Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018


08 Mei 2018

Sebastian Wakili Unika di Model United Nations 2018

Bernas.id - Simulasi Sidang PBB atau yang lebih dikenal dengan sebutan Model United Nations (MUN) merupakan salah satu ajang terbesar yang diikuti oleh pelajar dan mahasiswa dari berbagai negara untuk membahas mengenai masalah dan isu global seperti pendidikan, kesetaraan gender, masalah lingkungan, politik, kebudayaan, kesehatan, narkoba, dan kemanusiaan.

Pada tanggal 16-18 Maret 2018, salah satu mahasiswa Fakultas Teknik Universitas Katolik Soegijapranata telah mengikuti MUN yang bertempat di Markas Besar PBB, New York, Amerika Serikat. Dia adalah Sebastian Romansaputra atau yang kerap disapa Sebastian. Ketika ditemui di kampus Unika Soegijapranata, ia menceritakan pengalamannya selama proses mengikuti dinamika MUN.

Ketertarikan Sebastian untuk mengikuti MUN muncul karena keinginannya untuk bisa melanjutkan studi di Columbia University, Amerika. Ia pun mendaftarkan diri di CWMUN (Change the World Model United Nation). CWMUN diselenggarakan oleh LSM dari Italia bernama Associazone Diplomatici. LSM ini berfokus dalam mengembangkan anak-anak muda di dunia.

“Dalam simulasi sidang PBB ini, kita dilatih untuk menjadi diplomasi dari suatu negara. Kita mewakili suatu negara untuk membahas isu-isu global. Misal saya dari Indonesia, belajar untuk menjadi diplomasi mewakili negara Thailand atau negara lain.”

Juara 2 SOTY (Student of The Year) tahun 2017 ini mengungkapkan cukup banyak persiapan yang dibutuhkan sebelum berangkat mengikuti simulasi sidang PBB tersebut. “Karena kita mewakili negara lain, maka kita harus belajar tentang negara itu. Kita harus mencari fakta, jurnal, bagaimana sejarah diplomasi mereka. Itu menjadi tantangan tersendiri buat aku,” ungkap Sebastian.

Persiapan Selama Satu Bulan

Ia menceritakan persiapannya untuk mengikuti MUN ini memakan waktu selama satu bulan. Mendaftar di bulan Januari, Sebastian pun harus menjalani serangkaian tes dan seleksi untuk mengikuti MUN. Salah satunya adalah seleksi wawancara. “Saat itu aku mendapat jadwal wawancara secara online dengan panitia pukul 12 malam. Rasanya deg-degan pasti, tapi itu menjadi pengalaman tersendiri buat aku. Sesi wawancara ini termasuk penting, karena di sini panitia akan menilai apakah pendaftar itu eligible atau berkompeten untuk mengikuti serangkaian acara MUN. Salah satu aspek yang dinilai adalah kelancaran berbahasa Inggris,” ucapnya.

Menurut Sebastian, kemampuan berbahasa Inggris menjadi salah satu kemampuan yang penting dan dibutuhkan oleh anak muda saat ini. Mengingat era globalisasi saat ini, generasi muda seharusnya mampu bersaing dengan generasi muda negara lain. “Yang penting berani mencoba dulu, belum terlambat untuk belajar,” pesan Sebastian.

Ia mengaku, keinginannya untuk mengikuti MUN di New York, Amerika Serikat tidak lain karena ia ingin melanjutkan studinya di Columbia University. Selain itu, ia mengatakan bahwa SOTY (Student of The Year) merupakan langkah awal bagaimana ia bisa melangkah lebih jauh lagi dengan keinginan untuk mengembangkan diri menjadi lebih baik lagi. “Aku juga merasa memiliki tanggung jawab sebagai ambassador Unika, maka itu menjadi salah satu motivasiku juga untuk mengembangkan diri dan Unika,” ujarnya.

Melalui dinamikanya mengikuti MUN, Sebastian yang saat ini juga aktif menjadi anggota senat mahasiswa universitas merasa mendapatkan softskill yang sangat berguna bagi dirinya. “Aku bertemu dengan banyak orang di sini, menambah wawasan dan relasi, dan semakin dapat mengembangkan skill komunikasi. Selain itu, di sini aku juga belajar tentang self development. Orang-orang di sana sangat tepat waktu dan open-minded. Mereka mau terbuka terhadap hal-hal baru dan mau belajar. Mereka juga suka sharing ide dan pendapat, dan mereka sangat menghargai orang-orang yang mau mendengarkan argumen mereka,” jelas Sebastian.

“Dari sini aku belajar bahwa komunikasi yang baik itu benar-benar penting dan dibutuhkan,” lanjutnya. Oleh sebab itu, menurutnya penting bagi anak muda untuk membuka wawasan terhadap isu-isu dunia dan terlibat dalam social project.

Suatu hal yang mengejutkan bagi Sebastian adalah ketika ia bertemu dengan Bill Clinton yang tengah membawakan pidato di Markas Besar PBB. “Ini surprise banget, karena nggak ada yang tahu kalau kita akan  bertemu dengan Bill Clinton,” ungkapnya. Sebastian mengaku ia sangat terkejut karena tak menyangka akan bertemu dengan Bill Clinton. “Dalam pidatonya, Bill Clinton menekankan bagaimana pentingnya young force untuk mengubah dunia. Ya, itu bener banget. Kita sebagai anak-anak muda harus yakin bahwa kita punya kekuatan untuk change the world dan melatih kemampuan yang kita miliki masing-masing.” 

Sebastian merasa bahwa pengalaman bisa masuk ke markas besar PBB itu adalah sesuatu yang luar biasa. Ia juga mengisahkan bagaimana culture shock yang dialaminya ketika sampai di New York. “Waktu itu suhu di New York mencapai -2°C sampai -3°C. Ditambah dengan perjalanan selama 25 jam. Saat sampai di sana kami langsung melanjutkan perjalanan dengan subway atau kereta bawah tanah dan kegiatannya memang cukup padat. Tapi Puji Tuhan, semuanya bisa berjalan dengan lancar,” terang Sebastian.

Simulasi Sidang PBB

Ia menceritakan bagaimana pengalamannya selama 3 hari mengikuti simulasi sidang PBB. “Di hari pertama, kami dikenalkan dengan beberapa peraturan seperti tata cara berlangsungnya sidang PBB,” ungkap Sebastian. Ada beberapa ruang sidang yang digunakan berdasarkan komisi-komisi yang ada.  Komisi-komisi yang tergabung dalam PBB antara lain adalah General Assembly yang membahas penggunaan senjata nuklir, UNICEF tentang anak-anak, komisi narcotics and drugs, women equality, komisi teknologi, dan lain sebagianya.

Sebelumnya, para peserta diharuskan membuat sebuah Position Paper atau karya tulis yang berisikan 3 poin utama yang harus didiskusikan saat sidang simulasi PBB. “Waktu membuat paper itu, pertama aku salah lalu aku harus mengulangi lagi. Meringkas lagi sampai benar-benar sesuai dengan ketentuan yang diberikan. Itu jadi challenge tersendiri bagiku,” ucapnya.

Simulasi sidang diawali dengan discussing motion. Di sesi ini, para peserta sidang yang menjadi delegasi setiap negara menentukan topik atau mosi yang akan dibahas pada sidang nantinya. Pertama-tama, dibuka kesempatan bagi para delegasi yang ingin mengusulkan suatu topik untuk dibahas. Waktu yang diberikan untuk memaparkan mosi hanyalah selama 1 menit. Setelah itu dilanjutkan dengan sesi pemilihan topik secara voting. Mosi dianggap sah apabila disetujui lebih dari 20 delegasi yang hadir.

Sebastian menceritakan, tidak semua delegasi yang ada mendapatkan kesempatan untuk berbicara dan mengungkapkan pendapat. Seperti contohnya di ruang rapat GA1, Delegasi yang lebih banyak didengar adalah mereka yang mewakili negara-negara berkembang yang masih berada dalam situasi yang sulit, seperti peperangan di daerah Timur Tengah. “Di sini aku merasa kalau mereka benar-benar berkeinginan untuk menyatakan pendapatnya.  Aku bersyukur sekali karena waktu itu aku mendapat kesempatan untuk menyatakan argumentasi dan pendapatku di tengah banyak orang. Karena ada banyak delegasi negara lain yang nggak mendapat kesempatan untuk berbicara,” kata Sebastian. 

Di dalam sidang PBB yang disimulasikan, terdapat sistem berjalannya sidang tersebut. Sistem ini disebut sebagai general caucus. General caucus terbagi menjadi dua jenis yakni, moderated caucus dan unmoderated caucus.

Selama sidang, para delegasi saling menyatakan argumennya dalam menbahas suatu mosi atau topik secara politik di dalam ruang sidang. Sistem ini dikenal sebagai moderated caucus. Namun, para delegasi juga dapat meminta tambahan waktu selama beberapa menit kepada chair atau pemimpin sidang apabila ada hal-hal yang perlu dinegosiasikan dengan delegasi negara lain secara pribadi. Sistem inilah yang disebut sebagai unmoderated caucus. Sidang dapat berlangsung selama 9 jam dari pukul 9.30 pagi hingga pukul 6 malam dengan diselingi waktu istirahat selama 2 jam. Sebastian sendiri merasa waktu yang cukup panjang itu terasa cepat baginya karena mengikuti jalannya sidang yang sangat menarik.  

“Dari sini aku belajar bagaimana kita bisa melatih diri kita untuk berani berbicara di depan umum. Tentu saja sebelum kita mengungkapkan pendapat kita, maka kita harus menyusun apa yang akan kita sampaikan secara terstruktur dan rapi supaya kita bisa menyampaikannya dengan baik,” tutur Sebastian.

Di dalam debat tersebut, negara-negara merasa memiliki kesamaan berkumpul dan membentuk kubu. Tiap kubu yang terbentuk akan saling bernegosiasi dan mengusulkan tawaran yang terbaik untuk membantu menyelesaikan permasalahan dari topik yang dibahas.

Di akhir sidang, setiap kubu yang terbentuk akan membuat dan mengusulkan suatu Draft Resolution yang berisikan kesepakatan-kesepakatan yang nantinya akan disetujui bersama oleh seluruh perwakilan negara yang hadir. Draft Resolution yang disetujui oleh lebih dari 20 perwakilan negara dianggap sah dan akan menjadi sebuah Resolution.

Coba Dulu Sampai Usaha Terbaikmu

Sebastian mengaku tak pernah menyangka bisa sampai ke Amerika. Hal itu tidak pernah terlintas di pikirannya sebelumnya. Ke depannya, Sebastian berharap supaya Unika Soegijapranata bisa mengirimkan lebih banyak lagi mahasiswa ke forum-forum global di tingkat internasional. “Karena melalui pengalaman seperti ini, banyak banget hal yang bisa kita dapatkan. Kita juga menjadi lebih dewasa dalam menghadapi masalah,” tuturnya.

Ia pun berpesan supaya tidak mudah menyerah sebelum mencoba sesuatu. “Nggak usah takut dulu dalam biaya. Coba saja dulu sampai usaha terbaikmu. Masih ada waktu untuk berjuang. Nggak usah takut karena pasti ada jalan.” Sebastian bercerita bahwa mahasiswa yang mengikuti MUN bukan hanya berasal dari jurusan hubungan internasional saja, melainkan ada pula mahasiswa dari jurusan kedokteran, arsitektur, dan ekonomi. Ia cukup terkejut akan hal itu.

Di akhir wawancaranya, Sebastian menyampaikan ungkapan terima kasihnya kepada pihak-pihak yang telah mendukungnya selama ini. Secara khusus, ia menyampaikan terima kasihnya kepada PT Karyadeka Alam Lestari BSB Developer sebagai sponsoship utama perjalanannya ke Amerika. Tak lupa ia juga berterima kasih kepada Prof. Dr F Ridwan Sanjaya, SE, SKom, MS, EIC selaku Rektor Universitas Katolik Soegijapranata, Dr V Kristina Ananingsih, ST, MSc. selaku Wakil Rektor III bidang kemahasiswaan, B. Danang Setianto, SH., LL.M., MIL selaku  Wakil Rektor IV bidang kerjasama, Dr Ir Djoko Suwarno, MSi. selaku dekan Fakultas Teknik, Daniel Hartanto, ST, MT selaku kepala program studi teknik sipil, Dr Ir Maria Wahyuni, MT selaku dosen program studi teknik sipil dan kepada seluruh staf program studi teknik sipil serta teman-teman yang selalu memberikan dukungan. (*)


Bagikan :
SELANJUTNYA
BERITA TERKINI
DIY

KPU Jogja Mulai Umumkan DPS Pemilu 2019

Bernas.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Yogyakarta mulai mengumumkan dan menyosialisasikan hasil penetapan daftar pemilih sementara (DPS) Pemilu 2019 mulai hari ini hingga 14 hari ke depan. Ini supaya memperoleh tanggapan dari masyarak ...

DIY

Jalan Jogja-Solo Padat Merayap Empat Kilo

Bernas.id--Beberapa objek wisata di sekitar Prambanan kini ramai dikunjungi wisatawan. Ini membuat Jalan Solo-Jogja padat merayap hingga sekitar empat kilometer. Petugas Pos Pelayanan Prambanan Iptu Sutarta mengatakan diperkirakan puncak ...

Pariwisata

Citarasa Kuliner Jawa Tempo Dulu dengan 40 Jenis Minuman Rempah di Pendopo nDe Luweh

Bernas.id - Bagi para wisatawan terutama pemburu kuliner ada satu tempat di Jogja yang menarik untuk dikunjungi, selain menyajikan menu makanan Jawa tempo dulu yang telah langka, rumah makan bernama Pendopo nDe Luweh, juga menyediakan 40 je ...

DIY

Puncak Arus Balik Terminal Jombor Diperkirakan H+4

Bernas.id - Puncak arus balik di Terminal Jombor, Sleman, diperkirakan akan terjadi pada Selasa (19/6) atau pada H+4 Lebaran. "Untuk hari Minggu ini kami perkirakan kenaikan penumpang belum seberapa," kata Penasihat Paguyuban A ...

Pariwisata

Sudah Ada Korban, Wisatawan di Pantai Baron Diminta Waspadai Ubur-Ubur

Bernas.id - Tim Pencarian dan Penyelamatan Pantai Baron Kabupaten Gunung Kidul mengimbau wisatawan mewaspadai ubur-ubur yang banyak muncul di kawasan pantai itu. Ketua SAR Linmas Wilayah II Pantai Baron Marjono di Gunung Kidul, Sabtu, me ...

Lifestyle

The Silversmith Workshop Kolaborasi HS Silver dengan Omah Dhuwur Restauran

Bernas.id - Sebagai perusahaan yang peduli terhadap warisan budaya Jawa, HS Silver 800-925 yang berada di Jalan Mondorakan, Kotagede, tepatnya di Yogyakarta sebelah tenggara ini, tidak hanya memproduksi kerajinan perak tetapi juga memiliki ...

DIY

Wisatawan di Jogja Diimbau Pakai Angkutan Umum

Bernas.id - Wisatawan yang ingun menghabiskan masa libur Lebaran di Kota Yogyakarta diimbau memperbanyak penggunaan angkutan umum. Ini dikarenakan keterbatasan lahan parkir dan agar tidak terjebak kepadatan lalu lintas. "Jenis angku ...

Budaya

6 Negara Ini Miliki Tradisi Unik pada Hari Lebaran

Bernas.id - Beberapa negara ini memiliki tradisi unik pada hari Lebaran. Untuk itulah momen Lebaran memang menjadi momen yang paling dinanti oleh umat Islam di seluruh dunia. Ada banyak hal yang biasanya umat Islam lakukan ketika hari ra ...

DIY

Ribuan Umat Padati Salat Idul Fitri di Alun-Alun Utara

Bernas.id -Ribuan umat Muslim di kawasan Yogyakarta dan sekitarnya Jumat (15/6/2016) pagi melaksanakan salat Idul Fitri di Alun-Alun Utara. Turut dalam salat tersebut, di baris terdepan, Gubernur DIY yang juga raja Kraton Yogyakarta Sri Sul ...

Budaya

Ribuan Peserta Meriahkan Lomba Takbir Keliling di Sleman

Bernas.id -Ribuan orang mengikuti Lomba Takbir Keliling yang diadakan untuk memperebutkan piala bergilir Bupati Sleman pada Kamis (14/6) malam. Lomba Takbir Keliling kali ini menarik karena mengusung tema nilai-nilai jawa yang berpadu denga ...

DIY

Menuju Lebaran, Aktivitas Terminal Semakin Menurun

Bernas.id-Aktivitas kedatangan dan keberangkatan di Terminal Jombor Slemam semakin menurun sejak dari H-2 (kemarin) dan H-1 lebaran, hari ini. Sebelumnya puncak kesibukan kedatangan dan keberangkatan terjadi saat H-5 lebaran atau pada Mingg ...

Pariwisata

Rumah Heritage Ini Tawarkan Penginapan Sensasional Ala Priyayi Kraton Jogja

Bernas.id - Yogyakarta memang istimewa terutama dalam hal pariwisata. Destinasi wisata yang ada bisa dikatakan cukup lengkap, hamparan alamnya yang menawan, gunung, lembah, gua, dan pantai. Belum lagi wisata heritage, wisata budaya dan r ...

DIY

Sambut Lebaran, UPT Malioboro Bentuk Lima Satgas

Bernas.id - Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Malioboro Ekwanto mengatakan, pihaknya telah membentuk lima satgas yang disiapkan untuk menyambut libur lebaran di kawasan Malioboro. Ada Satgas Harga, Satgas Ketertiban Umum, Satgas Parkir, Sa ...

DIY

Satpol PP Jogja Siap Tindak Tegas PKL Malioboro yang Nakal

Bernas.id - Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Jogja siap menindak pedagang kaki lima kuliner di kawasan Malioboro yang "nakal". Pedagang akan dikenai sanksi tegas apabila terbukti menaikkan harga tidak wajar selama libur ...

DIY

Konsumsi Pertamax DIY Naik 17 Persen

Bernas.id-Konsumsi pertamax di wilayah DIY-Jawa Tengah selama masa angkutan mudik Lebaran lebih tinggi 17% dari konsumsi normal harian. Walau masa angkutan baru beberapa hari berlangsung, konsumesi pertamax di wilayah ini tercatat mencapai ...

DIY

Dishub Jogja Himbau Agar Tarif Parkir Persil Pribadi Sewajarnya

Bernas.id - Kepala Dinas Perhubungan Kota Yogyakarta Wirawan Hario Yudho mengatakan, kapasitas parkir di Kota Yogyakarta terbatas sehingga dimungkinkan tidak semua kendaraan wisatawan bisa tertampung di tempat parkir yang ada, selama libur ...

DIY

Lahan Parkir Alternatif di Sekitar Malioboro Disiapkan

Bernas.id - Kapasitas parkir di Kota Yogyakarta untuk mendukung wisata saat libur Lebaran bakal berkurang karena sedang ada pekerjaan pembangunan di dua lokasi parkir yang berada di kawasan Malioboro. Meski demikian, sudah disiapkan lahan p ...

Ekonomi

Hadapi Lebaran, Pedagang Pasar Beringharjo Siapkan Stok Melimpah

Bernas.id - Pedagang di Pasar Beringharjo Yogyakarta khususnya pedagang pakaian dan suvenir sudah menyiapkan stok dagangan cadangan untuk menghadapi libur lebaran. Mereka siap mengantisipasi lonjakan jumlah wisawatan yang datang. "P ...

Pariwisata

Bakpia Djava Bagikan Takjil Gratis

Bernas.id - Bakpia Djava membagikan takjil gratis kepada para pengguna jalan yang melintas di Jalan Adisutjipto Yogyakarta. Kegiatan berbagi takjil ini dilakukan menjelang waktu berbuka puasa. Dikatakan Marketing Djava, Ninis pembagian t ...

Budaya

Makna Upacara Tumplak Wajik Keraton Jogja

Bernas.id - Keraton Yogyakarta melaksanakan Upacara Tumplak Wajik menjelang Garebeg Sawal Dal 1951 untuk memperingati Hari Raya Idul Fitri 2018. Kegiatan Tumplak Wajik ini dilaksanakan untuk mengawali pembuatan gunungan yang menjadi sarana ...

DIY

Dindukcapil Yogyakarta Tetap Buka Layanan Adminduk Saat Cuti Bersama

Bernas.id- Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dindukcapil) Kota Yogyakarta tetap membuka layanan administrasi kependudukan saat cuti bersama yang dipusatkan di kantor dinas tersebut di Kompleks Balai Kota Yogyakarta. “Jenis l ...

DIY

Dishub Jogja Jaring Enam Jukir Liar

Bernas.id - Sebanyak enam juru parkir (jukir) liar terjaring operasi penertiban oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Yogyakarta. Mereka kini diproses yustisi dengan diajukan ke sidang tindak pidana ringan. “Keenam juru parkir liar ...

Pariwisata

Dinas Pariwisata DIY Siapkan Empat Posko Informasi Wisata

Bernas.id - Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta menyiapkan empat posko informasi wisata. Ini sebagai pusat pelayanan wisatawan dari luar kota selama libur Lebaran 2018. "Semua informasi mengenai destinasi wisata bisa ditanya ...

DIY

Wajah Pasar Beringharjo Kini

Bernas.id - Pasar Beringharjo, rutinitas para pedagangnya tak pernah sepi. Dari pintu masuk sisi barat, ramah para pedagang yang menawarkan ragam pakaian batik, tas, atau topi anyaman menyambut para pengunjung. Benedik Cahyo S, Kepala Bi ...

Pendidikan

Semakin Profesional, Guru Dituntut Definisikan Ulang Pekerjaannya

Bernas.id – Dalam Focus Group Discussion bertema Guru dan Profesionalitas, St Kartono menegaskan bahwa perihal profesionalitas guru menjadi penting sejauh bertolak dari fakta dan situasi riil di lapangan, Aula Dewan Perwakilan Daerah ...

DIY

Wisatawan Kawasan Merapi Diminta Parkir Kendaraan Hadap Jalur Turun

Bernas.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Sleman meminta wisatawan ke destinasi di kawasan lereng Gunung Merapi untuk memarkir kendaraan menghadap ke arah keluar atau arah turun jalur evakuasi. Ini terkait status Merapi yang ...

Pariwisata

Perluas Informasi Wisata, PHRI Sleman Edarkan Direktori Wisata di Bandara

Bernas.id - Ingin lebih memperkenalkan destinasi wisata dan penunjangnya, Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Sleman bekerjasama dengan PT Angkasa Pura II untuk penyebaran direktori wisata yang ada di Kabupaten Sleman. ...

Pendidikan

Launching Majalah Pundi, PR Besar Pendidikan Indonesia

Bernas.id - Selain mengadakan Focus Group Discussion dengan tema Guru dan Problematika Profesionalitas, Yayasan Pegiat Indonesia Indonesia juga melaunching Majalah Pegiat Pendidikan Indonesia (PUNDI), Aula Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, ...

DIY

Para Sniper Bagikan Takjil di Titik Nol Yogyakarta

Bernas.id - Gabungan beberapa elemen masyarakat Yogyakarta yang menamai dirinya Solidaritas Inti Persaudaraan (Sniper) membagikan takjil gratis kepada pengguna jalan yang melintasi Jalan Malioboro hingga titik nol kilometer Yogyakarta, Seni ...

DIY

Danramil 07/Umbulharjo Pantau Arus Mudik di Terminal Giwangan

Bernas.id - Komandan Koramil (Danramil) 07/Umbulharjo Kodim 0734/Yogyakarta Mayor Kav Cecep Saepudin, S.Sos memantau pergerakan kedatangan pemudik di Pos Pelayanan Lebaran 2018 Polresta Yogyakarta yang berada di Terminal Giwangan Yogyakarta ...

DIY

Domapan Dioperasionalkan dari Taman Pintar Kelilingi Malioboro

Bernas.id - Pemerintah Kota Yogyakarta mengoperasionalkan moda transportasi wisata "domapan" selama, menjelang, dan sesudah Lebaran 2018. Ini dilakukan untuk menambah daya tarik kawasan Malioboro. "Angkutan wisata ini diop ...

Kesehatan

Jelang Lebaran, Stok Darah Menipis

Bernas.id - Stok darah yang tersedia di Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Sleman menipis menjelang lebaran. Padahal, kebutuhan dan permintaan darah menjelang lebaran cukup tinggi. Staf Unit Transfusi Darah PMI Sleman Ari Yesi ...

DIY

Posko Mandiri RAPI Lokal Mlati Ikut Bantu Para Pemudik

Bernas.id -  Dalam rangka bantuan komunikasi Lebaran 2018, Radio Antar Penduduk Indonesia (RAPI) lokal Mlati, Sleman, Yogyakarta ikut berperan membantu masyarakat yang mudik. Posko RAPI Lokal Mlati ini terletak di sisi selatan Jalan Li ...

Kesehatan

Dua Puskesmas ini Tetap Buka 24 Jam Meski Libur Lebaran

Bernas.id - Dua puskesmas di Kota Yogyakarta akan tetap disiagakan selama 24 jam setiap hari meskipun libur Lebaran. Keduanya adalah puskesmas Tegalrejo dan Jetis. “Dari 18 puskesmas yang ada di Kota Yogyakarta, dua di antaranya te ...

DIY

Maruarar Sirait Santuni Anak Yatim di Yogyakarta

Bernas.id - Usai menggelar pertemuan dengan kader Taruna Merah Putih yang merupakan sayap Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) di Magelang, Jawa Tengah, Anggota Komisi XI DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Maruarar Sirait memberikan santu ...

Ekonomi

Bisnis Mobil Bekas Jelang Lebaran Meningkat

Bernas.id - Mudik atau pulang ke kampung halaman pada hari libur Lebaran sudah menjadi budaya bagi seluruh masyarakat Indonesia, bahkan menjadi semacam ritual karena tujuan mudik sendiri adalah untuk melakukan silaturahmi saling memaafkan d ...

DIY

Kapolda DIY Pantau Kesiapan Petugas dan Jalur Mudik

Bernas.id-Kapolda DIY Brigjen Pol Ahmad Dofiriinggu (10/6) melakukan pemantauan langsung ke sejumlah posko pengamanan dan pelayanan dalam Operasi Ketupat Progo menghadapi musim Lebaran 2018. Pemantauan dilakukan untuk memastikan kesiapan pe ...

Budaya

Diduga, Candi Ratu Boko Miliki Taman Kuno Seperti Tamansari

Bernas.id - Candi Ratu Boko merupakan kompleks candi yang paling rumit di DIY, yang menyimpan masih banyak misteri yang belum terpecahkan hingga kini. Salah satu dugaan yang muncul, candi tersebut memiliki taman kuno, yang akhirnya ditiru o ...

DIY

Reklame Tak Berizin Turut Sumbang Pajak, Meski Bikin Semrawut

Bernas.id–  Forum Pemantau Independen (FORPI) Kota Jogja menilai kinerja Satpol PP masih tebang pilih dalam menertibkan reklame tak berizin dan menyebabkan kerugian bagi pajak daerah. Menanggapi hal tersebut Badan Pengelolaan dan ...

DIY

Hari Ini dan Besok Puncak Arus Mudik di Terminal Giwangan

Bernas.id - Para pemudik Lebaran tahun ini mulai berdatangan ke Terminal Giwangan, Jogja. Puncak pemudik di terminal ini diperkirakan terjadi dua kali, yakni hari ini Sabtu (9/6) dan Minggu (10/6) besok ketika ribuan pemudik dari Jakarta da ...

Kesehatan

Prof dr Moch Anwar Sebut Teknologi Bayi Tabung dan Etika Saling Kejar-kejaran

Bernas.id - RSUP Dr Sardjito merupakan salah satu rumah sakit pemerintah yang memberikan layanan program bayi tabung / infertilitas. Sejak tahun 1996 RSUP Dr. Sardjito mulai menginisiasi program bayi tabung. Pada tahun 1997 lahir bayi tabun ...

Kesehatan

Bayi Tabung, Pilihan Teknologi Terkini untuk Hamil

Bernas.id - Secara medis, masyarakat perlu diedukasi kalau sudah menikah satu tahun dalam arti kumpul normal, tinggal serumah, dan tidak menunda hamil, tapi tak kunjung segera hamil. Setelah dua belas bulan, dianjurkan ke dokter kandungan s ...

Ekonomi

Posko THR Kota Jogja Terima 5 Aduan

Bernas.id- Pokso Pengaduan dan Pemantauan Tunjangan Hari Raya (THR) yang didirikam Pemerintah Kota Yogyakarta hingga saat ini sudah menerima lima aduan terkait pembayaran tunjangan hari raya. “Sejak dibuka, sudah ada lima aduan yan ...

Pariwisata

Ada Gudeg Basah di Selatan Sentra Kuliner Gudeg Wijilan

Bernas.id - Libur lebaran menyambut Idul Fitri 1439 H tinggal beberapa hari lagi, tentunya bagi para pemudik atau wisatawan yang berencana liburan ke Yogyakarta sudah mengagendakan untuk menikmati kuliner khas gudeg ikoniknya kuliner Jogja. ...

DIY

Ketertiban Parkir Jalan Sarkem Diperketat Selama Lebaran

Bernas.id - Dinas Perhubungan Kota Jogja mulai menerjunkan personil di Jogobayan untuk siaga mensterilkan Jalan Pasar Kembang (Sarkem) dari parkir liar di biku-biku Timur Stasiun Tugu Yogyakarta. Hal ini dilakukan karena Jalan Pasar Kembang ...

Kesehatan

Jelang Lebaran, Dinas Kesehatan Sleman Optimalkan Puskemas

Bernas.id - Terkait dengan bahan pangan, Dinas Kesehatan menjadi pihak yang mengeluarkan izin untuk industri rumah tangga. Salah satu kegiatannya, memonitor produksi industri rumah tangga tersebut. Menjelang Lebaran 2018, Kabupaten Sleman t ...

Pendidikan

Tingkat Kunjungan ke Perpustakaan Kota Jogja Merosot 50 Persen

Bernas.id - Tingkat kunjungan ke Perpustakaan Kota Yogyakarta selama Ramadan mengalami penurunan yang cukup signifikan. Penurunannya mencapai hampir 50 persen dari tingkat kunjungan di luar bulan puasa. “Jika setiap hari rata-rata ...

DIY

Identitas Agama dan Etnis Semakin Rentan Dipakai untuk Ciptakan Kekerasan Kolektif

Bernas.id - Etnis dan agama benar-benar menjadi persoalan yang memanas di Indonesia, sejak tumbangnya Orde Baru, hingga saat ini. Kedua isu tersebut sangat rentan dipakai untuk memanipulasi massa guna menciptakan kekerasan kolektif. Yust ...

DIY

HUT ke-71, Pemkot Jogja Buka Puasa Bersama dan Luncurkan Buku Baru

Bernas.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Yogyakarta hari ini (7/6/2018) menggelar buka puasa bersama guna  memperingati HUT yang ke-71. Buka puasa bersama diikuti ratusan PNS, dihadiri oleh Walikota Jogja Haryadi Suyuti yang juga menjadi M ...

DIY

Jalan Terban Mulai Diberlakukan Tiga Lajur dari Timur ke Barat

Bernas.id- Dinas Perhubungan DIY dan Dinas Perhubungan Kota Jogja resmi menguji coba akses Jalan Terban dari Timur ke Barat menjadi tiga lajur. Pelaksanaan uji coba akan terus dilakukan sambil mengkaji permasalahan dan melaksanakan evaluasi ...