Berita Nasional Terpercaya

IMA Telah Berikan Kontribusi Nyata bagi Perekonomian Indonesia

1

SLEMAN, BERNAS.ID – Organisasi profesi yang beranggotakan para profesional, pelaku usaha, pemerintah, dan akademisi yang berhubungan pemasaran tergabung dalam Indonesia Marketing Association (IMA) ini menurut Menteri Perdagangan RI, Zulkifli Hasan telah memberikan kontribusi nyata selama ini bagi perekonomian Indonesia.

Meski begitu, menurut Zulkifli pada pembukaan Rakernas IMA di Sleman secara daring masih banyak PR yang harus dibenahi untuk menjawab tantangan atas perkembangan teknologi digital, salah satunya dengan menerapkan inclusive immersive marketing yang merefleksikan keberagaman masyarakat dengan pemanfaatan teknologi dalam strategi pemasaran.

Zulkifli juga mengajak agar IMA mampu menyesuaikan diri dengan mempertimbangkan berbagai kondisi yang datang begitu cepat. Ibaratnya seperti berlari cepat, jika tidak ada terobosan baru, maka akan ketinggalan dengan para pesaing dari seluruh penjuru dunia lantaran mereka pastinya akan memanfaatkan situasi itu.

Baca Juga : Mengharmonisasikan Strategi Marketing dan Finance

“Marketing tidak hanya tentang mengiklankan produk atau bentuk kegiatan pemasaran tetapi harus mendorong agar seluruh anggota IMA untuk terus meningkatkan kreativitasnya, menghasilkan terobosan-terobosan, kreasi-kreasi baru dalam dunia marketing,” katanya, Sabtu (4/5/2024) saat sambutan pada pembukaan Rakernas IMA di The Alana Yogyakarta Hotel & Convention Center.

President Indonesia Marketing Association (IMA) Suparno Djasmin juga mengingatkan para pemasar agar cepat beradaptasi dengan perkembangan teknologi. Rakernas yang mengusung tajuk Inclusive Immersive Marketing For Better Indonesia ini menjadi ajakan untuk selalu menyesuaikan dengan perkembangan.

Baca Juga : Program Mentorship, Mitra Bukalapak Ajak Pemilik Warung Makin Melek Digital

“Saya kira memang kita perlu melihat perubahan berlaku daripada konsumen itu terjadi apalagi sejak terjadinya pandemi. Yang tadinya marketing dengan konsep konvensional yang offline menjadi digital tetapi setelah pandemi itu berlalu kita ketahui bahwa pada dasarnya itu tidak ada yang bisa pure digital atau pure online, tapi pada akhirnya dikombinasikan oleh online dan offline. Oleh karena itu human interaction itu menjadi sesuatu yang sangat penting,” katanya.

Sementara Pj Sekretaris Daerah Kabupaten Sleman, Eka Surya Prihantoro menyambut baik gelaran Rakernas IMA yang diselenggarakan di wilayahnya. Kata dia, IMA Chapter Sleman berkomitmen untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Indonesia, dengan marketing dan kewirausahaan khususnya sektor perdagangan, melalui UMKM yang ada.

“Karena teman-teman IMA di seluruh Indonesia spesialis nya di marketing harapannya adalah bahwa UMKM di Kabupaten Sleman bisa bekerja sama dengan IMA juga untuk meningkatkan produktivitas dan omsetnya dan kami selalu support jadi kita kerja sama dengan siapa pun,” katanya. (cdr)

Leave A Reply

Your email address will not be published.