryadi Suyuti melantik 11 Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di Grha Pandawa kompleks Balaikota, Jum’at (4/1/2019). Dalam kesempatan yang sama Walikota juga melantik posisi jabatan Admini ...

Budaya

Pameran Lukisan dan Mural Unik Bertema Panji-panji

BANTUL, BERNAS.ID - Pameran lukisan dan mural "Tan Hana Dharma Mangrwa" digelar oleh Gegerboyo. Pembukaan dilakukan Sabtu (5/1/2019) di REDBASE Yogyakarta. Gegerboyo adalah project kolaboratif antara Vendy Methodos, EnkaNkmr, D ...

DIY

Mempelai Dhaup Ageng Resmi Menjadi Suami Istri

KOTAYOGYAKARTA, BERNAS.ID-Prosesi ijab Dhaup Ageng telah dilakukan pada Sabtu 5 Januari 2019, pukul 07.30 WIB. Akad nikah dilangsungkan dengan mahar kitab suci Al-Quran dan seperangkat alat shalat di Mesjid Agung Pakualaman,Yogyakarta. S ...

DIY

Umat Hindu Rayakan Momen Langka 50 Tahun Sekali

BANTUL, BERNAS.ID - Umat Hindu di Indonesia hari Sabtu (5/1/2019) ini merayakan dua hari raya yang sangat spesial. Dua hari raya itu ialah Hari Raya Kuningan dan Siwaratri. Hari Raya Kuningan yang dilaksanakan setiap Sabtu (Saniscara) Kl ...

DIY

Empat Pelaku Klitih di Sleman Diringkus Polisi

SLEMAN, BERNAS.ID- Unit Reskrim Polsek Ngaglik Sariharjo Sleman dan tim Progo Sakti, Diskrimum Polda DIY berhasil meringkus 4 tersangka pelaku penganiayaan di jalanan (klitih) terhadap dua korbannya berinisial SS (17) warga Godean dan RF (1 ...