Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018


08 Mei 2018

Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018

Bernas.id - Simulasi Sidang PBB atau yang lebih dikenal dengan sebutan Model United Nations (MUN) merupakan salah satu ajang terbesar yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas mengenai masalah dan isu global seperti pendidikan, kesetaraan gender, masalah lingkungan, politik, kebudayaan, kesehatan, narkoba, dan kemanusiaan.

Pada tanggal 16-18 Maret 2018, salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata telah mengikuti MUN yang bertempat di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Dia adalah Sebastian Romansaputra atau yang kerap disapa Sebastian. Ketika ditemui di kampus Unika Soegijapranata, ia menceritakan pengalamannya selama proses mengikuti dinamika MUN.

Ketertarikan Sebastian untuk mengikuti MUN muncul karena keinginannya untuk bisa melanjutkan studi di Columbia University, Amerika. Ia pun mendaftarkan diri di CWMUN (Change the World Model United Nation). CWMUN diselenggarakan oleh LSM dari Italia bernama Associazone Diplomatici. LSM ini berfokus dalam mengembangkan anak-anak muda di dunia.

“Dalam simulasi sidang PBB ini, kita dilatih untuk menjadi diplomasi dari suatu negara. Kita mewakili suatu negara untuk membahas isu-isu global. Misal saya dari Indonesia, belajar untuk menjadi diplomasi mewakili negara Thailand atau negara lain.”

Juara 2 SOTY (Student of The Year) tahun 2017 ini mengungkapkan cukup banyak persiapan yang dibutuhkan sebelum berangkat mengikuti simulasi sidang PBB tersebut. “Karena kita mewakili negara lain, maka kita harus belajar tentang negara itu. Kita harus mencari fakta, jurnal, bagaimana sejarah diplomasi mereka. Itu menjadi tantangan tersendiri buat aku,” ungkap Sebastian.

Persiapan Selama Satu Bulan

Ia menceritakan persiapannya untuk mengikuti MUN ini memakan waktu selama satu bulan. Mendaftar di bulan Januari, Sebastian pun harus menjalani serangkaian tes dan seleksi untuk mengikuti MUN. Salah satunya adalah seleksi wawancara. “Saat itu aku mendapat jadwal wawancara secara online dengan panitia pukul 12 malam. Rasanya deg-degan pasti, tapi itu menjadi pengalaman tersendiri buat aku. Sesi wawancara ini termasuk penting, karena di sini panitia akan menilai apakah pendaftar itu eligible atau berkompeten untuk mengikuti serangkaian acara MUN. Salah satu aspek yang dinilai adalah kelancaran berbahasa Inggris,” ucapnya.

Menurut Sebastian, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang penting dan dibutuhkan oleh anak muda saat ini. Mengingat era globalisasi saat ini, generasi muda seharusnya mampu bersaing dengan generasi muda negara lain. “Yang penting berani mencoba dulu, belum terlambat untuk belajar,” pesan Sebastian.

Ia mengaku, keinginannya untuk mengikuti MUN di New York, Amerika Serikat tidak lain karena ia ingin melanjutkan studinya di Columbia University. Selain itu, ia mengatakan bahwa SOTY (Student of The Year) merupakan langkah awal bagaimana ia bisa melangkah lebih jauh lagi dengan keinginan untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. “Aku juga merasa memiliki tanggung jawab sebagai ambassador Unika, maka itu menjadi salah satu motivasiku juga untuk mengembangkan diri dan Unika,” ujarnya.

Melalui dinamikanya mengikuti MUN, Sebastian yang saat ini juga aktif menjadi anggota senat mahasiswa universitas merasa mendapatkan softskill yang sangat berguna bagi dirinya. “Aku bertemu dengan banyak orang di sini, menambah wawasan dan relasi, dan semakin dapat mengembangkan skill komunikasi. Selain itu, di sini aku juga belajar tentang self development. Orang-orang di sana sangat tepat waktu dan open-minded. Mereka mau terbuka terhadap hal-hal baru dan mau belajar. Mereka juga suka sharing ide dan pendapat, dan mereka sangat menghargai orang-orang yang mau mendengarkan argumen mereka,” jelas Sebastian.

“Dari sini aku belajar bahwa komunikasi yang baik itu benar-benar penting dan dibutuhkan,” lanjutnya. Oleh sebab itu, menurutnya penting bagi anak muda untuk membuka wawasan terhadap isu-isu dunia dan terlibat dalam social project.

Suatu hal yang mengejutkan bagi Sebastian adalah ketika ia bertemu dengan Bill Clinton yang tengah membawakan pidato di Markas Besar PBB. “Ini surprise banget, karena nggak ada yang tahu kalau kita akan  bertemu dengan Bill Clinton,” ungkapnya. Sebastian mengaku ia sangat terkejut karena tak menyangka akan bertemu dengan Bill Clinton. “Dalam pidatonya, Bill Clinton menekankan bagaimana pentingnya young force untuk mengubah dunia. Ya, itu bener banget. Kita sebagai anak-anak muda harus yakin bahwa kita punya kekuatan untuk change the world dan melatih kemampuan yang kita miliki masing-masing.” 

Sebastian merasa bahwa pengalaman bisa masuk ke markas besar PBB itu adalah sesuatu yang luar biasa. Ia juga mengisahkan bagaimana culture shock yang dialaminya ketika sampai di New York. “Waktu itu suhu di New York mencapai -2°C sampai -3°C. Ditambah dengan perjalanan selama 25 jam. Saat sampai di sana kami langsung melanjutkan perjalanan dengan subway atau kereta bawah tanah dan kegiatannya memang cukup padat. Tapi Puji Tuhan, semuanya bisa berjalan dengan lancar,” terang Sebastian.

Simulasi Sidang PBB

Ia menceritakan bagaimana pengalamannya selama 3 hari mengikuti simulasi sidang PBB. “Di hari pertama, kami dikenalkan dengan beberapa peraturan seperti tata cara berlangsungnya sidang PBB,” ungkap Sebastian. Ada beberapa ruang sidang yang digunakan berdasarkan komisi-komisi yang ada.  Komisi-komisi yang tergabung dalam PBB antara lain adalah General Assembly yang membahas penggunaan senjata nuklir, UNICEF tentang anak-anak, komisi narcotics and drugs, women equality, komisi teknologi, dan lain sebagianya.

Sebelumnya, para peserta diharuskan membuat sebuah Position Paper atau karya tulis yang berisikan 3 poin utama yang harus didiskusikan saat sidang simulasi PBB. “Waktu membuat paper itu, pertama aku salah lalu aku harus mengulangi lagi. Meringkas lagi sampai benar-benar sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Itu jadi challenge tersendiri bagiku,” ucapnya.

Simulasi sidang diawali dengan discussing motion. Di sesi ini, para peserta sidang yang menjadi delegasi setiap negara menentukan topik atau mosi yang akan dibahas pada sidang nantinya. Pertama-tama, dibuka kesempatan bagi para delegasi yang ingin mengusulkan suatu topik untuk dibahas. Waktu yang diberikan untuk memaparkan mosi hanyalah selama 1 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi pemilihan topik secara voting. Mosi dianggap sah apabila disetujui lebih dari 20 delegasi yang hadir.

Sebastian menceritakan, tidak semua delegasi yang ada mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan mengungkapkan pendapat. Seperti contohnya di ruang rapat GA1, Delegasi yang lebih banyak didengar adalah mereka yang mewakili negara-negara berkembang yang masih berada dalam situasi yang sulit, seperti peperangan di daerah Timur Tengah. “Di sini aku merasa kalau mereka benar-benar berkeinginan untuk menyatakan pendapatnya.  Aku bersyukur sekali karena waktu itu aku mendapat kesempatan untuk menyatakan argumentasi dan pendapatku di tengah banyak orang. Karena ada banyak delegasi negara lain yang nggak mendapat kesempatan untuk berbicara,” kata Sebastian. 

Di dalam sidang PBB yang disimulasikan, terdapat sistem berjalannya sidang tersebut. Sistem ini disebut sebagai general caucus. General caucus terbagi menjadi dua jenis yakni, moderated caucus dan unmoderated caucus.

Selama sidang, para delegasi saling menyatakan argumennya dalam menbahas suatu mosi atau topik secara politik di dalam ruang sidang. Sistem ini dikenal sebagai moderated caucus. Namun, para delegasi juga dapat meminta tambahan waktu selama beberapa menit kepada chair atau pemimpin sidang apabila ada hal-hal yang perlu dinegosiasikan dengan delegasi negara lain secara pribadi. Sistem inilah yang disebut sebagai unmoderated caucus. Sidang dapat berlangsung selama 9 jam dari pukul 9.30 pagi hingga pukul 6 malam dengan diselingi waktu istirahat selama 2 jam. Sebastian sendiri merasa waktu yang cukup panjang itu terasa cepat baginya karena mengikuti jalannya sidang yang sangat menarik.  

“Dari sini aku belajar bagaimana kita bisa melatih diri kita untuk berani berbicara di depan umum. Tentu saja sebelum kita mengungkapkan pendapat kita, maka kita harus menyusun apa yang akan kita sampaikan secara terstruktur dan rapi supaya kita bisa menyampaikannya dengan baik,” tutur Sebastian.

Di dalam debat tersebut, negara-negara merasa memiliki kesamaan berkumpul dan membentuk kubu. Tiap kubu yang terbentuk akan saling bernegosiasi dan mengusulkan tawaran yang terbaik untuk membantu menyelesaikan permasalahan dari topik yang dibahas.

Di akhir sidang, setiap kubu yang terbentuk akan membuat dan mengusulkan suatu Draft Resolution yang berisikan kesepakatan-kesepakatan yang nantinya akan disetujui bersama oleh seluruh perwakilan negara yang hadir. Draft Resolution yang disetujui oleh lebih dari 20 perwakilan negara dianggap sah dan akan menjadi sebuah Resolution.

Coba Dulu Sampai Usaha Terbaikmu

Sebastian mengaku tak pernah menyangka bisa sampai ke Amerika. Hal itu tidak pernah terlintas di pikirannya sebelumnya. Ke depannya, Sebastian berharap supaya Unika Soegijapranata bisa mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa ke forum-forum global di tingkat internasional. “Karena melalui pengalaman seperti ini, banyak banget hal yang bisa kita dapatkan. Kita juga menjadi lebih dewasa dalam menghadapi masalah,” tuturnya.

Ia pun berpesan supaya tidak mudah menyerah sebelum mencoba sesuatu. “Nggak usah takut dulu dalam biaya. Coba saja dulu sampai usaha terbaikmu. Masih ada waktu untuk berjuang. Nggak usah takut karena pasti ada jalan.” Sebastian bercerita bahwa mahasiswa yang mengikuti MUN bukan hanya berasal dari jurusan hubungan internasional saja, melainkan ada pula mahasiswa dari jurusan kedokteran, arsitektur, dan ekonomi. Ia cukup terkejut akan hal itu.

Di akhir wawancaranya, Sebastian menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya selama ini. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasihnya kepada PT Karyadeka Alam Lestari BSB Developer sebagai sponsoship utama perjalanannya ke Amerika. Tak lupa ia juga berterima kasih kepada Prof. Dr F Ridwan Sanjaya, SE, SKom, MS, EIC selaku Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Dr V Kristina Ananingsih, ST, MSc. selaku Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, B. Danang Setianto, SH., LL.M., MIL selaku  Wakil Rektor IV bidang kerjasama, Dr Ir Djoko Suwarno, MSi. selaku dekan Fakultas Teknik, Daniel Hartanto, ST, MT selaku kepala program studi teknik sipil, Dr Ir Maria Wahyuni, MT selaku dosen program studi teknik sipil dan kepada seluruh staf program studi teknik sipil serta teman-teman yang selalu memberikan dukungan. (*)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
Budaya

Pawai Budaya Kelurahan Panembahan Meriah

Bernas.id -- Menutup rangkaian acara Gelar Potensi Kelurahan Panembahan, Kecamatan Kraton, Yogyakarta, dalam rangka peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-262 Kota Yogyakarta, Minggu (21/10/2018), diselenggarakan karnaval Pawai Budaya yang di ...

DIY

Festival Kampoeng Gardena Meriahkan HUT Kota Yogyakarta ke 262

Bernas.id - Rayakan hari ulang tahun (HUT) Kota Yogyakarta ke 262, Gardena Department Store & Supermarket Yogyakarta menggelar Festival Kampoeng Gardena 2018, Minggu (21/10/2018) di halaman parkir Gardena. Direktur Utama Gardena ...

Pariwisata

GKR Hemas Kenang Gerobak Sapi

Bernas.id - Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Hemas menyatakan gerobak sapi banyak membawa manfaat bagi penggemar gerobak, misal pengetahuan sejarah alat transportasi zaman dulu dan pembuatnya, mendapat pesanan gerobak karena akan terus dilestarikan ...

Olahraga

1000 Pesilat Unjuk Kebolehan Main Thoya di Candi Prambanan

Bernas.id - 1000 pesilat anggota Keluarga Silat Nasional (Kelatnas) Indonesia Perisai Diri unjuk kemahiran bermain senjata thoya (tongkat panjang) di Lapangan Shiwa, Candi Prambanan. Unjuk piawai bermain toya dengan tajuk Para Ksatria Serib ...

Kesehatan

IDI Sleman Peduli Penderita Thalasemia

Bernas.id - Sebagai bentuk dukungan kepada penderita Thalasemia, Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Kabupaten Sleman adakan penggalangan dana melalui jalan santai dan senam masal, Minggu (21/10/18) bertempat di Lapangan Pemda Sleman. Ketua pa ...

Budaya

Keceriaan Santri Kecil Jogja Berpawai

Bernas.id - Kantor Wilayah Kementerian Agama Kota Yogyakarta menggelar lomba karnaval dalam rangka memperingati Hari Santri, Minggu (21/10/2018) pagi. Para santri muda berpawai menggunakan mobil pick-up yang dihias ala kadarnya. Kepala S ...

DIY

Perlu Usaha Bersama Putus Mata Rantai Perkawinan Anak

Bernas.id - Pernikahan anak masih marak terjadi di Indonesia dan kondisinya semakin mengkhawatirkan. Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) 2016 mencatat sekitar 1,1 persen anak menikah pertama kali sebelum usia  15 tahun. Se ...

Budaya

Saparan Ki Ageng Wonolelo, 1,5 Ton Apem Dibagikan

Bernas.id - Pukul satu siang, masyarakat dari berbagai usia dan kalangan mulai berduyun-duyun datang ke lokasi Saparan Ki Ageng Wonolelo di Pondok Wonolelo, Widodomartani Ngemplak, Sleman, Yogyakarta. Semakin lama, warga yang datang tambah ...

DIY

Bantahan Atas Pendapat JPW atas Penolakan PP No.43 Tahun 2018

Bernas.id - Tim Pembela Jokowi (TPJ) DIY menganggap penanganan korupsi tentunya tidak dapat dilakukan sendirian oleh negara dalam hal ini melalui aparat penegak hukumnya. Peran dan partisipasi masyarakat dalam pemberantasan korupsi sangatla ...

DIY

Trio NWN: Kerja sebagai PR Hotel Perlu Passion

Bernas.id -- Kerja sebagai Public Relations (PR) di sebuah institusi, khususnya hotel itu diperlukan sebuah dedikasi yang menumbuhkan cinta terhadap pekerjaan dan ujungnya akan menjadikan passion dalam menekuni profesi. Hal itu, disampai ...

Budaya

Lomba Karnaval Hari Santri Se-Kota Jogja, Besok Minggu

Bernas.id - Memperingati Hari Santri Nasional 2018, Kantor Kementrian Agama Kota Jogja bakal menggelar Lomba Karnaval Budaya Santri se Kota Jogja. Lomba akan digelar pada Minggu 21 Oktober 2018 pukul 07:00 pagi.  Kasi Pendidikan Pon ...

DIY

Posting Fitnah ke Jokowi, Relawan Lapor ke Polda DIY

Bernas.id- Dua buah nomor kontak yang menjadi anggota sebuah grup WA PP-ABAT Berkah Yk (grup ekonomi bisnis) dilaporkan ke polisi karena diduga postingannya mengandung pencemaran nama baik, penghinaan, dan ujaran kebencian terkait UU ITE te ...

DIY

30 Oktober, Tenaga Honorer Mogok Nasional

Bernas.id- Puluhan tenaga kerja honorer melakukan audiensi untuk menyampaikan aspirasinya di DPRD Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Tuntutannya, Pemerintah segera mencabut Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara da ...

DIY

Peluru Nyasar di Gedung DPR, Ini Update Terkini Kabareskrim Polri

Bernas.id - Terkait peluru nyasar di gedung DPR, Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto menyebut bahwa ada 4 lokasi yang diperiksa. "Ada 4 lokasi yang kami periksa,  pertama di lantai 10, lantai 20, kemarin rupanya ...

DIY

Banyak Komplain, Kabareskrim Ingin Benahi Kinerja Reskrim

Bernas.id - Terkait tujuan kunjungannya ke Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Kepala Bareskrim Polri Irjen Arief Sulistyanto mengatakan untuk melakukan peningkatan dan pembenahan kepada seluruh jajaran penyidik di Polda DIY. "Saya ha ...

Olahraga

Lomba Olahraga Tradisional bagi ASN di Lingkungan Pemkab SlemanĀ 

Bernas.id-  Memperingati ulang tahun KORPRI ke-47, Pemerintah Kabupaten Sleman melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sleman adakan lomba olahraga tradisional bagi seluruh SKPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sleman di lapangan ...

Ekonomi

Kemenkominfo Ajak UMKM Yogyakarta Turut Menggerakan Usaha E-Commerce

Bernas.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia menggelar Forum Sosialisasi Belanja dan Jualan Online : Murah, Cepat, dan Aman di Gadjah Mada University Club (UC) Hotel UGM Yogyakarta, Kamis (18/10/ ...

DIY

Maskowi Deklarasi Dukung Jokowi

Bernas.id - Masyarakat Kerja Jokowi (Maskowi) menggaungkan deklarasinya mendukung pasangan capres-cawapres Joko Widodo - Ma'ruf Amin di Limasan Kinayungan, Jl kaliurang Km 17 Tegalasari, Pakembinangun, Pakem, Sleman, Daerah Istimewa Yog ...

Budaya

Hip Hop Goyang Kelurahan Panembahan Jogja

Bernas.id -- Bagi masyarakat Yogyakarta, khususnya penggemar musik Hip Hop tentunya sudah tidak asing lagi dengan musisi pelantun lagu “Jogja Istimewa”, bernama Balance dan Mamok, keduanya merupakan pentolan grup Jogja Hip Hop F ...

Ekonomi

Jaminan Keamanan Sangat Krusial untuk Bisnis Hulu Migas

Bernas.id - Hari ini Rabu 17 Oktober 2018, Security Summit secara resmi dibuka Wakil Kepala SKK Migas, Sukandar didampingi Ketua Pelaksana Security Summit 2018 Putra Jaya, serta Ketua ASIM Dino Hindarto. Security Summit 2018 yang pada ta ...

DIY

Kepemilikan Big Data Menjadi Kunci di Era Revolusi Industri 4.0

Bernas.id - Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrembang) Regional se-Jawa Bali telah dibuka secara resmi oleh Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Sri Sultan Hamengku Buwono X di Hyatt Regency Hotel dengan pemukulan bende, Rabu pag ...

DIY

Polsek Gamping Berhasil Ungkap Tindak Pidana Pencurian CPU dan Penggelapan Motor

Bernas.id- Unit Reskrim, Polsek Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berhasil mengungkap dua kasus tindak pidana, yaitu pencurian perhiasan dan penipuan/ penggelapan sepeda motor. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Kompol Hendr ...

DIY

Polda DIY Kembali Bongkar Peredaran Tembakau Gorilla

Bernas.id- Dalam operasinya di bulan September 2018, Polda DIY berhasil mengungkap peredaran narkoba di wilayahnya. Dalam konferensi persnya, Selasa (16/10) Wadiresnarkoba Polda DIY, AKBP Baron Muryanto berhasil menyita barang bukti berupa ...

DIY

ULD DIY Menggelar Charity for Palu dan Lombok

Bernas.id - Universal Line Dance (ULD) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menggelar acara kemanusiaan penggalangan dana yang kemudian akan disalurkan kepada para korban bencana alam gempa bumi dan tsunami di Palu dan Lombok beberapa wakt ...

DIY

Hallo Pol PP Meminimalisir Atribut Politik yang Mengandung Hoaks

Bernas.id - Guna meningkatkan kinerja pelayanan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Sleman melaunching pos pengaduan masyarakat dan aplikasi online Hallo Pol PP. Aplikasi Hallo Pol PP merupakan salah satu inovasi Satpol PP ...

DIY

Eksekusi Rumah Dinas TNI, Upaya Sejak 19 Tahun Silam

Bernas.id - Korem 072 Pamungkas Yogyakarta melakukan eksekusi pengosongan rumah dinas TNI yang ada di Blok Pathuk, Dipoyudan, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018) pagi. Walau mendapat penolakan dari warga, penggusuran tetap dilaksanak ...

DIY

Ratusan Aparat Eksekusi Rumah Dinas TNI di Pathuk

Bernas.id  - Ratusan aparat TNI AD mengosongkan rumah dinas TNI AD di Kampung Dipoyudan Pathuk RT 28 RW 05, Ngampilan, Yogyakarta, Selasa (16/10/2018). Sejak pagi hari, anggota TNI sudah mengamankan kompleks perumahan tersebut, mengamb ...

Budaya

Lawan Hoax, PBNU Luncurkan Channel Edukasi

Bernas.id - Organisasi Islam terbesar di Indonesia Nahdlatul Ulama (NU) meluncurkan NU Channel. Channel ini berisi program-program yang mendidik, tidak provokatif dan mengajarkan toleransi. NU Channel juga menayangkan sejumlah program menar ...

DIY

Perusakan Properti Sedekah Laut, Begini Kata Sultan

Bernas.id - Gubernur DIY sekaligus Raja Kraton Yogyakarta Sri Sultan Hamengku Buwono X memberikan komentar terkait perusakan properti sedekah laut labuhan di Bantul yang terjadi belum lama ini. Ia mengimbau kepada semua pihak untuk saling m ...

DIY

KH Ma,ruf Amin: Pertarungan Pilpres 2019 Menjaga Ideologi Negara

Bernas.id - KH Ma'ruf Amin mengungkapkan rasa syukurnya kepada ribuan relawan dan para caleg dari berbagai partai koalisi sebagai juru kampanye pasangan Capres-cawapres No 1 di Yogyakarta karena bisa bertemu dan berkumpul di Rich Jogja, ...

DIY

TMMD ke-103 Tahun 2018 Resmi Dibuka di Balecatur Sleman

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 Tahun 2018 tahap III Kodim 0732/Sleman dibuka Lapangan Balecatur, Kecamatan Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Senin pagi 15 Oktober 2018. TMMD ini mengusung tema &ld ...

DIY

Temui Sultan, Ma'ruf Amin Bantah Sedang Sakit

Bernas.id - Calon Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin bertemu dengan Sri Sultan Hamengkubowono X di kawasan Keraton Yogyakarta, Senin (15/10/2018) pagi. Pertemuan kedua pihak berlangsung tertutup.  "Saya merasa gembira ...

DIY

Wakil Walikota Buka TMMD Sengkuyung Tahap III 2018 di Pakuncen

Bernas.id - TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap Ke III Tahun 2018 Kodim 0734/ Yogyakarta di Kelurahan Pakuncen, Kecamatan Wirobrajan, resmi dibuka dalam upacara di lapangan AMC Wirobrajan Yogyakarta, Senin (15/10/2018). ...

Pariwisata

Wawali Kota Jogja Resmikan Acara Blusukan Kampung Wisata Kali Code 2018

Bernas.id -- Promosi pariwisata yang telah menjadi kebijakan Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta, adalah promosi dalam bentuk menghidupkan kampung-kampung wisata agar ada aktivitas yang menhubungkan obyek-obyek wisata utama yang ada di Kota ...

Budaya

Puncak Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018

Bernas.id - Untuk mengangkat budaya dan pariwisata di wilayah Sleman, Pemerintah Kabupaten Sleman dalam hal ini Dinas pariwisata Kabupaten Sleman selenggarakan kegiatan Festival Pelangi Budaya Bumi Merapi Tahun 2018 di Lapangan Denggung, Mi ...

DIY

Solusi Atasi Kurang Gizi bagi Ibu Hamil

Bernas.id -  Data nasional dari Riset Kesehatan Dasar tahun 2013 lalu menunjukkan prevalensi risiko Kekurangan Energi Kronis (KEK) pada wanita hamil sebanyak 24,2%. KEK, status kurang gizi yang disebabkan oleh berkurangnya asupan nutri ...

Budaya

Daniel dan Erina Terpilih Jadi Dimas dan Diajeng Jogja 2018

Bernas.id - Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja 2018 digelar di Concert Hall TBY, Jumat (12/10/2018). Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas Diajeng Jogja 2016 mengestafetkan gelar yang telah diemban selama dua tahun kepada ...

DIY

Relawan Barnus untuk Prabowo-Sandi Dideklarasikan di Yogyakarta

Bernas.id - Setelah deklarasi nasional pada tanggal 29 September 2018 lalu di Semarang, relawan Barisan Nusantara (Barnus) kembali menggelar deklarasi dan diskusi sebagai pernyataan dukungan kepada pasangan Calon Presiden dan Calon Wakil Pr ...

DIY

Sandiaga Uno Resmikan Posko Pemenangan Prabowo Sandi DIY, Ajak Kampanye Zaman Now

Bernas.id - Cawapres Sandiaga Uno melakukan rangkaian kunjungan ke Jogja, Jumat (12/10/2018). Setelah melakukan kunjungan ke Kraton Jogja, Sandiaga berkunjung ke Ndalem Purbayan Jogja --kediaman almarhum Probosutedjo-- guna meresmikan Kanto ...

Ekonomi

Produk Wooden Resin Asli Kadisobo Sleman Laku di Eropa dan Amerika

Bernas.id- Heru Prasetyo, owner Pras Craft Jogja mengawali usaha wooden resin dari usaha yang kecil sekitar tujuh yang lalu di pinggir rumah dengan peneduh terpal. "Alhamdulillah kami sudah tumbuh. Sekarang kami lebih membuat kluste ...

Budaya

Istimewa Batik Mantaran dengan Motif Melon

Bernas.id - Rita Lestari (50), Ketua Kelompok Mantaran Batik Trimulyo mengatakan usaha kelompok batik Mantaran dimulai dari bulan Juli 2015. "Kami mendapat fasilitas pelatihan dari Desperindag dari Desa Trimulyo. Total ada 20 anggot ...

Pendidikan

Kemenag Siap Bangun Tenda Darurat untuk IAIN Palu

Bernas.id - Kementerian Agama (Kemenag) akan mendirikan tenda-tenda darurat untuk menampung mahasiswa Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu yang kampusnya hancur akibat gempa. Hal tersebut supaya proses belajar-mengajar di IAIN Palu tetap ...

Pendidikan

Rektor UWM : Hilangkan Ego Sektoral untuk Mewujudkan UWM Menjadi Baik

Bernas.id - Sebagai rangkaian mata acara Dies Natalies ke-36 Universitas Widya Mataram (UWM), upacara dies digelar pada Selasa (9/10/2018) di Pendapa Agung UWM. Upacara dies berlangsung sakral dengan dihadiri pengurus Yayasan Mataram Y ...

DIY

Status Tersangka Penangkap Kepiting di Bantul Dicabut

Bernas.id- Masih ingat kasus warga Samas Desa Srigading Kecamatan Sanden, bernama Tri Mulyadi (32) yang diduga melanggar peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan RI nomor 56/PEMEN KP/2016 tentang pelarangan penangkapan atau pengeluaran kepi ...

DIY

SigabPAN Duga Ada Politisasi Terkait Pemanggilan Amien Rais

Bernas.id- Elemen masyarakat SigabPAN (Simpatisan dan Keluarga Besar PAN) Yogyakarta melakukan longmarch dari Taman Kuliner Sleman menuju Polda DIY untuk melakukan aksi damai solidaritas dan doa bersama untuk Amien Rais terkait pemanggilann ...

Pendidikan

Menteri Agama Lakukan 'Groundbreaking' Gedung Madrasah International Language Centre

Bernas.id - Sebagai Rangkaian Hari Santri Nasional 2018, Kantor Wilayah Kementerian Agama DIY, bekerja sama dengan Corporate Social Responsibility (CSR) Centre DIY mendirikan Madrasah International Language Centre (MILC). Peletakan batu per ...

Budaya

Sultan: Aksara Jawa Bisa Mempererat Hubungan Antarwarga

Bernas.id - Pemda DIY meluncurkan restorasi sosial bertajuk Gerakan Bangga Penggunaan Aksara Jawa (Gerbang Praja) di Bangsal Kepatihan, Selasa (9/10/2018). Penggunaan media aksara Jawa dinilai dapat mempererat hubungan antarwarga. Gubern ...

DIY

Ada Bagi-bagi Helm Berstandar SNI di Lapangan Denggung

Bernas.id- Dinas Perhubungan Kabupaten Sleman dan Kepolisian Resor Sleman memberikan kegiatan edukasi tentang helm berstandar SNI. Selain itu, melakukan pemeriksaan dan pengecekan tentang kelengkapan berlalu lintas kepada sejumlah pengendar ...

Budaya

DIY Siap Sambut Dimas Diajeng Terpilih 2018

Bernas.id - Pemilihan Dimas Diajeng Jogja 2018 akan segera memasuki puncaknya pada 12 Oktober mendatang. Malam penobatan Dimas Diajeng Jogja akan digelar di Concert Hall TBY, di mana Dimas Bimananta dan Diajeng Arilia yang merupakan Dimas D ...

DIY

Tepis Kabar Hoax, Seknas Jokowi DIY Siapkan Cyber Army

Bernas.id - Relawan Seknas Jokowi semakin mempertajam pelurunya, hal itu dibuktikan dengan penguatan pasukan media sosial (Cyber Army) yang siap menyebarkan kabar baik untuk Jokowi dan menepis semua kabar hoax. "Sesuai dengan t ...