Alexa Certify
close
  • Bernas.id

Cara Menulis Abstrak Penelitian Skripsi, Makalah, dan Karya Ilmiah

Cara Menulis Abstrak Penelitian Skripsi, Makalah, dan Karya Ilmiah

Bernas.id - Sebagian orang merasa kesulitan menulis abstrak untuk penelitian. Sebenarnya cara menulis abstrak penelitian cukup mudah karena ditulis menggunakan bahasa yang singkat dan jelas. Abstrak adalah ringkasan karya ilmiah yang mempermudah pembaca memahami inti tulisan tanpa membaca keseluruhan.

Dalam menulis jumlah kata yang ada di abstrak juga bervariasi antara 150 sampai 250 kata, tergantung aturan yang disediakan dalam jurnal maupun aturan tugas akhir mahasiswa masing-masing kampus.

Abstrak disusun berdasarkan empat unsur yaitu terdiri dari argumen logis yang dibarengi observasi untuk pemecahan masalah, metode penelitian, hasil penelitian dan kesimpulan yang informatif dan deskriptif.  Selain itu, sifat dasar abstrak juga harus kita pahami yaitu objektif, ringkas, tepat, jelas, dan berdiri sendiri.

Penulisan abstrak harus memenuhi beberapa struktur dan ketentan dengan memerhatikan hal-hal penting lain sebelum menulisnya. Selengkapnya, berikut ini penjelasan tentang cara menulis abstrak karya ilmiah dan contoh abstrak berbahasa Indonesia dan Inggris.

Baca juga: 4 Cara Menulis Daftar Pustaka dengan Contoh Format Style-nya

 

Struktur dan Ketentuan Penulisan Abstrak

Struktur dan Ketentuan Penulisan Abstrak

Dalam menulis abstrak, terdapat struktur dan ketentuan penulisan abstrak yaitu sebagai berikut:

  1. Menggunakan jenis font Time New Roman dengan line spasi 1
  2. Judul penelitian menggunakan font 14, sedangkan sub judul diubah 12, ditulis center text dan bold.
  3. Nama penulis tanpa disertai gelar, diberi nomor urut ketika penulis lebih dari satu, posisi nama center text, size 12, dan bold.
  4. Nama jurusan peneliti dan instansi posisi center dengan font size 12 dan cetak bold.
  5. Cukup email ketua peneliti yang dicantumkan, posisi masih center dengan font 12.
  6. Judul ‘ABSTRAK’ ditulis huruf kapital dan bold, dan posisi center.
  7. Isi abstrak ditulis rata kanan kiri dengan maksimal 250 kata dengan font 10.
  8. Keyword abstrak juga ditulis rata kanan kiri.

Baca juga: 35 Jenis Font Keren untuk Desain dan Menulis Buku 2021

 

Cara Menulis Abstrak

Cara Menulis Abstrak

Berikut adalah tips menulis abstrak bagi pemula agar tidak merasa kesulitan.

1. Tulis Abstrak pada Bagian Terakhir dari  Karya Ilmiah

Fokus menyelesaikan penelitian dan mulai menulis hasilnya. Kenapa abstrak dianjurkan untuk ditulis di akhir? Karena abstrak adalah rangkuman hasil penelitian. Esensinya, abstrak adalah sebuah data dan fakta yang sudah diteliti dan teruji kebenarannya.

2. Melakukan Tinjauan Instruksi

Seperti yang kita tahu, abstrak banyak dibutuhkan dalam menulis sebuah artikel, jurnal, skripsi, paper, makalah, dan jenis karya ilmiah lainnya. Oleh karena itu penulisannya memiliki aturan dan instruksi yang berbeda di masing-masing instansi.

Tulislah sesuai yang diminta jangan sok tahu terkait jumlah karakter, paragraph, jarak spasi, dan aturan lainnya karena standar yang ditentukan tentu berbeda-beda. Hal pertama yang akan dilihat dalam tulisan ilmiah adalah abstrak,. Jadi jangan ceroboh ketika menulis abstrak.

3. Menulislah Berdasarkan Kebutuhan Sosial Masyarakat

Buatlah topik penelitian yang relevan, berbobot, dan berdasarkan kebutuhan masyarakat. Sehingga hasil penelitian yang kamu tuliskan akan berguna dan dapat diaplikasikan langsung oleh masyarakat.

Seperti penjelasan di atas, abstrak menggunakan bahasa yang sederhana, jelas dan padat sehingga satu kali membaca orang akan langsung paham maksud dan intinya. Ketika abstrak untuk keperluan akademik maka sesuaikan dengan bahasa akademisi. Tentu pihak civitas kampus akan paham istilah-istilah sulit yang kamu pakai dalam menulis abstrak.

4. Kuasai Macam-macam Abstrak

Ada beberapa jenis abstrak yaitu deskriptif, informatif dan kritis. Abstrak deskriptif fokus pada alasan kenapa memilih penelitian tersebut, cara melakukan penelitian, dan terakhir paparkan penemuan penting setelah melakukan penelitian.

Sementara abstrak informatif ditulis berdasarkan tinjauan umum yang tengah diteliti. Berbeda dengan abstrak kritis yang lebih fokus pada metode dan rancangan penelitian.

Baca juga: 100+ Kata Baku dan Kata Tidak Baku, Fungsi, dan Ciri-cirinya

 

Tips Menulis Abstrak Karya Ilmiah

Tips Menulis Abstrak

 
Selain penjelasan tentang cara untuk menulis abstrak di atas, ada tips dalam penulisan abstrak. Beberapa hal yang perlu dipahami dalam menulis abstrak adalah berikut ini:

1. Jumlah kata

Biasanya terdiri dari 150 sampai 250 kata tergantung aturan yang dicantumkan.

2. Jarak antar Baris (Spacing)

Jarak antar baris yaitu single spacing atau spasi satu hal ini untuk memadatkan satu halaman agar muat abstrak dengan dua bahasa.

3. Menggunakan Dua Bahasa

Abstrak biasanya menggunakan dua bahasa dan penulisan bahasa asing dicetak miring. Bahasa yang dimaksud yaitu bahasa induk dan bahasa global.

4. Penggunaan Susunan Paragraf

Teks abstrak terdiri dari tiga paragraf dimana paragraf pertama berisi judul penelitian, rumusan masalah, latar belakang dan tujuan penelitian. Paragraf  kedua memuat metode penelitian, teknik analisa data dan landasan teori, paragraph terakhir merupakan hasil dan kesimpulan.

Namun ada juga referensi yang menyebutkan bahwa abstrak hanya berisi satu paragraf yang mencakup hal-hal tersebut. Jadi pastikan terlebih dahulu aturan penulisan sesuai pedoman jurnal, skripsi, tesis atau karya ilmiah lainnya.

5. Penulisan Kata Kunci

Penulisan kata kunci terdiri dari tiga sampai lima kata yang dipisahkan dengan tanda titik koma (;).

Baca juga: 18 Jenis Konjungsi, Pengertian, dan Contoh Kalimat Terlengkap

 

Contoh Abstrak Penelitian

Setelah memahami teori abstrak di atas sesuai kaidah penulisan ilmiah, maka berikut adalah contoh abstrak penelitian pada skripsi yang benar untuk menjadi patokan referensi penelitian kamu.


ABSTRAK

Pemberdayaan merupakan upaya pengaktualisasian potensi yang dimiliki individu atau kelompok menjadi sumber kemandirian ekonomi dalam rangka mencapai kesejahteraan dan memutus rantai kemiskinan. Petani kopi adalah faktor utama dalam kegiatan pemberdayaan yang dilakukan oleh UMKM Klaster Kopi Pati karena memegang kualitas dan kuantitas produksi biji kopi. hasil produksi biji kopi inilah yang akan diolah sampai memiliki nilai jual maksimal. Dalam menganalisisnya, peneliti memilih metode analisis kualitatif yaitu suatu analisis terbatas/demografis berdasarkan data yang sudah terkumpul yang umumnya terdiri atas beberapa informan dan data pendukung lainnya yang jumlahnya terbatas. Tujuan penelitian untuk mengetahui seberapa jauh pemberdayaan ekonomi petani kopi dalam meningkatkan hasil produksi dan nilai jual sehingga muncul peluang lapangan kerja atau profesi di sektor perkebunan kopi. Hasil penelitian menyebutkan bahwa pemberdayaan lebih memprioritaskan pada pengolahan pasca panen sampai menjadi sebuah produk olahan kopi. Oleh karena itu petani mampu bangkit untuk bergabung dalam anggota UMKM Klaster sehingga tidak terlalu dikendalikan harga oleh pengepul. muncul 32 brand dari 28 anggota.

Kata Kunci: Petani Kopi; Pemberdayaan; UMKM.

 

ABSTRACT

Empowerment is an effort to actualize the potential of an individual or group to become a source of economic independence in order to achieve prosperity and break the chain of poverty. Coffee farmers are the main factor in the empowerment activities carried out by the Pati Coffee Cluster MSMEs because they hold the quality and quantity of coffee bean production. the results of this coffee bean production will be processed until it has a maximum selling value. In analyzing it, the researcher chooses a qualitative analysis method, which is a limited / monographical analysis based on the collected data, which generally consists of a limited number of informants and other supporting data. The research objective was to determine the extent of the economic empowerment of coffee farmers in increasing production and selling value so that job opportunities or professions in the coffee plantation sector emerged. The research result states that empowerment prioritizes post-harvest processing to become a coffee-processed product. Therefore, farmers are able to get up to join the UMKM Cluster members so that the prices are not too controlled by the collectors. appeared 32 brands out of 28 members.

Key words: Coffee farmers; Empowerment; UMKM.

Baca juga: Bagaimana Menuliskan Biodata Narasi yang Berkesan Bagi Penulis Pemula?

 


Berita Terkait

Rekomendasi Untuk Anda

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Lebih Lengkap

Trending

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan

Pentingnya Sertifikasi Manajer Sumber Daya Manusia MSDM dan Fungsinya dalam Perusahaan


Lebih Lengkap

Bernas TV

Rekomendasi Produk

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali

Tanah Luas dan Murah cocok untuk Investasi di Dekat Calon Ibukota Kabupaten Bogor Timur Angsuran 12 Kali


Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan

Kavling Jonggol Tanah Kavling dengan Harga Bersahabat di Lokasi yang Menjanjikan


Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI

Investasi Tanah 70an Juta dengan Prospek Terbaik di Kavling Jonggol - Angsuran 12 Kali BONUS PONDASI


Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan

Investasi Tanah Murah Strategis di Bogor Timur 50 Jutaan


Lihat Lebih Banyak
keyboard_arrow_up

Buka Link Pada Tab Baru