close

Buku Saku Ini Dipercaya Dapat Mencegah Perundungan

Buku Saku Ini Dipercaya Dapat Mencegah Perundungan

SLEMAN, BERNAS.ID - Buku saku (pocket book) karya mahasiswa Prodi Pendidikan Kewarganegaraan dan Hukum Fakultas Ilmu Sosial Uiversitas Negeri Yogyakarta (UNY) ini mampu mencegah perundungan (bullying) terhadap anak. Buku inovatif ini dapat diaplikasikan dengan mudah dalam kehidupan pergaulan di lingkungan sekolah.

Para perancang buku menyusun inovasi anti perundungan dengan pembelajaran pendidikan karakter berbasis kearifan lokal, yaitu tepo seliro. Buku ini dapat diintegrasikan pada setiap mata pelajaran termasuk mata pelajaran Pendidikan Kewarganegaraan (PKn).

Salah satu penyusun buku, Daffa Fakhri Maulana mengatakan, kearifan lokal sikap tepo seliro (tenggang rasa) identik dengan perilaku empati, peduli, toleransi, dan gotong royong. "Kearifan lokal dalam sikap tepo seliro penting bagi pendidikan karakter berbasis kearifan lokal," tuturnya, Senin (17/5/2021).

"Sikap tepo seliro merupakan karakter yang dapat dikembangkan untuk melawan fenomena perundungan," imbuhnya.

Daffa meyakini buku saku tersebut dapat menjadi alternatif yang inovatif untuk mencegah dan menekan angka kekerasan di sekolah, termasuk bullying. "Buku saku ini juga dikembangkan dengan berbagai literatur terkait sehingga kontenya sangat inovatif dan aplikatif," katanya. 

Rumah Tipe 45 hanya Rp200jutaan - 4 Km dari Pusat Serang

TAKTAKAN, KOTA SERANG, BANTEN

Rp.258,000,000

Baca juga : Ajaran Ki Hadjar Dewantara Masih Relevan Sampai Sekarang

Awang Nakulanang menyampaikan, buku saku ini disusun dengan menyesuaikan dengan kebutuhan dunia pendidikan di tengah maraknya fenomena bullying. "Penerapannya dengan memanfaatkan waktu literasi 15 menit sebelum kegiatan belajar mengajar," ujarnya.

“Buku saku anti perundungan dapat dimanfaatkan dalam kegiatan belajar mengajar PKn sebagai mata pelajaran yang diidentikan dengan pendidikan karakter," tambahnya.

Anis Samchati menyebut isi buku saku ini dibagi menjadi beberapa bagian. "Misalnya pengetahuan mengenai perundungan yang dipadukan desain grafis menarik," ucapnya.

Ia mengatakan, tepo seliro merupakan upaya menjaga perasaan orang lain, dengan tujuan tidak menyinggung perasaannya. "Nilai-nilai tepo seliro yang dikembangkan di sini meliputi empati, tenggang rasa, dan saling menghormati," tutupnya. (jat)


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR


Lebih Lengkap

Trending

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan

Sales Course yang Jamin 99 Persen Penjualan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR

JUAL MURAH BANGUNAN UNTUK GUDANG ATAU KANTOR


Kavling 100 M2 hanya Rp 60 Juta sudah SHM dan GRATIS Pondasi

Kavling 100 M2 hanya Rp 60 Juta sudah SHM dan GRATIS Pondasi


Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan

Rumah Jogja Murah Angsuran 1 Jutaan


Investasi yang Menguntungkan di Bogor Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM

Investasi yang Menguntungkan di Bogor - Kavling Jonggol 60 Juta 100 m2 BONUS Pondasi dan SHM


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru